Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Kekesalan Bisma


__ADS_3

Pengunjung cafe mulai memperhatikan aksi keduanya tanpa ingin ikut campur.Namun Desi yang terus saja masih berkata-kata sesuka hatinya,membuat kesabaran Naomi mulai habis.


''Kau boleh saja menjelek-jelekanku,tapi jangan pernah bawa-bawa orangtuaku!" ucap Naomi penuh emosi.


''Kenapa?loe gk suka? sini maju loe!" tantang Desi.


Naomi yang juga sudah tersulut emosi akhirnya meladeni tantangan Desi,namun saat mereka hendak saling serang,tiba-tiba ada yang memisahkan mereka.


***


''Kamu siapa ikut campur urusan ku!" ucap ketus Naomi.


''Memangnya kamu tidak malu berkelahi seperti itu?coba kamu lihat para pengunjung tadi! mereka terus menonton aksi kalian,memang kalian tidak sadar.''jelas Desta.Desi yang malas mendengar ucapan Desta memilih pergi dari tempat itu.


''Desta,gue cabut dulu ya?!" ucap Roki yang diancungi jempol oleh Desta.


Sedangkan Naomi,ia menatap malas pada pria yang ada dihadapannya saat ini.


''Duduklah!" ucap Desta pada Naomi,dan dengan malas akhirnya Naomi duduk di salah satu meja cafe yang berada diluar ruangan.


''Kenalkan saya Desta,kamu Naomikan?''ucap Desta,yang membuat Naomi seketika menatap kearahnya.Naomi terus memperhatika wajah Desta dengan intens, ia juga mengingat-ingat apa kah mereka saling kenal? namun sekeras apapun ia mengingatnya Naomi sama sekali tidak merasa pernah mengenal pria yang saat ini sedang duduk manis dihadapannya.


''Kamu siapa?kenapa bisa tau namaku?''tanya Naomi masih dengan nada juteknya.


''Tadikan saya sudah memperkenalkan diri,tapi baiklah saya akan memperkenalkan lagi siapa saya.Nama saya adalah Desta.''ulangnya lagi.


''Desta?beo Naomi.


''Sepertinya kita tidak saling mengenal,saya juga tidak pernah melihat kamu, lalu bagai mana kamu bisa tau nama saya?''tanya Naomi lagi dengan rasa penasarannya.


''Sebenarnya kita memang tidak saling mengenal,namun saya mengenal papa kamu om Gusti,beliau adalah patner kerja diperusahaan kami, dan saya kebetulan juga pernah melihat kamu datang bersama om Gusti saat dikantor.''jelas Desta,yang membuat Naomi akhirnya mengangguk paham.


DITEMPAT LAIN..

__ADS_1


Saat ini Bisma dengan berbaring dikamar yang selama dua hari ini rumahnya mereka sewa.ia masih memikirkan ucapan pedas istrinya tadi,saat mengatakan kalau Misya adalah perempuan yang tidak pantas dibela.


Bisma tak habis pikir dengan perubahan sifat Kinara sekarang,yang dulunya ia kenal sebagai wanita yang kalem dan lembut,kini berubah menjadi wanita yang pemarah bahkan terkesan sedikit bar-bar.Tak lama terdengar pintu terbuka,Bisma yang tau kalau itu adalah istrinya langsung memejamkan matanya berpura tidur,rasanya saat ini ia masih kesal dengan perkataan istrinya itu yang mrmbicarakan tentang keburukan adik sepupunya Misya,walupun yang dikatakan Kinara itu semua benar,namun tak seharusnya ia mengatakan itu dedepan suaminya yang dia tau adalah kaka sepupu dari wanita yang ia bicarakan keburukannya itu.


''Mas,mas tidur ya?''tanya Kinara sambil mendekati tempat tidur dimana saat ini suaminya berada.


Yaah,,ternyata tidur,padahal mau ngajakin ngobrol.''gumamnya pelan.


Setelah memastika suaminya itu memang tertidur,Kinarapun akhirnya kembali keluar dari kamar tersebut.Setelah terdengar suara pintu tertutup Bisma pun kembali membuka matanya.


''Mah,Kia mana?''tanya Kinara saat sejak tadi tak melihat adik kesayangannya itu.


