Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Pernikahan Kinara dan Bisma


__ADS_3

Sementara dikediaman Misya, terlihat saat ini Misya sedang memandangi undangan pernikahan Kinara dan kaka sepupunya Bisma.


''Kamu kenapa liatin undangan mulu,kepengen nikah lagi?''ucap Yanti asal,sambil menjatuhkan tubuhnya diatas sofa.


''Bukannya gitu mah,aku hanya berpikir,andai aku gk ngecewain Kinara,mungkin saat ini aku sudah ada disana untuk menemaninya.Aku kangen masa-masa saat kami liburan bareng ,nonton, dan masih bayak lagi kenangan-kenangan kebersamaan kami,''ucap Misya.


''Sudah lah Sya,gk usah ingat-ingat hal yang bikin kamu sedih,itu bisa berpengaruh lho sama perkembangan bayi kamu.''peringat Yanti.


***


Kini hari bahagia yang ditunggu-tunggu tiba,saat ini Misya sedang dirias oleh Mua.Dengan memakai kebaya putih yang cantik dan elegan,sangat pas dengan tubuh Kinara yang seperti model profesional.


''Sayang kamu cantik sekali.''ucap Rina yang baru masuk kekamar putrinya.


Yang di puji terlihat memberikan senyuman untuk sang mama.


''Sudah selesai kan? yuk! itu pak penghulunya sudah sampai,Bisma juga sudah duduk didepan papa dan pak penghulu.''jelas Rina.


Kinara pun mengangguk,kini mereka berjalan menuju dimana akad akan diadakan.Semua mata tertuju pada sang pengantin yang sangat cantik dan mempesona termasuk sang calon suami Bisma.Ia bahkan sampai tak berkedip melihat betapa cantiknya calon bibidadari surga miliknya.


''Kamu cantik sekali sayang.''bisik Bisma setelah Kinara duduk disebelahnya.


''Kamu juga tampan.''balas Kinara,dan keduanya tersenyum.


''Baiklah nak Bisma apa kamu sudah siap?''tanya si pak penghulu.


''Siap!" jawab Bisma mantap.


Kini Bisma sudah duduk saling berhadapan dengan Jonathan,dan saling berjabat tangan. lalu pak penghulu mengarahkan keduanya.


Bisma mengucapkan ijab kabul dengan suara kuat dan lantang tanpa hambatan.


Dan setelah itu tak lama pak penghulu bertanya pada saksi..


''Bagai mana para saksi sah....??


''SAHH.....''


Jawab mereka kompak.


''Alhamdulillah...''ucap mereka semua.

__ADS_1


''Selamat ya mba,akhirnya kalian sudah resmi.''ucap Gladis, yang saat itu duduk disamping Kinara.


''Makasih ya Dis,bentar lagi giliran kamu itu.''goda Kinara.


Gladis hanya tersenyum canggung menanggapi ucapan Kinara.


Jam masih menunjukan pukul sepuluh pagi,saat ini Kinara dan Bisma sedang berada didalam kamar mereka,karna sebentar lagi mereka akan berganti pakaian untuk bersanding dipelaminan.


Saat ini Kinara sedang menlepaskan pakaiannya,karna dia akan menggunakan baju rumahan.


''Duh,,susah banget sih.''gerutu Kinara saat ia tak berhasil membuka kancing yang ada dibagian punggungnya.


''Sini biar aku bantu,''ucap Bisma, yang ternyata sudah keluar dari kamar mandi.Dan Kinara hanya mengangguk.


Perlahan namun pasti,Bisma menurunkan kancing pakaian milik istrinya.Bahkan kini ia terlihat sedang menikmati punggung mulus dan putih milik Kinara,walaupun masih terbungkus pakaian.


''Sudahkan yang?''tanya Kinara,saat tak merasakan lagi pergerakan tangan Bisma.


''Sudah,''jawabnya singkat.


Sedangkan dirungan yang lain,terlihat saat ini Gladissa sedang berbincang bersama Desta dan juga Sumi,di salah satu sudut ruangan, terlihat sesekali Gladissa tersenyum kearah keduanya.Dan ternyata semua itu tak luput dari perhatian Alex.


Disana juga terlihat kedatangan kakek Arya,saat ini sang kakek sedang mengobrol dengan Jo dan beberapa kerabat mereka.Kakek Arya juga sudah tau tentang masalah yang menimpa cucu kesayangannya, dan ia sangat menyayangkan kenapa semua itu sampai terjadi,namun setelah di beri pengertian,kakek Arya akhirnya bisa menerima semuanya.


