Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Kedatangan Misya Dan Brayen


__ADS_3

Kinara masih menjadi pendengar saat mamanya itu terus berceloteh.


''Jadi gitu ceritanya sayang,mama senang sekali saat Gladis menolak untuk dilamar Desta saat itu.''ucap Rina dengan masih senyum mengembangnya.


''Terus kemarin mama kok gk cerita sama aku?kenapa baru sekarang?


''Hehe lupa, habisnya tiba-tiba teman mama masuk rumah sakit kemarin, jadi mama kepikiran kesana.''tambah Rina lagi.


''Kelihatannya mama pengen banget ya hubungan Gladis dan Desta putus?


''Kinara kenapa kamu bilang gitu?''tanya Rina.


''Ya habisnya mama senang banget kayaknya kalau hubungan Desta dan Gladis renggang.''sindir Kinara.


''Iya sih,mungkin yang kamu bilang benar.dan mama mau Kiano lah yang nanti bisa menikahi gadis itu.''ucapnya penuh harap.


''Memang mama gk kasihan sama tante Sumi?kalau yang ku dengar dari cerita mama tadi,sepertinya tante Sumu juga sangat berharap kalau Gladis bisa jadi menantunya.''ucap Kinara.


''Iya juga sih,tapi ya mau bagai mana lagi,kan Gladis sendiri yang menolak Desta,bukan atas perintah mama.Itu berarti Gladis tidak sepenuhnya mencintai Desta,atau mungkin dia sama sekali tak pernah mencintainya.''jelas Rina,


Sebenarnya Rina sempat berpikir, dari penolakan yang Gladissa lakukan kepada Desta,itu sudah membuktikan kalau Gladis tidak memiliki perasaan sepenuhnya pada Desta.Dan dalam hati ia bertekat setelah Alex dan Misya bercerai, maka Rina akan menjadikan Gladissa sebagai menantunya.


***


Saat ini Bisma sedang dalam perjalanan menuju butik Kinara,ia ingin memjelaskan masalah Dilla pada kekasihnya itu,Bisma tak ingin sampai nanti Kinara berpikir kalau dirinya menyembunyikan sesuatu,, ia tak mau jika Kinara sampai berpikiran yang macam-macam,maka dari itu hari ini Bisma akan menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutup-tutupi.


Kini kendaraan yang ia tumpangi sudah terparkir diarea parkiran butik.Setelah turun Bisma melangkahkan kakinya menuju pintu masuk.


Matanya menyapu seluruh ruangan,ada beberapa pelanggan yang sedang memilih-milih pakaian, dan ada juga yang melihat aksesoris yang ada di etalase.


''Bisma kamu disini?''ucap suara lembut,yang diyakini Bisma adalah suara kekasihnya.

__ADS_1


''Iya,kamu masih sibuk gk?sebentar lagi kan jam makan siang,gimana kalau kita makan diluar?sekalian ada yang ingin aku omongin sama kamu.''ucap Bisma


''Kira-kira Bisma mau ngomong apa ya sama aku?apa dia mau ngomongin masalah dirumah sakit kemarin?''


Batin Kinara.


''Nara?kok melamun?kamu sibuk gk? tapi kalau sibuk nanti saja aku ceritanya.''tambah Bisma.


''Oh,gk kok aku gk sibuk.Ya udah yuk,kamu tunggu sebentar ya! aku mau ambil tas dulu diruangan aku.''ucap Kinara sambil berlalu menuju ruangannya.


Kini mereka sudah berada disalah satu rumah makan,setelah memilih dan memesan makanan.Kini mereka hanya menunggu hidangan nya datang.


''Kamu mau bicara apa sih?''tanya Kinara.


''Sayang,sebenarnya saat kamu menelpon aku kemarin itu, aku lagi dirumah sakit.''jelas Bisma.


''Iya aku tau,kan kamu sudah bilang kemarin.''jawab Kinara.


''Sekarang aku mau tanya,apa kamu masih menyimpan perasaan pada wanita itu?''tanya Kinara.


