
***Happy Reading...
DI PART INI MENGANDUNG ADEGAN 21+ HARAP BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN UNTUK ANAK YANG MASIH BOCIL DI SKIP AJA YA***...
Bisma duduk menghadap sang istri kemudian ia menyelipkan anak rambut Kinara kebelakan telinganya.
Perlahan Bisma mendekatkan wajahnya,lalu kemudian ia pun mengecup mesra kening istrinya.Kini kecupan itu turun pada kedua mata Kinara,dan semangkin turun ke hidung mancung istrinya lalu berakhir pada bibir sek*si Kinara.
Dengan lembut Bisma mengecup bibir tersebut,dan sedikit melu*matnya.Kinara pun mulai membalas setiap sesapan yang diberikan suaminya.Kini ciu*man Bisma turun keleher jenjang Kinara,memberikan gigitan-gigitan kecil disana,hingga membuat Kinara kegelian.
Kini tangan Bisma sudah mendaki digunung kembar milik istrinya,dan mere*masnya perlahan,merasa tak puas Bisma pun segera menaikan gaun tidur itu hingga terlepas dari tubuh Kinara.Bisma menatap kagum pada tubuh istrinya kini matanya tertuju pada gumpalan daging kenyal yang ada dihadapannya,walau pun masih tertutup oleh b*ra.dengan sedikit tidak sabar Bisma segera membuka penutup itu, hingga terpampanglah jelas gunung kembar milik istrinya,yang terlihat sangat padat dengan pu*ting berwarna merah kecoklatan.
Kinara menyilangkan tangannya karna malu,sebab suaminya itu terus menatap gunung kembar miliknya tanpa berkedip.
''Kok di tutup sayang?mas kan masih mau lihat.''ucap Bisma.
''Tapi aku malu,''rengek Kinara manja.
''Sama suami sendiri malu,''ucap Bisma sambil terkekeh kecil.Lalu Bisma kembali beraksi,ia menurunkan tangan Misya dari da*danya.Kemudian tanpa babibu Bisma langsung menghi*sap pu*ting tersebut hingga membuat Kinara merasakan getaran aneh,darahnya serasa berdesir tiba-tiba rasa nikmat menjalar keseluruh tubuhnya.Tangan Bisma pun tak tinggal diam,kini tangan itu mulai mera*ba ke anak gunung yang ada di bawah sana,tangan itu mengusap-usap dari balik kain segitiga milik sang istri.Dengan sekali tarikan akhirnya kain tipis itu lepas dari tempatnya.Mata Bisma menatap tak berkedip saat melihat anak gunung yang ditumbuhi oleh anak pohon yang masih kecil, dan itu sangat indah dimata Bisma.Kini keduanya sudah sama-sama polos seperti bayi yang baru dilahirkan.Bisma mengecup seluruh tubuh istrinya tanpa ada yang terlewat sedikitpun.
Setelah puas saling bercumbu,kini Bisma segera mengarahkan pusaka miliknya didepan anak gunung milik Kinara. kini ujung pusaka Bisma sudah berada didepan goa sang istri.Kinara merintih saat merasakan sedikit perih diarea sensitifnya.
''Susah sekali sayang.punya kamu sempit banget.''ucap Bisma sambil terus berusaha memasukan pusakanya.
Setelah terus berusaha akhirnya pusaka Bisma bisa masuk kedalam anak gunung tersebut,walaupun masih setengah.
''Bisma menatap wajah Kinara yang terlihat sedang menahan sakit.Sebenarnya ia tidak tega,namun tidak mungkin juga saat ini untuknya menyudahi permainan.
''Kamu masih sanggup sayang?ini sudah masuk setengah lho.''ucap Bisma.
__ADS_1
''Iya mas,teruskan aja! aku masih kuat kok.''jawab Kinara sambil tersenyum lembut pada suaminya.
Dan akhirnya dengan sekali hentakan pusaka Bisma masuk seluruhnya ke dalam goa milik Kinara.Sejenak Bisma terdiam agar Kinara tidak terlalu merasakan sakit dibagian intinya.
''Mas rasanya penuh banget punya aku,seperti ada yang mengganjal.''ucap Kinara.Bisma hanya tersenyum simpul menanggapi ucapan istrinya.
