The Strongest Knight

The Strongest Knight
Ch. 17 - Garis Depan


__ADS_3

Masih di garis depan pertahanan benteng terakhir..


Di antara beberapa tenda yang berdiri, tepat di tengah-tengah terdapat tenda yang berbeda dari pada yang lain, mungkin karena ukurannya cukup besar.


Dalam tenda tersebut, terdapat beberapa kesatria yang sedang mendiskusikan strategi perang melawan klan iblis. Cukup terang karena salah satu kesatria pengguna imperium cahaya, terangnya sangat cukup untuk menerangi seisi tenda tersebut.


Kesatria besar kerajaan Nusantara yang bernama Benuwa yang memimpin pasukan garis depan nampak terlihat tertekan atas kekalahan mereka memperebutkan Kota Manua beberapa minggu yang lalu hingga mereka harus mundur jauh ke benteng Ampt untuk memikirkan langkah selanjutnya.


Di sisinya terdapat kesatria lain dari kerajaan Nusantara bernama Ortis dan yang lain bernama Petr. Dari sekian kesatria yang bertarung habis-habisan dalam perang sebelumnya, kini yang tersisa dari pasukan garis depan hanya mereka bertiga.


Selain mereka juga ada kesatria dari kerajaan Eledherim yang merupakan bangsa elf yang bertelinga runcing dan rambut panjang, serta berkulit putih pucat dengan tinggi 190 cm bernama Roxy Iuwana.


Dan yang terakhir adalah prajurit besar dari kerajaan Dongion bernama Simon Mcmain.


Mereka berlima adalah orang terkuat yang saat ini mempertahankan garis depan benteng terakhir pulau Irian di kerajaan Nusantara.


Berbicara tentang sistem kesatria di daratan Neverland. Setidaknya para manusia yang menduduki suatu kerajaan telah membuat sistem kasta bahkan dalam tubuh kekuatan tempurnya.


Kasta tersebut berbeda dari kasta yang terbentuk berdasarkan darah dan keturunan. Sistem yang terbentuk dalam tubuh kekuatan tempur suatu kerajaan di dasarkan pada kekuatan yang dimiliki oleh seorang prajurit.


Umumnya yang paling kuat di antara mereka maka akan disebut sebagai kesaria agung, sekaligus merupakan tangan kanan para raja. Sedangkan di bawah mereka terdapat kesatria besar yang jumlahnya berbeda pada setiap kerajaan.


Lalu selanjutnya terdapat kesatria biasa yang di pimpin oleh para kesatria besar. Yang membedakan mereka dengan prajurit biasa adalah para kesatria memakai zirah. Selain berguna untuk pertahanan dalam bertarung, juga untuk mempertegas status mereka sebagai kesatria kerajaan.


Sedangkan di bawah mereka adalah level prajurit, biasanya mereka hanya menggunakan pakaian tempur biasa dan tidak terlalu mencolok dibanding para kesatria. Setalah prajurit, maka selanjutnya adalah prajurit rekrutan dari rakyat yang siap membela kerajaan.


Itu adalah sistem tingkatan kekuatan tempur yang terbangun dalam beberapa kerajaan yang di pimpin oleh manusia, sedangkan bagi Sabagian kerajaan yang lain memiliki sistem yang berbeda. Sebut saja sistem kerajaan Norway, mereka tidak melakukan hal-hal seperti memberikan gelar kesatria. Bagi bangsa Norway, sebuah gelar hanya kiasan dan tidak berdampak apa-apa untuk mereka.

__ADS_1


Kembali melirik dalam tenda besar tersebut. Kini mereka berlima cukup khawatir dengan apa yang akan terjadi selanjutnya, mengingat saat ini mereka sangat kekurangan kekuatan tempur untuk menahan gempuran klan iblis.


"Tuan Simon, apakah bala bantuan dari negeri anda bisa datang tepat waktu?"


"Aku juga tidak yakin, tapi tidak ada salahnya berharap."


"Tuan Pistris juga belum memberikan informasi tentang bala bantuan dari Istana pusat dan prajurit hasil konferensi meja bundar." Hanya mengingat hal itu saja sudah membuat kesatria besar Benuwa pusing bukan kepalang.


"Sambash.." Benak Simon kesatria dari kerajaan Dongion.


Saat ini, pikiran mereka sangat sulit untuk memutuskan strategi apa yang akan mereka terapkan untuk mempertahankan garis depan dari klan iblis. Karena tanpa pasukan bantuan maka cukup mustahil untuk bertahan walau dalam waktu setengah hari saja.


Di tengah perbincangan serius, seorang prajurit masuk ke dalam tenda.


"Lapor tuan.. Pengintai yang berada di depan telah kembali membawa pesan penting." Ucapnya sambil berlutut.


"Kembali? Kenapa dia tidak mengirim surat."


"Apa? Dimana dia sekarang?" Para kesatria yang mendengar hal itu terkejut.


Mereka semua segera menuju tenda perawatan untuk menemui Titus yang sudah sekarat karena luka serius yang dideritanya.


Saat masuk ke dalam tenda.. Simon menundukkan padangannya seolah tahu bahwa hidup kesatria tersebut tidak lama lagi. Bagimana tidak.. Luka yang menganga, membuat perutnya bolong hingga tempus dari depan ke belakang. Tapi ajaibnya kesatria itu bisa sampai ke perkemahan meski dalam kondisi yang mengenaskan.


Kesatria besar Benuwa berlutut dan mendekat di samping Titus yang saat ini setengah sadar. "Titus.. Apa yang terjadi?"


"laaa... La-rrr." Kondisi Titus sudah cukup untuk membuatnya tak bisa berbicara banyak. Dia bahkan tak fasih mengucapkan datu kalimatpun akibat luka yang ia terima.

__ADS_1


"Pelan-pelan Titus.. Dimana Abumue?" Benuwa kembali mencoba berbicara dengan Titus.


"Lu.. Lu-cif.. Lu."


Roxy memegang pundak Benuwa..


Benuwa merespon dan berbalik ke arah Roxy.. Dilihatnya Roxy menggelengkan kepala sebagai tanda bahwa Titus akan segara mati.


Benuwa memegang tangan Titus erat..


"Luci-lu.. Lucife-r." Ucap Titus sekaligus menjadi kata terakhirnya.


Mendengar ucapan tersebut.. Sudah cukup membuat para kesatria yang mendengar hal itu merinding.


"Tidak mungkin." Ucap Roxy, matanya terbelalak.


"Bagaimana bisa dia berada di sini sekarang." salah satu kesatria yang lain juga merespon.


"Ini gawat tuan Benuwa.. Kita harus mundur." Simon mulai panik.


"Tapi.. Jika kita mundur sekarang, desa yang berada di depan akan musnah." Ucap Benuwa putus asa.


Di tengah kegelisahan mereka..


Tubuh Titus meledak, membuat bagian tubuhnya berubah menjadi kepingin-kepingan kecil. Darah memenuhi tenda, juga mengenai zirah dari para kesatria.


Lalu.. Ditempat kesatria Titus berbaring dan meledak.. Saat ini berdiri sesosok makhluk. Tubuhnya seperti manusia tapi berkulit warna merah dan memiliki ekor panjang yang menjuntai hingga lantai.

__ADS_1


Tatapan matanya merah.. Sangat tajam dan mencekam. Meski tingginya hanya 160 cm.. Tapi aura membunuh luar biasa terpancar sangat kuat.. Makhluk itu adalah iblis level tinggi bernama.. Lucifer.


-Bersambung-


__ADS_2