
Di sebuah istana..
Di tanah kering bernama Darksideland..
Istana besar yang terlihat kacau itu mengeluarkan aura hitam pekat yang membuat siapa saja akan merinding di buatnya.
Di dalam sebuah ruangan..
Ruangan kosong tanpa interior apa pun, bahkan lantai yang terlihat di ruangan itu masih tanah hitam dengan aliran lava merah menyala yang keluar dari dindingnya.
Di ruangan itu terlihat sebuah tahta kosong yang tak di duduki oleh siapapun, meski terlihat beberapa makhluk yang saat ini berdiri di depan tahta kosong itu.
"Arara.. Dimana tukang sombong itu? Apa dia lupa pertemuan ini!" Salah satu makhluk yang berada di tempat itu bergumam.
"Dasar makhluk sombong.. Dia selalu saja membuat kits menunggu." Yang lain ikut bersuara.
Tiba-tiba, sebuah portal terbuka.. Dan muncullah si sombong yang di bicarakan oleh mereka berdua..
"Heh.. Siapa yang kau sebut lupa! Dasar mesum.." Kata makhluk yang keluar dari portal itu mendekat ke arah mereka semua.
Makhluk itu adalah Lucifer.
"Diam kalian semua, sebentar lagi tuan Levi akan datang.." Salah satu di antara mereka semua melerai.
Kemudian, aura besar terasa saat mereka semua sudah berkumpul. Sesosok makhluk besar kini nampak di depan mereka.. Sosok itu lebih kuat berkali-kali lipat di banding mereka semua.
Seketika mereka semua berlutut.. Termasuk Lucifer yang baru saja datang melalui portal. Sepertinya saat ini mereka semua sedang menunggu perintah dari makhluk besar yang berada di depan mereka itu.
Mereka semua adalah.. Para iblis terkuat yang memegang gelar 6 dosa besar di kalangan para iblis.
Ke enam iblis kuat itu berlutut di depan iblis yang jauh lebih kuat lagi dibanding mereka.
"Tuanku.. Kami semua sudah lengkap. Kami semua siap menerima perintah!" Salah satu dari ke enam iblis mulai berbicara.
"Rever Block!!" Kata Iblis yang ada di depan mereka.
Rever Block iblis yang bergelar 6 dosa besar.. Ia adalah sang dosa kemarahan, sekaligus iblis yang merupakan kaki tangan langsung dari iblis yang saat ini berada di depan mereka semua.
"Bagaimana menurutmu? Apakah mereka semua kuat?" Kata Iblis yang berada di depan para 6 dosa besar.
"Haa.. Sama seperti sebelumnya tuanku." Balas Rever Block tertunduk dan hormat.
__ADS_1
"Meski sudah 4 bulan berlalu tapi, tapi aku bisa melihat bahwa tidak ada yang berubah.. Mereka semua sama saja dengan para pendahulu mereka." Rever Black menyambung perkataannya.
Yang dimaksud oleh Rever Block adalah para kesatria suci, dimana ia pernah menyerang mereka semua di dalam labirin 4 bulan yang lalu.
"Begitu rupanya..." Iblis di depannya merespon.
"Heh, meski sama saja tapi kau harus melihat luka yang ada di punggungmu itu Rever!!" Lucifer sang dosa kesombongan menyahut, saat Rever selesai menjelaskan keadaan.
"Huaaww.. Ya itu benar Rever. Kau harus belajar dari masa lalu. Jika bukan karena tuanku, mungkin kau sudah mati saat itu." Salah satu iblis ikut mengejek Rever.
"Hentikan kalian semua!!" Iblis yang ada di depan mereka berteriak.
Sontak ejekan itu berhenti.
"Lalu.. Bagaimana denganmu Lucifer?"
Lucifer menunduk begitu namanya di sebut oleh iblis yang ada di depannya.
"Tuanku.. Saat ini kami telah berhasil menguasai pulau irian dan semua akan berjalan sesuai dengan rencana.. Kami benar-benar akan menguasai seluruh wilayah kerajaan Nusantara dalam waktu dekat ini."
"Gegegege, kau hanya membual Lucifer.. Bahkan kau belum menguasai pulau cebes." Salah satu Iblis kembali berkomentar.
"Hehh.. Lihat saja nanti dasar rakus." Balasnya.
"Bagaimana denganmu?" Iblis itu melihat ke arah salah satu iblis bergelar 6 dosa besar.
