Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Lepaskan Saja!


__ADS_3

Dua hari sudah berlalu semenjak kejadian malam itu,Misya merasa Alex semangkin bersikap acuh padanya.


''Mas Kia semangkin menjauh dariku,ini semua karna Brayen,lihat saja aku tidak akan mau menemuinya lagi.


Ucap batin Misya.


Saat ini Misya sedang bersiap untuk berangkat ke butik,dengan mengendarai mobil miliknya.


Saat di perjalanan tak sengaja matanya melihat Alex sedang duduk disebuah cafe yang ada dipinggir jalan bersama seorang laki-laki yang tak Misya ketahui siapa, karna laki-laki itu duduk sambil memunggunginya.


Karna rasa penasaran Misya menepikan mobilnya tak jauh dari cafe tersebut.


''Siapa laki-laki itu?kalau dilihat dari postur tubuhnya itu seperti Brayen.''gumam Misya.


***


''Jadi apa rencanamu selanjutnya?''tanya pria tersebut pada Alex.


''Entahlah,saya juga belum memikirkannya.''jawab Alex


''Lebih baik loe lepasin aja Misya,toh dia juga sudah mengkhianatimu kan?''tanya pemuda tersebut yang tak lain adalah Brayen.


''Apa kamu menyukai istri saya?''tanya Alex yang membuat Brayen seketika tersedak kopi yang ia minum.


''Uhuk uhuk...


''A apa maksud loe?gw kan cuma ber pendapat kenapa loe sampai berpikiran seperti itu?''ucap Brayen gugup.


Alex tersenyum remeh,membuat Brayen meneguk ludahnya kasar.


''Apa kau ingin mengatakan sesuatu pada ku Bray?''ucap Alex tiba-tiba.


Brayen menghela nafas kasar saat mendapatkan pertanyaan dari Alex.


Sepertinya Brayen memang tidak bisa bersandiwara lebih lama lagi pada Alex.


''Gw minta maaf Lex,gw akui gue sudah berani menyukai istri loe,tapi gw awalnya tidak tau kalau Misya itu istri loe,gw baru mengetahuinya dua minggu yang lalu.''tambah Brayen.


Apa boleh saya tau dari mana kalian saling mengenal''tanya Alex lagi.


''Di club,waktu itu gw liat dia lagi duduk sendirian di club milik gw,dan gw merasa tertarik dengannya makanya gw deketin dia.''jawab Brayen.


Alex diam sejelak,entah apa yang ada dipikirannya saat ini.


''Sebaiknya saya pergi,karna sebentar lagi saya ada janji.''ucap Alex.


''Ok.''jawab Brayen singkat.

__ADS_1


Setelah Alex pergi dari tempat itu,buru-buru Misya keluar dari mobilnya dan langsung menuju kearah dimana Brayen sekarang berada.


''Brayen,''panggil Misya hingga membuat pemuda itu menoleh kearahnya.


''Misya,kenapa kamu bisa ada disini?''tanya Brayan.


''Tadi kamu sedang membicarakan apa dengan mas Kia?''tanya balik Misya.


''Kok kamu bisa tau?apa kamu mengikuti salah satu diantara kami?''tanya Brayen penuh selidik.


''Aku tadi gk sengaja lihat kalian berdua ada disini jadi yasudah...


''Terus apa yang kalian bicarakan tadi?''tanya misya lagi.


''Tidak ada,kami hanya ngobrol biasa saja,tidak ada yang penting.''jawab Brayen.


''Brayen sebenarnya ada yang ingin aku bicarakan pada mu.''ucap Misya sambil menatap Brayen serius.


''Ada apa Misya?apa ada yang penting?''tanya Brayen.


''Aku ketahuan,mas Kia sudah tau kalau aku berselingkuh.''ucap Misya lirih.


''Aku tau Misya,dan sekarang aku sedang memikirkan cara agar secepatnya kalian berpisah, karna aku juga merasa kasihan padamu jika Alex tak bisa mencintaimu untuk apa lagi kau mempertahankan pernikahan kalian.


Ucap batin Brayen.


''Terus Alex bilang apa setelah itu?


''Dia tidak ada bilang apapun,tapi aku ingin bilang padamu kalau mulai sekarang,lebih baik kamu jangan lagi menemuiku.''ucap Misya serius


''Loh kenapa begitu,aku serius sama kamu Misya,kalau misalnya Alex memang sudah tidak menginginkanmu aku siap kalau harus menggantikan posisinya.''ucap Brayen serius.


