
Gladissa yang tadinya ingin keluar dari kamar Alex,tiba-tiba terduduk kembali saat tangannya ditarik secara tiba-tiba oleh Alex.
''Kak Alex,''pekik Gladis.
''Morning kiss dulu sayang,''pinta Alex sambil memonyongkan bibirnya.Gladis yang awalnya terlihat kesal,tiba-tiba tersenyum saat melihat tingkah konyol Alex.
''Ayo cepat sayang! kamu mau keluarkan?makanya cium dulu!" ucap Alex lagi.Dan akhirnya terjadilah apa yang seharusnya tidak terjadi 😁
***
Saat ini mobil yang mereka tumpangi sudah berhenti didepan rumah ibunya Gladissa.Rumah sederhana dengan banyak pepohonan dihalamannya dan juga bayak bunga hias diteras rumahnya,sangat indah dipandang mata.
''Ini rumah kamu Dis?''tanya Rina sambil menatap setiap sudut rumah tersebut.Walaupun sederhana,rumah ibunya terlihat bersih dan sejuk.
''Iya mah,ini rumahku dan ibu.''jelas Gladis.Tak lama terdengar suara orang membuka pintu,yang ternyata adalah ibunya Gladis.
''Gladis,''panggilnya saat melihat sang putri didepan teras rumah mereka.
''Kenapa gk langsung panggil ibu nak?tadi ibu dengar suara didepan dan ibu langsung bukain pintunya.eeh ternya kamu.''jelas bu Diah lagi.
Pandangan bu Diah beralih pada wanita paruh baya yang masih terlihat awet muda tersebut. Yang saat ini juga tengah menatapnya sambil tersenyum,dan dibalas juga dengan senyuman oleh bu Diah.Lalu pandangannya kembali terlihkan pada kedua laki-laki tampan dan satu wanita cantik,yang ia kenali adalah bos tempat anaknya bekerja.
''Dis mereka...,,''ucapan ibunya Gladis sengaja menggantung pertanyaan agar anaknya langsung menjelaskannya.
Mereka adalah orang yang aku ceritain sama ibu tadi malam.''jelas Gladis,menjawab sedikit kebingungan ibunya,pasalnya anak gadisnya itu hanya mengatakan bos tempat dia bekerja ingin berkunjung kekampung halamannya.Yang Ibunya Gladis tau bos yang dimaksud adalah Kinara.
''Mari silahkan masuk!" ucap bu Diah mempersilahkan.
''Silahkan duduk! saya kebelakang dulu mau buat teh...
''Tidak usah repot-repot buk,tadi kami sudah minum sebelum datang kesini.''ucap Rina yang merasa sedikit tidak enak.
''Iya buk,jadi gk enak kalau merepotkan bu Diah,''sambung Kinara.
''Itukan disana,kalau disini kan belum,lagi pula tidak merepotkan sama sekali kok,sebentar ya.''ucap bu Diah tersenyum dan berlalu menuju dapur.
''Aku bantu ibu dulu ya mah,''ucap Gladis yang diangguki oleh Rina.
__ADS_1
Saat ini ibunya Gladis terlihat sedang menyiapkan minuman dan juga cemilan.
''Bu,''ucap Gladis sambil memeluk ibunya dari belakang.
Bu Diah berbalik lalu membalas pelukan anak gadisnya tersebut.
''Katakan yang sebenarnya pasti maksud kedatangan mereka bukan hanya ingin berkunjung atau pun hanya bersilahturahmi saja kan?ibu rasa ada maksud yang lain.''ucap bu Diah sambil menelisik wajah sang putri.
Gladis tersenyum,sepertinya ibunya ini sudah bisa menebak maksud kedatangan mereka kerumah ini.
''Ibu benar,sebenarnya kedatangan mereka kesini ingin...-,''
''Dis,apa ada yang bisa aku bantu?''potong Kinara,yang tiba-tiba datang kedapur.
''Loh mba, kenapa kesini?
''Iya nak,ini juga udah selesai kok.''sambung bu Diah lagi.''
''Oh gitu,yasudah deh,kirain masih ada yang bisa dibantu,''ucapnya lagi.
''Silahkan diminum tehnya dan dicicipi juga cemilannya! maaf hanya ini yang ada.''ucap bu Diah,setelah duduk kembali.
''Gak apa-apa buk,maaf jadi ngerepoti.''ucap Rina.
''Gk repot kok bu,''jawab bu Diah lagi.
Terlihat Rina meminum teh miliknya untuk menghilangkan rasa canggungnya.
