Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Resepsi


__ADS_3

Disaat Misya dan Brayen memutuskan untuk pulang dari kediaman Alex,justru Desta dan Naomi sedang dalam perjalanan menuju kediaman Alex.


''Naomi aku boleh tanya sesuatu gk?''ucap Desta sambil melirik sekilas pada Naomi.


''Emang kak Desta mau tanya apa?


''Apa benar kamu pernah menaruh perasaan pada Alex?''tanya Desta,namun tatapannya tetap fokus kejalan.


''Iya sebenarnya aku dulu sangat menyukainya,bahkan aku penah meminta papa untuk melamarkan dia untukku,namun dianya nolak,kasian banget ya nasip ku,ucap Naomi sambil tertawa lirih.


''Sampai segitunya?? lalu apa sekarang kamu masih menyukainya?''tanya Desta lagi.


''Kalau suka ya masih,tapi kalau ingin memiliki sih sudah tidak lagi,bukan karna dia sudah menikah, tapi karna aku sudah dapat ganyinya yaitu kamu, dan aku maunya kamu nanti yang jadi suami aku.''ucap Naomi tenang dan tanpa beban,Naomi bukanlah tipe wanita yang suka memendam perasaan,jika memang ia ingin bicara pasti langsung ia keluarkan apa yang ada didalam isi kepalanya tanpa rasa ragu,bahkan ia tidak gengsi atau pun malu sedikit pun jika ia harus mengatakan cinta terlebih dahulu pada laki-laki yang dia sukai,tidak perduli nantinya dia akan ditolak atau pun diterima yang terpenting baginya saat itu adalah mengatakan isi hatinya tidak perduli nantinya ia diterima atau pun ditolak yang penting ia sudah mengungkapkan perasaannya.


Desta hanya menanggapi ucapan Naomi dengan senyuman, namun dalam hati ia mengaminkan ucapan Naomi.


Tak terasa mobil yang mereka tumpangi telah sampai dikediaman keluarga ALEXANDER.


''Yuk turun!" ucap Desta setelah memarkirkan mobilnya.


Sedangkan diatas pelaminan,sepasang penganti itu terlihat sedang bersalaman dengan para tamu.


''Mas,rame banget tamunya,dari tadi gak habis-habis aku lihat.''ucap Galdis.


Alex terkekeh pelan mendengar ucapan istrinya itu,baginya ini tidak seberapa dibanding pernikahan pertamanya dulu bersama Misya.


''Tadinya mama dan papa inginnya resepsi kita setelah perceraianku dengan Misya,namun karna permintaan kakek akhirnya akadnya diadakan sekalian dengan resepsi.''jelas Alex.


''Oh,pantesan rame banget tamunya.''ucap Gladis.


''Sasa itu teman-teman kamu kan?''tanya Alex sambil menunjuk kearah depan.


''Iya mas,''jawab Gladis dengan senyum yang mengembang.


''Haii Dis, selamat ya,gue gk nyangka loe bisa nikah sama kak Alex,, terus status kamu sekarang istri kedua dong?''ucap Uut,yang seketika ucapannya mendapat cubitan dipinggang oleh Lina.


''Aaw,,apaan sih loe Lin,sakit tau dicubit.''sungut Uut,sambil mengelus pinggangnya yang terasa sakit.


''Makanya kalau ngomong dijaga, yang kayak gitu gk perlu dibahas juga kali.''bisik Lina,namun masih bisa didengar oleh Gladissa.


''Lah,emangnya omonganku salah? lagian kan emang benar.''jawab Uut .


''Gpp kok Lin,oya kalian apa kabar?''tanya Gladis yang sedikit mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


''Kami baik kok.''


''Oya Dis,ini hadiah dari kami semua,''ucap Lastri sambil memberikan kado pada Gladissa.


''Terimakasih,maaf jadi ngerepotin deh,''


''Ya gk lah..''jawab Lina.


''Kok nasip Gladis beruntung banget,sedangkan gue yang dari dulu suka sama kak Alex sama sekali gk bisa dapatin dia.''


Ucap batin Reni,yang merasa iri.


Sekali lagi selamat ya Dis,selamat ya kak Alex.''ucap Lina sambil menyalami,disusul oleh ketiga temannya.


''Terima kasih ya kalian sudah mau datang,kalau gitu silahkan dinikmati makanannya!" ucap Gladis mempersilahkan.


''Boleh sekalian bungkus kan Dis?''ucap Uut sambil cengengesan.


''Ih,apaan sih loe Ut,malu-maluin aja.''protes Reni


''Tau nih Uut,malu tau!" sambung Lina.


