
Tertikam luka
Pedih dan perih menganga
Membungkam bibir dari kata
Asa menjelma kecewa
Kala di balik punggung tersembunyi dusta
Luka bermajas cinta
Ternistakan resah hingga hati terluka parah
Takaran luka membenamkan tawa
Terkubur dalam di lembah tanpa rasa
Mematahkan mimpi dan juga harapan
Tergeletak lemah di atas tanah yang gersang
Janji dan sumpah yang pernah terucap
Ternoda oleh setia yang tiada lagi terjaga
Bait-bait rasa memangku lelah
Mendekap sekujur tubuh dengan tangis tanpa jeda
Haruskah bertahan dengan setia yang dibalas dengan luka?
Ataukah melepaskannya, untuk menemukan asa dan bahagia yang lainnya?
Tertikam luka
Pedih dan perih menganga
Membungkam bibir dari kata
Asa menjelma kecewa
Kala di balik punggung tersembunyi dusta
Luka bermajas cinta
Ternistakan resah hingga hati terluka parah
Takaran luka membenamkan tawa
Terkubur dalam di lembah tanpa rasa
Mematahkan mimpi dan juga harapan
Tergeletak lemah di atas tanah yang gersang
Janji dan sumpah yang pernah terucap
Ternoda oleh setia yang tiada lagi terjaga
Bait-bait rasa memangku lelah
Mendekap sekujur tubuh dengan tangis tanpa jeda
Haruskah bertahan dengan setia yang dibalas dengan luka?
__ADS_1
Ataukah melepaskannya, untuk menemukan asa dan bahagia yang lainnya?
Tertikam luka
Pedih dan perih menganga
Membungkam bibir dari kata
Asa menjelma kecewa
Kala di balik punggung tersembunyi dusta
Luka bermajas cinta
Ternistakan resah hingga hati terluka parah
Takaran luka membenamkan tawa
Terkubur dalam di lembah tanpa rasa
Mematahkan mimpi dan juga harapan
Tergeletak lemah di atas tanah yang gersang
Janji dan sumpah yang pernah terucap
Ternoda oleh setia yang tiada lagi terjaga
Bait-bait rasa memangku lelah
Mendekap sekujur tubuh dengan tangis tanpa jeda
Haruskah bertahan dengan setia yang dibalas dengan luka?
Ataukah melepaskannya, untuk menemukan asa dan bahagia yang lainnya?
Tertikam luka
Pedih dan perih menganga
Membungkam bibir dari kata
Asa menjelma kecewa
Kala di balik punggung tersembunyi dusta
Luka bermajas cinta
Ternistakan resah hingga hati terluka parah
Takaran luka membenamkan tawa
Terkubur dalam di lembah tanpa rasa
Mematahkan mimpi dan juga harapan
Tergeletak lemah di atas tanah yang gersang
Janji dan sumpah yang pernah terucap
Ternoda oleh setia yang tiada lagi terjaga
Bait-bait rasa memangku lelah
Mendekap sekujur tubuh dengan tangis tanpa jeda
Haruskah bertahan dengan setia yang dibalas dengan luka?
__ADS_1
Ataukah melepaskannya, untuk menemukan asa dan bahagia yang lainnya?
Tertikam luka
Pedih dan perih menganga
Membungkam bibir dari kata
Asa menjelma kecewa
Kala di balik punggung tersembunyi dusta
Luka bermajas cinta
Ternistakan resah hingga hati terluka parah
Takaran luka membenamkan tawa
Terkubur dalam di lembah tanpa rasa
Mematahkan mimpi dan juga harapan
Tergeletak lemah di atas tanah yang gersang
Janji dan sumpah yang pernah terucap
Ternoda oleh setia yang tiada lagi terjaga
Bait-bait rasa memangku lelah
Mendekap sekujur tubuh dengan tangis tanpa jeda
Haruskah bertahan dengan setia yang dibalas dengan luka?
Ataukah melepaskannya, untuk menemukan asa dan bahagia yang lainnya?
Tertikam luka
Pedih dan perih menganga
Membungkam bibir dari kata
Asa menjelma kecewa
Kala di balik punggung tersembunyi dusta
Luka bermajas cinta
Ternistakan resah hingga hati terluka parah
Takaran luka membenamkan tawa
Terkubur dalam di lembah tanpa rasa
Mematahkan mimpi dan juga harapan
Tergeletak lemah di atas tanah yang gersang
Janji dan sumpah yang pernah terucap
Ternoda oleh setia yang tiada lagi terjaga
Bait-bait rasa memangku lelah
Mendekap sekujur tubuh dengan tangis tanpa jeda
Haruskah bertahan dengan setia yang dibalas dengan luka?
__ADS_1
Ataukah melepaskannya, untuk menemukan asa dan bahagia yang lainnya?