
Tatapan memohon Alex masih ia tujukan pada calon ibu mertuanya itu yang masih keukuh untuk membatalkan pernikahan keduanya walaupun tadi Alex sempat menjelaskan pada sang calon ibu mertua,walupun tidak semuanya ia ceritakan,Alex berpikir itu adalah aib keluarga kalau bisa ia berharap tidak ada yang tau selain keluarga terdekatnya,walaupun bu Diah juga akan menjadi keluarga,namun Alex belum siap menceritakan hal memalukan tersebut.Sedangkan Yanti, ia terlihat biasa saja seperti bukan putrinya yang melakukan hal memalukan tersebut.
''Biar saya yang akan menjelaskannya!" ucap seseorang yang tak lain adalah Misya.
Yanti sempat tersentak melihat Misya tiba-tiba datang,,Misya yang baru sampai dikediaman Alex langsung menuju rumah, rencananya ia memang hendak menyaksikan proses akad nikahnya karna memang sudah waktunya,namun sebelum Misya masuk tak sengaja ia mendengar bu Cindy sedang bergosip, saat itu bu Cindy mengatakan pada temannya kalau pada saat ia ketoilet tadi, tak sengaja ia mendengar ada sedikit keributan disana,namun waktu itu bu Cindy tidak tau permasalahannya karna keburu kepergok orang lain saat ingin menguping,dan akhirnya si biang gosip keluar sambil gigit jari.Dan saar itu juga dengan cepat Misya masuk kedalam rumah, ia merasa heran saat tak menemukan orang ditempat tersebut yang memang ruangannya sudah dihias sedemikian rupa.Samar-sama Misya mendengar ada sedikit keributan dari arah ruang tengah,dan Misya pun langsung melangkahkan kakinya untuk mencari asal suara tersebut.Dari kejauhan ia melihat kedua orang tuanya sedang cekcok,tepatnya Yanti mamanya,ia tak habis pikir kenapa mamanya itu masih saja ingin menganggu kehidupan Alex.
Misya yang saat itu kebetulan datang bersamaan dengan Kinara dan Gladissa langsung mendekati kearah mereka saat mendengar ibunya Gladis ingin membatalkan pernikahan anaknya, dengan alasan kalau istri pertamanya tengah mengandung yang ia pikir kalau anak dalam kandungan itu adalah anak Alex.Saat tak ada yang ingin berbicara mau tak mau akhirnya Misya yang buka suara.
''Bu Diah sebelumnya saya minta maaf atas semua ini,sebenarnya yang bersalah disini adalah saya bukan mereka.''ucap Misya
''Maksudmu apa?''tanya bu Diah,saat ini matanya tertuju pada perut Misya yang membesar.
Bu Diah memejamkan matanya sejenak,untuk menetralkan perasaannya.Ternyata yang didengarnya tadi benar adanya,kalau saat ini ternyata istri pertama Alex sedang mengandung.
''Bu Diah sebenarnya anak yang ada dalam kandungan saya bukan lah anak mas Kiano.''jelas Misya dengan suara lirih,ada rasa sesak didadanya saat mengatakan itu.
Alex,Rina dan yang lainnya menghela nafas pelan saat mendengar pengakuan Misya.Namun tidak dengan bu Diah,wanita itu terkejut bukan main saat mendengar ucapan yang keluar dari mulut Misya.
__ADS_1
''Apa yang kamu katakan nak Misya?ibu,,ibu sama sekali tidak mengerti.''ucap bu Diah yang masih mencerna kata-kata Misya.
''Saya mengatakan bahwa anak yang ada dalam kandungan saya ini bukan anak dari mas Kia bu,tapi anak laki-laki lain.''ulang Misya sambil menundukan pandangannya.
''Misya! untuk apa kamu menjelaskan semua itu,toh mereka juga tidak mengungkit peristiwa itu,jangan mempermalukan dirimu sendiri!" ucap Yanti merasa sedikit geram pada sang putri karna menceritakan keburukannya sendiri.
''Mah,aku gk mungkin diam aja melihat ini semua,lagi pula kenyataannya disini,memang akulah yang ber salah, dan anak yang ku kandung juga bukan anak mas Kiano kan?jadi untuk apa aku tutup-tutupin,aku tidak mau terus-terusan merasa bersalah,lagi pula aku juga sudah ikhlas jika memang mas Alex menikah dengan Gladis disini sebenarnya aku lah yang jadi penghalang buat mereka.''jelasnya lagi sambil menatap Gladis yang berdiri disampingnya.
