
Saat ini Desta sudah sampai di cafe milik Alex,ia langsung melangkahkan kakinya begitu ia melihat sang gadis pujaan hati ada dihadapannya.
''Gladis,''sapa Desta sambil menghentikan langkahnya.
''Eh,kak Desta?ada apa kak?pagi-pagi sudah kesini?''tanya Gladis heran,biasanya kalau mau datang sepagi ini pasti Desta akan menelpon nya terlebih dahulu,tapi ini tidak.
''Tiba-tiba kangen aja sama kamu,oya nanti sore aku bisa jemput kamu lebih awalkan?ada yang mau aku omongi.''ucap Desta.
''Eem,,kayaknya hari ini gk bisa kak,soalnya semalam saya baru cuti,kalau hari ini minta pulang lebih awal saya gk enak sama yang lain.''jawab Gladis.
Terlihat Desta menarik nafas dalam,dan menghembuskannya dengan kasar.
''Kak Desta gk marahkan?''tanya Gladis,karna melihat Desta hanya diam.
''Aku gk marah kok,yasudah kalau gitu aku berangkat kekantor ya.''pamit Desta.
''Iya,hati-hati ya kak!" pesan Gladis yang diangguki oleh Desta.
Saat Desta keluar dari cafe,ia berpapasan dengan Alex, Desta terus menatap sepupunya itu dengan sinis.Hingga membuat wajah yang ditatap mengerenyitkan dahi.
''Desta,''sapa Alex setelah mereka berhadapan.
''Haaii Lex, saya cabut dulu ya!" ucapnya sambil berlalu begitu saja.
''Ada apa dengannya?dan tumben sekali pagi-pagi sudah berada disini.''gumam Alex.
Setelah kepergian Desta,Alex kembali melanjutkan langkahnya.
Didalam mobil Desta mengumpat kesal,kenapa rasanya susah sekali hanya untuk mengajak Gladis keluar.Dengan keadaan setengah kesal,Desta kembali melajukan mobilnya menuju perusahaan.
***
Siang harinya didalam butik,Kinara melihat jam yang melingkar dipergelangan tangannya yang sudah menunjukan pukul setengah dua belas siang.
''Sebaiknya aku makan siang di cafe Kia saja lah,sekalian ketemu Bisma.''gumam Kinara.
Setelah menempuh perjalanan dua puluh menit,akhirnya Kinara sampai di cafe tersebut.
Namun saat ia hendak turun,Kinara melihat Bisma dengan terburu menaiki mobilnya,hingga teriakan Kinara saat memanggilnya pun tidak ia dengar.
''Mau kemana dia terburu-buru seperti itu? hingga saat aku panggil pun tidak dihiraukan.''gumam Kinara.
Karna penasaran,akhirnya Kinara pun bermaksud mengikuti Bisma,namun sebelum ia kembali menyalakan mesin mobilnya,jendela mobil miliknya di ketok oleh seseorang.Dan orang itu ternyata adalah Alex.
''Mau kemana?''tanya Alex langsung.
__ADS_1
''Itu tadi mba liat Bisma seperti terburu-buru gitu pergi,hingga mba panggilin pun dia gk perduli, memangnya kamu tau dia mau kemana?''tanya Kinara penasaran.
''Tadi dia bilang ada temannya kecelakaan,makanya setelah mendapat telpon dia langsung pergi.''jawab Alex
''Teman?teman yang mana?kenapa sepertinya dia begitu khawatir.''
Ucap batin Kinara?ayo turun memangnya mau sampai kapan didalam mobil terus.''ucap Alex,sambil berlalu meninggalkan Kinara.
Kinara yang mendengar ucapan Alex hanya mendengus kesal.
Kini Alex sudah berada dimeja cafe,disusul oleh Kinara.
''Gladis mana ya?kok gk kelihatan?''ucap Kinara,sambil matanya mencari-cari sosok yang dimaksud.
''Mungkin masih dibelakang.''jawab Alex santai.
Namun tiba-tiba senyum Kinara mengembang saat matanya menemukan sosok yang sejak tadi ia cari.
''Gladis!" panggil Kinara,sambil melambaikan tangannya.
Yang dipanggil hanya tersenyum sambil melangkahkan kakinya menuju meja Kinara dan Alex.
''Haii mba?ada yang mau mba Kinara pesan?''tanya Gladis.
''Ck,kamu ini,lihat? ini sudah jam makan diang loh,masih aja kerja.''ucap Kinara sambil memperlihatkan jam dipergelangan tangannya.
