
Rina terus saja mengatakan kalau Alex sudah melecehkan Gladissa,sementara semua nya sudah jelas kalau ini hanya salah paham saja,namun Rina tetap memaksa agar Alex tetap bertanggung jawab atas perbuatannya.
Kakek Arya yang melihat sikap yang tak biasa pada menantunya menyimpulkan sesuatu,sepertinya sang ayah mertua mengerti maksud menantu kesayangannya ini.
''Baiklah, kakek rasa yang mama kamu bilang itu benar, sebagai laki-laki kamu harus bisa mempertanggung jawabkan semua perbuatanmu Alex, dan kakek sudah memutuskan secepatnya kalian harus segera menikah! tentunya setelah menunggu perceraian kamu dengan Misya.''ucap Kakek Arya tegas tanpa ingin dibantah.
Membuat sang menantu tersenyum puas,sedangkan Jo hanya menggelengkan kepalanya, ia tak habis pikir kenapa papanya juga bisa ikut-ikutan dengan sang istri.
***
KEESOKAN HARINYA..
Pagi ini ,setelah sarapan anggota keluarga yang kemarin sempat menginap pamit undur diri,termasuk kakek Arya.
''Ya sudah kakek pulang dulu ya, oya Lex ingat! kamu jangan buat mama kamu marah lagi.''ucap Kakek sambil melirik pada menantunya.
Setelah kepulangan yang lain,Gladissa juga pamit pulang.
''Baiklah tante,om saya pamit pulang.'' ucap Gladis yang diangguki oleh keduanya.
''Hati-hati bawa mobilnya Kia,jangan ngebut! ingat,kamu lagi bawa calon mantu mama lho.''ucap Rina mengingatkan.
Alex yang mendengar memutar bola matanya malas.Sedangkan Gladis tersenyum canggung saat mendengar Rina menyebutkan menantu padanya.
Setelah kepergian Alex dan Gladis,Rina kembali melangkahkan kakinya menuju dimana saat ini suaminya berada.
''Kamu yakin mau menjodohkan Alex dengan gadis itu?''tanya Jonathan.
''Mas,asal mas tau,mereka itu saling mencintai dan Gladis itu sebenarnya adalah wanita yang selama empat tahun ini ia cari.''jelas Rina,yang seketika membuat suaminya bungkam.Mungkin Jo berpikir, kali ini ia tak akan ikut campur lagi tentang kehidupan percintaan anaknya.Biarlah mereka sendiri yang memilih, toh mereka juga yang akan menjalaninya.
Seperti hubungan Kinara dan Bisma,itu adalah pilihan mereka,tanpa ada ikut campur tangannya.
***
Saat ini Alex dan Gladis sedang dalam perjalanan menuju cafe,sepanjang jalan keduanya hanya saling diam,apa lagi Alex,ia tak tau harus berkata apa sekarang.Tiba-tiba saja Alex menepikan mobilnya,membuat Gladis menatapnya bingung.
__ADS_1
''Kok berhenti kak?''tanyanya setelah mesin mobil mati.
''Sasa aku mau minta maaf atas kejadian tadi malam,andai saja aku bisa menahannya,pasti mama gk akan pergoki kita saat itu.''ucap Alex.
''Kak Alex nyesal?''tanya Gladissa,entah kenapa gadis itu merasa tidak suka dengan ucapan yang keluar dari mulut Alex saat itu.Apa karna ia juga berharap agar mereka dinikahkan?entahlah...,yang pasti saat ini wajah gadis itu terlihat tidak senang.
''Bukan begitu Sa,justru aku sangat senang kalau kamu bisa menjadi milikku,jawab Alex serba salah.
''Ya sudah sebaiknya kita melanjutkn perjalanan.''ucapnya,sambil kembali menyalakan mesin mobilnya.
DTEMPAT LAIN ..
''Kinara dan Bisma belum bangun?''tanya Jo,sambil menyeruput teh miliknya.Saat ini ia sedang bersiap untuk kekantor,karna ada sesuatu yang harus Jo urus.
''Sepertinya mereka kelelahan,mungkin sore hari baru keluar.''ucap Rina asal sambil cekikikan merasa geli dengan ucapannya sendiri.
