Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Kedatangan Alex


__ADS_3

'' Mba Misya Kok tau? terus kenapa Gladis pulang gk bilang-bilang kita!" ucap Uut.


''Mungkin dia lupa,''yasudah aku kesana dulu ya,''ucap Misya berlalu tanpa ingin menjelaskan lagi.


''Mungkin Gladis ada kepentingan,sebaiknya berpikiran positif aja!" ucap Lastri.


Keesokan harinya..


Pagi ini Gladissa sudah bersiap untuk berangkat menuju butik,saat ia keluar ia tak melihat siapa pun didepan mes yang ia tempati,biasanya Uut dan Lina pasti sudah menunggu disana,tapi pagi ini mereka tidak terlihat oleh Gladissa.


Selesai mengunci pintu,Gladissa segera melangkahkan kakinya hendak menuju butik, tiba-tiba suara seseorang menghentikan langkahnya.


''Dis,panggil Lastri yang baru keluar mesnya.


''Lastri,,saya kira kamu sudah pergi,yang lain pada kemana?kok gk kelihatan,apa mereka sudah pergi?''tanya Gladissa.


''Sepertinya begitu,''tadi aku sempat dengar suara Lina pamit untuk pergi diluan ke butik.''jelas Lastri.


Setelah itu,kedua gadis tersebut segera berangkat menuju butik,


''Oya,tadi malam kamu kok gk bilang-bilang kalau mau pulang?''tanya Lastri sambil terus melangkah menuju butik.


''Maaf ya,aku lupa bilang, tadi malam tiba-tiba aku merasa kurang enak badan,jadi habis dari toilet aku langsung pulang saja,''jelas Gladissa.


''Mba Misya bilang kamu diantar sama cowo siapa sih namanya aku lupa?''ucap Lastri sambil mengingat-ingat nama cowo tersebut.


''Maksudmu kak Desta?''ucap Gladissa.


''Ah ..iya, Desta, emang siapa dia?kok kamu bisa pulang sama dia?tanya Lastri kepo.


''Kamu tau,cowo yang liatin kita diacara ulangtahun Mba Kinara tadi malam?nah itu orangnya.''jelas Gladissa.


''Dan kebetulan dia waktu itu memberiku tumpangan saat dia juga ingin pulang, jadi aku ikut dengannya.''ucap Gladissa beralasan.


''Oh,itu..''ucap Lastri singkat.

__ADS_1


Kini mereka sudah memasuki Butik,dimana tempat mereka bekerja,disana juga sudah terlihat Lina,Uut dan Reni yang sedang menata barang.


''Kalian baru datang?''ucap Lina disela-sela melakukan aktivitasnya.


''Dis tadi malam loe kok ninggalin kita sih?kami kawatir sama loe karna gk balik-balik dari toilet,eehh,,ternyata loe udah pulang diluan,''ucap Uut.


''Iya,,maaf ya teman-teman,tadi malam aku gk enak badan,makanya langsung pulang,sekali lagi maaf ya karna aku lupa kasih tau kalian,''sesal Gladissa.


''Gpp kok Dis,terus kenapa kamu kerja,emang sudah baikan?''tanya Lina.


''Sudah kok,''ucap Gladissa.


Sedangkan dari tadi Reni hanya diam,mendengar ucapan teman-temannya,tanpa ingin berkomentar.


Tak lama terlihat Kinara dan Misya memasuki butik bersama,Misya sempat melirik kearah Gladissa,lalu ia kembali meneruskan pembicaraannya pada Kinara.


Semenjak dari cafe kemarin Misya mulai jarang bertegur sapa dengan Gladissa,ia merasa kalau Gladissa adalah ancaman baginya,karna saat merayakan ulang tahun Lina kemarin di cafenya Alex, Misya tak sengaja melihat Alex menatap Gladissa terus-menerus, dan saat diacara ulang tahun Kinara Misya juga kembali melihat kalau tunangannya itu selalu mencuri pandang pada Gladissa, walau pun sebenarnya ia tak tau apakah Gladissa menyadari itu atau tidak,namun yang pasti dirinya harus tetap bersikap waspada dengan Gladisaa ia tak mau jika nanti Alex jatuh cinta pada temannya ini.


