
Waktu berjalan dengan sangat cepat,tak terasa jam kini sudah menunjukan pukul lima sore,tamu undangan pun sudah mulai sepi,karna acara pernikahan Alex dan Gladissa hanya diadakan sampai jam enam sore,hanya tinggal kerabat jauh saja yang terlihat masih berbincang didalam ataupun dihalaman rumah.
Sedangkan Sumi,setelah melihat Desta datang bersama seorang wanita tak lama ia pun pulang dari acara itu,karna Sumi tak ingin Desta membawa gadis itu menemuinya saat dipernikahan Alex, bukan karna Sumi tidak suka dengan gadis tersebut,tapi dia mau Desta memperkenalkan gadis itu nanti dirumah mereka sendiri.
Selelah mengantarkan Naomi pulang,Desta juga langsung menuju kerumahnya. ia kembali teringat dengan kata-kata Naomi sebelum ia pulang tadi,,Naomi sempat bertanya apa Desta memiliki perasaan pada Gladissa,karna saat dipelaminan tadi Naomi sempat melihat Desta menatap Gladissa dengan tatapan sendu,dan dia juga melihat ada rasa kecewa dimatanya,,dan mau tak mau akhirnya Desta menceritakan kisahnya bersama Gladissa pada Naomi,awalnya Naomi sempat terkejut, kok bisa orang yang dia sukai dulu menjalin hubungan dengan orang yang dicintai oleh Desta,begitu pun sebaliknya, mereka yang patah hati karna ditinggal nikah bisa dipertemukan dan akhirnya menjalin sebuah hubungan,walaupun belum ada rasa cinta diantara mereka,namun keduanya merasa nyaman saat bersama,dan mereka juga merasa cocok satu sama lain,dan akhirnya keduanya pun memilih untuk menjalin suatu hubungan.
Sebenarnya Desta tidak terlalu suka dengan gadis yang terlalu banyak bicara dan juga naif,tapi entah kenapa ia bisa menerima Naomi sebagai kekasihnya padahal sifat Naomi jauh dari kretarianya, dimatanya Naomi adalah gadis yang unik,dan apa adanya,dia juga tidak ada jaim-jaim nya,seperti kebanyakan wanita pada umumnya.Dan yang terpenting entah kenapa setiap ia selalu berdekatan dengan wanitanya itu tubuhnya selalu bereaksi lebih.
Saat sebelum Desta kembali menaiki mobilnya,Naomi mengatakan jika memang dirinya merasa tidak nyaman saat bersama nya,lepaskan lah! namun kalau justru sebaliknya ia meminta hubungan mereka bisa lebih dari ini, entah kenapa Desta langsung mengiya kan saat Naomi ingin hubungan mereka lebih dari hanya sekedar pacaran,mungkin keduanya takut jika nanti pasangan mereka akan kembali direbut,jika tidak diresmikan terlebih dahulu,apa lagi Naomi, dimata nya Desta begitu sempurna,ia tidak mau ada yang kembali merebut pria yang disukainya, akhirnya ia memutuskan untuk meminta Desta memilih antara lepas,dan lanjut kehubungan yang lebih serius,Naomi bukannya tidak tau jika Desta memiliki perasaan pada Gladissa,semuanya sangat terlihat jelas saat diacara pernikahan mereka tadi,namun ia tak ingin memaksakan perasaan Desta padanya,tapi cepat atau lambat Naomi memastikan bahwa cinta Desta nantinya akan seutuhnya tertuju padanya.
Tak terasa mobil yang Desta tumpangi telah sampai dikediamannya,setelah memarkirkan mobilnya Desta langsung munuju rumah.
Desta membuka pintu yang memang tidak terkunci,saat ia ingin menuju lantai atas tiba-tiba ada suara yang membuat langkahnya terhenti.
''Desta dari mana kamu?kenapa baru pulang jam segini?''tanya Sumi yang saat ini baru keluar dari arah dapur, sambil membawa secangkir teh.
''Aku dari nganterin teman dulu pulang mah.''jawabnya
''Teman?teman yang mana?kok akhir-akhir ini kamu sering sekali pergi sama temanmu ini,mama jadi penasaran deh,ajak dong sekali-sekali temanmu kesini!" ucap Sumi sambil mendudukan bo*kongnya di salah satu kursi yang ada disana.
