
"Tidak mungkin.. Benteng Ingka sudah runtuh!" Ihsan melihat sebuah benteng yang terlihat porak-poranda karena di serbu oleh pasukan iblis 2 hari yang lalu.
Sudah 2 hari berlalu setelah istana kerajaan hancur dan semua wilayah mendapatkan serangan kejutan dari para pasukan iblis. Sampai saat ini beberapa wilayah dan benteng masih terus bertahan dengan gempuran pasukan iblis yang masih bergerak dan terus melakukan serangan ke semua tempat yang masih memberi perlawanan.
Dalam waktu 2 hari ini, benteng yang masih sanggup bertahan terus mengupayakan komunikasi udara dengan meminta bantuan prajurit dan pasukan kepada Rein Wijaya. Mereka semua tidak tahu jika pasukan Rein yang berada di pulau Cebes telah luluh lantah akibat makhluk besar yang mereka sebut raja iblis.
Para kesatria yang masih bisa mempertahankan benteng dan kota juga tidak tahu jika informasi kehancuran kerajaan Nusantara tidak ada yang tahu, bahkan kerajaan lain yang tergabung dalam aliansi meja bundar tidak mengetahui keadaan kerajaan Nusantara saat ini.
Akses informasi satu-satunya yang biasa mereka gunakan yaitu mengirim surat menggunakan burung elang tidak lagi efektif karena awan gelap yang memenuhi langit seluruh Wilayah kerajaan Nusantara ternyata dipenuhi dengan monster terbang yang membunuh semua burung elang atau apapun yang ada di atas langit kerajaan.
Informasi apapun tentang kerajaan Nusantara telah tidak keluar ke seluruh daratan Neverland.
Dalam waktu 2 hari ini juga, langit kerajaan Nusantara tidak lagi cerah. Setiap hari hujan dan mendung, matahari tak dapat lagi memancarkan sinarnya karena terhalang oleh awan gelap yang bergemuruh.
Kembali ke atas bukit, tempat dimana Ihsan melihat banteng Ingka hancur dan di dalam benteng itu ada banyak iblis dan monster.
Gayatri gemetar melihat pemandangan yang berada jauh di depannya. Ia berdiri sambil mengenakan jubah dan baju biasa yang ia temukan di sebuah desa saat ia berjalan menuju ke tempat ini. Ia menatap benteng Ingka dan seketika tubuhnya lemas lalu berlutut di atas tanah yang basah karena air hujan.
"Tidak mungkin..!?" Ucapnya.
"Tuan putri, sepertinya kita tidak bisa berada lama di tempat ini.. Tidak, kita tidak bisa terlalu lama berada di wilayah kerajaan." Kata Ihsan.
Gayatri berbalik lalu menengok ke atas melihat Ihsan yang berada di sampingnya.
__ADS_1
"Jika asumsi ku benar, maka apa yang terjadi dengan benteng Ingka juga terjadi di wilayah lain. Apa lagi, surat yang aku kirimkan kepada pasukan Ayahku dua hari yang lalu belum mendapatkan balasan. Mungkin saja benar.. Kemunculan raja iblis di pulau Cebes adalah benar dan.. Saat ini Ayahku dan pasukannya sudah mati." Tegas Ihsan.
"Hm.. Tidak, tidak mungkin. Apa yang harus aku lakukan sekarang?" Gayatri terlihat frustasi.
"Kita harus meninggalkan wilayah kerajaan.. Kita akan bergerak ke barat. Hanya itu yang terdekat, tujuan kita adalah kerajaan Skandia." Kata Ihsan mengacungkan tangan kepada Gayatri yang masih duduk tak berdaya di atas tanah yang basah.
"Sepertinya.. Berita kekalahan kita belum sampai di telinga para raja pendiri aliansi. Asumsi ku yang lain adalah.. Wilayah kerajaan kita telah di isolasi oleh klan iblis."
"Jadi maksudmu.. Tidak akan ada pasukan kerajaan lain yang datang membantu kita?" Tanya Gayatri.
"Iya, mereka tidak datang karena mereka tidak tahu apa yang terjadi dengan kerajaan ini, karena itu kita harus menyeberang ke wilayah kerajaan Skandia dan memberitahukan hal ini pada raja Skandia." Tegas Ihsan.
Di tempat lain..
Richard menemukan sebuah buku yang menarik, ia menemukan buku tentang pengendalian imperium dan bagaimana cara memaksimalkan serangan imperium kepada musuh. Ia membaca buku tersebut sambil mempraktekkan petunjuk yang tertera dalam buku yang ia baca.
Sementara itu, Ifrit yang berada di ruangan lain sedang melakukan meditasi.
Richard saat ini mengenakan sebuah pakaian jubah kuat yang merupakan sebuah item sihir bangsa jin. Sebuah setelan pakaian plus jubah yang ringan digunakan dan sangat membantu dalam pertarungan. Bahkan jubah yang ia kenakan bisa menahan serangan musuh lebih efektif dari pada zirah baja yang selama ini dikenakan oleh para kesatria.
Di luar kastil, di halaman depan yang cukup luas. Richard melakukan gerakan-gerakan dengan imperium api yang merupakan keahlian utama miliknya. Kekuatan serta efektivitas serangan yang ia pelajari dari buku itu akan menambah pengetahuan bertarungnya. Hanya dengan membaca, Richard kembali bertambah kuat.
Ifrit mengetahui hal itu, sehingga dalam meditasinya di ruangan lain. Ifrit tersenyum karena ia bisa merasakan aura Richard yang meningkat dari sebelumnya.
__ADS_1
'
'
'
'
'
'
'
'
'
'
'
'
__ADS_1
-Bersambung-