''Dikamarnya,sepertinya dia sedang teleponan dengan Gladis.''jelas Rina.


Dan benar saja,saat ini Alex tengah asik bersenda gurau dengan kekasihnya lewat sambungan telpon.


Alex:''Tadi aku takut sekali kalau ibu tidak akan merestui pernikahan kita,mengingat statusku yang masih suaminya Misya.


Gladissa:''Iya kak,aku juga sama,deg-degan banget malah,, tapi untungnya ibu mau merestui pernikahan kita,dan aku sangat bahagia sekali kak.''


Gladissa:''Kan seminggu lagi kak,dan itu tidak akan terasa.Oya besok kak Alex mau jemput jam berapa?


Alex:''Mungkin agak siangan, soalnya paginya mama mau minta diajak ketempat makanan pavorit mama sama papadulu,, katanya waktu masih tinggal dikota ini,habis itu kami akan langsung menuju rumah kamu.


Gladissa:''Oh gitu,baiklah.


Saat mereka sedang asik-asik nya ngobrol,tiba-tiba bu Diah memanggil Gladissa.


Alex:''Siapa itu Sa?ibu kamu ya?


Gladissa:''Iya kak,ibu manggil aku,ya udah dulu ya aku tutup,soalnya mau nemuin ibu.


Alex:''Oh Yasudah.

__ADS_1


***


''Oya buk,kenapa ibuk gk bilang kalau bibik sudah tidak tinggal disini lagi?''tanya Gladissa setelah bu Diah menceritakan kalau adiknya itu sudah tidak tinggal bersama nya.


''Iya,soalnya rumah nya sempat kemalingan kemarin, tv dan dua karung beras menjadi sasaran maling,untung perhiasan milik sepupu kamu tidak diambil maling tersebut,karna memang lemarinya selalu di kunci sama bibikmu,dan sejak itu bibikmu itu memutuskan untuk krmbali menempati rumahnya.''jelas bu Diah.


''Kasian bibik,''ucap Gladis.


''Kalau gitu setelah aku nikah dengan kak Alex ibu tinggal saja ya bersama kami.''pinta Gladis.


''Nak dengarin ibu ya! disini ibu baik-baik saja,kalau masalah tinggal sendiri ibu gpp kok,paling malam yang kesepian,kalau siang kan ibu ada kegiatan dari pagi hingga sore,ini saja karna kamu datang makanya ibu memilih untuk tidak mengambil kegiatan apapun.Jadi kamu tidak perlu khawatirin ibu,lagi pula tetangga kan dekat, walau pun tidak sedekat tetangga rumah bibikmu rumahnya,tapi mereka sangat perduli pada ibu.''jelas bu Diah.


''Oh,gitu ya buk,yasudah kalau memang begitu, tapi ibu harus ingat jaga kesehatan ya! dan kalau ada apa-apa harus segera hubungi kami!''tutur Gladis dan bu Diah mengangguk pasti.


***


Tak terasa waktu berjalan dengan cepat,saat ini Alex dan yang lainnya sedang dalam perjalanan pulang ke kota mereka,satu jam yang lalu mereka berangkat dari kediaman Gladis,setelah pamit pada bu Diah mereka langsung melanjutkan perjalanan.


Saat ini Alex yang menyetir didampingi Gladis,sesekali terlihat Alex menggenggam jari-jari tangan sang pujaan hati dan itu tak luput dari penglihatan Rina.


''Duh anak ini,ku pikir orang nya lempeng aja sama cewe,gk nyangka ternyata bucin juga.


Ucap batin Rina sedikit terkejut,lalu kemudian ia tersenyum.


Rina yang memang duduk dikursi belakang merasa heran dengan anak mantunya ini,karna sejak dalam perjalanan tadi hanya diam.


''Kamu kenapa Bis?sakit?''tanya Rina membuat semua mata seketika melihat kearahnya.


''Hanya sedikit pusing saja kok mah,''jawabnya.


''Sudah minum obat tadi kamu?''tanya sang ibu mertua lagi.


''Iya sudah,''jawabnya dingkat.

__ADS_1


''Mas kamu sakit kepala?kenapa gk bilang sama aku tadi?


NEXT


__ADS_2