Sang Pemandu

Sang Pemandu
Sedikit Masa Lalu Ricard


__ADS_3

Ricard yang tertidur disofa,akhirnya perlahan lahan membuka matanya,Ia mengalami sedikit pusing dibagian kepalanya.


"Sepertinya aku pingsan dengan cukup lama"ucap Ricard dalam hatinya.


Karena Carissa bukan seorang kultivator,jadi Ricard pun membantu menyerap Kedua Pil itu dengan menyalurkan energinya ke Carissa.


Tapi Ricard terlalu banyak menyalurkan energinya,ia pun akhirnya pingsan disofa selama 1 jam lamanya.


Saat ia sudah bangun dan membuka matanya,Seorang wanita paruh baya langsung memeluknya dalam keadaan tangis.


ia memeluknya dengan erat sambil mengelus punggung Ricard.Tapi yang anehnya tubuh Ricard juga tak menolak pelukan dari wanita itu.


"Hiksss.....Ricard.....Anakku.....kau anakku dan aku ibumu nakk.Mary Card"ucap Mary Card dengan tangis yang pilu.


Sedangkan Ricard mendengar ucapan Mary Card pun menjadi bingung.


Ricard sebenarnya ingin melepaskan pelukan dari Mary Card,tapi tubuhnya seperti tak merespon.


"Bibi....Aku bukan anakmu....Aku memiliki kedua orang tua.Tapi mereka sudah meninggal saat aku berumur 10 tahun"ucap Ricard.


Mary Card yang mendengar ucapan Ricard pun melepaskan pelukannya,ia menatap Ricard dan memegang kedua pipinya.


"Hiks...tidak nak.....Aku ibu kandungmu hiks...dan yang merawatmu waktu kecil itu mungkin orang tua angkatmu"ucap Mary Card dengan sendu.


Ricard yang mendengar ucapan Mary Card pun sedikit kesal.


Ia kesal dengan ucapan yang mengatakan kedua orang tuanya adalah orang tua angkat,Ricard pun melepaskan kedua tangan Mary Card dari pipinya.


"Bibi jangan bicara omong kosong,mereka orang tuaku dan anda bukan"ucap Ricard dengan sedikit kesal.


Mary Card mengambil tangan Ricard dan menggenggamnya.


"Percayalah nak Hiks....Aku memang ibumu nak hiks......"Ucap Mary Card dengan menggenggam tangan Ricard dengan erat.


Ricard yang melihat Mary Card sangat keras kepala pun membuang nafas dengan kasar,ia baru bangun dari pingsan dan langsung dibuat pusing begini.


"Huft....Apa buktinya kalau bibi memang ibuku"ucap Ricard dengan lesu.


Mendengar itu,Mary Card pun langsung menceritakan kejadian masa lalunya.


"Hiks....sebelum itu,Ibu akan menceritakan sedikit masa lalumu"ucap Mary Card.


Ricard pun membalas ucapan Mary Card dengan mengangguk saja.


"Sekitar 19 tahun yang lalu,ibu pernah melahirkan seorang bayi laki laki.Ia begitu tampan dengan mata coklat hitam ditengahnya...."


"Bayi tersebut ibu beri nama Ricard Stive.Kata Ri diambil dari 2 kata nama depan ayahnya Rimark dan kata Card diambil dari marga ibunya Mary Card....


"Ricard itulah namanya dengan Stive marga belakangnya.Tapi kejadian naas menimpa kami....."


"Saat itu,kami sekeluarga dengan berjumlah 4 orang sedang berlibur.Ayahmu,ibumu kakakmu Carissa Stive yang saat itu berumur 7 tahun,dan dirimu yang saat itu berumur 2 tahun..."

__ADS_1


"Kami berlibur kesebuah pantai diprovinsi Ngadiang,dan malam harinya kami menginap disebuah penginapan didekat pantai...."


"Tapi tanpa diduga,ada 3 orang penculik yang mengincar dirimu.Satu orang dari penculik itu berhasil membawamu.Untuk kedua penculik yang lainnya,mereka langsung meminum racun yang mereka bawa saat mereka sudah tertangkap..."


"Kami semua sudah mencarimu kemana mana,tapi belum berhasil menemukanmu hingga sekarang......"


"Itu juga salah kami,kami waktu itu hanya membawa sedikit orang untuk menjagamu....."


"Setelah kejadian itu,ayahmu dan Begal linu beserta anak buah mereka dengan bodoh langsung menbantai habis 1 keluarga yang mana merekalah dalang penculikan itu......"


"Ayahmu yang bodoh itu berfikir kalau dirimu sudah dibunuh oleh penculik itu.Tapi dihati ibu,ibu yakin saat itu kau masih hidup.Jadi ibu hanya bisa berdoa untuk keselamatanmu saja....."


"Satu lagi yang buat ibu yakin kau anak ibu,Tanda lahir dibahu kananmu itu"ucap Mary Card dengan berlinang air mata.


Ricard yang mendengar semua penjelasan dari Mary Card langsung saja menangis.Ia yakin kalau Mary Card adalah ibu kandungnya.Karena ia memiliki Tanda lahir dibahu kanannya dan hanya diketahui kedua orang tua angkatnya dan para wanitanya.


