
Setelah keluar dari club tersebut,Misya langsung mengendarai mobilnya menuju rumah kedua orangtuanya.
Setelah sampai Misya langsung menuju pintu utama rumah tersebut.
Setelah beberapa saat menunggu,akhirnya pintu rumah dibuka juga oleh Art yang bekerja dirumah itu.
''Mama ada bik?''tanya Misya.
''Ada non, tapi sepertinya beliau sudah tidur.''ucap Art itu.
Misya melihat jam dipergelangan tangannya yang memang menunjukan pukul 22:35 wib.
''Yasudah,, aku keatas mau istirahat.''ucap Misya sambil melangkahkan kakinya menuju kamarnya.
DITEMPAT LAIN..
Saat ini Alex sudah sampai dikediaman nya.Setelah masuk kedalam rumah Alex langsung menuju kamarnya,namun tiba-tiba suara seseorang menghentikan langkahnya.
''Kia,kamu baru pulang dari cafe?''tanya Rina yang kebetulan masih berada diruang tv.
''Iya mah,''jawab Alex ingin kembali melangkahkan kakinya,namun lagi-lagi Rina menghentikannya.
Kamu gk jemput Misya,tadi katanya dia pergi ke acara ulangtahun temannya.''ucap Rina.
''Saya tau,tapi dia barusan chat saya katanya malam ini dia mau menginap dirumah orangtuanya mah,yasudah saya keatas dulu.''ucap Alex sambil meneruskan langkahnya.
***
Keesokan harinya di kediaman orang tua Misya,terlihat Misya sedang duduk manis diatas kursi ruang makan.
''Loh Sya,,sejak kapan kamu ada dirumah mama?''tanya Yanti heran saat melihat anaknya sudah berada dikediamannya sepagi ini
''Sejak tadi malam mah, tadinya ada yang mau aku omongin,cuma kata bibik mama sudah tidur,makanya aku mutusin buat nginap disini.''jelas Misya.
''Emang ada yang penting hingga membuatmu sampai nginap segala?''tanya Yanti penasaran.
''Iya mah,yasudah nanti lanjut lagi ngomongnya aku udah laper soalnya.''ucap Misya sambil menyendok nasi goreng kepiring miliknya.
***
Saat ini ibu dan anak itu sedang duduk diruang tamu.
''Papa mana mah?kok gk kelihatan?''tanya Misya.
''Lagi melakukan perjalanan bisnis diluar kota,mungkin besok baru pulang.''jelas Yanti.
Misya hanya mengangguk tanda mengerti.
''Oya sya,sebenarnya apa yang membawamu sampai menginap segala dirumah mama?''tanya Yanti penasaran.
''Ck,emangnya setelah menikah aku sudah gk di ijinin ya nginap dirumah ini.''ucap Misya ngambek.
__ADS_1
''Bukannya begitu sayang,mama itu hanya penasaran saja.''tambah Yanti.
''Mah, sebenarnya aku hanya mau tanya, apa mama pernah berniat untuk mencelakai Gladis?''tanya Misya sambil menatap ibunya.
''Hah,,kenapa Misya tiba-tiba membahas itu,apa Kiano yang sudah memberitahunya.''
Batin Yanti.
''Maahh iih,, kok ditanya malah bengong?emangnya mama pernah ya mencoba untuk mencelakai Gladis?''ulang Misya lagi.
''E enggak kok,mana mungkin mama melakukan hal serendah itu.''ucap Yanti berbohong.
''Mah, lebih baik jujur sama aku! kalau gk aku gk mau ketemu mama lagi.''ancam Misya,sebenarnya itu hanya gertakan saja agar ibunya mau berkata jujur,entah kenapa Misya juga merasa bahwa ibunya menyembunyikan sesuatu dari nya.
''Ya,tapikan ibu melakukannya demi kamu sya,''ucap Yanti yang akhirnya mengakui perbuatannya.
''Astaga mama,,jadi beneren mama sudah melakukan perbuatan serendah itu?untuk apa mah?lagian itu gk perlu.''ucap Misya yang merasa kecewa pada ibunya
''Sudahlah sya,lagi pula kamu masih ingat kan jalan terakhir yang kita tempuh untuk menjebak Kiano agar jadi suami kamu,sebenarnya itu juga kan tidak jauh beda jalannya.''tambah Yanti.
''beda lah mah,aku gk mau sampai mama mencelakai orang lain,karna masalah ini,termasuk Gladis.''ucap Misya.
