
"Arrhh.. Ini semua gara-gara pria pendiam itu.." Rebecca mengeluh kesal karena seharusnya mereka sudah jauh berada di depan tapi karena harus kembali menjemput Pege, salah satu kesatria suci yang tertinggal di depan kota Gouda.. Akhirnya mereka harus mengulangi perjalanan mereka.
"Hus huss.. Rebecca nanti dia mendengar mu." Ivy mencoba menenangkan Rebecca.
Percakapan kekesalan itu berlangsung di dalam kereta kuda yang di kendarai oleh Gildarts. Sementara yang lain mengendarai kuda termasuk Pege kesatria yang tadinya tertinggal.
Mereka baru saja menjemput Pege karena saat mereka sudah jauh.. Arthur hanya melihat kuda tanpa penununggang yang berlari tanpa ada Pege di atasnya.
Pege.. Kesatria suci dengan rambut poni yang menutupi wajahnya. Ia adalah pria yang sangat pemalu bahkan dia adalah wujud yang lebih parah dari pada Smits.
Smits memang seorang yang anti sosial tapi ia bukanlah orang yang pemalu, sedangkan Pege.. Ia tak bergaul karena ia adalah orang yang sangat pemalu bahkan bergaul dengan para rekan-rekannya saja ia masih malu. Hanya Arthur yang bisa ia ajak berbicara.
Meski pemalu, tapi ia cukup kuat.. Apa lagi dengan senjata pedang besar di punggungnya. Fisiknya juga sangat bugar dengan perut terlihat seperti susunan batu bata.
"Hadeuh.. Pria ini benar-benar membuang waktu." Smits mengeluh sambil melihat Pege yang tampak malu karena saat ini.. Seluruh kesatria suci yang menunggangi kuda melihat ke arahnya dengan wajah kesal.
"Maafkan aku.. Maafkan aku.. Maafkan aku.." Kata Pege dengan suara rendah layaknya sedang berbisik.
Di dalam kereta..
"Hemm lihat saja nanti.. Aku pasti akan menghukumnya." Rebecca masih kesal.
"Kamu berani?"
"Siapa takut.." Rebecca membalas Diana.
"Apa kau tau jika Pege sedang marah... Maka matanya akan melotot. Giginya akan berubah menjadi taring.. Dan lehernya akan memanjang." Diana terlihat menakut-nakuti Rebecca.
"Sssi-ssi-sia-apa takut!! Hem." Rebecca memberanikan diri.
"Saat itu semua terjadi.. Lalu.." Diana mendekat ke arah Rebecca dengan wajah menyeramkan.
Rebecca terlihat takut dan bulu kuduknya mulai berdiri, apa lagi saat melihat wajah menyeramkan dari Diana.
"Saat itu.. Dia akan menghisap darahmu." Diana melompat dan mengejutkan Rebecca.
"Ihsssrrr.." Rebecca bersembunyi menutup wajahnya di punggung Ivy.
Perjalanan mereka dipenuhi dengan kekesalan terhadap Pege.. Sementara Pege terus meminta maaf sambil berbisik.
Sementara itu..
Di dalam istana kerajaan Celestial..
"Redhawk.. Apakah sudah ada kabar dari para kesatria suci?"
"Baru saja ada surat dari kota Gouda, kata kesatria besar Ighalo mereka baru saja meninggalkan kota Gouda. Mungkin mereka akan tiba di tempat ini dalam waktu 3 hari." Ujar kesatria besar Wings sambil berlutut di depan raja William.
Mereka saat ini sedang berkumpul di aula tahta.. Terlihat beberapa kesatria dan menteri raja.
"Tuanku.. Nyonya Anne telah tiba." Salah satu kesatria menghadap di hadapan raja bersamaan dengan datangnya seorang wanita dengan gaun hitam menjuntai, wanita itu tidak berambut.. Ia botak.
"Anne.. Aku telah menunggumu." Kata raja William.
__ADS_1
"Tuan ku." Wanita itu tunduk sambil mengangkat sedikit gaunnya.
Wanita itu adalah penyihir kerajaan.. Ia di panggil ke ruang aula karena ia akan melakukan ritual sihir arwah. Sebuah sihir yang akan melepaskan arwah seseorang dari jasadnya.
Sihir itu akan di lakukan kepada raja William. Dengan sihir itu, para raja akan bertemu di alam yang berbeda, dari alam kenyataan. Mereka akan bertemu dan membahas tentang masalah yang saat ini menimpa daratan Neverland.
Pertemuan darurat ke 12 raja akan di laksanakan di alam arwah mengingat jarak antara kerajaan-kerajaan mereka cukuplah jauh.
Daratan ini memanglah sangat luas..
Daratan ini terbagi menjadi 4 benua, nama dari keempat benua itu menandakan letak dari benua tersebut.
Sebut saja benua yang ada di bagian utara maka akan disebut 'wilayah utara'. Di wilayah utara setidaknya ada 2 dari 12 kerajaan pendiri konferensi meja bundar. Sedangkan wilayah barat terdapat 4 kerajaan dari 12 kerajaan pendiri, diantaranya adalah kerajaan Celestial, kerajaan Inggram, kerajaan Norway dan kerajaan Eledherim. Di wilayah Selatan terdapat 3 kerajaan pendiri dari 12 kerajaan. Dan terakhir di wilayah timur terdapat 2 kerajaan pendiri dari 12 kerajaan, dimana salah satunya adalah kerajaan Nusantara.
Salah satu kerajaan pendiri yaitu kerajaan Skandia berada di tengah-tengah daratan, dimana wilayahnya masuk kedalam wilayah barat, selatan dan timur daratan. Karena wilayah yang berada di tengah itu, sampai saat ini kerajaan Skandia masih aman dari serangan klan Iblis.
