Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Suasana Menegangkan


__ADS_3

***Dibab ini terdapat banyak konflik,dan juga sedikit menguras emosi!


Happy reading***....


Tak lama terdengar suara deru mobil berhenti didepan rumah,dan munculah sosok Alex di susul oleh Brayen yang ada dibelakangnya.


Kedua orangtua Alex merasa bingung,saat Alex datang bersama dengan Brayen.Sementara Yanti dan Bagas saling pandang,mereka menebak-nebak siapa pria yang datang bersama Alex saat ini.


''Nak Brayen datang juga,''ucap Rina tanpa basa-basi.


''I iya tante.''jawab Brayen tersenyum canggung,pasalnya ia melihat semua orang sudah berkumpul disana,termasuk dua orang yang asing baginya dan yang ia yakini bahwa kedua orang itu adalah orangtua nya Misya.


''Duduk Bray!'' titah Kinara.


Dan Brayen pun mengangguk,setelah itu ia duduk dihadapan orangtua Misya karna memang kursi yang ia duduki pas mengarah pada mereka.


Begitupun dengan Alex,ia duduk tepat disebelah Kinara,sedangkam Bisma tidak jadi datang karna harus mengurus sesuatu.


''Sebenarya ada apa ini?Alex Kinara coba jelaskan pada kami! ucap Jonathan yang sudah merasa sangat tidak sabar.Namun bukannya menjawab Kinara malah menatap kearah Brayen.


Brayen yang mengerti arti tatapan Kinara langsung membuka suara.


''Eemm,,tante,om saya minta maaf sebelumnya,sebenarya kedatangan saya kesini ingin meluruskan sesuatu.''ucap Brayen.


''Meluruskan sesuatu? maksud kamu apa Brayen?''tanya Rina yang belum mengerti,begitu pun Jonathan dan kedua orangtua Misya.


Jujur saja,saat ini Brayen sangat gugup dan juga tegang,dirinya bagaikan tersangka yang sedang diintrogasi oleh masyarakat,begitu juga Misya ia menautkan kedua jari tangannya,bertanda saat ini dirinya sedang gelisah,dan juga rasa takut kini sedang menghantuinya,takut kalau setelah mengetahui semua nya Alex dan keluarganya akan menendang dirinya dari kediaman ALEXANDER.


Brayen menarik nafas dalam sebelum akhirnya ia kembali meneruskan ucapannya.

__ADS_1


''Sebenarnya....''entah kenapa Brayen jadi ragu mengatakan hal yang sebenarnya.Saat ia melihat wajah Misya yang sangat pucat, Brayen berpikir pasti saat ini Misya sedang merasakan ketakutan,takut untuk menerima kenyataan bahwa nantinya dia akan diusir oleh keluarga dari suaminya.Namun saat pandangannya bertemu dengan Kinara Brayen langsung menelan salivanya saat tatapan mematikan yang dilayangkan oleh wanita itu padanya.


''Heii,,apa kamu ingin mempermainkah kami!sebaikanya jangan bertele-tele,cepat katakan apa yang ingin kau ucapkan pada kami semua!" ucap Yanti geram.


''Baiklah saya akan menyampaikan maksud dan tujuan saya datang kesini,sebenarnya anak yang ada dalam kandungan Misya adalah anak saya.''jelas Brayen,jujur saat ini Brayen sangat takut dengan reaksi yang ditunjukan oleh orang-orang yang berada didekatnya saat ini,mungkinkah setelah ini dirinya akan dikuliti bak seekor buaya pikirnya.


''Maksudmu apa?kamu jangan bicara sembarangan ya?mengaku-ngaku kalau bayi dalam kandungan putri saya adalah anakmu.''jawab Bagas geram.


''Saya serius om,kalau tidak percaya tanyakan sendiri pada Misya!" ucap Brayen.


Sekarang pandangan semua orang tertuju pada Misya termasuk Alex, meskipun sebenarnya dirinya sudah tau,namun ia juga ingin mendengar secara langsung dari mulut Misya.


''Misya apa semua yang dikatakan laki-laki itu benar?''tanya Bagas.


Namun terlihat Misya hanya menundukan kepalanya, ia tak berani menatap wajah sang papa yang saat itu sedang bertanya pada nya.


''Papa! jangan seperti itu pada anak kita! mama yakin pemuda yang ada dihadapan kita semua ini sedang berbohong.Mana mungkin Misya melakukan semua hal kotor seperti itu mama sangat yakin.''ucap Yanti,walau pun sebenarnya dalam hati Yanti juga tidak begitu yakin,ia takut kalau ternyata yang dikatakan Brayen itu benar ,mungkin keluarga mertua dari anaknya ini pasti akan mengusir putri mereka,dan Yanti tidak akan pernah membiarkan itu semua terjadi.


