
Mendengar ucapan Ricard yang mengatakan dirinya memiliki banyak kekasih,Merry pun terdiam dibuatnya.
"Benar katanya,tidak mungkin Pria setampan dirinya tidak memiliki kekasih"Pikir Merry dengan sedikit sedih.Tapi kesedihan itu hanya sebentar dan digantikan dengan tekad yang kuat.
"Tapi aku tak peduli,pokoknya kau harus bertanggung jawab titik"Ucap Merry dengan keras kepala.
Ricard juga tak tau lagi mau mengatakan apa,ia sudah pusing dengan kekerasan kepala gadis angkuh ini.
"Tapi aku Pria miskin dan tidak memiliki pekerjaan.Apa kau mau bersama Pria miskin sepertiku"Tanya Ricard dengan pasrah,ia sedikit berharap kalau gadis angkuh ini langsung meninggalkannya karena miskin.
"Sudah kubilang kalau Keluargaku ini orang kaya,kau tak perlu bekerja jika bersamaku"Jawab Merry dengan sombong.
"Terserah kau sajalah...."ucap Ricard yang sudah menyerah menghadapi kesombongan gadis ini.
Merry pun langsung bahagia mendengar ucapan Ricard,ia langsung saja memeluk dan mencium pipi Ricard.
"Sudah kuduga,kau pasti menyukai ku juga.Buktinya kau mau menikah denganku"Ucap Merry dengan bangga.
Ricard pun merasa ingin muntah mendengar ucapan sombong gadis itu.
"Jika kau tidak memaksa,mana mau aku dengan gadis dada datar"Ucap Ricard dalam hatinya.
Tapi Ricard ingat sesuatu,ia ingat kalau Merry mengatakan dirinya dijodohkan oleh Tuan muda Keluarga Thod.Pemilik Perusahaan Gali Sumur.
"Bukankah ini kebetulan,aku sudah yakin 100% kalau Keluarga Thod lah yang menyuruh Mafia Kertas Putih menculik ibu dan adik sara,karena Keluarga mereka yang dekat dengan Mafia itu......"
"Hehehe.....Aku akan memulainya dengan mengambil gadis yang sedang dijodohkan mereka ini dan sedikit bermain"Pikir Ricard dengan tersenyum jahat.
Merry tak menyadari niat jahat Ricard,ia hanya ingin menikmati pelukan Ricard.
"Bisa kita bertemu dengan kedua orang tuamu sekarang?"Tanya Ricard dengan lembut.
Merry pun langsung mengangkat kepalanya dari dada Ricard dan menatapnya.
"Tapi kelaurgaku sekarang sedang melakukan pertemuan dengan Keluarga Thod"Jawab Merry.
"Tak apa apa,aku hanya ingin bertemu dengan calon mertuaku saja"Ucap Ricard dengan membelai pipi Merry.
Merry tentu saja bahagia dengan perlakuan lembut Ricard,ia pun mengangguk patuh sambil tersenyum malu malu.
Setelah itu,ia langsung berdiri dari pangkuan Ricard dan duduk dikursi pengemudi sambil menjalankan mobilnya.
Karena perasaanya sedang bahagia,ia tentu mengemudikan mobilnya dengan sangat cepat.Dirinya tak sabar untuk mengenalkan Ricard dengan keluarganya.
Hanya memakan waktu 10 menit,mereka telah tiba dikediaman Merry,Keluarga Chai.
__ADS_1
Mereka berdua bergegas masuk kedalam Massion sambil bergandengan tangan.
Karena tindakan Merry itu,semua pelayan dikediaman keluarga Chai tentu saja langsung melongo melihat Merry merangkul seorang Pria.
Mereka tau kalau Merry tak pernah berhubungan sama sekali dengan seorang Pria,untuk Keluarga Thod aja itu dijodohkan.
Tapi sekarang,mereka semua melihat Merry sedang mengandeng tangan Pria sambil tersenyum lebar,dan lebih parahnya Keluarga Thod sedang ada disini.
Walau begitu,mereka juga memiliki sedikit kekaguman karena Merry mendapatkan seorang Pria yang sangat tampan.
Saat ini,Ricard dan Merry telah tiba dihadapan kedua orang tua Merry.Tapi Keluarga Thod juga ada disana sedang mengobrol bersama ayah dan ibu Merry.
Tapi obrolan mereka berhenti saat Merry memanggil ayah dan ibunya.Tidak hanya itu saja,semua juga sangat terkejut karena Merry membawa seorang Pria Tampan sambil bergandengan tangan dengan mesra.
