Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Hanya Tinggal Harapan


__ADS_3

Saat ini di sebuah rumah sakit terlihat Bisma sedang menemani seorang wanita yang terbaring lemah, dengan selang infus ditangan dan juga hidungnya.


''Bisma,tante minta maaf ya,karna sudah merepotkanmu.''ucap seorang wanita yang ternyata adalah ibu dari perempuan yang tak berdaya itu,yang tak lain adalah Dilla mantan kekasih Bisma. Dilla kemarin mengalami kecelakaan mobil yang cukup parah,hingga membuat Dilla harus dilarikan kerumah sakit.


Ibunya Dilla sebenarnya sudah menghubungi Toni,yang ia tau adalah kekasih anaknya setelah putus dari Bisma,namun pemuda itu tak merespon panggilan wanita paruh baya itu,dan mau tak mau akhirnya dengan menebalkan wajahnya wanita itu datang pada Bisma untuk meminta bantuannya, dengan berlinang air mata wanita itu terus memohon pada Bisma, tentu saja Bisma yang masih punya perasaan tak mungkin membiarkan begitu saja,walau pun sebenarnya ia tak ingin lagi ada hubungan apapun dengan Dilla,tapi demi rasa kemanusiaan Bisma bersedia membantu mereka.


''Tidak masalah tante,sebagai sesama kita kan harus saling membantu.''ucap Bisma,wanita itu tersenyum kecut saat mendengar ucapan Bisma,ia sadar semua adalah kesalahan putrinya Dilla,kalau saja Dilla tidak berselingkuh dengan Toni,mungkin dia sudah menikah dengan Bisma,pemuda yang baik bagi putrinya Dilla.


***


''Bisma kemana sih?kok akhir-akhir ini dia sepertinya sibuk banget,bahkan nelpon aja gk ada.''gerutu Kinara.


Saat ini Kinara sedang dalam perjalan menuju rumah sakit untuk menjemput Rina,yang saat ini lagi mengunjungi temannya yang lagi sakit,karna mobil sang mama lagi ada dibengkel, jadi terpaksa Kinara yang menjemput dirumah sakit.


''Kerjaan lagi numpuk,, ditambah lagi mama minta dijemput,padahal bisa pesan taksi online,,''monolognya.


Setelah memarkirkan mobilnya Kinara langsung masuk lalu melewati lorong rumah sakit,namun saat ia melewati satu kamar pasien, matanya sempat menangkap sosok yang sanagt familiyar dimatanya, merasa masih belum yakin akhirnya Kinara mendekat kearah ruangan tersebut.


Seketika matanya melebar,setelah tau siapa yang sedang berada didalam ruangan itu saat ini,jujur saja Kinara sangat penasaran dengan apa yang ia lihat saat ini.


''Siapa wanita yang terbaring itu?apa dia saudara Bisma?atau teman Bisma yang kemarin dibilang oleh Kiano?tapi kenapa Bisma tidak ada memberitahu kan tentang hal ini padaku.''


Batin Kinara.


Kinara mencoba untuk menghubungi Bisma,ia ingin tau apakah Bisma berkata jujur atau berbohong sekarang.


Dreett-dreett..


Bisma segera meraih ponsel miliknya yang ada disaku celananya.


''Kinara,''gumam Bisma pelan.

__ADS_1


Bisma:''Ya hallo Nara?


Kinara:''Hallo Bisma,kamu dimana?bisa gk sekarang kamu jemput aku dibutik?soalnya tadi mobil aku di pake mama.''ucap Kinara,tentu saja itu bohong.


Terlihat Bisma sedikit berpikir,


Bisma:''Sayang maaf ya,sepertinya aku gk bisa jemput kamu,ini aku lagi dirumah sakit ada teman kecelakaan kemarin, karna sedang tidak ada orang disini,makanya aku yang jagain dulu,,dan maaf aku belum sempat cerita tentang ini sama kamu,kamu pulangnya naik taksi aja gk apa-apa kan?''


Kinara:''Oh,gitu yaudah gpp,aku tutup dulu ya?nanyi aku kabari kamu lagi.''


''Bye.


Kinara menghembuskan nafas kasar,sebenarnya ia ingin sekali saat ini masuk kedalam ruangan tersebut,namun Kinara ingin Bisma sendirilah yang nanti akan menjelaskan semua padanya.