Brayen yang entah sejak kapan ada disitu langsung memeluk Misya untuk menenangkan perasaan wanitanya itu.Sedangkan bu Diah hanya memperhatikan interaksi keduanya,tatapannya terus tertuju pada sosok laki-laki tersebut yang memeluk Misya,seolah mengatakan apa laki-laki ini adalah ayah dari bayi yang ada dalam kandungan Misya saat ini.
''Apa benar semua yang dikatakannya nak Kiano?''tanya bu Diah yang kini menatap kearah Alex.
''Ya Allah, kenapa kalian tidak memberitahukan masalah sebesar ini sebelumnya pada ibu,kalau kalian menceritakannya mungkin ibu tidak akan salah paham seperti ini.''ucap bu Diah sambil menatap satu persatu anak dan juga calon menantunya.
''Mungkin karna ini adalah aib bu, jadi mereka tidak ingin sampai ada orang yang tau.''sambung Misya lagi.
Saat bu Diah kembali mendengar ucapan Misya,sepertinya ia akan menyesal nantinya kalau sempat ia membatalkan pernikahan ini,karna bu Diah menyadari jika laki-laki yang akan menjadi suami putrinya kelak adalah orang yang dia inginkan menjadi menantunya untuk mendampingi Gladissa.
__ADS_1
''Hampir saja ibu melakukan hal yang yang salah,ndok maaf kan ibu ya karna sudah bertindak gegabah,''sesal bu Diah.
''Iya buk gpp,aku ngerti, kalau sebenarnya ibu hanya tak ingin melihat ku hidup menderita.''ucap Gladis
''Bu Rina saya minta maaf atas semua ini.''ucap bu Diah yang merasa tak enak hati karna sempat meninggikan suaranya tadi pada calon besannya.
''Sudahlah bu Diah,saya mengerti ,mungkin kalau saya diposisi ibu saya juga akan melakukan hal yang sama,yang terpenting masalahnya sekarang sudah selesai kan,jadi apa kan ibu masih akan membatalkan pernikahan ini?''tanya Rina yang sebenarnya hanya ingin menggoda bu Diah.
''Ya tidaklah bu.''jawabnya sambil tersenyum.
Kini mereka pun kembali keruang tamu dimana saat ini semua keluarga sedang berkumpul termasuk kedua orangtua Misya yang tadi sudah pergi lebih dulu menuju ruang tamu bersama kakek Arya dan juga Bagas,walaupun Yanti bersikap seolah ingin menjatuhkan keluarga mereka,tapi kakek Arya tidak ingin membalasnya dengan melakukan hal yang sama,ia lebih memilih memaafkan mereka,karna selain Yanti dan Bagas masih mertua dari cucunya Alex,,kakek Arya juga merasa masih berhutang budi pada keluarga mereka karna dulu pernah menyelamat putranya.
Saat ini kedua calon pengantin sudah berada didepan pak penghulu dengan Misya yang duduk disebelah Gladissa serta Bisma dan salah satu kerabat yang akan menjadi saksi pernikahan mereka, akad nikah yang awal rencananya akan diadakan pukul sepuluh pagi terpaksa harus diundur tiga puluh menit karna insiden tadi,, walau pun sempat ada drama yang menegangkan, tapi untunglah semuanya bisa kembali diselesaikan.
''Pah,kenapa sih kita gk pulang saja,males banget mama disini.''ucap Yanti.
''Loh,bukannya tadi pagi mama yang ngajakin papa kesini untuk menyaksikan pernikahan Alex,tapi kenapa sekarang saat acaranya mau dimulai mama malah pengen pulang? atau jangan-jangan sebenarnya tujuan mama datang kesini ada maksud lain ya?''tanya Bagas penuh selidik.
__ADS_1
Yanti yang merasa dicurigai sedikit gelagapan,memang tadi pagi dialah yang dengan tidak sabaran mengajak suaminya untuk pergi kerumah Alex, dengan alasan ingin menyaksikan penikahannya,tepatnya ingin menyaksikan kegagalan pernikahannya. Dengan rencananya bersama bu Cindy yang menciptakan gosip untuk membuat bu Diah membatalkan pernikahan mereka,karna Yanti sempat mendengar kemarin pembicaraan Bisma dengan Kinara yang mengatakan bahwa bu Diah tidak tau alasan yang sebenarnya,makanya Yanti dan bu Cindy bekerja sama untuk menggagalkan pernikahan itu,bu Cindy yang memang punya hoby mengibah tentunya dengan senang hati ikut terlibat,namun siapa sangka akhirnya rencana nya di gagal kan oleh putrinya sendiri.
NEXT