Sejauh Angin Yang Berhembus

Sejauh Angin Yang Berhembus
Laki-laki yang baik


__ADS_3

Disisi lain


Apartemen Maya


23.20 malam


Maya berjalan sedikit sempoyongan memasuki apartemen miliknya, dia karena memiliki perasaan kesal yang berkacamuk menjadi satu tanpa dia pahami kenapa malah memilih minum agak banyak malam ini.


Entahlah mungkin karena suasana hati nya terasa tidak sebaik biasanya jadi dia memilih untuk minum dan mengabaikan siapa saja.


gadis tersebut terus berjalan ke arah dalam setelah menutup pintu apartemennya, sambil dia melepaskan heels milik nya ke sembarang tempat.


begitu dia menemukan pintu kamarnya gadis tersebut langsung masuk ke dalam sana kemudian membaringkan tubuhnya dengan cepat ke atas kasur mendominasi berwarna putih tersebut.


saat ini dia berpikir kepalanya akan mau pecah,rasa sakit yang begitu mendominasi menghantam dirinya, Maya pikir mungkin itu efek atau akibat dari kebanyakan minum saat ini.


karena itu pada akhirnya gadis tersebut memutuskan untuk langsung terlelap di dalam tidurnya.


sembari dia pikir semua nya akan hilang soal apapun yang dia pikir setiap bangun besok pagi.


Secara perlahan gadis tersebut mulai memejamkan bola matanya, awalnya masih terlihat Maya membolak-balikkan tubuhnya dalam posisi tidak nyaman, gadis tersebut seolah-olah mencari posisi terbaik yang saat ini, hingga akhirnya gadis tersebut mulai terlihat tenang, beberapa detik berikutnya mulai terdengar dengkuran halus Maya.


Gadis tersebut mulai terlelap dalam tidur nya.


***


Keesokan harinya


Apartemen Maya


Di antara cahaya matahari yang mulai naik menerangi cela-cela kamar apartemen milik Maya, gadis yang ada di atas kasur tersebut seketika menggeliat dangan perasaan enggan.


Dia pikir mungkin sebaiknya dia tidur untuk beberapa menit lagi karena rasa kantuk masih Menghantam dirinya, Selain itu kepalanya terasa sedikit berdenyut mungkin karena sisa minum semalam.


Maya kembali berusaha untuk menenggelamkan dirinya ke alam mimpi, debut tiba-tiba dia mendengar handphonenya berdering secara perlahan.


Awalnya dia tidak begitu mempedulikan, paling dia pikir hanya orang yang menghubungi dirinya dalam keadaan tidak begitu penting, dia mencoba menyelipkan handphone nya di bawah bantal kepala nya.


Namun suara dering di handphone nya bukan nya berhenti, malah handphone nya terus berdering tanpa mau berhenti.


Pada akhirnya Maya secara perlahan meraih handphone nya tersebut kemudian dia berkata.


"Halo?"


"Nona Maya, ini aku Josh"


Awalnya Maya mengerut kening nya, dia pikir siapa, namun di detik berikutnya dia baru sadar siapa laki-laki yang menghubungi nya tersebut.


"Oh god, josh. Ada apa?"


Maya buru-buru membuka kedua bola matanya.


Itu adalah Josh, sekretaris khusus yang diberikan Julian untuk dirinya beberapa hari yang lalu.


Julian bilang di pasti membutuhkan seorang sekretaris, akan sangat sulit mengurus sebuah perusahaan tanpa seorang sekretaris.


Dan ucapan Julian jelas benar ada nya.

__ADS_1


Dia pikir Kenapa Josh menghubungi diri nya diwaktu masih begitu pagi.


"Apakah ada sesuatu yang buruk terjadi?"


Maya jelas bertanya dengan cepat.


"Nona bisakah anda datang ke perusahaan sekarang? ada satu hal mendesak yang harus nona kerjakan"


Josh buru-buru menjawab, dia meminta Maya agar segera datang ke perusahaan sebab ada beberapa hal dan juga ada dokumen yang harus di urus oleh gadis tersebut.


Mendengar ucapan sekretaris Josh seketika Maya langsung bangun dari posisi tidurnya, dia bergerak dengan terburu-buru mencari handuk mandinya.


"Baiklah, kamu bisa menunggu ku di perusahaan"


Setelah menjawab Begitu, Maya langsung menutup handphone nya.


Gadis tersebut melesat cepat menuju kekamar mandi, di depan kaca wastafel kamar mandi bisa dia lihat betapa berantakan nya penampilan nya saat ini.


Wajah pucat, mata yang sangat sayu dan bibir yang tidak baik-baik saja.


Oh god.


Batin Maya sembari mengucek-ucek rambut nya.


Entah berapa lama waktu yang dia butuhkan untuk membersihkan diri, semua dilakukan dengan sedikit tergesa-gesa, hingga akhirnya setelah selesai membersihkan diri, berbenah dan sedikit berdandan Maya secepatnya kilat pergi menuju ke perusahaan nya.


Disana Josh benar-benar sudah menunggu nya, di ruangan kerja khusus miliknya.


"Apakah hal serius terjadi?"