''Mah,sebenarna ada yang ingin aku bicarakan dengan mama.''ucap Desta kini wajahnya menatap serius pada Sumi.
''Apa?tanya Sumi yang masih terlihat santai.
__ADS_1
''Sebenarnya aku ingin melamar seseorang.''ucap Desta yang seketika membuat Sumi menyemburkan teh hijau miliknya,karna merasa kaget dengan ucapan putranya,pasalnya setelah putus dari Gladis,Desta tak pernah sekalipun membawa seorang gadis lagi kerumahnya setelah Gladissa,dan ini kenapa sekarang tiba-tiba ia mengatakan ingin melamar seseorang?apa gadis yang dimaksud Desta adalah gadis yang ia lihat tadi saat dipesta pernikahan Alex.
''Mama gpp?''tanya Desta,
''Gk! mama gpp,memangnya anak siapa yang ingin kamu lamar?
''Anak nya om Gusti ma, patner kerja diperusahaan kakek,, dan nama gadis itu Naomi.''jelas Desta.
''Naomi,?maksudmu Naomi yang pernah datang kerumah om Jo dan tante Rina?''tanya Sumi memastikan.
''Ya mungkin,karna Naomi memang dekat dengan keluarga mereka.''jawab Desta.
''Apa kamu yakin dengan keputusan ini nak?jangan mengambil keputusan terburu-buru,''ucap Sumi menasehati putranya,karna Sumi takut Naomi hanya dijadikan pelarian saja oleh Desta,karna ia tau kalu Desta masih memiliki perasaan pada Gladissa.
''Baiklah,apapun keputusan kamu mama pasti akan selalu mendukungmu,asal itu yang terbaik untukmu, dan kamu harus secepatnya bawa gadis itu untuk bertemu dengan mama!.''ucap Sumi
''Terimakasih mah, secepatnya aku akan kenalkan dia pada mama.
***
Sementara dikediaman keluarga ALEXANDER.Saat ini Gladis sedang berada didalam kamar pengantin mereka,yaitu kamar milik Alex,setelah membersihkan tubuhnya Gladis pun berbaring ditempat tidur tersebut.
''Mas Alex mana sih,kok gk naik-naik?apa tamunya masih banyak kali ya.''gumam Gladis.
__ADS_1
Karna merasa lelah dan juga mengantuk akhirnya Gladis pun tertidur.Pukul delapan malam Alex baru terlihat menaiki anak tangga sambil membawa nampan yang berisi makanan,saat masuk ia melihat sang istri yang sedang tertidur nyenyak diatas tempat tidur.
''Sasa! sayang bangunlah sebaiknya kamu makan dulu!" ucap Alex sambil menggoyang pelan tubuh istrinya.
Tak lama terlihat Gladis mulai menggerakan tubuhnya,tak lama ia pun mulai membuka matanya.
''Mas,''panggil Gladis kemudian ia bangkit dari tidurnya.
''Aku ketiduran ya?udah jam berapa ini?''ucapnya sambil menoleh kearah jam dinding yang ada tembok.
''Ini mas bawain kamu makan malam.''
''Loh kok dibawain?kita makan dibawah aja mas.''
''Mas udah makan,lagian tadi mama bilang kamu tidur nya nyenyak banget jadi mama gk tega banguninnya,jadi yaudah mas bawain aja sekalian makanan kamu keatas.''jelas Alex.
''Makasih ya mas,aku sangat beruntung punya suami seperti kamu.''ucap Gladis tulus.
''Dan mas lebih beruntung lagi karna bisa mendapatkan kamu,akhirnya mas bisa menjadikan kamu sebagai istri mas,walau pun bukan yang pertama.''ucapnya lirih
''Mas,kok bicara seperti itu,yang terpenting sekarang kita bisa hidup bersama,dan itu sudah lebih dari cukut untuk ku.''ucap Gladis.
''Kamu benar sayang,akhirnya Allah mengabulkan doa kita, kalau jodoh tak kan kemana.''sambung Alex sambil tersenyum.
__ADS_1
NEXT