Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Selangkah Lagi Menuju Hari H


__ADS_3

Desta yang masih merasa shock,menatap sayu punggung Naomi yang kian menjauh dari hadapannya.


''Lama-lama gadis ini bisa membuat ku gila.''gumam Desta sambil meraup kasar wajahnya.


Desta bukanlah laki-laki yang polos,ia juga pernah beberapa kali berci*uman dengan kekasihnya dulu,bahkan Desta pernah merasakan pucuk gunung kembar milik Mawar dulu saat mereka masih jadian,namun hanya sebatas itu saja tidak lebih,lagi pula saat itu Mawar orangnya tidak begitu agresif,berbeda sekali dengan Naomi yang hanya dengan mendengar suaranya saja sudah membuat Desta panas dingin.


Saat ini didalam kamarnya Naomi sedang duduk termenung didepan kaca hias sambil menepuk-nepuk pelan wajahnya hingga membuat kulit putihnya sedikit memerah.


''Kok aku bisa semurahan ini sih,ini lagi tangan kok gatel banget pakai acara megang benda keramar itu,, jadi penasaran sama isi dalamnya,,hihi...,,tapi waktu sama Alex kenapa aku tidak seagresif ini ya, dan kenapa dengan Desta, aku bisa melakukan hal seperti ini,pasti dia akan menilaiku sebagai wanita murahan deh gimana ini,''gumamnya lesu,sambil menangkupkan wajahnya diatas meja hias miliknya.


''Tapi aku juga tidak tahan saat melihat penampilannya yang selalu menggoda itu,ingin sekali rasanya aku melihat Desta tanpa sehelai kain yang menutupi tubuhnya.''gumamnya lagi sambil membayangkan tubuh telan*jang Desta.Naomi menggeleskan cepat kepalanya untuk menghilangkan pikiran kotornya.


Setelah berpakaian Naomi langsung keluar dari kamar dan langsung menuju ruang tamu,namun langkahnya terhenti saat tak malihat sang kekasih tidak ada disana,tiba-tiba ia mendengar suara dari arah dapur,dengan langkah cepat Naomi segera menuju dapur.Terlihat saat ini Desta sedang memasak sesuatu.


''Kamu masak apa kak?''tanya Naomi yang membuat Desta menatap kearah sumber suara.


''Kak? beo Desta.


''Iya,gpp kan?masa iya aku panggil kamu dengan sebutan nama,kan gk sopan sementara kamu posisinya adalah pacar aku.''jelas Naomi.


''Baiklah terserah kamu saja,''ucap Desta sambil kembali meneruskan aktivitasnya.


''Aku sedang masak omelet,soalnya di kulkas hanya ada telur.''ucap Desta.


''Iya sih,soalnya aku malas masak jadi beli yang cepat saji aja.''


''Jangan terlalu sering makan makanan yang cepat saji gk baik untuk kesehatan.''ucap Desta yang kini sudah menata masakannya diatas meja.


''Ck,kamu ini lama-lama sudah seperti papah ku saja.''ucap Naomi menjebik.


Dan Desta hanya tersenyum mendengarnya.

__ADS_1


''Udah jangan dimonyongi gitu bibirnya, ayo duduk sementara kita makan ini dulu.''jelas Desta,yang diangguki oleh Naomi.


''Oya,papa mu jam berapa akan sampai dirumah?''tanya Desta disela mengunyah makanannya.


''Agak sorean,soalnya papa bilang cuaca disana buruk jadi penerbangan pagi ini dibatalkan.''jelas Naomi,dan Desta pun mengangguk paham.


*


*


*


''Gimana Dis,enakkan..?''tanya Kinara.


Saat ini dirinya dan Gladis sedang berada disebuah salon langganannya dan mereka saat ini sedang berada diruang spa.


''Iya mba,nyaman banget rasanya.''jawab Gladis.


''Kita itu sebagai seorang wanita harus pintar-pintar merawat tubuh,minimal seminggu sekali wajib kesalon untuk melepas penat dan tentunya untuk memanjakan tubuh kita,biar wangi dan otomatis suami makin lengket sama kita.''jelas Kinara yang membuat Gladis tersenyum malu.


