Sejauh Angin Yang Berhembus

Sejauh Angin Yang Berhembus
Memberikan nya peringatan telak


__ADS_3

Di sisi lain


Gudang gelap bawah tanah.


Shinta terlihat ketakutan setengah mati menatap wajah orang yang menculiknya, dia memohon kepada laki-laki yang ada di hadapannya tersebut agar segera melepaskannya saat ini juga.


"aku akan memberikan kompensasi dua kali lipat jika kau mau menyelamatkanku dan melepaskanku"


perempuan itu berusaha untuk melakukan negosiasi terhadap laki-laki bertopeng yang ada di hadapannya.


mendengarkan apa yang diucapkan oleh Shinta seketika membuat laki-laki berkacamata dan bertopeng tersebut menyeringai menatap ke arah Shinta.


"aku tidak butuh Konpensasi, yang aku butuhkan adalah membuat kamu merasa setengah mati berada di tanganku"


Ucap laki-laki bertopeng tersebut dengan penuh kesenangan, tiba-tiba saja dia menggerakkan jemarinya ke arah depan memerintahkan para bawahannya untuk melakukan sesuatu ia tidak Shinta pahami.


"apa maksud mu?"


dan percayalah perempuan yang ada di hadapan laki-laki bertopeng itu seketika tercepat.


"Kau mau apa?"


dia jelas ketakutan ketika melihat dua orang bawahan laki-laki bertopeng tersebut tiba-tiba bergerak mendekatinya.


nyatanya tanpa pernah Shinta sadari jika panggilan video mereka masih terus berlanjut.


dan seketika satu hal mengejutkan terjadi, di mana pada akhirnya anak buah pria bertopeng mencoba untuk bergerak mendekatinya dan menyentuh dirinya.


Shinta pikir sepertinya dia akan dilecehkan.

__ADS_1


"No.... tidak.... tidak.... bajingan..."


Perempuan tersebut jelas saja Panik saat dia merasa kan orang-orang tersebut mencoba untuk berbuat tidak-tidak pada dirinya.


"Yakk.... bajingan.. kau jangan coba-coba untuk melukai Shinta"


bisa didengar suara diseberang sana dimana Mawangsa yang melihat video Shinta akan dilecehkan langsung berteriak dalam kemarahan.


"jika kau melukai dirinya aku pastikan akan menghancurkanmu dan juga orang-orang di sekitar mu, sialan"


Mawangsa berteriak penuh kemarahan.


Laki-laki bertopeng tanpa terkekeh kemudian dia menaikkan jemarinya meminta anak buahnya untuk menghentikan gerakannya.


"kau pikir aku takut dengan gertakanmu? aku hanya ingin memperingatkanmu dan juga Perempuan sialan ini, jangan coba-coba lagi untuk mengintimidasi Maya atau mencelakai dirinya, jika tidak aku akan melakukan hal yang tidak pernah kau duga lebih dari ini terhadap Shinta, dan aku akan pastikan kehancuran pada perusahaan Hertanto dalam waktu dekat"


setelah mengatakan hal tersebut tiba-tiba saja laki-laki bertopeng mematikan Vidio mereka.


******


Bola mata Mawangsa jelas terkejut setengah mati ketika dia melihat Shinta tergeletak di depan halaman rumah keluarga umbrella, laki-laki itu dengan cepat menyambar tubuh Shinta dan membawa perempuan itu menuju ke arah rumah sakit.


tidak dia pikirkan lagi perihal apapun saat ini karena dia pikirkan hanya keselamatan Shinta. hingga pada akhirnya beberapa tim dokter mencoba untuk memeriksa keadaan perempuan itu untuk beberapa waktu.


di tengah rasa cemas yang melanda mawangsa, tiba-tiba saja bola matanya membulat dengan sempurna saat dia menyadari siapa yang ada di ujung sana bergerak menuju ke arah dirinya.


laki-laki itu mengerutkan keningnya untuk beberapa waktu saat sadar itu adalah Maya.


"Kau tahu ada Mawangsa dan Shinta di sini"

__ADS_1


Tiba-tiba Julian berbisik kepada Maya dan berkata jika Mawangsa dan Shinta Ada di rumah sakit yang sama dengan mereka.


Dan gadis tersebut sama sekali tidak peduli, dia menaikkan jemarinya agar Julian tidak melanjutkan kata-katanya.


Dan Mawangsa yang melihat Maya, Dia jelas aja langsung bergegas berdiri dari posisinya, dan mencoba untuk bertanya pada Maya.


"apa yang kau lakukan di sini?"


laki-laki itu bertanya sedikit khawatir sembari mengernyitkan keningnya


"Aku membawa seorang teman yang sedang terluka untuk diperiksa dan diobati"


dan ketika Maya berkata seperti itu seketika membuat mawangsa menaikkan ujung alisnya.


"Apa?"


entah tidak tahu kenapa tapi memangsa tiba-tiba saja merasa dia mencurigai teman Maya yang terluka.


laki-lak itui mencari sosok siapa yang dimaksud oleh Maya, nyatanya dia sama sekali tidak bisa menemukan sosok laki-laki tersebut hingga pada akhirnya dia memberanikan diri untuk bertanya.


"siapa yang terluka?"


laki-laki itu bertanya sembari berusaha untuk menunggu jawaban dari Maya.


"Dave aktor yang tengah naik daun saat ini"


dan percayalah ini adalah jawaban dari Maya yang paling singkat padat dan jelas, setelah berkata seperti itu dia langsung melengos meninggalkan mawangsa dan tidak mempedulikan nya.


menatap kepergian daripada Maya membuat memangsa langsung buru-buru meraih handphonenya dan dia mencoba untuk menghubungi seseorang.

__ADS_1


"aku ingin kamu mencoba untuk menyelidiki seseorang"


begitu panggilannya tersambung mawangsa langsung berkata seperti itu kepada sosok yang ada di seberang sana.


__ADS_2