Setelah menyimpan ponselnya kedalam tas miliknya,Kinara kembali melanjutkan langkahnya menuju ruangan yang sudah diberitahu kan oleh Rina melalu chat di ponselnya tadi.


''Ma,''panggil Kinara setelah sampai diruangan yang pintunya memang terbuka lebar.


''Hai sayang, kamu sudah sampai.''ucap Rina,sambil tersenyum kearah putrinya itu.


Setelah berpamitan,mereka pun segera pulang.Saat diperjalanan Kinara hanya diam,ia masih teringat tentang yang ia lihat tadi dirumah sakit.


''Kamu kenapa Kin?kok tumben diam?''tanya Rina


''Aku gpp kok mah,mungkin hanya lelah aja,''jawab Kinara.


''Memangnya kerjaan kamu lagi banyak di butik?''tanya Rina lagi.


''Iya mah,tadi ada beberapa barang yang baru masuk,terus aku harus balikin beberapa barang yang ternyata gk sesuai dengan barang yang aku pesan,malah tu bahan mau dipakai untuk minggu depan lagi,kalau waktunya mepet gini pasti gk keburu.''keluh Kinara.


''Kok bisa? memangnya gk dicek dulu? biasa nya kan gk pernah sampai seperti ini kan?''ucap Rina yang merasa kasihan pada anak gadisnya.

__ADS_1


''Iya,coba masih ada Gladis pasti gk bakal sampai kejadian kayak gini.''sambung Kinara lagi.


''Ya sudah,sabar aja.Mama yakin.setiap masalah pasti ada jalan keluarnya.''


''Iya ma,mudah-mudahan.''jawabnya.


Keesokan harinya,Desta sengaja datang pagi-pagi sebelum waktu buka cafe,dan saat ini Desta dan Gladis sedang duduk disebuah bangku taman yang berada tak jauh dari cafe tersebut.


''Dis,aku minta maaf ya,tentang masalah kemarin?yang waktu mama bilang agar kita segera meresmikan hubungan kita.'' ucap Desta,terlihat pemuda itu menarik nafas dalam sebelum melanjutkan ucapannya.


''Jujur Dis sebenarnya aku memang ada niat untuk melamar kamu,tapi jika kamu memang belum siap,aku bisa apa karna semua keputusan ada ditangan kamu.''ucap Desta, sangat terlihat ada nada kekecewaan didalamnya.


''Maaf ya kak,kalau keputusanku membuat kalian kecewa!Tapi saat ini saya memang belum siap kak,saya harap kak Desta ngerti.''ucap Gladissa


''Iya,baiklah jika ini sudah jadi keputusan kamu,tapi aku akan tetap nunggu kamu sampai kamu siap menerimaku,dan aku akan selalu menunggu itu.''ucapnya yakin.


Gladis hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan Desta.


Setelah kepergian Desta Gladis kembali ke cafe,dan segera memulai aktivitasnya.


***


Sedangkan dikediaman keluarga ALEXANDER, terlihat Rina sedang menyiapkan sarapan diatas meja,dibantu oleh sang Art.Ibu dari dua orang anak itu terlihat begitu senang hari ini,ia terus bersenandung sambil menuangkan jus jeruk di dalam gelas.


''Duuh,sepertinya ada yang lagi senang nih?sindir Kinara yang baru datang kemeja makan.


''Memangnya kelihatan banget ya?''tanya Rina.


''Ya jelas dong mah,sejak aku keluar dari kamar tadi aku lihat mama terus bersenandung,emang ada apaan sih?''tanya Kinara sambil menyeruput jus miliknya.


''Sini deh,mama mau bilang sesuatu sama kamu!"ucap Rina sambil menepuk kursi yang ada disebelahnya.

__ADS_1


''Ada apa mah?''tanya Kinara penasaran.


''Kamu tau,kemarin waktu mama datang kerumah tante kamu Sumi, dia swmpat cerita sama mama,dia bilang Desta mau datang membawa calonnya, sebenarnya mama saat itu mau pulang,tapi karna dia bilang gitu,mama mengurungkan niat mama untuk pulang.


__ADS_2