
Saat ini Alex sedang menjalankan mobilnya menuju jalan raya,namun dari jauh ia melihat seseorang yang ia kenal sedang berdiri dipinggir jalan.
Setelah memastikan adalah orang yang ia kenal,Alex pun langsung menepikan kendaraannya tepat disamping orang tersebut yang tak lain adalah Gladis.
''Sasa,ayo aku antar pulang!" ajak Alex.
''Tidak kak terimakasih,'' aku akan menunggu taksi saja,''tolak Gladis,sambil matanya terus melihat kejalan raya yang mungkin akan ada taksi yang lewat.
''Gadis ini benar-benar kerasa kepala,''gumam Alex,sambil turun dari mobilnya dan menghampiri Gladis.
''Ini sudah sudah larut malam Sa,tidak akan ada taksi yang lewat,sebaiknya kamu cepat naik atau aku akan menggendongmu masuk ke mobil.''ancam Alex.
''Kamu kok suka banget maksa sih kak.''ucap nya merasa kesal.
''Ya habisnya kamu terlalu keras kepala jadi cewe, ini tuh sudah larut Sasa,dan sepertinya sebentar lagi juga akan turun hujan,,jadi sebaiknya aku aja yang antar kamu pulang!" ucap Alex keukeh.
''Ya udah iya.''ucap Gladis pasrah.
Memang benar, tak lama mereka dijalan tiba-tiba hujan turun dengan deras,sangkin derasnya hingga membuat Alex kesusahan melihat jalan.
''Hujannya deras sekali,jalan juga sepertinya mulai banjir.''keluh Alex.
''Kalau gitu pelan-pelan saja kak mengendarai mobilnya.''ucap Gladis,yang diangguki oleh Alex.
Saat hendak memasiki komplek perumahan Gladis mobil Alex tiba-tiba mogok.
''Loh ,,kok tiba-tiba mati.''ucap Alex sambil mencoba kembali menstater mobilnya.
''Shiitt,'' umpat Alex saat mesin mobilnya tak mau menyala.
''Kenapa kak?
''Sepertinya mobilnya mogok.''jawab Alex.
''Yasudah kita jalan aja,lagi pula udah dekat kok.''jelas Gladis.
Dan akhirnya mau tak mau mereka harus hujan hujanan untuk menuju rumah Gladis.
Setelah sampai,Gladis langsung membuka pintu rumahnya dan langsung masuk bersama Alex.
Bentar ya kak,aku ambilin handuk dulu dikamar,''ucap Gladis sambil berlalu.
Lima belas menit kemudian Gladis turun dengan membawa sebuah handuk ditangannya.
''Kak ini handuknya dan ini sebaiknya untuk sementara kamu pakai aja ini dulu.''ucap Gladis sambil memberikan Alex kaos dan celana diatas lutut milik nya.
''Kamu nyuruh aku pakai ini?''tanya Alex sambil meneliti celana yang diberikan Gladis untuknya.
''Ck,kalau gk mau yasudah sini!'' ucap Gladis sambil menarik celana yang ada ditangan Alex.
''Jangan! baiklah aku akan pakai ini.''ucap Alex pasrah sambil melangkah menuju kamar mandi yang ada disamping dapur.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian..
Alex keluar dengan menggunakan celana pendek milik Gladis,dan juga kaos milik Gladis yang kebesaran bila dipakainya,namun tidak untuk Alex kaos itu terasa sesak untuknya.
Gladis mengulum senyum saat melihat penampilan Alex.
''Jangan menertawakanku!" ucap Alex,namun dalam hatinya senang akhirnya setelah sekian lama ia bisa kembali melihat senyum Gladis.
Jam sudah menunjukan pukul sebelas malam namun sepertinya tak ada tanda-tanda hujan akan berhenti.
''Hujannya masih sangat deras,''ucap Gladis sambil menatap dibalik jendela kaca.
Sedangkan Alex melihat layar handpone nya yang mati karna terkena air.
''Huuff,gimana caraku pulang sekarang,mobil mogok lagi.''gumam Alex pelan.
''Kenapa kangen ya sama istrinya?!" ucap Gladis dengan nada sinis.
''Menurut kamu?''tanya balik Alex sambil tersenyum.