Ricard pun langsung berlutut dikaki Mary Card dan menciumnya.


"Hikss...Ibu maafkan aku yang bodoh ini......."ucap Ricard dengan tangis.


"Tidak nak....Hiks.....Ibulah yang salah karena sudah gagal merawatmu waktu itu"ucap Mary Card yang langsung berlutut juga dan memeluk Ricard.


Sedangkan Rimark Stive dan Carissa Stive yang memperhatikan mereka daritadi pun juga ikutan memeluk mereka.


Mereka berempat pun saling berpelukan dengan tangis haru dan sedikit kencang.


Sedangkan Begal Linu,ia mengeluarkan air matanya sedikit dan menjadi penonton setia dari cerita sedih itu.Ia juga tak tau harus mau ngapaian.Tidak mungkin juga ia ikut berpelukan dengan mereka dan berkata.Anakku kau sudah kembali.


Setelah mereka puas berpelukan,mereka pun saling menatap dan mengusap mata mereka yang sembab.


Mary card pun menjadi bahagia dibuat Ricard,ia bahagia karena Ricard sudah kembali dan mengakui dirinya sebagai Ibu kandungnya.


"Tapi kau harus berjanji untuk tidak meninggakan ibu ya nak,ibu sudah Tua.Tidak tau lagi kapan ibu akan pergi"ucap Mary dengan tersenyum.


Tapi Ricard yang mendengar perkataan ibunya pun menjadi sakit dihatinya.


"Aku berjanji untuk tidak akan meninggalkan Ibu dan selalu menjaga Ibu"ucap Ricard dengan tulus.


Mary Card pun mengangguk bahagia dan mengusap kepala Ricard.


"Tapi ibu tau dari mana aku memiliki tanda lahir dan bemarga Stive...."


"Bukannya sebelum pertemuan dengan ayah,aku hanya menyebut nama depanku saja"ucap Ricard dengan sedikit bingung.


Mendengar itu Mary Card pun mulai menceritakan keadaan sebelumnya.


"Saat kau Pingsan tadi,kami semua panik kecuali Begal linu..."


{ FLASBACK ON }


"**Kenapa Nak Ricard pingsan begini"tanya Mary Card dengan panik saat ia tidak bisa membangungkan Ricard.

__ADS_1


Rimark Stive dan Carissa Stive pun juga ikutan panik,berbeda dengan Begal Linu.Ia menjawab dengan santai.


"Kau tenang saja adik ipar,Nak Ricard hanya kehabisan energi atau kelelahan Karena harus membuang banyak enerhinya untuk mengobati putrimu tadi......"


"Asal kau tau Adik Rimark.....Ricard mengobati putrimu dengan Teknik Akupuntur Kuno,jadi wajar ia kelelahan.Ia mungkin akan bangun sekitar 1 jam atau lebih dikit"ucap Begal Linu sambil menyesap Wine.


"Siapa adik ipar sialan"ucap Mary Card dengan kesal,tapi ia tetap mengusap kepala Ricard dengan lembut.


Tapi Rimark Stive menghiraukan dulu kalau Ricard bisa memiliki teknik akupuntur,ia ingin bertanya dari mana Begal Linu mengenal Ricard.


"Oh iya Begal Linu.....Kau bisa mengenal Ricard dari mana"Tanya Rimark dengan penasaran,Mary Card pun juga penasaran.


Ia meletakkan Kepala Ricard dengan lembut disofa dan duduk disamping Suaminya sambil mendengar cerita Begal Linu.


"Aku dan dia adalah rekan bisnis diprovinsi Ngadiang......"


"Begal Linu pun menceritakan Kisah Ricard mulai dari mereka bekerja sama diperusahaan Hotela Com-Ricard yang penasaran dengan indentitas dirinya-mengobati putrinya yang bisu-ingin bertemu dengan pemilik Hotel SuiteFull dan setelah itu,ia Penasaran dengan nama belakang dirimu yang sama dengan nama belakang Ricard.Yaitu Stive"Ucap Begal Linu dengan singkat tapi masih bisa dimengerti mereka.


Sedangkan Rimark dan Mary Card yang mendengar nama belakang Ricard pun menjadi terkejut.


Mary Card pun bergegas Kearah Ricard dan membuka sedikit baju dibahu kanannya.


Setelah terbuka,ia sangat terkejut,karena Ricard memiliki tanda lahir yang sama dengan putranya yang hilang 17 tahun yang lalu.


Mary Card pun memeluk Ricard yang pingsan dengan erat sambil menangis.Tapi Rimark langsung menghentikan Mary Card.


"Sayang dia masih pingsan dan butuh istirahat,kalau kau memeluknya dengan erat begitu.Nanti dia bisa mati"ucap Rimark dengan lembut.


Mary Card pun melepaskan pelukannya dari Ricard,ia berdiri dan menatap suaminya dengan marah.


"Apa tidak ada lagi selain kata mati Hah!"ucap Mary Card dengan marah.


Sedangkan Rimark yang mendapatkan amukan Mary Card pun hanya diam dan menunduk saja**.


{ *FLASHBACK END }


~


~


~


( Bersambung* )


~


~


~


~

__ADS_1


**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman teman🄰


Dukungan kalian semangatku😘**


__ADS_2