Sejauh Angin Yang Berhembus

Sejauh Angin Yang Berhembus
Mencoba membuat gara-gara


__ADS_3

Disisi lain.


Teman Shinta,Windi seketika mengernyitkan keningnya saat dia tanpa sengaja menonton tayangan Instagram salah satu Instagram'able favorit nya, perempuan itu seketika terkejut saat dia menyadari jika di dalam Instagram itu terdapat sepasang laki-laki dan perempuan yang sangat dia kenali.


"Mawangsa dan Shinta?" Windi seketika langsung mendengus tidak percaya.


perempuan itu langsung menampilkan sisi heboh nya sendiri, dia buru-buru mencari handphonenya dan berusaha untuk menghubungi Shinta saat ini juga, dia pikir ini akan menjadi sebuah cerita yang begitu luar biasa dan dia akan membuat Shinta marah besar dengan keadaan ketika mengetahui jika tunangannya yang akan menjadi suaminya berkencan kembali dengan mantan istrinya.


Windi secepat kilat menghubungi temannya tersebut tanpa berpikir dua tiga kali dan dia harus melaporkan hal itu dengan cepat, cukup lama dia mencoba melakukan panggilan pada Sinta namun nyatanya belum juga diangkat oleh perempuan di ujung sana saat ini.


Perempuan itu terlihat gelisah menunggu Shinta mengangkat panggilannya, cukup lama hingga pada akhirnya bisa dia dengar sahutan di ujung.


"Halo?," bisa dia dengar suara Shinta di sana.


"Oh ya tuhan, Shinta di mana kamu saat ini? apakah kamu bisa mendengarku dengan jelas?," perempuan itu bicara dengan cepat dalam nada bicara yang cukup menggebu-gebu.


"Aku ada dirumah, ya suaramu terdengar dengan jelas, memangnya ada apa?," di ujung sana, Shinta bertanya dengan cepat, dia cukup penasaran dengan apa yang diucapkan oleh perempuan di ujung sana.


"Coba buka akun Instagram dari xxxxxxx, kau akan melihat siaran live nya hari ini dan aku yakin kamu akan terkejut dengan apa yang kamu lihat." Windi terus bicara penuh semangat.


Mendengar apa yang diucapkan oleh Windi jelas saja membuat perempuan di ujung sana mengerutkan keningnya.


"Ya? tentang apa? aku sedang cukup malas untuk membuka akun Instagram ku." Shinta menjawab dengan cepat sembari dia meraih laptop yang ada di samping kanannya di mana saat ini dia tengah berbaring di atas kasur miliknya.


"Buka saja, aku yakin kau akan cukup terkejut dengan keadaan ini," Windi terus mendesak Shinta agar perempuan tersebut membuka akun Instagramnya dan melihat siaran langsung dari salah satu Instagram'able yang sedang booming saat ini.


Pada akhirnya Shinta dengan perasaan enggan membuka laptopnya dan membuka akun Instagram miliknya kemudian dia mengecek salah satu Instagram'able yang katanya tengah melakukan siaran langsung.


'Yah aku sedang membukanya saat ini." Ucap perempuan itu secara perlahan sembari mencoba untuk memperhatikan akun Instagram yang dimaksud oleh Windi.

__ADS_1


Cukup lama dia mencoba untuk membuka akun Instagram tersebut dan mencari acara siaran, mengkliknya secara perlahan kemudian mencoba untuk menontonnya. Awalnya ekspresi wajah Shinta terlihat biasa-biasa saja, namun di detik berikutnya tiba-tiba wajah perempuan tersebut berubah menjadi memerah dan dipenuhi dengan api kemarahan, Shinta langsung mengeratkan rahangnya dengan perasaan penuh kemarahan dan kecemburuan.


"Kau sudah melihatnya bukan?," dan perempuan di seberang sana bertanya ke arah Shinta.


Shinta mencoba untuk menetralisir perasaannya sembari dia terus mengeratkan rahangnya, dia jelas marah tapi mencoba untuk mengontrol emosinya, realitanya tontonan yang dilihat membuatnya sangat benci dengan cara mengerakkan giginya, tapi dia berusaha untuk tidak kehilangan kendali atas dirinya dan tidak ingin mempermalukan dirinya kepada Windi.


Bayangkan apa yang dia lihat, Mawangsa dan Maya persis seperti pasangan suami istri yang begitu romantis dan penuh perhatian di mana laki-laki itu memperlakukan Maya dengan sangat baik, sedangkan laki-laki itu tidak pernah memperlakukannya seperti itu selama mereka bersama. Jutaan kecemburuan menghantam dirinya.


Shinta masih berusaha untuk berlaku elegan dan bicara dengan mengontrol emosinya karena dia tidak ingin menampilkan sisi bodohnya atas cinta yang dimilikinya pada Mawangsa.