Makanya tadi malam ia ingin memastikan jika alex memang tidak mempunyai rasa pada Gladissa ia harus membuktikannya dengan cara mencium bibirnya.


***


Tak terasa waktu berjalan dengan cepat,rasanya baru saja mereka pergi kebutik untuk bekerja, saat ini mereka sudah membereskan barang mereka untuk dibawa pulang.


Setelah berpamitan ,,,Gadissa dan yang lainnya segera melangkahkan kakinya menuju kediaman mereka.


Saat ini Gladissa sudah masuk kedalam rumahnya,dan ia langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri,setelah lima belas menit Gladissa keluar dengan keadaan yang lebih segar.


Gladisaa saat ini hanya menggunakan baju tidur terusan berbahan satin,karna ia memang sudah terbiasa menggunakan jika dirumah saja, setelah makan malam Gladissa duduk sambil nonton acara kesukaannya di tv.


Tak terasa jam dinding rumahnya sudah menunjukan pukul sepuluh malam.


''Pantas saja aku sangat mengantuk rasanya ternyata sudah jam segini,''gumam Gladissa.


Gladissa yang sudah merasa mengantuk segera mematikan tv,dan langsung beranjak menuju kamarnya,namun saat ia melangkah Gladissa mendengar suara ketukan pintu.

__ADS_1


''Siapa malam-malam gini bertamu?''gumam Gladissa yang merasa penasaran.


''Apa mungkin Lastri?''gumamnya lagi,sambil melangkah menuju kearah pintu.


Saat membuka pintu Gladissa dikejutkan dengan kedatangan Alex yang kini sudah berada didepan pintu rumahnya.


''Kak Alex, kamu naik apa kesini?''ucap Gladissa yang memang tidak menemukan mobil milik Alex terparkir di halaman rumahnya.


''Sasa,''panggil Alex lirih.


Gladissa memperhatikan sekitar halaman rumah,setelahnya ia segera menyuruh Alex masuk kedalam rumahnya.


''Kak Alex mau ngapain malam-malam datang kerumahku?''tanya Gladissa datar.


''Aku mau tidur disini!" ucap Alex yang membuat Gladissa membulatkan matanya.


''jangan ngaco kamu Kak,tempat tinggalku ini sangat kecil,pasti kamu tidak akan nyaman tidur disini,lagi pula kamar cuma ada satu.''jelas Gladissa lagi.


''Aku bisa tidur disini,plis Sa,jangan suruh aku pulang,aku kangen banget sama kamu,dan malam ini aku mau bersama denganmu,kamu maukan nemenin aku?''ucap Alex.


''Ogah,kamu kan sudah punya tunangan minta aja sama tunanganmu untuk temani kamu sampai pagi,''ucap Gladissa malas.


''Sa,aku maunya sama kamu,bukan yang lain,''ucap Alex lagi.


''Kalau kak Alex gk mau pulang terserah tidur saja di sofa kecil itu,aku ngantuk mau tidur!" ucap Gladissa sambil melangkahkan kakinya menuju kamarnya.


Setelah menutup pintu,Gladissa duduk ditepi rancang kecil miliknya.


''Kak Alex itu apa-apaan sih,sesuka hatinya saja mau datang dan pergi dari kehidupanku,biarin saja dia tidur disana palingan bentar lagi badannya juga terasa sakit habis itu pasti dia pulang,''gerutu Gladissa.


Karna sudah merasa mengantuk,akhirnya Gladissa tertidur dengan lelapnya,sedang kan di sofa depan,Alex membolak -balik badannya,untuk mencari posisi yang nyaman,namun tetap saja ia tak menemukannya.


''Sofa ini kenaoa kecil sekali,keras lagi! kenapa Mba Kinara memberikan sofa jelek ini untuk Gladissa,''protes Alex yang kini menyalahkan Kinara yang tak tau apa-apa.


Alex menatap jam yang sudah menunjukan tengah tengah malam,Alex yang merasa tak bisa tidur,perlahan melangkahkan kakinya menuju kamar Gladissa yang memang tak pernah dikunci oleh Gladissa saat ia tidur.

__ADS_1


Alex tersenyum saat telah berhasil membuka pintu tersebut,perlahan Alex mendekati Gladissa yang sudah tertidur dengan pulasnya.


__ADS_2