''Sebelumnya kenalkan bu,saya Rina,dan ini anak pertama saya Kinara,dan yang ini Kiano,lalu sebelahnya lagi Bisma suami dari Kinara,''ucap Rina.
''Maksud kedatang kami kesini,ingin melamar putri bu Diah ,Gladissa untuk jadi menantu dikeluarga saya.''ucap Rina setenang mungkin.
Terlihat bu Diah menatap kearah Gladissa,lalu pandangannya kembali pada Rina.
''Calonnya yang mana bu?apa tidak ikut?''tanya Diah penasaran.
''Kiano perkenalkan dirimu sama calon ibu mertuamu sayang!" ucap Rina,namun membuat dahi bu Diah berkerut.Pasalnya yang dia tau bukan pria yang ada dihadapannya ini yang menjadi kekasih dari putrinya,namun ia masih enggan bertanya.
__ADS_1
''Perkenalkan buk saya KIANO ALEXANDER ,laki-laki yang mencintai putri ibu,dan kedatangan saya kesini ingin meminta restu pada ibu untuk memamar putri bu Diah.''ucap Alex setenang mungkin tanpa ada keraguan sedikitpun.Namun dalam hatinya perasaannya tak karuan menanti jawaban apa yang akan diberikan calon mertuanya ini,ia berharap bu Diah tidak akan mempersulitnya untuk menjadi pendamping putrinya nanti.
''Maaf sebelumnya,ibu mau tanya sama nak Kiano,apa kalian sudah lama menjalin hubungan?''
''Sebenarnya dulu hubungan kami sempat putus bu,dikarenakan saya....-,''
''Dikarenakan apa?''tanya bu Diah penasaran.
Terlihat Alex menarik nafas sebelum bicara lalu menghembuskannya perlahan.
Semenrata Rina dan yang lainnya harap-harap cemas,apa lagi Gladissa ia begitu terlihat cemas dengan apa reaksi ibunya nanti setelah mendengar calon suaminya ini masih mempunyai seorang istri.
''Dulu hubungan kami sempat putus dikarenakan saya menikah dengan wanita lain.''ucap Alex sambil menundukan pandangannya.
''Bu Diah, maaf sebelumnya kalau saya memotong ucapan kalian,,sebenarnya ini adalah kesalahan kami sebagai orang tua,waktu itu saya dan suami saya telah memaksa Alex untuk menikahi anak dari sahabat kami, tanpa memikirkan perasaan Alex sendiri,dan sampai akhirnya justru kami sendirilah yang menyesalinya.''jelas Rina.
''Apakah saat kalian menyuruh nak Alex menikah,kalian sudah mengetahui kalau dia sedang menjalin hubungan dengan Gladis? maaf sebelumnya jika saya bertanya seperti ini,saya hanya ingin tau saja.''ucap bu Diah.
''Iya bu tidak apa-apa,saya mengerti ,pasti bu Diah berpikir kalau kami menikahkan Kiano karna alasan status keluarga kan?sebenarnya kami tidak melarang anak kami menjalin hubungan dengan siapapun,dan waktu itu hanya karna kami yang egois memaksakan kehendak kami pada Kiano hingga akhirnya mau tak mau ia pun menuruti permintaan kami.Kami pikir wanita yang kami jodohkan dengan anak kami bisa membuatnya bahagia ternyata kami salah. Dan kami sangat menyesalinya.Maka dari itu kami sekarang kesini ingin meminta ijin pada bu Diah untuk meminang Gladissa menjadi istrinya Alex.''jelas Rina panjang lebar.
Terlihat bu Diah menghela nafas,kemudian wanita paruh baya itu menatap putri kesayangannya.
''Nduk apa kamu bersedia menjadi istri kedua dari nak Kiano?''tanya bu Diah,pada putrinya yang seketika membuat semua orang yang berada disana tercengang.
''Bu maaf sebelumnya saya memotong ucapan ibu,karna sebenarnya bu Diah sedang salah paham saat ini,karna Gladis sebenarnya bukan jadi istri kedua untuk saya tapi yang pertama, tentunya setelah saya bercerai dengan istri saya.''ucap Alex menjelaskan.
''Maksudnya nak Alex mau bercerai dengan istri pertamanya?apa ini karna ada kaitan dengan nak Alex yang ingin menikah lagi?
*
Astaga....kenapa jadi rumit gini sih thor???
Seng sabar mas Alex,kalau jelasin sama emak-emak harus alon-alon....😅
NEXT
JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN...🤗😘
__ADS_1