Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Selalu Gagal


__ADS_3

Misya mulai melakukan aksinya,tangan nya terus bergerilya disetiap inci tubuh suaminya.


Sedangkan Alex masih mencoba menahan suaranya,sebenarnya ia bisa saja menolak Misya namun ia teringat wejangan yang diucapkan penghulu, bahwa suami harus tetap bertanggung jawab atas istrinya yaitu memberi nafkah lahir dan batin, namun bagai mana kalau salah satu dari mereka tidak mencintai pasangannya berdosa kah???


Walau Alex tidak mencintai Misya, namun ia akan tetap memberi haknya pada sang istri,walaupun hati kecilnya sebenarnya ingin Gladissa lah nanti yang akan menikmati tubuh dan keperjakaannya.


Misya yang sudah tidak tahan langsung membuka pakaian yang ia kenakan tanpa ada yang tertinggal,Alex membuang wajahnya saat Misya mulai mendekatinya.


''Aku tidak akan memaksamu,tapi biarkan aku melakukan nya,''bisik Misya pelan.


Lalu Misya mulai mencium bibir Alex,sambil tangannya memainkan benda dibawah sana.


Misya terus memancing gair*h Alex,hingga senjata Alex mulai mengeras,dan Misya dapat merasakan itu dimulutnya,Misya terus mengulum benda keramat itu hingga membuat Alex merasa kan ngilu sekaligus nikmat saat Misya terus memainkan belalai miliknya dengan lid*hnya.


Namun saat Misya hendak melakukan penyatuan tiba-tiba Alex mendorong tubuh Misya,hingga hampir membuat tubuh wanita itu terjungkal.


''Maaf Misya aku tidak bisa melakukannya.''ucap Alex,lalu segera melangkah menuju kamar mandi,untuk mengguyur tubunya dengan air dingin,untuk meredam gair*hnya.


Sedangkan Misya mengumpat sebal karna Alex selalu melakukan ini padanya.


''Sial*n, kenapa susah sekali mendapatkannya,aku ingin sekali merasakan benda itu,pasti rasanya begitu nikmat,kamu lihat saja nanti aku bakalan terus berusaha, dan aku yakin kamu akan bertekuk lutut padaku Kia.''


Batin Misya, sambil menghayalkan belalai milik Alex, yang tak kunjung dapat ia rasakan sampai saat ini.


Alex keluar dari kamar mandi, dengan berpakaian lengkap,


''Kamu mau kemana Kia?''ucap Misya saat Melihat penampilan Alex yang sudah rapi.


''Saya akan keluar sebentar! dan sebaiknya kamu tidak perlu menunggu saya pulang!" setelah mengatakan itu,Alex langsung keluar dari kamarnya.


Saat dibawah,Alex berpapasan dengan Kinara.


''Mau kemana kamu malam-malam begini?''tanya Kinara sambil melihat jam di pergelangan tangannya.

__ADS_1


''Saya mau keluar ,cari angin.''ucap Alex sambil berlalu meninggalkan Kinara.


Kinara hanya menggelengkan kepala,saat melihat kelakuan Alex yang tak pernah berubah walau pun sekarang ia sudah menikah.


Memang setelah menikah, Alex dan Misya masih tinggal dirumah keluarga Alex, itu pun karna atas permintaan Rina, Ibunya itu beralasan kalau ia belum siap ditinggalkan putranya itu,dan akhirnya Alex menyetujuinya karna tak ingin dianggap anak yang durhaka.


Saat ini Alex lebih memilih mengendarai motornya,motor yang baru ia beli dua bulan yang lalu,dengan kecepatan sedang Alex terus melajukan motornya,hingga tanpa sengaja saat di lampu merah, Alex melihat seorang wanita yang sudah dua minggu ini ia rindukan.


Alex tersenyum saat melihat wajah wanita itu yang tak begitu jauh dari tempatnya berhenti,namun dalam sekejap senyum Alex sirna ,saat melihat wanita itu bersama dengan seorang pria,yang tak lain adalah Desta sepupunya sendiri.


''Dis dimakan dong makanannya!" ucap Desta.