''Ayo duduk Dis!'' perintah Kinara lagi.
''I iya mba,''ucap Gladis sambil melirik kearah Alex yang saat itu sibuk dengan ponsel ditangannya.
''Mba! mba,sini!" panggil Kinara pada seorang pegawai cafe.
''Iya mba,anda mau pesan apa?''tanya pelayan itu,tapi matanya melirik kearah Gladis.
Ada sedikit rasa tak nyaman,saat temannya itu tadi sempat melirik kearahnya.
Terlihat ia menghirup nafas dalam,lalu membuangnya sedikit kasar.
Alex mengerutkan dahi,saat melihat perubahan wajah gadis yang ada disampingnya saat ini.
''Kalau kamu merasa tidak nyaman duduk disini,kamu boleh kembali pada teman-temanmu itu.''ucap Alex datar.
Membuat kedua wanita itu menatap kearahnya.Termasuk pelayan cafe tersebut.
Setelah memesan apa yang dia ingin kan,dan tentunya setelah pegawai itu pergi, Kinara kembali menatap kearah Alex.
__ADS_1
''Maksud kamu apa Ki?''tanya Kinara heran.
Namun Alex tak berniat menjawab pertanyaan Kinara,membuat gadis itu mendengus.
Namun saat pandangannya tertuju pada Gladis,gadis itu segera mengalihkan pembicaraan.
''Oya mba, gimana kabar tante Rina?''tanya Gladis tiba-tiba.
Kinara tersenyum saat mendengar Gladis menanyakan kabar mamanya.
''Mama baik, sepertinya kamu sangat perhatian ya sama mamanya mba?''goda Kinara.Dan ditanggapi senyuman oleh Gladis.
''Oya, lain kali kita jalan-jalan lagi ya? kan kemarin kita gagal nonton karna disuruh pulang sama mama.''ucap Kinara lagi,sambil menunjukan wajah tak semangatnya.
''Iya mba,''ucap Gladis singkat.
Sementara Alex hanya menjadi pendengar tanpa ingin mencela pembicaraan kedua gadis yang sedang duduk bersama nya saat ini.
Sedangkan dibelakang,tepatnya di meja pantry,terlihat seseorang sedang menggerutu sambil meletakkan makanan pesanan pelanggan diatas nampan.Vega yang mendengar temannya itu mendumel menaikan sebelah alisnya.
''Nih orang kenapa lagi sih?hobi banget ngedumel,sepertinya penyakit hatinya kambuh lagi deh,,tapi siapa lagi sasarannya kali ini?''
Ucap batin Vega.Pegawai yang dimaksud Vega itu bernama Riri,seperti dengan namanya dia selalu iri jika melihat orang lain, terlebih orang yang ada disekitarnya.
''Kamu kenapa lagi Ri?lagi PMS ?''ejek Vega.
''Udah deh Ve,gak usah suka ngeledikin orang kamu!" jawab Riri.
''Yee,, siapa juga yang ngeledekin loe,orang gw cuma nanya doang kok.''balas Vega,setelah itu ia berlalu meninggalkan Riri yang merasa semangkin kesal.
SEMINGGU KEMUDIAN..
Hari ini Gladissa minta ijin pada Alex untuk cuti satu hari,karna rencananya dia akan berkunjung kekediaman Desta.Sebenarnya Desta lah yang pertama meminta cuti untuk Gladissa pada Alex,dan Desta juga kembali mengutarakan keinginannya lagi pada Alex untuk melamar gadis yang saat ini berstatus sebagai kekasihnya.
Awalnya Alex ingin menolak untuk memberi ijin cuti,namun ia tak mempunyai alasan untuk itu, ia hanya bisa menggeram dalam hati ,kala mendengar kembali niat sepupunya itu untuk melamar gadis yang selama ini dia cintai.
*
*
''Apa hari ini kamu akan berkunjung kerumah Desta?''tanya Alex sambil berpura sibuk dengan ponselnya.
''Ah, itu...,,sepertinya iya kak,soalnya tadi malam kak Desta bilang kalau mamanya ingin bertemu denganku.''jawab Gladis,tak enak hati,pasalnya ia melihat perubahan raut wajah Alex saat ia menjawab pertanyaannya.
''Apa kamu mulai menyukai Desta?''tanya Alex yang kini sudah menatap kearahnya.
__ADS_1
''Iya aku menyukainya,dia baik sama aku,dan dia selalu membantuku.''jawab Gladis tanpa ada keraguan sedikitpun.
''Apa itu artinya kamu juga sudah mulai mencintai laki-laki itu???