Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Pasar Malam1


__ADS_3

Tiba-tiba Rina datang sambil membawakan cemilan,di susul oleh Art sambil membawa tiga gelas jus jeruk.


''Silahkan diminum Dis!" ucap Rina sambil meletakan cemilan,dibantu oleh bibik.


''Mah,sebenarya mama mau ngomong apa sih?kok nyuruh aku buat cepat pulang ada apa?''tanya Kinara yang masih penasaran.


Sejenak Rina melirik kearah Gladis,lalu kembali menatap Kinara.


''Sebenarnya satu jam yang lalu Misya datang kesini bersama Brayen.''ucap Rina,yang seketika membuat Kinara dan Gladis saling pandang.


''Mau ngapain mereka mah?mau buat rusuh?''tanya Kinara sedikit emosi.


''Tenang sayang,tadinya mereka kesini ingin ketemu Kiano,tapi mama bilang Kia sudah pergi ke cafe.''ucap Rina


''Terus-terus??mereka bilang apa lagi mah?''ucap Kinara semangkin penasaran.


''Mereka hanya ingin minta maaf,terlebih pada Kiano,tapi saat itu mama menyarankan agar mereka bertemu dengan Kia langsung dan bicara empat mata,karna mereka kan belum ada bicara pada Kia langsung, masih keluarga saja kan saat itu.''jelas Rina.


''Sayang banget ya saat itu aku gk ada dirumah,coba waktu itu aku ketemu sama mereka udah aku jambat rambut keduanya.''ucap Kinara yang terlihat kesal.


Rina menatap heran pada anak gadisnya,kenapa kalau membicarakan masalah Misya Kinara kok jadi sensitif gini, pikir Rina.


''Kinara,kok kamu jadi bar-bar gitu sih,kemana anak gadis mama yang biasanya kalem dan lembut itu?''sindir Rina.


''Huh,kalau sudah menyangkut mereka, gimana mau bicara lembut mah,kalau mendengar nama kedua orang itu saja sudah membuat aku kesal.''ucap Kinara.


Sedangkan Gladis hanya diam,mendengar percakapan ibu dan anak itu,sebenarnya ia juga meresa tidak enak,karna secara tidak langsung dirinya ikut terlibat dalam percakapan itu.


''Dis,maaf ya?karna dulu aku gk memperjuangkanmu untuk jadi pendamping Kiano.''sesal Kinara.


''Mba gk perlu minta maaf,semua sudah takdir.''jelas Gladis yang tak ingin membuat Kinara merasa bersalah.


''Iya kamu benar,dan mungkin sebentar lagi takdir ini juga akan mempersatukan kamu kembali bersama Kia.''ucap Kinara penuh harap.


Yang seketika membuat Gladis yang sedang meminum jus nya tersedak,sampai terbatuk-batuk.

__ADS_1


Uhuk-uhuk...''terdengar batuk Gladis masih menggema diruangan itu.


''Maaf Dis,kalau omonganku mengagetkanmu.''sesal Kinara.


''Gpp kok mba,''jawab Gladis sambil mencoba tersenyum.


Sedangkan sejak tadi Rina terus memperhatikan gadis yang saat ini sedang duduk dihadapannya,entah apa yang ada dalam pikirannya saat ini.


***


Sementara dikediaman Desta,saat ini Desta sedang menikmati hari liburnya dengan bersantai dirumah.Tak lama terlihat Sumi datang menghampiri putra nya itu.


''Kamu gk pergi jalan-jalan Des?''tanya Sumi,karna melihat anaknya sejak tadi pagi hanya bermalas-malasan.


''Katanya punya pacar,ajak dong sekali-kali main kerumah,kenalin sama mama!" sindir Sumi.


Desta yang tadinya sedang asik bermain game online dihandphone nya seketika menoleh pada ibunya.


''Mama tenang aja,nanti juga bakal aku kenalin sama mama,sebenarnya aku sudah ada niat untuk melamarnya dalam waktu dekat ini, mama gk keberatan kan?''tanya Desta sambil menatap ibunya.


''Terima kasih ma.''tambah Desta sambil menggenggam tangan sang ibu.


Tak terasa hari sudah beranjak sore.