''Saya sedang tidak lapar kak,kita pulang saja yuk,''pinta Gladissa yang merasa bosan saat itu.


''Tapi makanan kamu belum habis,kan sayang kalau dibuang mubazir lho Dis,''jelas Desta yang membuat Gladissa terdiam.


Dan dengan terpaksa akhirnya Gladissa pun memakan makanan yang ada didepannya walaupun sebenarnya ia sangat tidak berselera saat ini.


Seketika Gladissa membuang pandangannya kearah lain,rasanya hatinya sakit saat melihat wajah itu,wajah yang selama ini mengisi hati dan pikirannya, dan sekaligus yang juga telah menghancurkan hatinya,,namun semua itu sudah berlalu, kini Gladissa harus menata kembali hatinya,namun untuk menjalin hubungan kembali dengan seseorang rasanya ia tidak akan melakukannya dalam waktu dekat. sebab sampai detik ini yang masih tetap merajai hati Gladissa masih tetap nama Alex.


Alex merasa kecewa,saat Gladissa membuang wajah darinya,mungkin ini sangat pantas ia dapatkan,? lampu kini sudah berubah warna menjadi hijau,suara klakson kendaraan mulai bersahutan dari belakang,Alex yang tadi sempat melamun akhirnya terjaga saat mobil dibelakangnya terus membunyikan klaksonnya, dan mau tak mau akhirnya Alex kembali melajukan motornya membelah jalanan yang masih sangat ramai.


pandangan Gladissa kembali pada lampu merah yang tak jauh darinya, Gladissa menghela nafas berat saat ia sudah tak melihat lagi sosok Alex disana.


Sejujurnya,Gladissa sangat merindukan sosok Alex,ingin sekali rasanya ia datang kepelukan pria itu,namun sekarang keadaannya sudah berbeda, kini Alex sudah memiliki pendamping hidup dan tidak mungkin baginya untuk mengusik kehidupan rumah tangganya.


''Dis kamu kenapa?kok wajahnya ditekuk gitu?''ucap Desta yang masih memperhatikan wanita yang ada didepannya saat ini.


''Gpp kak, saya hanya merasa bosan dan juga mengantuk saja,''ucap Gladissa beralasan.


''Baiklah,kalau kamu sudah mengantuk,sebaiknya kita pulang.''ucap Desta yang diangguki oleh Gladissa.


Sepanjang perjalanan Gladissa hanya diam,ia hanya menatap gedung-gedung yang mereka lewati.

__ADS_1


Desta sesekali melirik kearah Gladissa,yang saat itu sedang menyandarkan kepalanya disandaran mobil.


''Gladissa aku berjaji akan segera membuat mu melupakan Alex,kamu terlalu berhaga untuk disia-diakan,dan aku akan terus berusaha untuk mendapatkan cintamu,karna aku yakin bisa membahagiakanmu dari pada Alex.


Batin Desta.


***


Tak terasa mobil yang ditumpangi mereka telah sampai dikediaman Gladissa.


''Makasih ya kak,sudah mengajakku makan malam tadi.''ucap Gladissa.


''Seharusnya saya yang mengucapkan terima kasih karna kamu mau temenin saya tadi saat makan malam.''jelas Desta.


''Yasudah kamu masuk gih! sudah malam, saya juga mau pulang.''ucap Desta.


''Baiklah kak Desta hati-hati ya dijalan.''ucap Gladissa yang diangguki oleh Desta.


Setelah Desta pergi,Gladissa segera melangkah menuju kediamannya.


Namun baru beberapa langkah kakinya berjalan ia dikejutkan dengan sosok Alex yang sudah berada didepan pintu rumahnya.


''Kamu?? ada perlu apa datang kesini?! tanya Gladissa dengan nada tak suka.


''Sasa, aku merindukanmu.''ucap Alex sambil melangkah mendekati Gladissa.


Gladissa tersenyum sinis saat mendengar ucapan Alex yang membuatnya muak.


''Tapi sayangnya aku tidak!! sebaiknya kamu segera pergi dari sini! karna aku ingin istrirahat.''ucap Gladissa sambil melangkah menuju pintu rumahnya.


TBC..


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN HADIAH ..

__ADS_1


__ADS_2