"Ya Nona, kita punya masalah pada kontrak kerja sama nya dengan perusahaan Vegalta"


Jawab Josh dengan cepat.


Mendengar penuturan laki-laki tersebut seketika membuat Maya mengerut kan keningnya.


"Bermasalah?"


bayangkan bagaimana ekspresi Maya saat ini, dia cukup khawatir mendengar ucapan sekretaris Josh.


Dia pikir dia harus menghubungi Julian, Tangan nya dengan cepat menyambar handphone miliknya yang ada didalam tas nya namun tiba-tiba Maya menghentikan gerakan tangannya.


bukankah Julian memiliki perusahaan nya sendiri?!.


Dia membatin.


Yah Julian jelas memiliki perusahaan sendiri, laki-laki tersebut jelas tengah sibuk bergelut dengan urusannya, bagaimana bisa dia dengan bodoh nya harus terus bergantung kepada Julian?!.


Bisa jadi Julian tengah sibuk atau memiliki Persoalan nya sendiri.


Pada akhirnya Maya menghela kasar nafas nya, dia memilih untuk meletakkan handphone nya ke atas meja kerjanya.


"Aku akan menyelesaikan semuanya, jangan khawatir soal itu"


Pada akhirnya Maya menjawab Kearah sekretaris Josh, bisa dia lihat laki-laki tersebut menatap nya Sedikit khawatir.


"Jangan khawatir soal apapun, kamu boleh keluar sekarang"

__ADS_1


Melihat ekspresi wajah Maya yang begitu sungguh-sungguh pada akhirnya laki-laki tersebut menundukkan kepalanya dan berpamitan pergi dari sana.


"Baik nona"


Setelah berkata begitu, Josh langsung pergi keluar dari ruangan kerja Maya.


Sejenak Maya memilih duduk di atas Kursi kerjanya, memilih untuk mengecek kembali dokumen yang diberikan sekretaris Josh tadi dan mulai fokus dengan pekerjaannya.


Cukup lama hingga akhirnya tiba-tiba handphone nya berdering dan menandakan sebuah pesan masuk disana.


Maya menghentikan kegiatan nya, melirik kearah handphone nya untuk beberapa waktu, bisa dia lihat rupanya Dave yang mengirimkan dia pesan.


..."Aku ada urusan ke Luksemburg dalam beberapa hari ini karena ada urusan bisnis yang cukup mendadak"...


..."Ada sedikit kiriman dana yang aku transfer ke rekening mu, sayang. aku harap itu cukup bisa membantu mu jika dalam keadaan terdesak"...


..."Jika kurang atau bahkan memiliki kesulitan jangan sungkan untuk menghubungi ku dan berbicaralah kepadaku"...


...Dave....


Maya terlihat diam, di benar-benar menerima notifikasi transferan yang dilakukan oleh Dave, bola mata nya jelas membulat dengan sempurna karena cukup terkejut dengan nominal luar biasa yang ada di luar ekspektasi nya.


Itu Jelas bukan jumlah yang sedikit pikir nya.


Maya sejenak tidak bergeming, dia memilih diam dan tidak tahu harus menjawab apa.


Pada akhirnya dia membalas pesan Dave secara perlahan.


"Ini terlalu berlebihan, aku benar-benar merasakan berhutang Budi pada mu, Dave"


"Terimakasih banyak, aku benar-benar tidak tahu harus berkata apa"


Maya.


Dia tahu pesan nya belum masuk ke handphone Dave, kemungkinan laki-laki tersebut berada didalam perjalanan nya.


Maya pada akhirnya melirik ke arah sisi kirinya dimana di sudut ruangan tersebut terdapat lemari pendingin.


Secara perlahan Maya beranjak dari posisi duduknya, berjalan menuju kearah lemari pendingin secara Perlahan.


Gadis itu membuka lemari pendingin tersebut, kemudian dia diam untuk beberapa waktu, cukup lama hingga akhirnya seulas senyuman mengambang dari balik bibir.


Seketika dia meraih sesuatu didalam sana.


Mangga.


Bukankah ini makanan favorit nya?.


Kebetulan sekali.


Dia pikir apakah ini Julian? atau jangan-jangan Dave yang meletakkan buah favorit nya tersebut di sana?.


Dia begitu menyukai buah cantik tersebut sejak kecil, begitu menyukai nya tanpa bisa dia jabarkan alasan nya.


Selain itu buah Mangga memiliki manfaat yang banyak, buah mangga mengandung vitamin A dan C yang penting untuk meningkatkan imun tubuh, Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kekurangan vitamin A meningkatkan risiko terkena infeksi. Sedangkan vitamin C berfungsi merangsang tubuh memproduksi sel darah putih yang berfungsi sebagai sistem imun manusia.


Buah Mangga juga merupakan sumber antioksidan seperti vitamin C. Kandungan vitamin C yang tinggi dapat menurunkan kolesterol jahat yang ada dalam tubuh. jika dikonsumsi pada malam hari saat akan tidur asupan antioksidan dari vitamin C akan bekerja lebih optimal untuk melawan kolesterol jahat dalam tubuh.

__ADS_1


__ADS_2