''Papa berangkat dulu ya.''ucap Jo
''Hati-hati pah!" jawab Rina.
Bisma melangkah mendekati tubuh istrinya yang tertutup selimut tebal.Sudut bibirnya kembali tertarik kala mengingat penyatuan cinta mereka tadi malam.
''Aku janji,akan selalu mencintaimu dan sebisa mungkin membahagiakamu.''guman Bisma pelan.
''Janji ya mas!" ucap Kinara tiba-tiba,membuat Bisma kaget.
''Sayang ,ternyata kamu sudah bangun.''ucap Bisma yang kini duduk disisi tempat tidur.
''Sebenarnya sejak kamu masuk kekamar mandi tadi aku sudah bangun,hanya saja masih ingin berada disini.''jawabnya.
''Apa masih sakit?''tanya Bisma.
''Sedikit,''jawab nya.
''Yasudah, sebaiknya kamu mandi,aku udah siapin air hangat buat kamu,oya kamu mau sarapan dimana sayang?kalau dikamar biar aku ambilin sekarang.''ucap Bisma.
__ADS_1
''Gk usah kita makan diluar aja,tapi kamu tunggu aku sebentar ya!" ucap Kinara,yang diangguki oleh Bisma
***
Satu minggu berlalu..
Saat ini,Sumi sedang dalam perjalanan menuju rumah adik anggatnya yaitu Jonathan.Kemarin Sumi sempat kaget,saat kakek Arya mengatakan bahwa sebentar lagi Alex akan kembali menikah dengan seorang gadis.Sumi sempat bertanya pada ayah angkatnya itu,siapa gadis yang beruntung itu,namun Arya hanya mengatakan kalau gadis itu adalah gadis yang dilecehkan oleh Alex.Tentu saja Sumi merasa sangat terkejut sekaligus merasa aneh,karna setau dia Alex bukanlah tipe pemuda seperti itu,walau pun ia tak menyukai keponakannya itu,tapi ia tau betul sifat Alex,dan tidak mungkin bagi Alex untuk melakukan hal serendah itu.
Siang ini,Sumi sengaja datang ke kediaman keluarga ALEXANDER.Sumi yang penasaran, memutuskan untuk bertanya pada yang bersangkutan,karna memang ia sangat ingin tau siapa wanita yang dimaksud kakek Arya.
''Siapa bik?''tanya Rina saat tau ada seseorang yang datang.
Tak lama Art tersebut datang bersama dengan Sumi dibelakangnya.Karna hari ini hari minggu anggota keluarga berada dirumah kecuali Kinara dan Bisma yang sore nanti memutuskan untuk berkunjung kerumah orangtua Bisma.
Saat ini didapur Kinara sedang membuat adonan kue bersama dengan Gladis, karna Kinara meminta Gladis untuk membantunya.
''Mba Sumi,''gumam Rina ,setelah melihat kaka ipar angkatnya itu.Dalam hati ia menebak,pasti kedatangan Sumi kesini untuk mencaritau siapa gadis itu,Rina yakin pasti ayah mertuanya sudah memberitahu perihal insiden yang mengharuskan Alex untuk menikahi gadis itu.
''Sendirian mba?''ucap Rina basa basi.
''Seperti yang kamu lihat,''jawab Sumi.Kemudian tak sengaja matanya melihat sosok Gladissa diruangan dapur bersama dengan Kinara.
''Loh,kenapa ada Gladis disini?''tanya Sumi heran.Seolah olah ia mengatakan ''sedang apa calon menantuku dirumah ini.''
''Gladis sedang membantu Kinara membuat kue,yang akan dia bawa nanti kerumah orangtuanya Bisma.''jelas Rina
Sumi mengangguk paham.
Beberapa saat kemudian..
''Itukan ibunya kak Desta.''gumam Gladis.Dan ia pun melangkah menuju dimana sekang saat ini Sumi duduk.Karna memang kue yang mereka buat sudah selesai hanya tinggal menunggu mateng saja.
''Tante,''sapa Gladis sambil salim pada Sumi.
''Haii sayang,sini duduk!" ucap Sumi sambil menepuk sofa yang ada disebelah nya.
__ADS_1
NEXT