Dari 4 benua itu.. Benua terbesar adalah wilayah barat, sebuah benua dengan daratan yang membentang dari satu wilayah ke wilayah lain. Di wilayah barat laut hanya terlihat di pinggir garis pantai dari benua yang membentang luas.
Wilayah Timur berkebalikan dengan wilayah barat.. Di wilayah ini daratan terpisah oleh garis-garis laut dan terdiri dari berbagai macam pulau dan pulau terbesar adalah pulau yang tersambung dengan benua wilayah Barat dan juga Selatan.
Di wilayah Selatan.. Wilayah kering dan penuh dengan padang pasir. Wilayah ini juga merupakan pulau yang tersambung dengan wilayah barat dan timur, hanya ada beberapa pulau di wilayah ini dan tidak sebanyak pulau-pulau yang ada di wilayah timur.
Wilayah utara.. Sebuah pulau yang tidak terlalu besar dan hanya ada beberapa tempat yang layak di huni oleh makhluk hidup di wilayah ini karena sebagian besar wilayah ini adalah wilayah yang dingin dan memiliki musim dingin yang sangat panjang. Bahkan hampir seluruh wilayah tertutup oleh salju yang sangat tebal.
Dari berbagai wilayah di seluruh Neverland cukup banyak daerah atau wilayah lain yang tidak masuk ke dalam wilayah kerajaan-kerajaan pendiri konferensi meja bundar. Bahkan masih ada beberapa kerajaan lain yang berjuang menghadapi gempuran pasukan klan Iblis, tapi dari12 kerajaan itu dinilai sudah sangat mewakili setiap wilayah benua.. Karena ke 12 kerajaan itu adalah kerajaan yang cukup besar dari segi wilayah dan kekuatan tempur di antara kerajaan yang lain di wilayahnya masing-masing.
Oleh karena letak antara kerajaan yang jauh, tentu para raja tak bisa langsung melaksanakan pertemuan konferensi meja bundar.. Tapi dengan sihir arwah.. Mereka dapat bertemu di alam yang lain tanpa meninggalkan kerajaan mereka.
Mengingat situasi saat ini tengah kacau.. Bahkan di berbagai benua dan wilayah.
Wiliam berdiri dari tahtanya.. Ia berjalan mendekat ke arah lingkaran sihir itu, kemudian duduk.
"Sekarang.. Pejamkan mata anda tuan." Kata Anne.
Ritual itu berlangsung di semua kerajaan pendiri.. Itu adalah ritual untuk mengirim arwah raja berkumpul pada satu tempat di dunia arwah.
Wiliam duduk di lantai itu sambil memejamkan mata.
Anne mendekat.. Lalu. " Veni spirituum sunt." Kata Anne dan seketika Arwah William melayang di udara.
Wiliam membuka mata, ia melihat dirinya yang sedang duduk di bawah lantai. Sementara itu para kesatria melihat tubuhnya yang sedang duduk memejamkan mata, tapi para kesatria dan orang yang berada di situ tidak dapat melihat arwahnya yang saat ini melayang-layang.
Sesaat kemudian.. Dengan gerakan tangan ke atas Anne membuat arwah William bercahaya dan menghilang..
Sementara itu.. Di tempat lain yang berada di kota Kander. Di dalam sebuah klinik..
"Baiklah.. Aku akan menyiapkan kendaraan yang akan mengantarkan anda ke kota Upang. Dari kota Upang anda akan berlayar menuju pulau Jatra dimana ibu kota kerajaan berada." Kata Depone.
"Baiklah.."
"Tuan Depone biarkan aku yang mengantar Tuan Lingard dan Nyonya Linda menuju ibu kota, bagaimana pun.. Di berbagai wilayah saat ini sedang terjadi kekacauan. Aku bisa melindungi mereka jika saat di perjalanan kami di hadang oleh monster." Suica memohon.
"Baiklah.. Aku mengerti." Jelas Depone.
__ADS_1
"Nona Alista.. Aku ingin melihat kondisi Nyonya Linda." Kata Depone berbalik ke arah Alista.
"Baiklah.. Ikuti aku.. Ayoo!!"
Mereka semua akhirnya keluar dari ruangan itu, menyisakan Lingard dan Suica.
"Suica.. Kau terlihat kurang tidur. Sebaiknya kau istirahat."
"Tuan.. Aku akan menjagamu di sini."
"Ya ampun.. Bau badanmu bahkan sangat mengganggu. Sudah berapa lama kau tidak mandi?" Lingard menggoda sambil menutup hidungnya.
"Eh.." Suica mencium bau badannya.
"lihatlah.. Bahkan wajahmu sudah terlihat sangat kusam." Lingard lanjut meledek Suica.
Suica tersenyum malu.. "Sebenarnya sejak sampai di kota ini aku belum mandi sama sekali. Hehe."
"Ya ampunn.. Cepat mandi sana.. Baumu benar-benar mengganggu... Hahaha."
"Heheh, baiklah tuan. Kalau begitu saya permisi dulu."
Suica akhirnya keluar darj ruangan itu dan menyisakan Lingard sendiri.
"Ah.. Kepalaku!" Ucapnya sambil memegang kepalanya yang pusing.
Wajahnya pucat.. Dan saat di perhatikan matanya berubah, matanya hitam pekat terlihat mirip mata seekor domba. Lalu.. Lingard tersenyum lebar.. Senyumnya menyeramkan.. Seakan menandakan bahwa,..
Saat ini dia adalah orang yang berbeda..
'
'
'
'
'
'
'
'
'
-Bersambung-
--------------------------------------------------------
Visual look ras atlantian yang ada di dalam cerita..
__ADS_1