Kini kedua wanita itu sedang dalam perjalanan pulang.Saat dalam berhenti dilampu merah tak sengaja Kinara melihat Yanti sedang duduk disalah satu cafe yang tak jauh dari lampu merah tersebut,karna posisi nya saat itu dia sedang duduk diluar cafe tersebut.Kinara menatap heran pada Yanti yang sedang berbicara pada seorang yang ia kenali adalah tetangga kediaman orang tuanya.


''Tante Yanti bicara apa ya dengan tante Cindy? apa mereka sedang merencanakan sesuatu.''


Ucap batin Kinara,karna setau Kinara tetangga mamanya yang bernama Cindy itu adalah biang gosip,ia selalu bergosip tentang orang-orang yang tinggal di komplek sekitaran tempat tinggalnya.Bahkan Rina saja dulu pernah terkena gosip murahannya,untung saja mamanya itu cepat mengambil tindakan sebelum gosip itu tambah menyebar,,kalau tidak sudah dipastikan seluruh komplek akan mendengar gosip murahan tersebut.


''Mba! mba kinara! itu lampunya sudah berubah mba.''ucap Gladis,yang membuat Kinara tersentak dari lamunannya.


''Hah? oh iya,''ucap Kinara sambil kembali menjalankan mobilnya.


''Mba Kinara kenapa melamun? apa ada masalah?''tanya Gladis.

__ADS_1


''Tidak ada kok Dis,hanya tadi mba seperti melihat seseorang yang mba kenal.''jawabnya,dan Gladis mengangguk tanpa ingin bertanya lagi.


Setengah jam kemudian kini Kinara dan Gladis sudah sampai dikediaman kedua orangtuanya.


Kinara menatap rumah kedua orang tuanya yang semangkin terlihat cantik,karnah memang para pekerja sudah selesai melakukan tugas mereka.


''Waw ternyata mewah juga ya,ternyata mama bohong,kemarin kan mama bilang hanya akad aja, ini mah bukan hanya akad nikah saja namanya kalau begini!..''ucap Kinara sambil memperhatikan halaman rumah itu yang kini disulap jadi tempat yang cantik.


Sedangkan Gladis memilih diam, karna ia juga tak tau harus menjawab seperti apa.


Sebenarnya Kinara juga tidak terlalu mempermasalahkannya,justru ia malah senang jika semua orang tau kalau sebentar lagi adiknya itu akan menikah lagi,dia tidak perduli nantinya orang akan bicara seperti apa,baginya yang terpenting adalah kebahagiaan Alex.


''Kalian dari mana?''tanya suara bariton seseorang,yang tak lain adalah Alex.


''Mau tau aja urusan wanita kamu.''ucap Kinara tanpa ingin menjawab pertanyaan adiknya.


Kini tatapan Alex beralih pada sang calon istri.


Gladis yang ditatap,mau tak mau akhirnya membuka mulut,namun sebelum ia mengeluarkan suara Kinara lebih dulu menyelanya.


''Ini urusan wanita,dan kamu gk perlu tau Kia.''jawab Kinara cepat.


''Yuk Dis,kita kekamar kamu.''ucap Kinara sambil menarik tangan calon sang adik ipar dan meninggalkan Alex yang masih menatap kepergian mereka.Gladis menatap tidak enak pada sang kekasih.


Setelah kepergian Kinara dan Gladis Alex pun kembali pada tujuan awal yaitu mengecek persiapan yang ada dihalaman rumah,apa masih ada yang harus diperlukan kan lagi atau tidak.


''Nanti malam tangan kamu bakalan dihias,aku udah suruh orang dari salon tadi untuk datang kesini nanti malam jam tujuh,''jelas Kinara.


''Iya mba, mba terimakasih banyak ya atas semua perhatian mba Kinara dan juga keluarganya mba untuk ku, aku sangat bahagia rasanya menjadi bagian dari keluarga kalian.''ucap Gladis tulus.


''Iya,aku juga senang jika akhirnya adikku bisa mendapatkan cintanya yaitu kamu Dis.''

__ADS_1


''Yasudah sebaiknya kamu istirahat saja,soalnya aku mau pamit sama mama dulu mau pulang,udah kangen suami.''ucap Kinara sedikit berbisik,Gladis hanya tersenyum mendengar godaan kaka iparnya tersebut.


NEXT


__ADS_2