Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Belalai


__ADS_3

Saat ini Alex sedang diperjalanan pulang menuju rumahnya,setelah tiba ia langsung masuk dan menuju kamarnya.


Rasanya malam ini dirinya benar-benar sangat lelah,setelah masuk kekamarnya Alex segera merebahkan dirinya diatas ranjang empuk miliknya.


''Wanita itu benar-benar sudah tidak waras,hampir saja aku melakukan itu dengannya.''


Batin Alex sambil mengusap kasar wajahnya.


DIKEDIAMAN MISYA..


Saat ini Misya dan mama nya Yanti sedang berada diruang keluarga.


Semenjak kecelakaan Yanti tak mengijinkan Misya untuk tinggal diapartemen lagi,dengan alasan takut terjadi sesuatu pada anaknya tersebut.


Awalnya Misya menolak,namun Yanti juga bersikeras tak mengijinkan Misya tinggal sendirian lagi,dan akhirnya mau tak mau Misya pun setuju untuk kembali tinggal bersama kedua orang tuanya lagi.


''Misya,mama mau tanya sama kamu,sebenarnya gadis yang bernama Gladis itu orangnya seperti apa sih?''tanya Yanti.


''Sebenarnya dia sih gadis yang baik,dia juga rajin ma,tapi hanya saja belakangan ini aku merasa dia ingin merebut Kia dariku.''ucap Misya.


''Benarkah?? kalau begitu sebaiknya kamu menjauh dari gadis itu,kalau perlu kamu pecat saja dia!" ucap Yanti.


''Awalnya aku sempat punya pikiran seperti itu ma, tapi bagai mana dengan Kinara pasti dia tidak akan setuju,lagi pula mana bisa aku mencapur adukan masalah pribadi dan pekerjaan,lagi pula aku belum punya bukti untuk mengusirnya dari sana.''jelas Misya lagi.


'' Misya mama sarankan,sebaiknya kamu bicara pada Kia untuk mempercepat pernikahan kalian! dan oya satu lagi,mulai sekarang kamu juga harus lebih agresif pada Kiano agar dia merasa tidak tahan padamu.''ucap Yanti memberi ide gila pada anaknya.


''Apa akan berhasil ma?tapi bagai mana jika Kia menolakku?sebenarnya kemarin aku juga pernah melakukan hal yang seperti itu,tapi Kia nya malah marah padaku.''jujur Misya.


Sebenarnya ia sangat malu mengatakannya pada Yanti tapi ia juga harus mendengarkan pendapat ibunya untuk mengetahui bagai mana cara agar dirinya bisa dengan cepat mendapatkan Alex.


'' Benarkah?? oh ternyata anak mama cepat juga ya?''ucap Yanti sambil menggoda anaknya.


''Dengar!! sebaiknya kamu lebih sering berinteraksi pisik dengan Kia,kamu kan tunangannya mama rasa sah-sah saja kalau kamu melakukannya,kan sebentar lagi kalian akan menikah.''ucap Yanti lagi.


''Mama benar,baiklah nanti aku akan mencobanya lagi.''ucap Misya .


***


Sedangkan dikamar milik Gladissa,saat ini gadis itu sedang memikirkan Alex.


''Kak Alex,aku merindukanmu,''gumannya lirih.


Tiba-tiba saja Gladissa kembali mengingat adegan panas yang kemarin mereka lakukan bersama,rasanya Gladissa ingin kembali mengulanginya dengan Alex,sebab setiap sentuhan yang diberikan Alex selalu bisa membuatnya melayang,dan sekarang dirinya merada candu akan hal itu.


''Sepertinya aku sudah benar-benar tidak waras, kenapa aku bisa punya pikiran seperti itu, rasanya aku sudah seperti wanita murahan saja.''

__ADS_1


Batin Gladissa,sambil menggelengkan kepalanya dengan cepat.


KEESOKAN HARINYA ..


Pagi ini Gladissa sudah bersiap seperti biasa,suara teman-temannya pun sudah ramai terdengar dipagi hari ini.


''Ck..Uut,suara loe sudah seperti tukang penjual sayur di pasar pagi aja tau gk!" ucap Gladissa yang baru keluar dari mes nya.


''Biasa namanya juga Uut.''sambung Lina.


Orang yang dibicarakan hanya nyengir,memperlihatkan giginya yang rapi.


''Lastri belum siap?''tanya Gladissa.


''Sudah!'' jawab Lastri yang baru keluar dari mesnya.