''Tidak,aku sama sekali tidak memiliki perasaan apapun lagi dengan nya, karna hati dan perasaanku sekarang hanya untukmu.''ucap Bisma tulus.


''Gombal,''seru Kinara.


''Beneran sayang,,kamu gk marahkan tentang semua ini?''tanya Bisma lagi.


''Untuk apa aku marah,yang penting kamu sudah mau berkata jujur,aku gk mempermasalah kalau kamu berniat untuk menolong wanita itu, asal kamu masih ingat batasannya, aku akan dukung semua yang kamu lakukan asal itu masih dibatas wajar. Dan jujur aku senamg kamu sudah mau berkata yang sebenarnya sama aku,karna aku mau kita itu saling terbuka dan tidak ada yang disembunyi-sembunyikan,dan kamu tau? aku juga merasa bangga punya calon imam kayak kamu,walau pun sudah disakiti oleh wanita itu tapi kamu masih mau menolongnya.''ucap Kinara.Sungguh jawaban yang diberikan Kinara membuat hati Bisma terasa adem.


''Besok-besok kalau kamu mau menjenguknya dirumah sakit kamu mau kan ajak aku?''tanya Kinara.


''Tentu saja,''jawab Bisma,kini Bisma merasa lega,tadinya ia berpikir kalau Kinara bakalan marah padanya,namun siapa sangka Kinara akan mendukungnya untuk membantu gadis itu,Bisma sangat bersyukur bisa memiliki Kinara.Dan setelah itu makanan yang mereka pesan pun tiba.

__ADS_1


***


Jam sudah menunjukan pukul dua siang,,terlihat saat ini Alex masih bergelut dengan laptopnya,sangkin sibuknya ia sampai melupakan makan siangnya.


Tok tok tok..


''Masuk!" ucap Alex namun matanya masih tertuju pada layar yang ada didepannya.


Ceklek,terdengar suara pintu ruangan terbuka.


''Kia,''sapa suara seorang wanita yang ternyata adalah Misya.


Alex menoleh sekilas,lalu kembali pada aktivitasnya.


Ternyata wanita itu tidak datang sendiri,ia datang bersama Brayen.


Alex melirik dari ekor matanya,ia menghela nafas,kemudian menutup layar laptopnya.


''Lex,kami kesini karna ada yang mau kami bicarakan denganmu,apa kau ada waktu?kami tidak akan lama.''jelas Brayen, ada rasa sedikit tak enak hati kala dirinya berhadapan dengan Alex,walau bagai mana pun dirinyalah yang menyebabkan kehancuran rumah tangga mereka,walau pun Brayen tau bahwa Alex tak pernah mencintai Misya,namun tetap saja rasa bersalah itu ada.


''Baiklah,apa yang ingin kalian bicarakan?''tanya Alex yang kini sudah duduk dihadapan Brayen dan Misya.


''Sebenarnya kedatangan kami kesini ingin meminta maaf tentang kesalahan yang kami lakukan,karna kami sudah berselingkuh dibelakangmu, kami tau mungkin dengan minta maaf,semua ini tidak akan bisa merubah apapun,namun kami sungguh-sungguh minta maaf padamu Lex,maaf karna sudah membuatmu marah,dan juga harus menanggung rasa malu atas perbuatan yang kami lakukan.''sesal Brayen.


Sebenarnya Alex sudah memaafkan Brayen dan Misya, bahkan dia juga sudah melupakan kejadian perselingkuhan itu,walaupun mungkin, sedikit banyaknya rasa kecewa itu masih ada,kecewa karna merasa dibohongin,oleh orang yang sudah dianggap saudara oleh Alex.


''Sudahlah,saya juga sudah memaafkan kalian,Brayen sepertinya kau banyak berubah setelah mengenal Misya,Saya harap kau bisa membahagiakan nya tidak seperti saya,yang hanya bisa melukai hatinya.''ucap Alex.


Misya yang sejak tadi hanya diam dan menunduk,kini menatap wajah Alex,entah kenapa air matanya berlinang saat mendengar ucapan Alex barusan.Mungkin kah ini adalah rasa penyesalan?entahlah...


NEXT

__ADS_1


__ADS_2