
Misya sedang menikmati kue yang dibawa oleh Gladissa sambil tersenyum.
''Sepertinya ada yang lagi bahagia nih!" sindir Gladissa,yang melihat Misya memakan kuenya sambil senyum-senyum sendiri.
Misya tersenyum sambil menganggukan kepalanya.
''Kamu tau Dis,sebentar lagi aku dan Kia akan segera bertunangan,''ucap Misya yang terus tersenyum sambil membayangkan angan-angannya jadi kenyataan.
''Oya,,selamat ya,aku ikut senang mendengarnya, akhirnya cintamu berbalas,''ucap Gladissa.
''Iya, kamu benar, ku pikir aku gk akan pernah mendapatkannya,tapi ternyata usahaku selama ini tidak sia-sia untuk terus memperjuangkannya.
''Jadi,,kapan rencananya hari bahagia itu akan dilaksanakan?''tanya Gladissa yang ikut bahagia.
''Sebenarnya itu masih rencana Dis,kamu kan juga lihat sekarang aku masih terbaring disini.'' tapi nanti kalau sudah ditentukan tanggalnya pasti aku akan kasih tau kamu.''ucap Misya semangat.
Gladissa yang mendengar hanya menganggukan kepala.
''Oya terus kapan rencananya kamu akan pulang kerumah?''tanya Gladissa lagi.
''Dokter bilang dua atau tiga hari lagi baru bisa pulang,sebenarnya aku udah minta pulang dari kemarin,tapi Mama belum ngasih,, kalau gk Dokter sendiri yang ngasih izin.''jelas Misya.
''Oohh gitu ya,''ucap Gladissa.
''Oya Dis,gimana perkembangan Butik kita?udah lama banget rasanya aku gk kesana?''ucap Misya.
''Alhamdilillah,pelanggan kita semangkin bertambah,aku kadang sampai kewalahan menghadapi ibu-ibu yang bawel,''ucap Gladissa sambil terkekeh kecil diakhir kalimatnya.
''Kalau yang begituan sih emang sudah biasa kali Dis,,kamu tau gk?dulu waktu pertama kali aku dan Kinara melayani pembeli,duuhh...'rasanya ampun deh, kalau gk Kinara yang sering kasih aku semangat,udah lama kali aku keluar dari tuh Butik.''ucap Misya kembali mengingat saat pertama kali dirinya dan Kinara merintis usaha Butik mereka.
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang sejak tadi mendengarkan obrolan mereka.
''Apa kau juga mengenal gadis itu Kia?''tanya Yanti,yang tiba-tiba mengejutkan Alex.
Ya,,orang yang sejak tadi memperhatikan kedua gadis didalam itu adalah Alex.
''Dia pegawai yang bekerja di Butik kak Kinara.''ucap Alex sambil matanya terus memperhatikan kedua gadis itu.
Yanti memperhatikan pandangan Alex yang terus tertuju pada Gladissa.
''Apa kau menyukai pegawai Toko itu?''tanya Yanti sambil pandangannya juga melihat kearah kedua gadis yang sedang bercanda itu.
__ADS_1
Alex yang mendengar ucapan Yanti langsung melihat kearahnya.
''Maksud tante?''tanya Alex.
''Tante yakin,kau cukup pintar untuk mengerti apa yang tante maksud.''ucap Yanti sambil menatap Alex.
Alex tidak bertanya lagi, namun pandangannya kembali pada kedua gadis itu.
''Tante harap kamu tidak menolak pertunangan ini Kia,kalau kamu menolak, kamu tau apa yang akan tante lakukan?''ucap Yanti sambil menatap mata Alex.
''Tante mengancam saya?''tanya Alex,sambil menatap tajam pada Yanti.
''Tante tidak mengancam kamu Kiano, tante hanya ingin melihat Putri tante bahagia,'' ucapnya sambil tersenyum sinis pada Alex.
''Sebaiknya saya pulang,besok saya akan kembali lagi.''ucap Alex sambil berlalu
''Gadis yang bernama Gladissa itu cantik juga ya?''ucap Yanti,yang tiba-tiba menghentikan langkah Alex.
''Maksud tante?''tanya Alex yang kembali bertanya.
''Tante gk ada maksud apa-apa, tadi kan tante hanya bilang, kalau temannya Misya itu lumayan cantik itu saja, apa ada masalah Kia?'' tanya Yanti lagi.