Kini mereka berempat berjalan menuju butik.


Saat ini Misya juga terlihat sudah rapi, pagi ini ia berencana untuk pergi lebih awal kebutik,namun sebelumnya Misya akan terlebih dahulu kerumah Kinara.


Setelah mengendarai mobil selama dua puluh menit akhirnya Misya sampai dikediaman Kinara.


''Pagi tante,''sapa Misya pada Rina setelah masuk kedalam kediaman mereka.


''Eeh, Misya pagi juga,kamu kesini mau ketemu Kinara atau Kia?''goda Rina.


''Boleh dong,''ucap Rina sambil tersenyum.


''Kinaranya belum turun,kalau Kia mungkin masih tidur.''jelas Rina.


''Eemm,,tan boleh gk aku kekamar Kia untuk bangunin dia?''tanya Misya.


''Boleh,tapi tante rasa kamu harus kerja keras deh untuk banguninnya soalnya Kia itu susah banget kalau bangun pagi.''jelas Rina.


''Iya tante,kalau gitu aku keatas dulu ya?''ucap Misya yang diangguki Rina.


Misya melangkah menaiki anak tangga menuju kamar Alex.


Tok-tok-tok..


''Kia kamu sudah bangun?aku masuk ya?''


Namun tak ada jawaban sama sekali.


''Sepertinya dia belum bangun.''gumam Misya.

__ADS_1


Karna tak mendapat jawaban dari dalam akhirnya Misya memutuskan untuk masuk kedalam kamar Alex.


Setelah membuka pintu,mata Misya langsung tertuju pada sosok lelaki yang sedang bergelut dengan selimutnya.


Misya menutup kembali pintu kamar tersebut,kemudian ia melangkah mendekati ranjang Alex,Misya menatap wajah Alex yang selalu membuatnya merasa rindu.


Kini ia sudah duduk di sisi ranjang Alex,Misya memperhatikan wajah pujaan hatinya dengan lekat,lalu mengangkat tangannya untuk membelai wajah Alex yang ditumbuhi bulu-bulu tipis,membuatnya terlihat lebih tampan berkali-kali lipat.


Misya menyibak selimut yang menutupi tubuh Alex, seperti biasa Misya disuguhkan dengan pemandangan tubuh Alex yang hanya memakai celana boxer dan kaos singlet saja.


Misya menelan salivanya saat melihat tonjolan milik Alex yang seperti sedang melambai padanya.


Maklum,biasanya di pagi hari itu memang sering dialami oleh para pria dewasa.


Ingin rasanya Misya menyentuh benda keramat itu,tapi ia takut kalau Alex akan marah seperti kemarin.


Misya kembali menatap wajah Alex yang masih tetap setia menutup matanya.


''Kia apa kamu sudah bangun? kia?''panggil Misya untuk pemastikan lagi.


Misya mendekatkan wajahnya pada bibir Alex,karna sejak tadi ia sangat tergoda oleh bibir **** itu.


Kini bibir keduanya sudah menempel sempurna,Misya menyesap lembut bibir Alex, selama hampir dua menit Misya menciumnya ,namun belum ada tanda-tanda dari Alex untuk segera membuka matanya.


Lalu dengan berani Misya kembali melancarkan aksinya,kini cium*nnya lebih dalam lagi,dan tangannya juga kini sudah berada dibawah Alex.


Namun tiba-tiba Alex membuka matanya saat merasakan jari seseorang menyentuh belalai panjang miliknya.


''Eehem,''ucap Alex yang sengaja berdehem dengan kuat.


Misya sontak kaget,saat mendengar suara tersebut.


''Kia,a aku...''Misya tak sanggup melanjutkan kata-katanya karna sebenarnya ia merasa sangat malu dengan kelakuannya sendiri.


''Ternyata sekarang kamu sudah menjadi wanita liar Misya.''ucap Alex datar sambil menatap mata Misya.


''Sekarang keluarlah,sebentar lagi saya akan segera turun!" ucap Alex.


Tanpa bicara lagi Misya mengangguk,dan segera keluar dari kamar Alex.


''Alex menghela nafas panjang, sambil menyentuh Belalai miliknya sendiri.


Alex berpikir, Begitu banyak wanita nakal disekelilingnya saat ini.


''Kamu sangat beruntung Joni,sangat banyak yang menginginkamu saat ini, tapi untungnya kamu masih bisa menahannya,''ucap Alex konyol.

__ADS_1


NEXT


__ADS_2