''Dis,mending kamu nginap aja disini,kan masih libur,besok pagi-pagi baru aku anterin,sekalian berangkat kebutik.''ucap Kinara.


Gladissa melirik pada Rina yang saat itu sedang bersantai diruang tv,sedangkan mereka duduk dibawah karpet berbulu yang tak jauh dari tempat Rina berada.


''Emm,,gimana ya mba, saya...''


''Oya mama baru ingat nanti malam ada pasar malam lho dikampung sebelah,tak jauh dari rumah kita,gimana kalau nanti malam kita ajak Kia kesana?''tanya Rina, menyela ucapan Gladis.


''Gimana kamu mau kan Dis nginap dirumah tante malam ini?''sambung Rina lagi.


''Tapi saya gk bawa baju ganti,''ucap nya pelan.

__ADS_1


''Ya ampun Dis,kamu ini kayak baru pertama kali aja nginap dirumah ku,tenang aja baju aku banyak kok,nanti aku kasih beberapa buat kamu agar bisa kamu gunakan.''jelas Kinara.


''Baiklah,''ucap Gladissa sambil tersenyum canggung.


Hari ini Alex pulang lebih awal,karna tadi siang ia mendapat telpon dari Rina,kalau sore nanti mereka akan pergi ke pasar malam,awalnya Alex menolak,namun ucapan dari sang mama yang mengatakan bahwa Gladissa juga ikut dengan mereka,akhirnya Alex pun menyetujuinya.


Jam enam tepat Alex sampai dikediamannya, saat ia memasuki rumah,terdengar suara gelak tawa dari dalam,Alex yang penasaran semangkin mempercepat langkahnya.


Alex menghentikan langkahnya kala melihat ketiga wanita yang ia sayangi sedang bercengkrama ria diruang keluarga,entah apa yang mereka bahas hingga membuat ketiganya terlihat begitu senang.


''Eh,Kia kamu sudah pulang?''sapa Kinara,yang baru menyadari kedatangan Alex,dan kompak kedua wanita lainnya pun ikut menoleh.


''Iya, kalian lagi bahas apa?sampai tertawanya terdengar sampai luar?''ucap Alex.


''Yakin kamu mau tau?''tanya Rina sambil menaik turunkan alisnya.


Kalau sudah melihat reaksi mamanya seperti itu,berarti ada yang tidak beres dan tidak mengenakan untuknya.Dan sepertinya kecurigaannya benar,saat ini ketiga wanita itu tengah menatap kearahnya sambil terlihat mengulum senyum.


''Ada apa dengan kalian?kenapa menatap seperti itu pada saya?''tanya Alex penuh selidik.Namun ketiga wanita itu terlihat masih menutup mulutnya rapat-rapat,membuat Alex bergidik ngeri.Tak ingin terlibat lebih jauh lagi akhirnya Alex memilih untuk naik kekamarnya.


''Kia,jangan lama-lama mandinya!" seru Rina kala melihat putranya itu berlalu menaiki anak tangga.


Ketiga wanita itu kembali tersenyum,dan melanjutkan lagi obrolan yang sempat tertunda.


Beberapa saat kemudian Alex sudah turun,dan kini ia melangkah mendekati ketiga wanita yang masih betah bergosip.


''Sudah?''tanya Rina begitu melihat Alex berdiri dihadapannya.


''Yang mama lihat gimana?''tanya Alex malas,Rina kembali tersenyum saat melihat wajah masam Alex .


''Baiklah,yuk Kinara, Gladis kita berangkat!" ucap Rina yang diangguki kedua gadis itu.Sebelum Alex pulang,mereka sudah terlebih dahulu bersiap,hanya tinggal menunggu Alex saja.


Saat Rina bangkit tak sengaja ada yang terjatuh di atas sofa, dan Rina sama sekali tidak menyadari itu.Karna penasaran akhirnya Alex pun mengambil benda yang ternyata sebuah poto seorang anak kecil yang memakai pakaian wanita, kekilas poto itu terlihat biasa saja,namun jika diamati lebih teliti ternyata poto anak kecil itu adalah Alex yang berpakaian seperti seorang anak perempuan.


''Mama,''panggil Alex yang terlihat begitu kesal pada ibunya.

__ADS_1


NEXT


__ADS_2