Namun ucapan Brayen malah ditanggapi dengan gelak tawa oleh Misya,hingga membuat Brayen mengerenyit bingung.


''Kenapa kamu tertawa? emang apa nya yang lucu?''tanya nya heran.


''Maksudnya kaamu mau nikahin aku?gitu?''tanya Misya remeh, yang masih diiringi tawanya pelan.


''Tentu kenapa tidak.''jawab Brayen.


''Dengar Brayen,pernikahan bukanlah sebuah mainan,kau itu seorang playboy rasanya mustahil jika kau terikat oleh suatu pernikahan,,jadi lebih baik kau tarik kata-katamu itu.''ucap Misya.


''Yasudah sebaiknya aku pergi,dan ku harap kau mengerti ucapanku tadi.''jelas Nisya sambil beranjak dari duduknya.


''Aku serius sya,aku sungguh-sungguh menyukaimu,dan aku akan berubah jika kamu memberikanku kesempatan.''ucap Brayen.


Namun Misya tak mengidahkan ucapan Brayen,ia terus melangkah menuju mobilnya.

__ADS_1


***


Saat ini Alex telah sampai di cafe miliknya, setelah memarkirkan mobilnya Alex langsung masuk menuju cafe.


Saat ia mulai memasuki cafe matanya langsung disugukan pemandangan yang membuat hatinya terbakar cemburu.


''Cih,sepagi ini dia sudah berada disini.''


Batin Brayen, saat melihat Desta sedang duduk bersama Gadis,,Alex merasa muak melihat kedekatan antara Desta dan Gladis.


Saat berbicara dengan Desta,tak sengaja mata Gladis melihat ke arah Alex yang saat ini juga melihat kearahnya.


''Kak Alex.''


Ucap batin Gladis,matanya masih setia menatap kearah laki-laki yang saat ini masih berdiri tak jauh darinya.


Desta yang sejak tadi memanggil Gladis namun tak dihiraukan merasa penasaran,, ia melihat Gladis sedang menatap kearah lain,,kemudian Desta pun mengikuti arah pandang Gladis yang ternyata sedang menatap kearah mantan kekasihnya.


Sementara Alex yang melihat Desta juga menatap kearahnya langsung mrmbuang pandangannya dan segera berlalu menuju ruangannya.


''Apa kamu masih belum bisa melupakannya Gladis? apakah cintamu padanya masih begitu besar?''


Batin Desta,rasanya hatinya sakit melihat wanita yang dicintainya memandang laki-laki lain dengan penuh cinta.


''Dis,''panggil Desta yang seketika membuyarkan lamunan Gladis.


''I iya kak ada apa?kak Desta tadi ngomong apa?''tanya Gladis.


Desta menarik nafasnya dalam lalu menghembuskannya perlahan.


''Tadi aku hanya bilang, kalau aku akan kembali kekantor.''ucap Desta,rasanya mood nya hari ini sangat buruk.


''Loh bukannya tadi kak Desta bilang sudah tidak ada kesibukan ya dikantor?''tanya Gladis bingung,pasalnya Desta tadi bilang kalau dikantor saat ini tidak ada pekerjaan yang berarti makanya dia bisa pulang lebih awal.


''Iya tapi tadi tiba-tiba aku dapat pesan kalau aku harus kembali kekantor lagi karna ada beberapa berkas yang harus aku periksa.''ucap Desta bohong.


''Oh,baiklah kalau gitu kak Desta hati-hati dijalan.''pesan Gladis yang diangguki Desta.


Setelah kepergian Desta Gladis segera kembali kebelakang,untung saja saat itu pengunjung belum terlalu banyak yang datang jadi Gladis masih bisa menemani Desta mengobrol walau sebentar.


Ditempat lain,saat ini Misya sudah sampai dibutik,dan langsung melangkahkan kakinya menuju ruangannya bersama Kinara.


''Kenapa tu muka kusut bener?''ucap Kinara yang melihat wajah Misya seperti orang yang tak bersemangat.


''Huh, entahlah Kin, rasanya saat ini pikiranku sangat kacau.''ucap Misya.


''Kenapa lagi?bukankah masalah kemarin sudah selesai? sepertinya Kiano juga tidak lagi mempermasalahkan tentang kamu yang menginap dirumah ibumu.''ucap Kinara.

__ADS_1


NEXT


__ADS_2