''Dan aku juga mau mama berjanji padaku,kalau mama gk akan prnah kelakuin itu lagi.''ucap Misya.
''Iya-iya,mama gk akan melakukan itu lagi.''tambah Yanti.
''Memangnya,Kiano sudah bilang apa saja sama kamu?''tanya Yanti,sedikit penasaran.
''Iya Kia?bukannya kamu tau masalah ini dari dia?ucap Yanti.
''Jadi Kiano sudah mengetahui masalah ini, terus bagai mana Brayen bisa tau?apa itu arti Brayen tau dari Kia.Tapi Kia bukan lah tipe orang yang mau membuka aib dan menceritakan masalahnya.''
Batin Misya.
DITEMPAT LAIN..
Kini jam sudah menunjukan pukul sembilan pagi,para pegawai cafe satu persatu sudah mulai berdatangan termasuk Vega.
''Loh Dis,sepertinya belakangan ini kamu selalu datang lebih awal ya?padahal gue merasa udah paling pagi loh datangnya.''ucap Vega.
''Oh itu,karna memang pekerjaan rumah saya sudah selesai,jadi ngapain mesti berlama-lama lagi dirumah,jadi yasudah saya berangkat deh.''kilah Gladissa.
''Oh,''ucap Vega tanda mengerti.
Sedangkan dikediaman Alex,terlihat kedua orang tua Alex sedang duduk dimeja makan.
''Kinara tumben belum keluar mah?''tanya Jo.
''Iya, mungkin belum selesai kali pah.''jawab Rina.
''Papa sudah selesai mah,kalau gitu papa pergi dulu ya, hari ini ada meeting jam sepuluh.''ucap Jo sambil bergegas pergi.
__ADS_1
''Yasudah yuk mama antar sampai depan.''ucap Rina sambil mengikuti langkah suaminya.
Tak lama Kinara keluar dari kamarnya dan langsung menuju ruang makan.
''Pada kemana orangnya,apa gk pada sarapan?! gumam Kinara.
''Kalau den Kia belum turun non,sedangkan ibuk lagi kedepan antar bapak yang akan berangkat kerja.''jawab Art,yang mendengar gumaman Kinara.
Kinara hanya mengangguk tanda mengerti.
Beberapa saat kemudian ..
''Pagi sayang,''sapa Rina pada Kinara.
''Pagi juga mah.papa sudah berangkat ya mah?''tanya Kinara sambil memasukan makanan kedalam mulutnya.
''Iya, katanya jam sepuluh mau ada meeting,jadi harus berangkat cepat.''jelas Rina.
''Oya,Kia belum turun?''ucap Rina lagi.
''Sepertinya belum, Misya juga tumben jam segini belum mendarat disini.''ucap Kinara.
''Oh,kalau adik ipar kamu itu tidur dirumah orangtuanya,tadi malam sih pamitnya mau keacara ulang tahun temannya,trus waktu mama tanya Kia,eh dia bilang kalau istrinya itu nginep dirumah orangtuanya.''jelas Rina.
''Ulang tahun teman?siapa ya?''gumam Kinara.
''Kamu gk tau?emang Misya gk da bilang sama kamu?''selidik Rina lagi.
''Gk mah,aku juga tidak tau teman yang mana,mungkin teman kuliahnya dulu kali makanya aku gk tau.''tebak Kinara.
***
Sedangkan di cafe,saat ini Bisma sedang kedatangan tamu seorang wanita sek*si.
Dari kejauhan Gladis terus memperhatikan interaksi keduanya yang kelihatan nampak begitu serius.
''Siapa yang sedang bicara dengan kak Bisma?sepertinya mereka sangat dekat.''
Batin Gladissa.
''Duuhh,yang mulai kepo dengan urusan orang lain.''sindir Vega saat mendapati Gladissa menatap kearah bos mereka.
''Kenapa? kamu juga mau ikutan kepo? yuk gabung sini!" ucap Gladissa yang masih memperhatikan bosnya itu.
''Mana-mana??''tanya Vega yang ikutan kepo.
Sedangkan Gladis, yang awalnya becanda hanya mrnggelengkan kepalanya melihat kelakuan temannya yang satu ini.
''Waah,,sek*si sekali wanita itu, coba loe liat da da nya itu seperti mau keluar dari tempatnya.''Ucap Vega tanpa filter.
NEXT
__ADS_1