Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Terancam Batal


__ADS_3

Bu Diah terus memberi tatapan tajam pada sang putri yang saat ini masih diam.


''Jawab Dis!" sentak bu Diah,membuat Kinara dan Gladis sedikit terkejut,


''I-iya buk aku sudah tau sejak awal,maaf kan aku buk,''ucap nya dengan suara lirih.


''Ya Allah gusti...,Gladis,, kenapa kamu berbohong pada ibu nak? ibu tidak pernah mengajarkanmu berbohong,sungguh ibu sangat kecewa sama kamu.''ucap bu Diah dengan suara yang mulai memelan.


''Buk,maaf jika aku sudah membuat ibu kecewa,,tapi percayalah tidak ada niat buatku bermaksud untuk membohongi ibu,maafin aku buk.''ucap Gladis menatap ibunya sendu, mata nya pun kini sudah berkaca-kaca.


Sebenarnya Kinara ingin sekali memberitahukan semuanya pada bu Diah,namun ia pernah berjanji pada sang mama untuk tidak menceritakan hal tersebut dulu.Dan mau tak mau Kinara harus menepati jani tersebut.


''Andai kemarin mama tidak menyuruhku untuk berjanji,sudah ku ceritakan semuanya dan tentunya masalahnya tidak akan serumit ini.''


Ucap bati Kinara,ia merasa iba melihat Gladis.


''Bu Diah, sebelumnya saya minta maaf atas nama keluarga,tapi sebenarnya bukan begitu cerita yang sebenar nya,ibu salah paham,''ucap Kinara yang mencoba memberi pengertian pada bu Diah.


''Salah paham gimana maksud kamu nak Kinara? semuanya sudah jelas,dan ibu mau pernikahan ini dibatalkan,karna ibu tidak ingin anak ibu menikah dengan laki-laki yang tidak bertanggung jawab seperti itu,bagai mana jika setelah menikah Gladis juga diperlakukan seperti itu oleh adik kamu?tidak ibu tidak akan biarkan semua itu terjadi.Ibu akan bilang pada mereka agar pernikahan ini batal.''ucap bu Diah sambil melangkah menuju pintu.


''Buk jangan buk! ibu!''panggil Gladissa namun tak dihiraukan oleh bu Diah.


''Mba gimana ini?ibu salah paham.''ucap Gladis.


''Sebaiknya kita susul ibumu jangan sampai ibumu benar-benar membatalkan pernikahan ini.''ucap Kinara yang diangguki oleh Gladis.


Setelah keluar dari kamar yang ditempati Gladis,bu Diah kembali melangkahkan kakinya menuju ruang tengah,namun langkahnya terhenti saat melihat pak penghulu yang baru memasuki rumah.


Tanpa berpikir lagi bu Diah segera menuju pak penghulu tersebut untuk mengatakan bahwa dia ingin membatalkan pernikahan putrinya tersebut.Entah apa yang ada dipikiran saatnya ini,yang pasti bu Diah tidak ingin kalau Gladissa menjadi perebut ayah dari bayi yang dikandung istri pertamanya,dan ia juga tidak mau kalau nantinya putrinya itu dicap sebagai pelakor,bu Diah takut mental Gladis akan tertekan nantinya dengan ucapan-ucapan buruk dari orang yang tidak menyukainya,jangan salahkan bu Diah,karna dia hanyalah seorang ibu yang ingin melindungi putrinya.

__ADS_1


Saat bu Diah berjalan, tak sengaja ia menabrak tubuh seseorang.


Bruuk..!! anggap aja bunyinya seperti itu.


''Aduhh,, gimana sih jalannya,orang segede ini pakai acara ditabrak sengala,ibuk jalan gk pakai mata ya?''sentak orang tersebut sambil menatap nyalang pada bu Diah.


''Maaf buk saya tidak sengaja,tadi saya terburu-buru.''ucap bu Diah.


''Ada apa ini mah?''tanya suami dari wanita yang ditabrak oleh bu Diah.


''Ini pah,mama ditabrak sama pelayan ini.''adu wanita itu pada suaminya,yang ternyata dia adalah Yanti dan suaminya Bagas.


Bu Diah yang dikatakan pelayan hanya diam tanpa ingin menyelanya.


''Tapi papa dengar ibu ini kan sudah minta maaf,sudah lah jangan dipermasalahkan lagi.''ucap Bagas.


