Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Mencoba


__ADS_3

Saat ini Gladis sedang memikirkan ucapan Alex,tentang usulan yang Alex berikan untuknya.


Sebelum pulang,Alex sempat meminta Gladis untuk tinggal saja di cafe nya,agar lebih memudahkannya dalam bekerja,namun Gladis belum menjawabnya, namun ia hanya bilang akan memikirkan nya terlebih dahulu.


Ditempat lain saat ini Misya sedang dalam perjalanan menuju cafe, setelah dua puluh menit,akhirnya mobil yang ia tumpangi sampai diparkiran cafe.


Setelah memarkirkan kendaraannya,Misya pun segera turun dan langsung menuju cafe.


Mata Misya menatap disetiap arah,namun ia tak melihat keberadaan Alex,lalu langkahya langsung menuju ke ruangan Alex.dan lagi-lagi Misya juga tak menemukan jejak suaminya itu.


''Kemana dia?kok gk ada!" gumam Misya sambil menutup kembali pintu ruangan tersebut.


Lalu Misya melangkah menuju pantry dimana biasanya Bisma berada.


''Loh Sya,kapan datang?tiba-tiba udah nongol aja,''ucap Bisma.


Namun bukannya menjawab justru Misya balik bertanya pada Busma kaka sepupunya itu.


''Kia mana sih kak?kok gk kelihatan?diruangannya juga aku cek tadi gk ada.''jelas Misya.


''Waduh ,,apa yang mesti aku katakan sama nih cewe, masa iya aku bilang yang sebenarnya bisa perang dunia ketiga mereka nanti.''


Batin Bisma yang sudah mengetahui Alex berada dirumah Gladis sekarang,sebab saat Bisma tak melihat keberadaan Alex didalam cafe,ia langsung menghubunginya dan Alex juga memberitau kalau saat ini dirinya sedang berada dikediamannya Gladis.


''Eemm,,tadi kebetulan ada relasi nya suami kamu datang ,terus dia ngajak makan diluar untuk membicarakan suatu hal makanya mereka pergi.''ucap Bisma beralasan.


''Duuhh.... moga aja nih anak percaya dengan kebohongan gue.''


Batin Bisma.


Misya menyipitkan matanya menatap curiga pada kaka sepupunya itu.


''Kenapa liatin nya sampai seperti itu? gk percaya??''tanya Bisma,mendengus sebel.


''Idiihh,,sensi amat pak?lagi PMS ya?''goda Misya.


''Habisnya kayak gk percayaan gitu.''cetus Bisma yang mencoba mengalihkan kecurigaan Misya.


''Iya deh aku percaya,tapi awas ya kalau sempat ketahuan bohong.''ancam Misya.


Tak lama,Alex pun tiba di cafe miliknya.


''Noh orang nya udah datang,''ucap Bisma sambil menunjuk Alex dengan bibirnya.


Senyum Misya seketika mengembang saat melihat wajah suaminya tersebut.

__ADS_1


Sedangkan Alex hanya menatapnya dengan wajah datar.


''Sayang kamu dari mana aja,aku nyariin kamu lho sejak tadi.''ucap Misya sambil bergelayut manja dilengan Alex.


Sedangkan Alex hanya diam,tak ingin merespon ucapan Misya.


Tak jauh dari mereka ada dua pasang mata yang melihat kearah mereka bertiga.


''Coba deh loe liat istrinya pak Alex! gue heran deh,kok gak Alex mau ya nikah sama bu Misya,cantik sih cantik tapi kelakuannya itu tak mencerminkan wajahnya yang cantik tau gk,enek gue liatnya.''ucap seorang pegawai yang tak lain adalah Vega orang yang bermulut lemes dan pedaass.


''Huusss, kamu kalau ngomong jangan sembarangan Ve,nanti kalau dengar seseorang bisa kena masalah kamu,''ucap temannya memperingati.


''Ya gk ada yang dengar,kecuali loe yang ngadu.''ucap Vega dengan mata yang di besar-besarkan seolah ingin menerkam mangsanya.


***


''Kia kok aku tanya gk dijawab?kamu habis dari mana aja sih?''tanya Misya yang masih dengan gaya manjanya.


Sedangkan Bisma sudah sejak tadi meninggalkan pasangan beda perasaan itu.