''Ck,ya mana aku tau, ya kalau mau pulang,pulang aja sana!" ucap Gladis acuh.
''Kamu ngusir aku?emang kamu tega biarin aku kehujanan?terus nanti kalau aku sakit gimana?''
''Terserah kamu lah kak,''ucap Gladis yang hendak naik kelantai dua.
''Loh Sa,kok aku ditinggal?''
Saat Gladis turun dari tangga tiba-tiba...
Jeduuaarrr.
Suara petir tiba-tiba membuat Gladis replek berlari kepelukan Alex.
''Masih mau tidur sendirian?''goda Alex sambil tersenyum.
''Apaan sih,''ketus Gladis sambil melepas pelukannya dari Alex.
''Aku tau kamu masih cinta sama aku.''ucap Alex.
''Gk usah sok tau deh..
''Bukannya sok tau, hanya yakin saja.''jawab Alex santai.
Gladis memutar matanya bola mata nya jengah.
''PD banget jadi orang,''gumam Gladis pelan.
''Itu kamar untuk kak Alex tidur malam ini,''tunjuk Gladis.
''Aku naik dulu! ucapnya sambil berlalu.
__ADS_1
''Alex memilih tidur diruang tamu,rasanya ia sangat malas jika harus tidur dikamar itu.
DITEMPAT LAIN
Misya mondar-mandir didepan pintu rumah,sesekali ia pun melihat kearah jendela,namun tak ada tanda-tanda bahwa Alex akan pulang.
''Hujannya semangkin deras,,Kia mana sih,udah larut gini kok belum pulang,malah handpone nya gk bisa dihubungi lagi,''gumam Misya.
Karna sudah merasa mengantuk akhirnya Misya kembali ke kamarnya.
''Eh Sya si Kia belum balik juga?''tanya Kirana yang kebetulan keluar dari kamarnya.
''Belum Kin,ponselnya juga gk bisa di hubungi,kira-kira dia dimana ya Kin?
''Mungkin masih di cafe kali,ini kan hujannya deres banget loh, jalanan pasti banjir.''jelas Kinara.
''Kamu benar,ya sudah kalau gitu aku ke atas dulu ya,''ucap Misya yang diangguki oleh Kinara.
***
Saat ini Alex sudah merebahkan tubuhnya diatas sofa tamu yang berukuran tidak terlalu besar itu,lalu mencoba untuk memejamkan matanya,walau pun sebenarnya ia tidak begitu mengantuk.
Dikamar Gladissa juga merasa tidak bisa tidur,entah karna tidak mengantuk atau mungkin karna ada Alex dirumahnya.
Jam sudah menunjukan pukul satu dini hari,namun mata Gladis masih saja tidak bisa terpejam.
''Kok aku gk bisa tidur ya, apa karna ada kak Alex di sini,saat ini dia sedang apa ya?apa dia juga tidak bisa tidur seperti ku,''gumam Gladis
''Duuhh Gladis sadar dong..., kak Alex itu sudah jadi suami orang,tidak seharusnya kamu berpikir tentang dia.''monolognya lagi.
Karna tidak bisa tidur akhirnya Gladis memutuskan untuk turun kebawah.
''Sepertinya hujannya sudah mulai berhenti,''gumam Gladis sambil melihat dari balik jendela.
Saat ia hendak menuju dapur,matanya menangkap sosok Alex yang saat ini sedang tidur di atas sofa sambil meringkuk kedinginan.
''Kok kak Alex tidur di sofa sih,''gumamnya.
Gladis melangkah mendekati Alex,ia berniat membangunkannya dan menyuruhnya agar pindah kekamar.
Gladis menatap wajah Alex sejenak,lalu segera membangunkannya.
''Kak! kak Alex bangun kak!" panggil Gladis sambil menggoyang lengan Alex agar ia mau bangun.
Dan benar saja,tak lama Alex pun membuka matanya.
''Sasa ada apa?''tanya Alex yang sudah men dudukan tubuhnya.
''Kamu kok tidur disini kak?kan aku sudah memintamu agar tidur dikamar saja,kalau disini nanti tubuh kak Alex bakalan sakit semua loh''ucap Gladis.
TBC..
__ADS_1