"Aku pikir ini hanya salah paham, kamu tahu Mawangsa jenis tipe laki-laki yang setia dan tidak mungkin menjilat kembali ludahnya." ucap Shinta dengan cepat.


"Tapi kamu lihat sendiri bagaimana mungkin mereka tidak memiliki hubungan yang spesial? mereka terlihat begitu akrab dan in_tim, ini pasti tidak bisa di katakan sebagai hubungan yang biasa-biasa saja." Windi mencoba untuk mengompori perempuan di ujung sana.


Shinta berusaha untuk menarik nafasnya dengan panjang kemudian dia berkata.


"Lupakan saja, itu tidak seperti yang kita bayangkan," Shinta berusaha untuk tidak memperpanjang perkara.


Mendengar apa yang diucapkan oleh Windi seketika membuat Shinta diam untuk beberapa waktu.


"Terserah pada mu." pada akhirnya perempuan itu menjawab dengan cepat.


Windi jelas saja sangat senang mendengar apa yang diucapkan oleh Shinta, perempuan itu segera mematikan panggilannya kemudian dia dengan cepat masuk ke akun terbaru Instagramnya dan mencoba untuk membuat gosip panas pada hari ini dengan judul yang mampu membuat semua orang yang membacanya dan melihatnya menjadi membenci Maya.


PELAKOR PERUSAK HUBUNGAN ORANG.


Dia benar-benar membuat judul serta isi yang luar biasa untuk menjelek-jelekkan Maya, bahkan dia menandai nama Shinta dan Dave pada postingan nya. Tidak butuh waktu lama gosip yang disebarkan seketika langsung pecah dengan cepat, dan bisa dilihat mulai banyak komentar-komentar yang masuk ke dalam akun Instagramnya. Para pengikut dan pengomentar mulai ikut menandai akun Dave dan Maya, berbagai macam komentar pedas dan hinaan dilancarkan di sana.


*****

__ADS_1


Disisi lain.


Dave terlihat mengerutkankan keningnya saat ini, membaca sebuah pemberitahuan di akun Instagram nya, awalnya dia tidak begitu mempedulikan namun karena handphonenya terus mengeluarkan suara berisik dan notifikasi yang terus membuat dia terganggu pada akhirnya laki-laki itu mencoba untuk membaca apa yang ada di akun Instagramnya, dan hal tidak terduga terjadi di mana dia melihat sebuah gosip luar biasa pecah dari sebuah akun yang tidak dikenal.


Laki-laki itu seketika langsung mengerutkan keningnya sembari dia menantang komentar-komentar negatif dari semua judul berita yang sangat mengganggu dirinya.


Dave langsung mengharapkan rahangnya kemudian dia mencoba untuk memanggil seseorang di depan sana, seorang laki-laki masuk ke dalam ruangan di mana dia berada.


"Ya tuan?," laki-laki tersebut bertanya ke arah Dave sembari menundukkan kepalanya.


"Cari informasi siapa pemilik akun ini dan cari juga informasi siapa yang menyebarkan gosip murahan ini." Dave bicara dengan cepat kearah laki-laki yang ada di hadapannya tersebut.


"pastikan siapapun yang melakukannya akan menerima akibat fatal dari perbuatannya." Lanjut Dave lagi kemudian.


"Baik tuan." Ucap laki-laki dihadapan Dave cepat.


Laki-laki tersebut menundukkan kepalanya kemudian dia beranjak pergi dari hadapan tuannya dengan cepat.


Dan Dave dengan cepat langsung mencoba untuk menghubungi Maya di ujung sana.


*******


Kembali ke pertandingan basket.


Maya seketika menatap kearah handphone nya saat dia menyadari Dave menghubungi dirinya, gadis tersebut mencoba untuk mengangkat panggilan tersebut dia pikir kenapa laki-laki itu memanggilnya saat ini. Tapi belum sempat dia mencoba untuk mengangkat panggilan itu tiba-tiba saja terdengar sebuah teriakan di ujung sana.


"Kakkkkk." Maya seketika terkejut setengah mati saat dia mendengar orang-orang meneriaki namanya termasuk Elsa.


Dia menoleh ke arah depannya dan hal mengejutkan Maya seketika terjadi, dia melihat sebuah bola dilempar tepat kehadapan wajah nya, Hal itu membuat Maya seketika terkejut di mana bola basket semakin dekat menuju ke arah dirinya. Maya mencoba untuk langsung memejamkan bola matanya namun siapa sangka tiba-tiba Mawangsa langsung memeluk erat tubuh Maya dan laki-laki itu secepat kilat mencoba untuk melindungi Maya dengan tubuh nya.

__ADS_1


Bugggggggg.


__ADS_2