Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Membesuk Misya Dirumah sakit.


__ADS_3

Jam makan siang telah usai, saatnya Gladissa melanjutkan pekerjaannya bersama teman-temannya.


Setelah turun dari Taksi Gladissa segera memasuki Butik tempat ia mencari rezeki.


''Dis, kamu tadi dicariin sama Bu Kinara, sebaiknya kamu segera keruangannya!'' ucap Lastri.


''Kira-kira ada apa ya?''gumam Gladissa.


Kini Gladissa suda berada didepan pintu ruangan Kinara.


Tok-tok-tok..


''Mba Kinara ini saya Gladissa,apa saya boleh masuk??''tanya Gladissa dari luar.


''Ya masuk aja Dis,''ucap Kinara dari dalam.


Ceklek, suara pintu ruangan terbuka,lalu munculah sosok Gladissa dari balik pintu.


''Mba kinara, kata Mba Lastri tadi Mba cari saya? apa benar?''tanya Gladissa,setelah memasuki ruangan Kinara.


''Iya Dis,duduklah!'' ucap Kinara sambil menutup Laptop miliknya.


''Oya Dis, apa hari ini kamu jadi kerumah sakit untuk melihat keadaan Misya?''tanya Kinara.


''Iya jadi Mba, rencananya saya dan teman-teman nanti sepulang kerja akan melihat keadaan Misya dirumah sakit Mba.''jelas Gladissa.


''Oh, yaudah kalau begitu kalian ikut saya aja sekalian!, saya panggil kamu, juga karna mau ajak kamu jenguk Misya, tadi sih rencananya sebelum ke Butik saya berniat kerumah sakit untuk melihat keadaan Misya ,tapi gk jadi karna ada urusan mendadak.''jelas Kinara.


DIRUMAH SAKIT..


Saat ini, kedua orangtua Misya sedang berada diruang rawat Misya.


Yanti duduk di sisi ranjang tempat Misya berbaring,sedangkan suaminya duduk disofa kecil yang ada disamping bangsal tersebut.


''Mah,''panggil Misya pelan, saat melihat Orangtuanya.


''Misya,,sayang kamu sudah sadar nak? Pa, anak kita sudah sadar cepat panggil Dokter!" ucap Yanti pada suaminya.


Setelah berapa saat Dokter datang,dan langsung memeriksa keadaan Misya.


''Baiklah Nona Misya,apa yang anda rasakan saat ini?'' tanya Dokter setelah memeriksa keadaannya.


Kaki saya rasanya keram Dok,gk bisa digerakkan,kepala saya juga agak pusing,''keluh Misya.


''Oh itu tidak apa-apa, hanya pengaruh obat saja, dan juga karna sudah dua hari tidak digerakan.''ucap Dokter lagi.


''Lalu berapa lama anak saya baru bisa berjalan normal Dok?''tanya Pak Bagas.


''Waktu pemulihan biasanya memerlukan waktu sekitar enam sampai delapan minggu,itupun harus tetap dalam pengawasan ya Pak? dan juga tidak boleh terlalu banya bergerak,ataupun melakukan aktivitas-aktivitas yang bisa mempengaruhi penyembuhan anak Bapak sendiri,anda mengerti Nona Misya?''ucap Dokter sambil menatap Misya,, dan hanya dijawab dengan anggukan oleh Misya.

__ADS_1


SORE MENJELANG..


Hari ini Kinara memang sengaja menutup Butiknya lebih awal,karna rencananya mereka semua akan kerumah sakit untuk melihat keadaan Misya.


''Dis, gimana? apa semuanya sudah siap?'' tanya Kinara yang baru keluar dari Butiknya.


''Sudah Mba,tuh mereka,''ucap Gladissa sambil menunjuk dengan dagunya.


''Yaudah yuk,''ajak Kinara pada Gladissa.


DITEMPAT LAIN..


Alex sedang menikmati musik live yang ditampilkan di Cafe miliknya.


Dari jauh, Bisma sedang memperhatikan sahabatnya itu,


''Lex, sapa Bisma sambil duduk disamping Alex.


''Bisma, kapan datang kok saya tidak lihat?'' tanya Alex.


''Ck,,gimana loe mau liat gue,kalau mata loe aja tertuju sama tu penyanyi.''sindir Bisma.


''Oya Lex, tadi sebelum gue kesini,gue mampir dulu ke Rumah Sakit,untuk melihat keadaan Misya, loe tau sekarang dia sudah sadar, apa loe tidak berniat melihatnya sekarang? ''tanya Bisma.


