Sang Pemandu

Sang Pemandu
Segel Arsa Kuno


__ADS_3

Setelah tangan Paus Darah Guana sembuh total,ia mulai melakukan gerakan gerakan tangan yang sangat aneh.


Tak lama kemudian,muncul beberapa simbol kuno disekeliling tubuh Paus Darah Guana sambil melayang.


Secara tiba tiba juga,tubuhnya sedikit demi sedikit melakukan perubahan yang sangat drastis.


Dimana bentuk tubuhnya sudah berdiri tegak dan muncul beberapa otot besar.


Tidak hanya itu saja,mata juga berubah warna menjadi kemerahan dan disetiap pergelangannya muncul beberapa duri duri yang sangat tajam.


Bahkan auranya juga bertambah sangat ganas,ia menatap Paman Fei dengan tajam dan niat membunuh.


Sedangkan Paman Fei,ia menatap Paus Darah Guana dengan sangat dingin.


"Melakukan peningkatan kekuatan paksa dengan Segel Arsa Kuno.......Aku tak menyangka kalau kekuatan dari Beast Kuno ini masih ada yang menggunakan dan mempraktekkannya....."


"Tapi itu juga hanya sementara"pikir Paman Fei dengan tersenyum.


Paman Fei mengetahuinya karena dulu ia pernah juga bertarung dengan Beast yang menggunakan Segel Arsa Kuno.


Segel Arsa Kuno adalah sebuah tehknik yang dikhususkan untuk para Beast tingkat 5 dan 6.Meskipun begitu,tidak semua Beast bisa menggunakannya.


Untuk melakukan Segel Arsa Kuno,para Beast akan mengorbankan darah atau umur mereka agar mendapatkan sebuah kekuatan yang sangat besar.


Namun itu juga berlaku hanya sesaat saja,tergantung Beast atau kualitas darah pemakainya.


Untuk efek samping dari memakai Segel Arsa Kuno,para Beast akan mengalami mengurangnya umur dan kekuatan sejati mereka.


Sedangkan disisi Paus Darah Guana,ia sekarang memandang Paman Fei dengan senyum mengejek.


Setelah dirinya mendapatkan kekuatan yang sangat besar dari Segel Arsa Kuno,ia sangat percaya diri untuk membunuh Paman Fei.


"Sekarang apa kau bisa menunjukkan kesombonganmu itu.Hah!"teriak Paus Darah Guana dengan sombong.


Paman Fei pun tersenyum mendengar ucapan Paus Darah Guana.


"Kekuatanmu memang bertambah besar sekarang,tapi itu juga hanya sementara tidak akan lama"Jawab Paman Fei sambil tersenyum mengejek.


Paus Darah Guana pun semakin marah mendengarnya.


Kemudian dirinya langsung melesat kearah Paman Fei berdiri sambil mengayunkan kuku tajamnya.


Kecepatan yang ditunjukkan Paus Darah Guana sangat cepat,bahkan Paman Fei harus mengakui kecepatannya.


"Cukup cepat,tapi itu masih belum cukup dimataku"Ucap Paman Fei sambil manahan Cakar Paus Darah Guana dengan pedangnya.


Trangg.....


Tapi Paus Darah Guana tidak berhenti disitu saja,ia membuka mulutnya dan langsung menembakkan sebuah gumpalan Air mendidih yang sangat panas.


"Siall....."ucap Paman Fei dalam hatinya.

__ADS_1


Ia terlambat menyadari serangan kejut dari Paus Darah Guana kedadanya.


Bomm.....


Paman Fei sedikit terlempar jauh akibat serangan itu,tapi dirinya juga tak mendapatkan luka yang serius.


"Hahaha......Kau tidak akan bisa selamat dariku bajingan....."Tawa Paus Darah Guana dengan keras.


Ia senang karena serangannya akhirnya bisa mengenai tubuh Paman Fei.


"Serangan yang cukup menggelitik"Jawab Paman Fei dengan santai sambil berdiri kembali.


Paus Darah Guana semakin kesal,ia pun maju kearah Paman Fei dengan sangat cepat sambil mengayunkan cakarnya.


Tapi ia juga mengeluarkan energi Qi nya dari cakarnya.


Trangg.....


Bomm.....


Paman Fei menahan cakar itu dengan pedangnya,ia juga mengalirkan energi Qi dipedangnya.


