Sejauh Angin Yang Berhembus

Sejauh Angin Yang Berhembus
Peringatan laki-laki bertopeng


__ADS_3

Seketika Maya terkekeh saat dia menyadari siapa yang menjadi sopir pribadi nya.


"bagaimana bisa kamu?'


tanya nya sambil terkekeh pelan, dia menatap laki-laki dihadapan nya sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.


itu adalah Heru.


"kau benar-benar pelakon yang hebat, sangat cocok jadi aktor untuk beberapa peran penting"


Ucap Maya kemudian.


mendengar ucapan gadis tersebut seketika membuat Heru ikut terkekeh, dia mulai melajukan mobilnya sembari berkata.


"aku akan memikirkannya untuk menjadi seorang pelakon, menjadi aktor bukan saran yang buruk"


Tawa nya terdengar begitu khas.


"kenapa kamu mengaku menjadi seorang sopir dan merupakan laki-laki miskin? Tiara pikir kamu benar-benar butuh pekerjaan dan memberikan nya sebagai sopir ku"


Maya jelas saja bertanya dengan ekspresi terkejut.


Heru masih tertawa kecil namun di detik berikutnya dia terlihat serius.


"aku sama sekali tidak berniat bilang begitu, hanya saja aku hanya ingin mengujinya apakah dia gadis materialistis, aku bilang jika aku adalah seorang laki-laki miskin yang butuh sebuah pekerjaan, siapa sangka dia benar-benar gadis yang begitu polos dan tulus"


pada akhirnya Heru mulai bercerita soal Tiara dan alasannya berbohong soal dirinya.


"pertama kali kami bertemu yang dia tahu aku seorang pekerja bengkelan, dia terlihat ramah dan juga murah senyum, bayangkan di masa seperti ini dimana para gadis memilih laki-laki tampan untuk kesetaraan dan masa depan, berteman dengan orang kaya untuk dijadikan relasi tapi Tiara merupakan gadis rasional dengan pemikiran polos dan tulus nya"


Laki-laki tersebut mulai bercerita sembari memuji soal Tiara.


"di sangat unik dan berbeda dengan gadis lainnya"


Lanjut nya lagi sambil bola matanya terus fokus kearah depan.


Maya menatap Heru dari sisi samping nya, membiarkan laki-laki tersebut bercerita soal Tiara.


"kamu jatuh cinta pada nya?"

__ADS_1


satu pertanyaan meluncur di balik bibir gadis tersebut.


mendengar pertanyaan Maya, seketika Heru melirik kearah Maya.


"Aku belum berani menyimpulkan, terlihat terlalu dini bukan?"


tanya Heru balik kepada Maya.


mendengar ucapan Heru seketika membuat Maya membuang pandangannya, dia menatap lurus kearah depan.


"terkadang kau tidak pernah paham kapan hati mu jatuh cinta pada seseoran"


sejenak keheningan terjadi diantara mereka dimana mereka terlihat larut dengan pemikiran mereka masing-masing.


Hingga akhirnya Heru kembali bertanya.


"tujuan kita kemana?"


laki-laki tersebut pikir Maya belum mengatakan tujuan nya.


"SMA xxxxxxx"


"Bukankah itu sekolah nya adik Mawangsa?"


******


Umbrella company


Ruang kerja Tuan Padri


Ayah Shinta terlihat mengembangkan senyuman nya, dia dia dalam beberapa waktu ini Maya tengah mencari relasi untuk melakukan akuisisi perusahaan.


dia telah membuat sebuah rencana besar untuk menyingkirkan perusahaan gadis tersebut di mana perusahaan itu juga pernah dibangun oleh ayah Maya sebelumnya.


"lakukan dan buat dia kehilangan kontrak kerjasama nya"


laki-laki tersebut bicara cepat kearah laki-laki yang ada dihadapan nya.


Tuan Padri memerintahkan pada laki-laki tersebut agar membuat Maya kehilangan kesempatan dan di hancurkan dengan cepat, dia ingin gadis itu hancur bersama perusahaan yang masih berdiri tersebut.

__ADS_1


Hal itu dilakukan nya sebagai hadiah kematian putri tertua nya, dia ingin putri nya bahagia dalam perayaan kematian nya atas kemenangan yang mereka terima dimana dia menghancurkan keluarga Maya hingga berkeping-keping.


"baik tuan"


laki-laki dihadapan tuan Padri menjawab dengan cepat,dia menundukkan kepalanya secara perlahan kemudian berinisiatif untuk segera pergi dari sana.


Dia segera berbalik pantas beranjak pergi dari tempat itu dengan cepat.


begitu laki-laki tersebut pergi dari ruangan nya, tuan Padri berencana untuk beranjak dari posisi duduknya, dia pikir harus pergi untuk mendapatkan makan siang.


tapi siapa-siapa tiba-tiba saja sebuah video muncul dari arah laptop 💻 miliknya.


laki-laki tersebut langsung mengurungkan niatnya untuk berdiri dari posisinya, sembari mengurutkan keningnya dia menatap video yang bergerak sendiri tiba-tiba dari layar laptop di depannya tersebut.


seketika laki-laki itu terbelalak kaget saat dia menyadari terdapat sosok seorang laki-laki bertopeng yang ada di dalam layar laptop 💻 miliknya.


Seseorang meretas laptop nya.


"kau..."


Tuan Padri mengeram.


Sebuah tulisan muncul di layar tersebut bersamaan wajah laki-laki bertopeng tersebut.


Secara perlahan tulisan demi tulisan bergerak disana.


...HATI-HATI DENGAN LANGKAH MU, INI PERINGATAN DARI KU, SEDIKIT SAJA KAU MENYENTUH MAYA DAN BERUSAHA UNTUK MERUSAK PERUSAHAAN NYA, MAKA AKU PASTIKAN KAU DAN PERUSAHAAN MU AKAN HANCUR BERKEPING-KEPING TANPA SISA....


...INI HANYA BERUPA PERINGATAN AWAL, AKU HANYA MENGAMBIL 300JUTA DARI UMBRELLA, ITU AKU ANGGAP SEBAGAI PERMINTAAN MAAF KARENA KAMU BERANI MENGUSIK KEHIDUPAN NYA, TAPI SELANJUTNYA AKU TIDAK MENJAMIN AKU AKAN MENGAMBIL DENGAN SEJUMLAH SEDIKIT DAN TIDAK MENGHANCURKAN UMBRELLA COMPANY....


...ADA SEDIKIT HADIAH YANG AKAN AKU BERIKAN PADAMU, AKU HARAP KAMU MENYUKAI NYA TUAN PADRI....


selanjutnya tiba-tiba seluruh layar laptopnya berubah menjadi hitam, hal tersebut seketika membuat tuan Padri langsung mengeram Sembari mengeratkan rahangnya.


Siapa?!.


dia seketika terduduk dari posisi duduknya, laki-laki tersebut berusaha untuk menahan kemarahannya diiringi rasa takut karena ancaman.


dia kehilangan 300juta Yuan, seketika wajah laki-laki tersebut memucat, tidak bisa dia bayangkan jika dia kehilangan 300juta dolar dari perusahaan nya.

__ADS_1


"Berani-beraninya kau..!!!."


teriak nya penuh kemarahan.


__ADS_2