''Gpp kok,nanti kamu bilang aja dibagian sana!" ucap Gladis sambil menunjuk dibagian penjaga hidangan.


''Yasudah Dis,kami kesana dulu ya?.''ucap mereka semua yang diangguki oleh Gladis.


''Kamu ini Ut,bikin malu aja.''sungut Lina.


''Yee,,kalian kenapa sih dari tadi nyalahin gue mulu, Gladis dan kak Alex aja biasa aja ,nah...kalian kok sewot.''jawab Uut yang tak mau disalahkan.


''Udah jangan bertengkar malu tau.''ucap Lastri menengahi.


*


*


*


Kini mobil Desta sudah memasuki halaman rumah kediaman keluarga ALEXANDER.Setelah memarkirkan mobilnya Desta pun turun disusul oleh Naomi.


Dari kejauhan ternyata Sumi sudah melihat mibil Desta yang memasuki halaman rumah keluarga adiknya tersebut,namun dahinya berkerut saat Sumi melihat Desta tidak datang sendiri,namun bersama seorang wanita,bahkan pakaian yang mereka gunakan memiliki warna yang sama.


''Desta! dengan siapa dia?dan gadis itu sepertinya tidak asing, sepertinya aku pernah melihatnya,tapi dimana..?''

__ADS_1


Batin Sumi yang masih terus memperhatikan mereka.


Desta dan Naomi kini sudah berada dalam keramaian para tamu,dan berbaur dengan mereka.Rina dan Kinara yang saat itu sedang berbincang dengan kerabat mereka,tak sengaja melihat keduanya.


''Mah,coba lihat! itukan Desta,kok bisa dia datang bersama Naomi?apa jangan-jangan mereka...,,''


''Iya sepertinya pikiran kita sama sayang,mama rasa mereka sedang menjalin hubungan,kamu lihat saja baju yang mereka gunakan couple gitu.''sambung Rina.


''Syukurlah kalau Desta sudah menemukan pasangannya,jadi mba Sumi tidak akan selalu menyalahkan Kiano terus-terusan.''sambung Rina lagi yang merasa lega.


*


''Yuk kita ucapin selamat dulu sama Alex dan istrinya kak!'' ucap Naomi sambil menggandeng lengan Desta menuju panggung dimana saat ini kedua pasangan pengantin itu berada


''Kak Desta,''gumam Gladis saat melihat Desta melangkah menuju kearahnya dengan seorang wanita yang ia ketahui adalah Naomi.


Alex juga menatap kearah kedua pasangan tersebut yang kini sudah berhenti tepat dihadapan mereka.


''Haii Lex,selamat ya atas pernikahannya, dan selamat juga ya buat kamu Gladis,aku gk nyangka kamu cantik banget apa lagi pakai gaun pengantin ini.''puji Naomi,ia sadar tidak ada gunanya terus-terusan membenci wanita yang ada didepannya saat ini,dan Naomi memilih untuk berdamai saja dengan perasaannya.


Gladis dan Alex memang sudah berganti pakaian,mereka terlihat sangat serasi,Alex yang menggunakan tuxedo putih gading,membuat ketampanannya bertambah berkali-kali lipat.Sedangkan Gladissa menggunakan gaun dengan warna senada terlihat sangat cantik dan juga anggun.


''Terimakasih,''jawab Gladis sambil tersenyum canggung,apa lagi sejak tadi Desta terus menatap kearahnya.


''Selamat ya Gladis semoga bahagia.''ucap Desta,sangat terlihat kesedihan dimatanya.


''Terimakasih kak Desta.''ucap Gladis dengan suara lirih.


''Selamat ya Lex,akhirnya kau lah pemenagnya,jaga dia baik-baik jangan sampai kau menyakitinya lagi!" ucap Desta pelan,namun mengandung nada peringatan.


''Terimakasih,aku pasti akan menjaga istriku dengan baik, kau tidak perlu khawatir.''jawab Alex, dan Desta pun mengangguk lalu turun menyusul Naomi yang sudah turun lebih dulu.


''Mas,apa mereka sedang menjalin suatu hubungan?''ucap Gladis sambil pandangannya kembali memperhatikan pasangan yang kini menjauh dari hadapannya.


''Sepertinya begitu.''jawab Alex datar.


''Mas kenapa?kok jawabnya nadanya kayak gitu?


''Biasa aja.''


Dalam hati Gladis tersenyum,karna melihat gelagat cemburu dari suaminya itu.


''Diih,ada yang cemburu kayaknya,''ucap Gladis yang sengaja menggoda suaminya.

__ADS_1


NEXT


__ADS_2