Perlahan Bisma mulai menggerakan pinggulnya naik turun,Kinara yang awalnya merasa sakit kini tergantikan oleh rasa nikmat.
Malam ini,mereka terus berpacu dengan waktu, saling memberikan nikmat satu sama lain, bahkan sesekali terdengar suara rintihan manja Kinara,malam ini mereka bertekat akan saling memberikan kepuasan pada pasangan masing-masing.
*
*
*
Kini Alex dan Gladissa sedang duduk diruang tamu,karna malam ini mereka berdua sedang disidang.
Rina yang merasa tenggorokannya kering,keluar dari kamarnya untuk mengambil air,namun setelah berada didapur,ia tak sengaja melihat pintu taman samping terbuka,saat itu Rina berpikir mungkin bibik lupa untuk menutupnya kembali ,setelah acara tadi.Namun saat ia hendak menutup nya sama-samar Rina mendengar seperti ada orang yang berbicara,karna penasaran akhirnya Rina melangkahkan kakinya menuju taman tersebut.
Rina membelalakan matanya saat melihat anak laki-lakinya sedang melecehkan seorang gadis.Dan akhirnya ia pun meneriaki keduanya.
''Mah saya tidak melakukan apapun dengan Sasa.''ucap Alex lagi,sudah berapa kali ia mengatakan itu,namun sang mama sama sekali masih tidak percaya,bahkan ia selalu mengulang pertanyaan yang sama.
''Gladis,coba kamu bilang sama tante,kamu diapain oleh Kia?jangan takut bilang aja! tante akan suruh dia bertanggung jawab kalau dia sempat berbuat macam-macam sama kamu.''ucap Rina yang terkesan sangat lebay dimata Alex.Karna sesungguhnya mereka memang tak melakukan apa-apa hanya sebatas ciu*man,itu saja.
''Mama gk nyangka sama kamu ya Ki,kamu tega melakukan hal memalukan seperti itu.''ucap Rina sambil memperlihatkan wajah melow.
Kakek Arya dan Jonathan,yang mendengar suara ribut-ribut akhirnya keluar dari kamar mereka.
__ADS_1
''Sayang ada apa?kenapa malam-malam gini ribut? kamu lupa disini kan masih ada kerabat kita.''ucap Jo mencoba untuk mengingatkan pada istrinya.
''Iya ada apa sebenarnya ini?''tanya Kakek Arya, kini pandangannya tertuju pada Alex dan gadis yang sedang duduk disamping cucunya tersebut.
''Kiano mas,pah, mama lihat cucu laki-laki papa sudah berbuat tidak pantas dengan Gladis.''adu Rina pada sang papa mertua.
''Tante salah paham,kami tadi,maksud saya tadi itu-,''entah kenapa Gladis tidak bisa bicara apapun, tiba-tiba saja otaknya buntu,pada hal saat ini ia hanya cukup mengatakan kalau itu hanya sebuah ciu*man saja ,toh tidak perlu sampai dipermasalahkan sampai seperti ini.lalu kenapa sekarang masalahnya bisa serumit ini pikirnya.
Namun entah kenapa, dirinya juga merasa malu jika harus menjelaskan itu semua.
''Alex coba jelaskan pada kakek! apa benar kamu sudah berbuat yang tidak pantas pada gadis ini?''tanya kakek Arya,sambil tatapannya tertuju pada Gladissa.
''Kek ini gk seperti yang mama bilang,saya dan Gladis hanya...''tiba-tiba ucapan Alex tercekat ditenggorokan.
''Hanya apa?''tanya kakek penasaran.
''Kakek tanya lho Kia, jawab dong!" ucap Rina yang terus menyudutkan Alex.
Sedangkan Jonathan sejak tadi hanya jadi penonton,tanpa ingin ikut campur,karna ia tau sepertinya istrinya itu sedang melakukan sebuah drama.
Terlihat Alex menghela nafas sebelum kembali melanjutkan ucapannya.
''Sebenarnya tadi mama sempat melihat saya sedang berci*uman dengan Sasa.''jawab Alex pelan diakhir kalimatnya.
''Lebih tepatnya Kia menciumnya pah sambil meraba.''potong Rina lagi.
Membuat semua orang tercengang.
TBC
__ADS_1
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA GUYS...🤗😘