''Tidak ada saya pergi dulu!" ucap Alex sambil berlalu.
***
Saat ini Alex sedang mengendarai mobilnya untuk kembali pulang kerumah,tadinya setelah pulang dari Cafe ia berniat melihat keadaan Misya dirumah sakit,namun setelah sampai diruangannya, Alex dikejutkan dengan keberadaan Gladissa didalam ruangan Misya, dari situ Alex langsung mengurungkan niatnya untuk menemui Misya.
Namun siapa sangka kedatangannya hari ini membuat hubungannya dengan Gladissa akan tercium oleh Yanti.
''Apa yang harus aku lakukan,sepertinya ancaman tante yanti tidak main-main,''gumam Alex.
Tiga puluh menit kemudian Alex telah sampai dikediamannya.
''Loh, Kia, tumben kamu pulang lebih awal?''tanya Kinara,yang kebetulan juga baru pulang dai Butiknya.
''Tadinya saya berniat mengunjungi Misya dirumah sakit,tapi setelah saya kesana Misya sedang tidur,makanya saya langsung pulang,''ucap Alex berbohong.
''Apa kamu kesana ingin bilang pada Misya kalau kamu tidak ingin bertunangan dengannya?''tanya Kinara,yang tiba-tiba menghentikan langkah Alex.
''Menurut Kakak,apa yang harus saya lakukan mengenai masalah ini?''tanya Alex sambil menatap Kinara.
__ADS_1
''Apa pun keputusan yang akan kamu ambil, kakak akan mendukung kamu,karna semua itu kamu yang akan menjalaninya nanti, tapi kakak harap, kamu mengambil keputusan yang bijak,,jangan sampai kamu menyesalinya kemudian hari.''ucap Kinara sambil mengusap lembut punggung Alex.
''Yasudah kakak masuk dulu,''ucap Kinara sambil berlalu meninggalkan Alex yang masih bingung dengan pikirannya sendiri.
''Sasa,''gumam Alex.
***
Saat ini Gladisaa sedang berdiri dipinggir jalan untuk menunggu Taksi yang lewat.
''Duuhh,,sepertinya gk ada Taksi yang lewat, udah Jam sepuluh lagi,karna keasikan ngobrol sama Misya jadi lupa waktu deh,,''gumam Gladissa sambil matanya terus melihatTaksi yang lewat.
Tak lama,ada sebuah mobil hitam yang berhenti didepannya.
Gladissa menatap curiga pada mobil yang tiba-tiba berhenti didepannya.
''Kenapa mobil ini berhenti disini? jangan-jangan dia orang jahat.''
Batin Gladissa,yang merasa sedikit takut.
Tak lama seorang Pria keluar dari dalam mobil tersebut,yang tak lain adalah Alex.
''Kak Alex? kok kakak ada disini?tanya Gladissa yang akhirnya bernafas lega, karna dugaannya salah.
''Kebetulan lewat, ayo masuk biar aku antar kamu pulang!" ucap Alex sambil membukakan pintu mobil untuk Gladissa.
''Dari mana?''tanya Alex setelah menjalankan mobilnya.
''Habis dari jenguk teman yang lagi sakit kak,''ucap Gladissa sambil tersenyum kearah Alex.
''Kak Alex masih ingatkan orang yang pernah aku ceritain ? yang aku bilang sering nongkrong di Cafe yang kita kunjungin kemarin itu-tu?''tanya Gladissa.
''Iya kenapa?''tanya Alex berpura tidak tau.
''Kemarin,dia habis mengalami kecelakaan,dan membuatnya harus dirawat dirumah sakit, kasian banget.''ucap Gladissa,yang mengingat nasip temannya itu.
''Kelihatannya kamu sangat peduli sama temanmu itu?''tanya Alex yang merasa penasaran.
''Iyalah kak, dia itu dan Mba Kinara sudah banyak membantuku, mereka sangat baik pada ku,,aku banyak berhutang budi pada mereka kak.''ucap Gladissa sambil menatap Alex.
''Dan kak Alex tau?sebentar lagi temanku yang bernama Misya itu akan segera bertunangan dengan orang yang dicintainya selama ini, namanya Kiano,apa kak Alex mengenalnya?''
__ADS_1
Ciiitttt,,,tiba-tiba Alex mengerem mendadak saat mendengar ucapan Gladissa.
NEXT