"Merry siapa dia..."Tanya ayah Merry yang bernama Wan Chai,ia sangat marah karena Merry telah mempermalukan dirinya dihadapan keluarga calon tunangannya.
"Dia adalah kekasihku ayah"Jawab Merry dengan tersenyum bahagia.
Mendengar ucapan Merry,lagi lagi semua orang langsung terkejut.Pria paruh baya dari keluarga Thod pun berdiri dan menatap Wan Chai dengan marah.
"Apa maksudnya ini Wan Chai?"Tanya Pria paruh baya itu,dan dia bernama Ken Thod.
Melihat kemarahan dari Ken Thod,Wan Chai pun mencoba menenangkannya.
"Ini hanya salah paham saja,kita bisa membicarakan ini baik baik"Ucap Wan Chai dengan menahan marah terhadap Putrinya.
"Ayo kita pergi dari sini.....Selesaikanlah urusan keluarga kalian"Ucap Ken Thod yang kemudian menatap Wan Chai.
Setelah Keluarga Ken Thod pergi dari kediaman Keluarga Chai.Ayah Merry langsung menatap kearah putrinya itu.
Sedangkan ibu Merry,ia hanya diam saja seperti bahagia karena putrinya tak akan menikah dengan Keluarga Thod.
Ibu Merry bernama Shu May,ia sedikit memiliki perasaan tak suka terhadap Keluarga Thod.
Apalagi ia melihat tatapan Ken Thod dan Bravo Thod terhadap dirinya itu,seperti menatap seorang mangsa.
"Dari mana asal Pria ini Merry?"Tanya Wan Chai terhadap putrinya.
Terlihat juga ia sedang menahan amarah yang besar.Ia sudah memberi tau putrinya yang akan dijodohkan oleh Keluarga Thod.Tapi sekarang ia malah membawa seorang Pria.
Sebelum Merry menjawab,Ricard langsung menghadap dan membungkuk terhadap ayah Merry.Dirinya melakukan itu untuk menghormati calon mertuanya.
"Salam Ayah,aku adalah kekasih dari putri anda,Ricard Stive"Ucap Ricard dengan tersenyum.
Ucapan Ricard tentu saja langsung membuat Wan Chai terkejut.Ia sangat tau dengan nama itu,nama dari pemilik Perusahaan Terbesar No 10 di China ini.
__ADS_1
Tapi ia mencoba untuk tenang dulu,ia sedikit berfikir mungkin hanya memiliki nama yang sama.
"Apa kau berasal dari......"
"Apa yang ayah fikirkan saat ini itu semua memang benar"ucap Ricard yang langsung memotong ucapan Wan Chai.
Wan Chai sedikit berfikir sebentar dan melihat apa Ricard berbohong.Tapi ia memang tak melihat adanya kebohongan dimata Ricard.
Ia pun hanya menghela nafas berat,ia tak tau ini sebuah keberuntungan atau tidak.
Karena,menurut laporan yang ia baca tentang Pemilik Perusahaan Hotela Com ini sangat Misterius.
Ia tak tau apa Ricard mendekati putrinya ada maksud lain atau tidak.
"Baiklah duduklah dulu,putriku kau pergilah untuk mandi.Ada yang ingin ayah tanyakan tentang Pribadi dengan nak Ricard"ucap Wan Chai dengan lembut.
Tentu saja Merry sangat bahagia,ia sangat senang kalau ayahnya itu menerima Ricard.
Sedangkan Istri Wan Chai,ia cukup terkejut sekarang.Ia tak habis pikir bagaimana suaminya bisa menerima Ricard sebagai menantunya dengan hanya obrolan biasa.
"Pertama aku tau kau ada maksud lain untuk mendekati Putriku,ntah itu sebagai batu loncatan untuk suatu hal atau sebagai permainanmu...."
"Kedua,aku juga tau kalau kau sedang berbenturan dengan Keluarga Thod......"
"Tapi jika aku tau kau menyakiti putriku,maka disitulah akhir hidupmu ini"Ucap Wan Chai dengan penuh penekanan.
"Hahaha.......Seperti yang dirumorkan kalau Paman Wan Chai sangat cerdas dan pintar,tidak hanya itu saja paman juga dirumorkan kalau tidak akan mudah tunduk kepada orang lain....."
"Tapi,kenapa paman menerima perjodohan dengan Keluarga Thod itu.Padahal paman tau kalau Keluarga mereka bukan keluarga baik baik"Ucap Ricard dengan tersenyum.
~
~
~
( Bersambung )
~
~
~
**Ayo dukung karya ini dengan Like dan Vote ya teman temanš„°
__ADS_1
Dukungan kalian semangatkuš**