''Saya habis bertemu dengan seseorang memang kenapa?apa setiap saya pergi atau bertemu dengan teman, saya harus laporan dulu sama kamu gitu?''ucap Alex dengan tatapan sinisnya.


''Bu bukan gitu mas,aku hanya khawatir saja dengan kamu.''jelas Misya,beralasan.


Tiba-tiba kening Alex berkerut,bukan karna ucapan Misya,namun karna panggilan baru yang ia tujukan untuk dirinya.


''Iya,boleh kan kalau mulai sekarang aku panggil kamu dengan sebutan mas Kia?''tanya Misya penuh harap.


''Terserah kamu.''kata Alex,sambil berlalu meninggalkan Misya begitu saja.


''Mas kok akunya ditinggal sih.''dan Misya pun segera menyusul Alex diruangannya.


Selama satu jam Misya duduk diruangan Alex tanpa diperdulikan sama sekali oleh sang pemilik ruangan.


''Iihh,bette banget rasanya dicuekin,apa sih yang dikerjakan sama mas Kia sampe aku pun gk lirik sama dia.''


Ucap batin Misya.


''Mas ini sudah jam enam lho, kita pulang jam berapa sih?''tanya Misya.


''Misya,,kalau kamu ingin pulang,sebaiknya pulang saja lebih dulu, maaf tidak bisa mengantar, karna saya masih ada sedikit kerjaan lagi.''jawab Alex.


''Yasudah gpp,biar aku tunggu saja sampai mas selesai.''ucap Misya.


Tak terasa jam sudah menunjukan pukul tujuh malam,Alex merentangkan otot-otot sendinya yang terasa sangat kaku

__ADS_1


Alex menatap Misya yang saat ini tengah tertidur disofa ruangan nya.


Kemudian Alex melangkah mendekati nya,Alex metatap lekat wajah istrinya,entah apa yang ada dalam pikirannya saat ini.walau pun Alex tidak mencintai Misya tapi yang pasti ia akan mencoba menjadi suami yang baik.


Alex menarik dalam nafasnya dan membuangnya perlahan.


''Sebenarnya aku tidak yakin,namun aku akan mencobanya.''


Batin Alex lagi.


''Misya bangun! Misya! bukankah kamu mau pulang tadi? Misya!" panggil Alex lagi sambil menggoyang lengan Misya.


''Eeuugghh lenguh Misya saat terbangun dari tidurnya.


''Mas Kia,ada apa?''ucap Misya karna merasa heran melihat Kia tiba-tiba ada didepannya.


''Saya mau pulang,apa kamu masih mau melanjutkan tidurmu disini atau dirumah?''tanya Alex yang kini sudah mrlangkah menuju pintu ruangan.


''Ah ia,aku ikut kamu,,mas tungguin dong!" panggil Misya,yang kini sudah berada dibelakang Alex.


***


Kini kedua pasangan suami istri yang beda rasa itu sudah sampai dikediaman orang tua Alex.


''Kok sepi sekali sih?apa Kinara belum pulang?''ucap Misya saat sudah memasuki rumah.


''Saat ini Kinara sedang bersama Bisma,mungkin sebentar lagi juga pulang.''jelas Alex sambil terus melangkah menuju kamarnya.


''Kamu atau saya yang mandi lebih dulu?''tanya Alex.


''Kamu saja mas nanti aku lama kamu bisa bosan nunggunya.''jelas Misya.


''Yasudah.''jawab Alex singkat,dan berlalu begitu saja.


Setelah lima belas menit,Alex pun telah selesai dengan ritual mandinya.


Kini ia keluardengan hanya menggunakan boxernya saja.


''Loh mas kok pakai boxer,memangnya mau tidur?tanya Misya.


''Emangnya setiap saya memakai ini hanya saat tidur saja ya?''tanya Alex balik.


''Ya kan gk mungkin juga kamu akan keluar dengan menggunakn celana seperti itu.''ucap Misya.


Karna tak kunjung dapat jawaban,akhirnya Misya pun,tak ingin membahasnya lagi

__ADS_1


''Yasudah aku mandi dulu,kamu tunggu ya!" pinta Misya lalu segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


NEXT


__ADS_2