''Syukurlah kalau dia sudah sadar,tapi kalau hari ini saya belum bisa melihatnya Bis,karna loe tau kan sebentar lagi Pak wandi akan datang, takutnya kalau saya tidak ada ,,dia akan kecewa, dan membatalkan kerja samanya.''jelas Alex.


''Iya, loe bener juga.''ucap Bisma yang memang tau hari ini akan kedatangan tamu penting.


Saat ini Kinara sedang mengendarai mobilnya menuju Rumah Sakit.


''Tadi Bisma nelpon saya, katanya Misya sudah sadar,''ucap Kinara memberita pada semua pegawainya.


''Benarkah Mba? Alhamdulillah kalau Misya sudah sadar.''ucap Gladissa dan teman-temannya.


Reni yang berada di belakang mobil merasa sangat iri pada Gladissa,karna bisa sedekat itu pada Kinara dan Misya,padahal menurutnya dia yang lebih lama kerja di Butik itu,dan menurutnya dia lebih layak dari Gladissa.


Setelah sampai,Kinara langsung memarkirkan mobilnya.


''Yang ini kamarnya Mba?''


tanya Gladissa saat mereka sudah berada didepan pintu kamar inap milik Misya.


''Iya Dis, kalian masuk aja duluan ,,saya mau anggkat telpon dulu,''ucap Kinara.


''Cepat ketok pintunya Lin!'' ucap Uut,yang merasa sudah tidak sabar.


''Iya, sabar napa sih,''ucap Lina sewot.


Tok-tok-tok..

__ADS_1


''Kok gk dibukain sih pintunya?''tanya Lina pada Uut.


''Ketok yang kuat,'' ucap Uut lagi.


Setelah berulang kali mengetuk,akhirnya pintunya dibuka dari dalam.


''Maaf kalian siapa ya?''tanya seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah Yanti Mamanya Misya.


''Saya Gladissa,dan ini teman-teman saya, kami Pegawai yang bekerja diButik miliknya Mba Kinara dan Misya Tante,''ucap Gladissa.


Yanti menatap Gladissa dari atas sampai bawah,Gladissa mengikuti arah pandang Yanti,sambil melihat penampilannya sendiri.


''Nih Tante-tante kenapa liatin aku sampai segitunya,emanh ada yang aneh sama penampilanku.''


Batin Gladissa,yang merasa risih dengan pandangan Yanti.


''Tante apa Misya nya ada?''tanya Gladissa lagi,yang melihat Yanti hanya diam.


''Oh iya,,ada, tapi dia lagi dikamar mandi, silahkan masuk!" ucap Yanti pada mereka.


Tak lama Misya keluar dari kamar mandi,dengan menggunakan kursi roda.


''Haii kalian datang,''ucap Misya tersenyum senang.


''Iya Mba Misya,ini kami bawakan buah dan juga kue,''ucap Reni, sambil meletakan nya diatas nakas disamping bangsal.


''Sini biar aku bantu Sya,''ucap Gladissa,sambil memapah Misya naik ketempat tidur.


''Dasar cari perhatian aja kerjanya,''gerutu Reni pelan.


''Sirik aja loe Ren sama Gladis,''bisik Uut,saat mendengar ucapan Reni.


''Kalian sama siapa kesini? kok bisa tau letak kamarnya?''tanya Misya.


''Kami sama Mba Kinara, tadi dia lagi terima telpon, makanya kami masuk diluan.ucap Lastri.


''Misya,, Mama keluar dulu ya sebentar,''ucap Yanti sambil berlalu.


''Gimana keadaan nya Mba Misya apa udah boleh pulang?''tanya Uut.


''Uut sayang, kalau Mba Misya udah di izinin pulang,gk mungkin sekarang dia masih ada disini,''ucap Lina sedikit geram, karna mendengar pertanyaan Uut pada Misya.


Misya mengulum senyum saat mendengar perdebatan kecil yang mereka lakukan.


''Saya belum bisa pulang,dan mungkin akan lebih lama tinggal disini,karna kaki saya belum bisa jalan,dan masih harus dirawat,, jadi mungkin untuk sementara saya belum bisa kembali keButik.''jelas Misya sedih.


''Kamu jangan sedih Sya,sesering mungkin kami akan datang untuk mengunjungimu agar kamu gk merasa kesepian lagi,''ucap Gladissa.


''Benar yang dikatakan Gladis Mba, kami akan sering-sering datang untuk menghiburmu.''sambung Uut.

__ADS_1


''Makasih ya,''ucap Misya sambil tersenyum.


TBC..


__ADS_2