Hasilnya,kedua energi Qi itu pun saling berbenturan dan menghasilkan daya ledak yang cukup kuat.


Tidak berhenti disitu saja,Paman Langsung melakukan tebasan kedua kearah Paus Darah Guana.


"Tebasan Api Neraka"


Sebelum Tebasan itu mengenai tubuh Paus Darah Guana,dia terlebih dahulu melesat kesamping untuk menghindar.


Tebasan Paman Fei pun hanya mengenai Air laut saja.


"Hampir sa....."


"Tinju Peledak"


Bomm......


Belum sempat Paus Darah Guana mengatakan sesuatu,Paman Fei terlebih dahulu melesat dari posisinya dan melayangkan sebuah teknik Tinju kearah Paus Darah Guana yang lagi mengatur nafasnya.


Paus Darah Guana pun terlempar kebelakang,ia mulai memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya.


"Uhukk.....Ini mustahil,kenapa kekuatanku yang sekarang belum bisa membunuh bajingan ini....Uhukk....Bahkan tubuhku masih bisa dilukai olehnya"Pikir Paus Darah Guana dengan marah.


Ia sangat terkejut kalau Kekuatan Segel Arsa Kuno yang dimilikinya belum bisa juga membunuh Paman Fei.


Tapi ia belum mau menyerah juga,dirinya sangat yakin jika ia nanti bisa membunuh Paman Fei.


"Aku harus cepat,sebelum Segel Arsa Kuno berakhir aku harus membunuh bajingan ini,dan dia juga pasti telah kehabisan energi Qi nya"ucap Paus Darah Guana dalam hatinya dengan marah.


Ia pun memandang Paman Fei dengan penuh kebencian,setelah itu ia melesat maju dan menyerangnya kembali.

__ADS_1


Paman Fei pun tersenyum melihat kegigihan Paus Darah Guana,ia mulai menyambut serangan demi serangan yang diluncurkan kepadanya.


Mereka berdua pun mulai mengadu kekuatan mereka masing masing,bahkan dari benturan kekuatan Qi itu langsung menciptakan daya ledak yang sangat besar disekitar Laut.


~


Pulau Misterius.


~


"Sepertinya hewan peliharaanku sedang bertarung disuatu tempat dan dia juga sedikit kesulitan"Pikir sang ketua dengan serius.


Ketua pun langsung memandang Kelima bersaudara itu.


"Apa gadis itu belum bangun"Tanya Ketua kearah Saudara ke 2 dan Ke 9,karena merekalah yang menculik Carissa atau Kakak Ricard.


"Gadis itu belum bangun juga ketua,tapi ia juga tak lama lagi akan segera bangun,karena efek dari Pil tidur itu akan segera habis Ketua"Jawab Saudara ke 2 dengan sopan.


Ketua pun mengangguk.


"Orang yang membunuh sudara ke 4,ke 5 dan ke 6 sedang menuju kemari.Ini adalah kesempatan yang bagus untuk membalas dendam....."


"Tidak hanya itu saja,bahkan Begal Linu dan Saudara ke 10 juga ikut dengan mereka semua.Total mereka hanya 4 orang saja"Ucap Ketua dengan tersenyum.


Ia bisa mengetahui mereka karena dirinya terhubung langsung dengan Paus Darah Guana,Beast Kontraknya.


Tapi,saat Beast Paus Darah Guana telah memakai Segel Arsa Kuno.Ketua tidak bisa lagi mengetahui pertempuran Beast Kontraknya itu.


Sedangkan kelima Bersaudara itu sangat terkejut,mereka terkejut karena Suadara Ke 10 masih hidup,bahkan ia sedang menuju kemari.


"Ketua,apa yang dilakukan saudara ke 10 dengan mereka"Tanya Saudara ke3.


"Aku tak tau dengan jelas,tapi sepertinya dirinya telah berkhianat dan lebih memilih untuk memihak kepada mereka"Jawab Ketua dengan tenang.


Kelima Bersaudara itu pun sangat terkejut dan marah,mereka semua tak menyangka kalau Saudara ke 10 telah berkhianat.


"Akan kubunuh bajingan sialan itu"ucap Saudara ke3 dengan marah,bahkan ia tak sabar untuk membunuh saudara ke 10 yang telah berkhianat dengan tangannya sendiri.


~


~


~


Bersambung


~


~


Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰

__ADS_1


Dukungan kalian semangatku😘


__ADS_2