
Berjarak 5 km dari benteng terakhir bernama Ampt.. Benteng terakhir dari pulau Irian. Sebuah desa yang cukup padat.. Tepat tengah malam, desa tersebut hangus di serang oleh monster dan iblis.
Setelah menghancurkan garis depan pertempuran yang dipimpin oleh kesatria besar Benuwa, klan Iblis yang dipimpin oleh iblis kuat Lucifer mendekat dan menghancurkan desa..
Tak ada prajurit dan kesatria yang tersisa. Semua yang melawan dibantai dan dimusnahkan. Saat ini yang tersisa hanya kesatria besar kerajaan Inggram bernama Sings.. Dengan tubuh penuh luka tanpa mengenakan apa-apa, ia digerogoti oleh monster goblin hijau.
Monster goblin hijau, meski bertubuh pendek tapi mereka adalah monster dengan kebiasaan yang sangat buruk.. Nafsu yang dimiliki oleh monster tersebut sangat besar, hingga mereka sering memperkosa perempuan dari golongan manusia.
Saat ini... Tatapan kosong terlihat dari mata kesatria besar Sings yang merupakan wanita. Dia sedang di grogoti oleh banyak goblin hijau.. Serangan tiba-tiba yang menyerang desa membuat kesatria yang menjaga desa tak bisa berbuat banyak. Bahkan mereka tidak sempat mengirimkan peringatan kepada benteng terakhir yang berada 5 km di depan.
Api benar-benar melahap bangunan-bangunan desa.. Binatang ternak mati, tubuh tak bernyawa dari manusia dan siluman ikan yang merupakan ras atlantian yang juga prajurit dari kerajaan Nusantara menjadi santapan mewah para monster.
Darah dimana-mana beserta bangkai yang sudah mulai mengeluarkan bau tak sedap berserakan memenuhi desa.
Di tengah kobaran api.. Terlihat Iblis merah berekor panjang. Dialah Lucifer.. Di depannya tampak makhluk lain sedang tunduk dan seperti siap menerima perintah.
"Tuan.. Apa kau memanggil kami." Ucap Iblis bertanduk satu yang menghadap di depan Lucifer.
"Belphegor.. Kau akan memimpin pasukan ini untuk menyerang benteng di depan sana."
"Bagaimana denganmu tuan?"
__ADS_1
"Aku akan mengawasi dari jauh.. Tidak akan menarik jika aku muncul di awal pertempuran. Hakhakhakhak.."
"Baik tuan."
"Astharot.. Dampingi Belphegor sebagai tangan kanannya di pertempuran kali ini."
"Baik tuan." Ucap salah satu Iblis sambil menunduk di hadapan Lucifer.
"Dan.. Kalian bertiga.. Cukup mengawasi dari jauh bersama denganku"
"Siap tuan.." ketiga Iblis tersebut juga tunduk atas perkataan Lucifer.
"Hakhakahakahk."
Di sebuah gubuk yang sudah hancur berantakan.. Seorang wanita muda berusia 18 tahun mendekat dan memeluk adiknya yang berusia 15 tahun.
Dia masih mengingat momen terakhir mereka saat makan malam bersama.. Gubuk mereka di serang oleh monster goblin hijau, monster tersebut membunuh ayah mereka tepat di depan matanya.. Ibu, adik dan dirinya menjadi korban pemerkosaan dari bengisnya monster goblin hijau.
Kini Adiknya telah meninggal, sedangkan Ibunya tidak terlihat. Pikirnya mungkin Ibunya telah menjadi santapan monster lain.
"Aul.. Aul.." Ucapnya lirih sambil menangis sesegukan memeluk adiknya.
__ADS_1
"Tolong.. Tuhan. Tolong." Sambungnya sambil menatap langit tak berbintang.
Dia terus memekuk adiknya yang mati akibat ulah monster goblin.. Dia marah tapi tak punya daya untuk membalas. Dia hanya bisa menangis atas apa yang menimpa keluarganya saat ini.
Sementara itu di dalam benteng Ampt.. Masih dalam kondisi tak karuan karena pasukan bantuan yang akan datang terlambat. Apa lagi sekarang tidak ada informasi yang masuk kepada mereka tentang serangan mendadak klan Iblis malam ini.
"Bagaimana keadaan baris depan saat ini?" Kesatria Pistris bertanya pada salah satu kesatria lain.
"Belum ada informasi yang di terima dari baris depan." balasnya.
"Tuan Pistris.. Sebaiknya kirim orang untuk memantau situasi garis depan." Ucap kesatria besar kerajaan Celestial, Sebastian Austin.
"Moro.. Segera kirim orang ke garis depan." Ucap Pistris kepada salah satu kesatria.
"Siap tuan."
"Aku punya firasat buruk tentang hal ini.. Semoga tidak terjadi apa-apa." Sebastian sepertinya merasakan hal aneh.
"heh.. Kalau kau takut, pulang saja ke negerimu." Igor kesatria kerjaan Norway malah mencemooh firasat buruk Sebastian.
Situasi mereka semakin genting.. Mereka tak tahu jika saat ini rombongan monster dan iblis sedang menyerang benteng Ampt.. Mereka saat ini sedang lengah..
__ADS_1
-Bersambung-