Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Mimpi Basah


__ADS_3

''Kia sini makan malam bersama!" ucap Kinara,saat melihat Alex ingin menuju lantai atas.


Dan akhirnya Alex mengurungkan niatnya untuk naik keatas.


''Apa mama dan papa sudah berangkat?''tanya Alex sambil menarik kursi disamping Kinara.


''Sudah,mama tadi sore sudah menghubungi Mba.''jelas Kinara.


Mereka makan dalam diam,hanya terdengar suara dentingan sendok dan garpu saja disana,setelah selesai Alex langsung menuju kamar nya yang ada dilantai dua.


''Kia nanti aku keatas ya?''tanya Misya namun tak dijawab oleh Alex.


Saat ini Misya dan Kinara sedang berada diruang tv,


''Hooaamm,,''ucap Kinara yang sudah merasa mengantuk.


''Sya,aku kekamar ya?ngantuk banget rasanya.''ucap Kinara.


''Ok,diluan aja,lagi pula aku masih seru nih,''ucap Misya yang masih asik melihat tayangan di tv.


''Baiklah sekarang saatnya aku beraksi,''gumam Misya.


Setelah memastikan Kinara masuk kekamarnya,Misya segera mematikan tv tersebut dan segera melangkah kelantai atas menuju kamar tunangannya itu.


Misya membuka pintu kamar Alex yang memang tidak pernah terkunci.


Setelah memastika pintu tertutup rapat,Misya segera menguncinya, Misya melangkah mendekati tempat tidur Alex,yang kebetulan saat itu Alex memang sudah tertidur pulas.


Saat ini Alex tidur hanya menggunakan celana boxer dan juga singlet saja,karna ia punya kebiasaan jika dirumah Alex tidur hanya memakai pakaian itu saja.


Misya menelan salivanya dengan susah payah,saat melihat pakaian yang Alex gunakan saat ini, dimatanya Alex kelihatan begitu s*ksi.


Misya mulai menaiki ranjang Alex,dan berbaring disamping pujaan hatinya itu.


Misya menatap wajah Alex lekat,dan ia mulai membelai wajah yang selalu membuatnya tergila-gila itu.


''Sayang jangan nakal!" gumam Alex dalam tidurnya.


Misya kaget,bercampur senang saat Alex memanggil dirinya dengan kata sayang.

__ADS_1


''Apa dia tau kalau aku berada disini? tapi sepertinya Kia hanya bermimpi deh,''gumam Misya pelan.


Misya masih betah memandang wajah Alex yang saat ini masih tertidur dengan lelap.


Tangan jahil Misya kembali meraba rahang tegas Alex yang ditumbuhi bulu-bulu halus,lalu tangannya mulai turun ke d*d* bidang milik Alex.


Tanpa sadar tangan Misya memegang benda keramat milik Alex, karna rasa cintanya yang menggebu kepada Alex membuat Misya menjadi wanita yang nekat,dengan berani Misya membuka boxer yang Alex gunakan hingga menyisakan penutup segi tiga saja.


Belum puas sampai disitu,Misya kembali menurunkan sisa kain yang menempel dibagian bawah Alex,hingga terpampanglah benda keramat milik tunangannya tersebut.


Misya tersenyum jahil,lalu ia segera memposisikan dirinya ,dan menghadapkan wajahnya pada batangan milik Alex.


Tanpa Ragu tangan lentik Misya mulai menggenggam batangan tersebut dan mulai menggerakkannya naik turun.


''Hhmmm,,''gumam Alex masih dengan menutup matanya.


Misya tersenyum saat melihat Alex bereaksi padanya,lalu dengan yakin Misya mulai memasukan benda keramat itu kedalam mulutnya, yang membuat Alex tiba-tiba membuka matanya.


''Misya,''gumam Alex saat melihat tunangannya itu masih menikmati aktivitasnya.


''Aakkhh,,''ucap Alex saat merasakan miliknya di mainkan oleh Misya.


Misya melepaskan genggaman tangan nya pada batangan Alex,lalu dengan cepat Misya membuka baju tidur yang ia gunakan,dan hanya menyisakan ********** saja.