''Heh,kamu denger ya! jangan sula memfitnah orang,Misya sangat mencintai Alex sejak lama,jadi mana mungkin dia bisa berbuat seperti itu,kamu jangan mengada-ngada ya,lagi pula mana mungkin anak saya menyukai orang seperti kamu,kalau dilihat dari penampilan kamu,saya yakin kamu itu pasti hanya pemuda pengangguran,yang hidup bergantung pada orangtua.''ucap Yanti remeh.


''Misya apa yang dikatakan Brayen benar?kalau bayi yang kamu kandung itu adalah anaknya?''tanya Rina.


Rina yang sejak tadi hanya diam akhirnya bersuara juga.dia ingin tau dan dengar dari mulut menantunya itu.


Namun lagi-lagi Misya tak mau menjawabnya.


''Misya kenapa kamu diam?bicaralah! jika memang tuduhan itu tidak benar?namun jika suatu hari nanti semua itu terbukti benar, maka saya sendirilah yang akan melakukan tindakan terhadapmu,dan tidak ada seorangpun yang bisa mencegahnya.''Ucap suara dingin Alex, yang terkesan santai namun penuh ketegasan.Yang seketika membuat Misya menatap kearahnya.


''Alex! kamu juga tidak percaya dengan istrimu sendiri? kamu tau kan dari dulu Misya sangat mencintai kamu,jadi mana mungkin dia melakukan hal itu,, oh, atau jangan-jangan kamu sudah merasa bosan dengannya? makanya kamu berniat membuang Misya iya?''

__ADS_1


''Tante Yanti! tante juga tau dari dulu perasaan saya terhadap Misya seperti apa? dan pernikahan ini terjadi juga bukan karna kemauan saya,,tapi atas perbuatan yang kalian lakukan terhadap saya waktu itu,sehingga membuat saya terpaksa harus mempertanggung jawabkan perbuatan yang sama sekali tidak saya lakukan.''ucap Alex,yang tanpa sengaja membuka,rahasia yang selama ini ia sembunyikan.


''Kia, apa maksudmu? apa mereka sudah menjebakmu?agar kamu mau menikahi Misya waktu itu? Misya apa itu benar?''tanya Rina,yang kini pandangannya tertuju pada menantunya.


Yanti yang saat itu merasa terpojok,segera mengalihkan pembicaraan.


''Kalian semua ini kenapa malah memojokan anak saya dan mempermalukannya seperti ini?,oh...saya tau,,jangan-jangan kalian semua sudah bersekongkol ya untuk menjebak Misya,atau jangan-jangan kalian berniat untung membuang Misya dari keluarga ini iya?! bentak Yanti.


''Mba! sebaiknya mba Yanti jangan menuduh sembarangan,keluarga kami keluarga terhormat dan kami tidak akan mungkin melakukan hal picik seperti yang mba tuduhkan pada kami.''ucap Jonathan yang awalnya hanya jadi pendengar,namun ketika nama baiknya keluarganya direndahkan,akhirnya Jonathan pun angkat bicara karna tak terima dengan tuduhan Yanti yang sudah mencemarkan nama baik keluarganya.


''Oh,jadi menurutmu anak saya yang salah iya? cercar Yanti lagi.


''Tante! sepertinya sejak tadi tante selalu membela Misya, coba tante tanyakan sendiri pada nya, apa benar dia tidak melakukan semua itu? dan kau Misya! kenapa cuma hanya diam? apa kau senang sejak tadi hanya menonton kegaduhan ini? bicara yang sebenarnya! jangan kamu diam saja Kia dituduh mama kamu seperti itu?jangan jadi pengecut kamu! ucap Kinara yang merasa geram karna sejak tadi Misya hanya diam.


''Kinara,atas dasar apa kamu menuduh Misya telah melakukan perselingkuhan ini,memannya kamu punya bukti?''ucap Yanti yang masih bersikeras membela Misya mati-matian.


''Dengar tante sa...'''


''CUKUP SEMUANYA CUKUP!!!


''Kalian tidak perlu bertengkar untuk saling menyalahkan! karna semua itu memang benar,aku telah BERSELINGKUH dan aku telah mengkhianati pernikahan kami,dan anak ini juga bukan anak mas Kiano melainkan anak Brayen.puas kan kalian dengan jawaban ku sekarang!!!" teriak Misya.


''Jadi ku mohon,,hentikan pertengkaran ini!''' pinta Misya lirih tubuhnya bergetar, air matanya tak bisa lagi ia mendung dan akhirnya


BRUUK...!!!


SELAMAT MALAM MENJELANG PAGI SEMUA..


AUTHOR SENGAJA NIH BERGADANG UNTUK NULIS BAB INI,,JADI TOLON UNTUK PARA READER UNTUK TINGGALKAN JEJAK KALIAN! LIKE ,KOMEN,VOTE, AND PAVORIT...🤗😘

__ADS_1


__ADS_2