Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Menjenguk


__ADS_3

Saat ini Alex sedang menemari Misya yang sedang makan malam.


''Kamu beneran gk laper?''tanya Misya sambil memasukan makanan ke dalam mulutnya.


''Heem,,''jawab Alex sambil terus fokus pada handponenya.


Tak lama terdengar suara deru mesin mobil berhenti dihalaman rumah mereka.


''Siapa ya mas?''tanya Misya sambil menatap kearah Alex.


Alex hanya menganggkat bahunya sebagai jawaban bahwa ia juga tidak tau.


Tak lama terlihatlah Kinara dengan sosok Bisma yang kini sedang melangkah menuju ruang makan.


''Heii kalian disini?''ucap Kinara yang membuat dua orang yang sedang berada dimeja makan seketika menatap heran pada Kinara.


''Maksudku kenapa malam banget makan malamnya.''tambah Kinara yang merasa ia tadi memang salah bicara.


''Lapernya pas jam segini gimana dong,''jawab Misya sambil memsukan kemabli makanannya ke dalam mulutnya.


Sedangkan Alex menatap Bisma sambil mengerutkan keningnya.


''Kamu kenapa Bisma?kok saya lihat loyo sekali.''ucap Alex.


Seketika pandangan kedua gadis itupun menatap kearah Bisma.


''Oh gpp,mungkin sedikit capek aja.''ucapnya beralasan.


''Gaya kamu capek emang habis ngapain olah raga?''ucap Alex asal.


Kinara yang mendengar ucapan Alex seketika tersedak ludahnya sendiri.


''Kamu gpp Kin?''tanya Misya.


''Gpp kok,''jawab Kinara.


''Aku pulang ya Lex, Misya.''pamit Bisma tiba-tiba.


''Kok cepat sekali baru juga datang.''ucap Misya.


''Capek mau istirahat aja dirumah.''jelas Bisma.


''Yang aku pulang ya?tanya Bisma


''Biar ku antar!" jawab Kinara sambil melangkah mendekati sang kekasih.


Saat ini mereka sudah berada diteras rumah Kinara.


''Kamu kenapa sih yang?apa marah karna hal yang diapartemen tadi?''tanya kinara yang memang melihat perubahan dari wajah kekasihnya.


''Gk kok nara sayang,,udah ya aku pulang dulu,''pamit Bisma yang diangguki oleh Kinara.


''Tapi beneran kan gk marah?''ucap Kinara lagi memastikan.


''Bener kok,yaudah aku balik ya!" pamit Bisma lagi.


''Kamu hati-hati ya!" pesan Kinara

__ADS_1


Bisma hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.


Setelah kepergian Bisma,Kinara langsung masuk dan menuju kamarnya.


''Loh Kin, kamu gk makan dulu?''tanya Misya yang baru selesai dengan makan malamnya.


''Udah makan tadi,aku mau bersih-bersih dulu,soalnya udah lengket banget.''ucap Kinara.


Setelah Kinara masuk kekamarnya Misya kemudian mengajak Alex untuk segera naik menuju kamarnya.


''Kamu diluan saja,saya masih ingin disini.''ucap Alex.


''Baiklah,tapi jangan lama-lama ya?!" ucap Misya namun Alex sama sekali tak ingin menjawabnya.


Setalah Misya naik keatas Alex pun langsung berdiri dan malangkah menuju ruang keluarga.


Alex menatap layar kontak Gladis di handponenya,ingin sekali dirinya menghubungi gadis itu dan menanyakan kabarnya,namun ia takut mengganggu istirahat gadis itu.


Alex memutuskan untuk mengirim sebuah pesan saja pada Gladis,untuk sekedar menanyakan keadaannya saat ini.


Alex:''Sasa,apa kamu sudah tidur?''ucap isi pesan Alex yang dikirimkan untuk Gladissa.


Namun setelah menunggu selama lima menit tak ada tanda-tanda bamasan dari sang kekasih hati.


''Mungkin dia sudah tidur,''gumam Alex yang merasa tak bersemangat.


Namun tiba-tiba ponsel miliknya berbunyi yang menandakan bahwa ada pesan masuk.


Ting..


Gladissa:''Belum,''balas Gladissa.


''Sesingkat ini balasannya.''gerutu Alex yang merasa tidak puas dengan jawaban Gladis.


Alex:''Gimana keadaan kamu sa?apa lukanya sudah diobati?