Kini Misya sudah berada dalam kukungan Alex, dan kini Alex mulai kembali mencium bibir Misya dengan penuh nafsu,hingga kini cium*nnya turun kebukit kembar Misya tanpa menunggu lama Alex segera mengeluarkan isi nya dari tempurung tersebut,dengan rakus Alex mulai menghisap secara bergantian sambil memainkan bulatan kecil yang ada diujung bukit tersebut dengan lidahnya.


''Ahhh, sayang terus sayang!" racau Misya saat Alex kembali menyedot kuat gumpalan daging kenyal milik Misya.


Kini Misya sudah tak memakai apapun,begitu juga dengan Alex.


Alex tersenyum saat melihat pemandangan indah yang ada didepan matanya,apa lagi gundukan anak gunung yang ditumbuhi hutan yang tidak terlalu rimbun,membuat Alex ingin segera menjelajahi gundukan tersebut.


Alex melebarkan sedikit paha Misya,hingga terlihatlah jelas kerang segar yang membuatnya bernafsu untuk segera menikmatinya, tanpa menunggu lama Alex segera memulai aksinya dengan langsung menjilati kerang tersebut dengan lembut.


Hingga membuat Misya menggelinjang dan membuatnya mendes*h nikmat,setelah puas bermain Alex segera memposisikan batangannya pada gundukan hutan milik Misya.


Misya memekik saat Alex sudah memasukan ujung pusakanya digoa milik Misya, Alex terus melanjutkan aksinya hingga pusakanya sudah benar-benar terbenam dalam goa kenikmatan Misya.


''Aakkhh,lenguh Misya saat Alex mulai memompa tubuhnya.

__ADS_1


Alex terus memacu dengan sedikit cepat karna saat ini ia akan segera menyemburkan lahar panas miliknya.


Beberapa saat kemudian terdengar lenguhan panjang dari mulut keduanya, Misya merasa sangat terpuaskan karna berkali-kali ia dibuat ******* oleh Alex.


Namun tiba-tiba Alex meninggalkan nya dan keluar dari kamar tersebut.


''Kia kamu mau kemana? Kia kia??''panggil Misya yang tiba-tiba terbangun dari mimpinya.


''Jadi hanya mimpi?tapi rasanya kenapa begitu nyata,''gumam Misya sambil meraba area sensitifnya yang sudah basah.


''Ternyata aku ketiduran disofa,''gumam Misya.


Lalu perlahan Misya bangkit dan segera melangkah menuju kamar tamu yang ada dirumah Kinara.


Keesokan harinya..


Saat ini Kinara dan Misya sedang sarapan pagi bersama.


''Kia belum turun bik?''tanya Kinara pada Art yang sedang menuangkan susu kegelas Kinara.


''Sepertinya belum non,''jawab Art tersebut.


''Gimana kalau aku yang panggil Kia untuk sarapan bersama kita?''tanya Misya pada kinara.


''Boleh,coba kamu lihat,kalau belum bangun kamu cium saja pasti dia langsung bangun!" seloroh Kinara.


''Boleh juga ide kamu.''ucap Misya sambil berlalu menuju lantai atas.


Sebelum masuk,Misya mengetuk pintu terlebih dahulu,namun saat tak ada jawaban Misya memberanikan diri untuk membuka pintu kamar tersebut,yang kebetulan memang tidak terkunci.


''Kia,''panggil Misya setelah masuk dikamar milik Alex.


''Tukan,ternyata orangnya masih tidur,''gumam Misya saat melihat Alex yang masih bergelut dengan selimutnya.


Misya melangkah menuju jendela kamar Alex kemudian membuka gorden yang ada dikamar tersebut,hingga membuat Alex merasa terganggu karna silau sinar matahari pagi yang kebetulan saat itu sangat cerah.


namun Alex bukannya bangun justru ia malah menutup seluruh tubuhnya dengan selimut tebal miliknya.


''Iihh,,dasar Kia, benar kata Kinara kalau adiknya ini emang susah kalau harus bangun pagi,''gerutu Misya.

__ADS_1


Namun tiba-tiba Misya mengingat ucapan Kinara yang menyuruhnya untuk mencium Alex bila Alex masih belum bangun.


TBC


__ADS_2