"Tuanku.. Aku telah berhasil menaklukkan salah satu kerajaan pendiri konferensi meja bundar. Aku tinggal menunggu perintah untuk memperbudak dan membunuh mereka semua." Jelas Iblis itu tersenyum puas.
"Aku bahkan tidak perlu bertarung untuk menguasai kerajaan itu... Karena manusia sangat mudah untuk di kuasai apa lagi jika menyangkut nafsu mereka... Hihihihihihihihi" Sambung iblis itu sambil tertawa.
"Itu sangat bagus! Pertahankan sampai perintah selanjutnya keluar." Kata Iblis yang berada di depan mereka.
"Sudah cukup main-mainya.. Kita sudah menyerang daratan Neverland selama lebih dari ratusan tahun yang lalu, tapi sampai sekarang kita masih belum bisa menaklukkan daratan sepenuhnya. Oleh karena itu, saat ini adalah saat yang paling tepat.. Tinggal sedikit lagi.. Tinggal sedikit lagi.. HAHAHAHAHA. "
Suata tawa itu bahkan terdengar sampai keluar istana besar itu. Istana yang di dalamnya adalah para iblis kuat.. Sepertinya mereka sedang membahas sesuatu hal tentang penaklukan dunia. Pertemuan itu akan berdampak besar ke seluruh daratan Neverland.
Pertemuan itu dilakukan oleh member 6 dosa besar dan dipimpin oleh iblis yang lebih kuat lagi.. Artinya para iblis saat ini benar-benar akan serius menyerang, sepertinya akan terjadi kekacauan di beberapa tempat.
Setelah pertemuan itu selesai, satu persatu para iblis menghilang dengan portal hingga menyisakan Lucifer dan Rever Block.
"Hei Rever.. Kenapa kau datang mengganggu pembantaianku di pulau irian?"
__ADS_1
"Kau akan membuang-buang waktu untuk berenang-senang dengan mereka.. Hingga kau lupa dengan pertemuan penting ini. Jadi aku datang untuk menyelesaikan mereka dengan cepat agar kau tidak punya alasan untuk tidak datang." Jelas Rever.
"Cih.. Berhenti berlagak kau adalah pemimpin kami. Apa kau lupa? Aku bahkan lebih kuat dari pada dirimu?" Lucifer mencoba mengintimidasi.
"APA KAU INGIN BERTARUNG SEKARANG?" Rever mengeluarkan aura luar biasa miliknya, hingga dinding ruangan sedikit retak, pun dengan lantai ruangan ini.
"Huahahahaha.. AKU TIDAK TAKUT!!" Lucifer yang tak terintimidasi juga mengeluarkan aura luar biasa miliknya.
Mereka berdua saling menatap, ruangan tersebut semakin kacau dan retak yang terjadi semakin membesar.
"Sudahlah!! Lebih baik kau selesaikan urusanmu dan segera taklukkan kerajaan Nusantara." Amarah Rever mereda, ia mencoba untuk menahan diri untuk tidak terlibat masalah dengan Lucifer.
"Hmm, ada apa? Apa sekarang Rever sang dosa kemarahan telah berubah menjadi sabar?? Hah? Huahahahaha." Lucifer masih mengintimidasi.
"Tch.. Ini adalah perintah tuan Levi."
Cukup mendengar nama itu, Lucifer tiba-tiba diam dan menekan auranya kembali.
"Huaahahaha.. Kita selesaikan lain kali!" Kata Lucifer melangkah pergi dan membuka portal.
"Dan.. Untuk urusan kerajaan Nusantara, kau tidak usah khawatir.. Aku akan langsung menyerang ibu kota kerajaan dan membunuh rajanya. Huahahaha." Sambung Lucifer melangkah masuk ke dalam portal.
"Hah! Bagaimana kau melakukannya? Wilayah ibu kota kerajaan adalah wilayah suci dan di lindungi oleh sihir cahaya tingkat tinggi yang tak bisa di tembus dengan mudah. Kita tak bisa membuka portal di sekitar tempat itu, apa lagi di bagian dalam ibu kota." Kata Rever terheran dengan pernyataan Lucifer.
"Huahahaha.. Kita lihat saja." Lucifer melangkah masuk ke dalam portal dan menghilang tepat di hadapan Rever.
'
'
'
'
'
'
'
'
__ADS_1
'
-Bersambung-