''Kenapa kalian baru datang?''tanya seorang wanita paruh baya yang ternyata adalah ibunya Bisma.


''Tadi tiba-tiba di jalan ban mobil kami pecah mba,jadi harus nunggu diganti dulu.''jawab Yanti.Matanya menyapu seluruh ruangan,ia melihat acaranya begitu mewah,sama seperti pernikahan Misya dulu dengan Alex.


Sebrnarnya tadi ia sempat menolak datang ke pernikahan keponakannya itu,karna pestanya diadakan dirumah keluarga ALEXANDER.Namun Bagas dan Misya tetap memaksanya dengan alasan tidak enak dengan keluarga Bisma kalau sampai mereka tidak datang.Dan akhirnya dengan berat hati ia pun menyetujui untuk ikut.


Yanti menatap tidak suka pada besannya, tepat nya yang sebentar lagi akan menjadi mantan besan.


" Senang sekali sepertinya mereka, dasar! liat saja saya akan bikin keluarga kalian malu."


Ucap batin Yanti.


"Mah, mama kok melamun sih? masih ingat pesan papa kan? jangan melakukan hal yang buruk yang bisa mempermalukan mama sendiri nantinya." ucap Bagas memperingatkan sang istri.


"Iih, papa apa-apaan sih, baru juga mau beraksi udah ngasih peringatan diluan."


Gerutu Yanti dalam hati, dan akhirnya mau tak mau ia mengurungkan niatnya untuk membuat ulah, Yanti tak mau kalau sampai suaminya nanti marah besar padanya kalau ia tak menututi perintah sang suami.

__ADS_1


Satu jam kemudian, kini Kinara dan Bisma sudah terlihat duduk diatas pelaminan.


Mereka pasti akan dikatakan pasangan yang sangat serasi bagi siapa saja yang melihatnya.


Satu persatu tamu undangan mulai naik keatas panggung untuk mengucapkan selamat pada kedua pengantin.Tak lama giliran Misya dan Brayen yang naik keatas panggung.


"Selamat ya Kin, atas pernikahan nya dengan kak Bisma, semoga kalian bahagia." ucap Misya tulus.


"Terima kasih," jawab Kinara singkat.


" Ternyata kamu masih marah sama aku ya kin."


Gumam batin Misya.Bisma yang menyadari perubahan raut wajah adik sepupunya itu langsung berucap.


"Sama Kinara aja ngucapin nya?samaku gk mau ngucapin selamat?" goda Bisma untuk mencairkan suasana.


" Tentu saja, selamat ya kak Bisma semoga kak Bisma bisa membahagiakan Kinara, jaga dia dan jangan pernah sakiti dia ya kak!" ucap Misya.


" Kamu tenang saja, aku bakalan jagain sahabat kamu ini." jawab Bisma yakin.


" Selamat ya bro," sambung Brayen, yang diangguki keduanya.


Setelah mengucapkan selamat Misya dan Brayen pun segera turun dari panggung tersebut.Kinara terus menatap punggung Misya yang kian menjauh.


"Apa aku sudah sangat keterlaluan dengan Misya, tapi entah kenapa rasanya hati ini masih sakit karna sudah dibohongi olehnya.


Setelah Misya turun, kini giliran Gladis dan juga Desta yang naik diatas panghung untuk mengucapkan selamat pada kedua mempelai.


"Selamat ya untuk kalian berdua, semoga cepat dapat momongan." ucap Desta.


"Aamiin,, semoga kalian juga cepat nyusul." jawab Bisma tanpa sadar.Yang seketika mendapat cubitan diperutnya oleh Kinara.


"Apaan sih yang, kok dicubit?" tanya Bisma bingung.Namun Kinara enggan untuk menjawab.


" Makasih ya Desta, Gladis." ucap Kinara mengalihkan pembicaraan.


Setelah Desta dan Gladissa turun, Bisma kembali bertanya kenapa tadi dirinya dicubit saat mengatakan itu pada Desta dan Gladissa.


" Kamu lupa? aku kan maunya Gladis itu jadi adik ipar aku, bukannya jadi istrinya Desta." ucap Kinara yang akhirnya dipahami oleh Bisma.


" hehe iya, aku lupa maaf ya." bujuk nya pada sang istri.

__ADS_1


NEXT


__ADS_2