''Ada apa ini mba Yanti? mas Bagas?''tanya Rina yang tadi sempat melihat kejadian tersebut dari jauh,karna memang pada saat itu ia ingin memanggil Gladissa untuk memberitahu kalau penghulu sudah datang.


''Oya bu Diah,apa Gladissa sudah selesai soalnya pak penghulunya sudah datang,dan Kia juga sudah ada dibawah,hanya tinggal menunggu putri bu Diah saja lagi.''jelas Rina.


''Maksudmu wanita kampungan ini adalah calon besan kamu?''ucap Yanti sambil memperhatikan penampilan bu Diah dari atas sampai bawah.


''Mba Yanti,saya harap mba bisa jaga ucapan nya mba,memang benar bu Diah ini adalah calon besan saya,tapi tak sepantasnya juga mba Yanti berbicara seperti itu pada nya!''ucap Rina.


''Sudahlah bu Rina, tidak apa-apa.Sebenarnya saya juga ingin berbicara pada bu Rina, sebelumnya saya minta maaf,, tapi sepertinya saya tidak akan menikahkan anak saya dengan nak Kiano.''jelas bu Diah yang seketika membuat Rina menatap kearahnya.


''Maksud bu Diah apa?,jangan bercanda dong buk,lagi pula penghulunya juga sudah datang,jika ibu merasa tidak senang dengan ucapan mba Yanti barusan, saya minta maaf untuk itu.''ucap Rina sambil melirik pada Yanti,sedangkan orang yang disindir hanya tersenyum mengejek tanpa rasa bersalah sama sekali.


''Iya buk,maafkan atas ucapan istri saya.''sambung Bagas.

__ADS_1


''Maaf bu Rina tapi masalahnya bukan hanya itu,saya kecewa pada bu Rina, kenapa ibu tidak bilang sejak awal kalau istri pertama nak Kia dalam keadaan hamil?bagai mana mungkin kalian bisa menikahkan putra kalian sementara istrinya saat ini sedang hamil besar?''ucap bu Diah,yang akhirnya menyampaikan tujuannya.


''Anda benar sekali,saat ini anak saya memang sedang hamil,dan mereka malah seenaknya ingin menikahkan putra mereka dengan perempuan lain,perempuan yang levelnya jelas-jelas jauh dibawah putri saya.''ucap Yanti sombong.


''Mba Yanti,mba jangan sembarangan bicara,mba sendiri tau kan kenapa perpisahan Kiano dan Misya sampai terjadi.''ucap Rina yang sedikit menaikan nada bicaranya.Membuat semua orang ada disana menatap kearah mereka.Beruntung yang ada didalam tidak terlalu ramai,karna sebagian tamu undangan berada dihalaman rumah.


Jonathan,kakek Arya, Alex dan beberapa kerabat yang saat itu sudah duduk bersama pak penghulu terkejut saat mendengar ada keributan dari arah ruang keluarga.


Kebetulan Yanti dan Bagas tadi sedang ada ditoilet,karna pakaian yang digunakan Bagas tak sengaja ketumpahan minuman,jadi Yanti mengajak suaminya itu ketoilet untuk membantu membersihkan tumpahan jus tersebut.


Saat keluar ia pun tak sengaja bertabrakan dengan bu Diah.


Karna penasaran, akhirnya Alex dan kakek Arya memutuskan untuk bertanya langsung,pada yang bersangkutan.


''Ada apa ini?kenapa sepertinya suasananya tegangang sekali.''


Ucap batin Alex.


''Mama! apa yang terjadi mah?''tanya Alex sambil melangkah mendekati mereka.


''Calon ibu mertuamu ini bilang kalau pernikahan kalian akan dibatalkan.''jelas Yanti menyela ucapan yang akan Rina sampaikan.


''Dibatalkan?maksudnya apa ini?''tanya kakek Arya tiba-tiba.


''Sebenarnya apa yang terjadi tolong jelaskan!" ucap kakek Arya sambil menatap wajah mereka satu persatu.


''Tuan Arya sebelumnya saya minta maaf,tapi saya sudah putuskan akan membatalkan pernikahan ini.''ucap bu Diah.


''Tapi kenapa dibatalkan bu Diah?sebenarnya apa yang terjadi?mah bisa tolong dijelaskan!'' pinta Alex yang mulai gelisah karna pernikahannya terancam gagal.

__ADS_1


''Saya yang akan menjelaskan semuanya!


TBC


__ADS_2