Gladissa:''Sudah kak,sebaiknya kak Alex jangan chat aku malam-malam seperti ini gk enak nanti kalau sampai Misya tau.


Alex:''Dia lagi ada dikamar,sedangkan aku lagi dibawah.''balas Alex.


Gladis memejamkan matanya sejenak,sambil mencerna ucapan Alex barusan.


''Misya lagi dikamar?apa maksud kak Alex adalah kamar mereka berdua.''


Batin Gladissa,tiba-tiba saja da da nya terasa sesak saat mendengarnya.


Ting..


Alex:"Kok gk dibalas??aku hanya ingin tau kabarmu saja saat ini.''ucap isi pesan yang dikirim oleh Alex.


Gladissa menarik nafas nya dalam,lalu membuangnya secara perlahan.


Gladissa:''Aku baik-baik saja kak,kak Alex gk usah khawatir,karna aku bisa menjaga diriku sendiri kok,sebaiknya urus saja istrimu!" balas Gladissa yang menekankan kata istri.


Sudah ya aku juga mau istirahat.''ucap pesan Gladissa lagi,setelah itu ia kangsung menonaktifkan jaringan selulernya.


''Kenapa kamu masih bersikap seperti ini sama aku kak,bagai mana aku akan melupakanmu kalau kamu saja selalu bersikap seperhatian ini sama aku.''gumam Gladissa.

__ADS_1


Sedangkan Alex yang membaca pesan terakhir dari Gladissa mrnghembuskan nafasnya berat.


Alex menatap jam dinding diruang tengah,yang menunjukan pukul sepuluh malam,dengan malas Alex segera beranjak dari duduknya lalu menuju kekamarnya.


Ceklek,suara pintu terbuka.


Setelah menutup pintu,dengan langkah pelan Alex langsung menuju kamar mandi untuk mengganti pakaiannya.


Beberapa saat kemudian Alex pun keluar dari kamar mandi,dan langsung melangkah menuju tempat tidur nya,sekilas Alex menatap Misya yang sepertinya sudah terlelap,kemudian Alex pun segera memejamkan matanya.


KEESOKAN HARINYA..


Jam masih menunjukan pukul sembilan pagi,namun matahari sudah menampakan sinarnya,seakan memberi semangat bagi sebagian orang untuk memulai aktivitasnya.


Namun tidak halnya dengan gadis yang saat ini masih bergelut dengan selimutnya,rasa malas melanda dirinya semenjak kakinya susah untuk dibawa berjalan,membuat nya hanya ingin berdiam diri saja dikamarnya.


Ya wanita itu adalah Gladissa,yang saat ini sedang menyandarkan tubuhnya disandaran kepala tempat tidur.


Ting..


Terdengar suara pesan masuk ke ponsel Gladissa.


''Dis aku sedang ada didepan rumah kamu nih,''


Isi pesan yang dikirim seseorang yang ternyata adalah Desta.


''Tunggu sebentar ya kak!''


Isi balasan chat Gladissa.


Dengan langkah pelan Gladissa melangkah menuju pintu depan.


''Kak Desta,''sapa Gladis setelah membukakan pintu untuk Desta.


''Dis gimana keadaanmu aku dengar kamu mengalami kecelakaan?''tanya Desta langsung.


''Iya tapi aku gpp kok kak,''jelas Gladis.


Desta memperhatikan cara berdiri Gladis yang terlihat agak pincang.


''Kak Desta kenapa liatin saya seperti itu?''tanya Gladis,yang sedikit risih.


''Oh maaf Dis,aku hanya melihat sepertinya kakimu sakit ya?ucap Desta.


''Iya kak sedikit lecet aja kok,masuk yuk masa ngobrolnya diluar sih,''ucap Gladissa sambil memberi jalan pada Desta.


Maaf ya baru bisa jenguk kamu,soalnya tiga hari ini aku sedang berada diluar kota ada kerjaan yang harus aku urus.''jelas Desta.


''Gpp kok kak,oya kak Desta mau minum apa biar saya bikinkan?''tawar Gladis.


''Memangnya dengan kaki seperti itu masih bisa dibawa gerak-gerak?''ledek Desta.


''Ya bisa lah kak,kan kakinya cuma lecet aja bukannya patah.''jawab Gladissa.


Desta tersenyum mendengar jawaban wanita yang ada didepannya saat ini.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2