
Tak terasa hari sudah menjelang sore,namun para tamu bukannya makin berkurang, justru semangkin bertambah.
''Yang aku capek banget dari tadi harus senyum melulu depan orang banyak.''keluh Kinara.Yang membuat Bisma terkekeh kecil mendengarnya.
''Senyum itu kan ibadah sayang,''jawab Bisma.
''Iya,tapi lama-lama gigiku bisa kering.''ucap Kinara asal.
Saat ini Misya dan kedua orang tuanya sudah berada didalam mobil menuju perjalan pulang,sedangkan Brayen pulang dengan mengendarai mobilnya sendiri karna ada suatu urusan jadi dia pamit diluan.
''Mama tadi kenapa bersikap seperti itu pada mereka?''ucap Bagas, yang merasa sedikit kesal pada sang istri,karna tak menuruti perintahnya.
''Memangnya kenapa? mereka saja biasa,,kok papa yang heboh.''ucap Yanti.
Bagas hanya menghela nafas,saat mendengar jawaban dari sang istri yang memang tak pernah mau disalahkan.
Waktu diacara pernikahan Kinara dan Bisma tadi, saat Yanti dan Bagas berpamitan pada sang pemilik acara, Yanti sempat mengatakan kalau Kinara sangat beruntung mendapatkan Bisma,bahkan ia juga mengatakan jika keponakannya Bisma jauh lebih baik dari pada suaminya Misya yang sebentar lagi akan menjadi mantan.Begitulah yang diucapkan Yanti pada Rina dan juga suaminya Jonahtan,namun Rina dan Jo,tak mau ambil pusing dengan ucapan besannya itu yang memang terkenal bermulut pedas.Yang terpenting bagi mereka saat ini adalah kebahagiaan anak mereka.
Tak terasa jam sudah menunjukan pukul sepuluh malam,saat ini kedua pasangan pengantin sudah kembali kekamar mereka,sedang kan diruang tamu masih ada beberapa tamu lagi,tepatnya keluarga besar mereka,karna para tamu undangan sudah pulang sejak tadi.Terlihat kakek Arya dan Jonathan sedang berbincang dengan keluarga yang lainnya,termasuk Desta.Sedangkan Rina dan Sumi saat ini juga sedang ada diruang keluarga bersama yang lainnya.
Alex yang juga sedang bersama keluarga yang lain seketika menatap kearah Gladis,ia melihat Gladis sedang duduk seorang diri,sambil menikmati kue pengantin yang ada diatas meja.
''Sendiri aja?''tanya Alex,membuat Gladis seketika menatap kearahnya.
''Kak Alex?''ucap Gladis sedikit terkejut.
''Kok gk jawab?kamu kenapa sendirian disini?''tanya Alex lagi.
''Ya mau gimana lagi kak,Lastri ,Uut Lina dan yang lainnya sudah pada pulang,sedangkan tante Rina nyuruh aku untuk tetap disini,karna belum ngantuk yaudah aku makan aja.''jawab Gladis santai.Dan akhirnya Alex menemani Gladissa,mungkin hingga gadis itu merasa mengantuk,sesekali Alex menggoda gadis itu hingga tak jarang wajah itu bersemu merah saat digoda oleh Alex,mereka terlihat sangat bahagia.Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang sejak tadi memperhatikan mereka.
Sedangkan dikamar pengantin.
''Mas cepetan dong! aku udah kebelet nih.''ucap Kinara sambil terus mengedor pintu kamar mandi.Setelah menikah,Bisma memang meminta Kinara untuk memanggilnya dengan sebutan Mas.
__ADS_1
''Sabar dong sayang!" ucap Bisma yang baru keluar dari kamar mandi.
''Tanpa menjawab Kinara langsung menerobos masuk kedalam kamar mandi,kemudian menutupnya dengan sedikit kencang.Hingga membuat Bisma terjengkit kaget.
''Astaga,punya istri kok bar-bar gini sih.''gumam Bisma sambil mengusap da da nya karna sempat kaget.
Beberapa saat kemudian Kinara akhirnya keluar dengan perasaan yang lebih lega.Kinara melihat suami barunya sedang berbaring diatas tempat tidur sambil memainkan ponsel miliknya.
''Lagi chatingan sama siapa mas?''tanya Kinara sambil naik keatas tempat tidur.
''Ini balas pesan dari teman-temanku yang mengucapkan selamat,dan ada juga yang minta maaf karna gk bisa datang karna berhalangan.''jelas Bisma,dan Kinara hanya manggut-manggut tanda mengerti.
''Kemarilah!" ucap Bisma sambil menepuk-nepuk sisi tempat tidur yang ada disampingnya.
Dan dengan senang hati Kinara mendekat,lalu menyandarkan tubuhnya pada da da bidang suaminya.
''Mas aku sangat bahagia,akhirnya aku bisa memiliki mu seutuhnya.''ucap Kinara sambil mengeratkan pelukannya.
Karna kelelahan akhirnya kedua pasangan pengantin baru itu tertidur dengan lelap dengan saling mendekap.
Sedangkan diruang tamu,kini terlihat sudah sepi, sebagian sanak saudara juga sudah pulang,namun ada beberapa yang memutuskan menginap karna rumah mereka memang berada diluar kota.
Alex yang memang belum bisa tidur,memutuskan untuk keluar dari kamarnya,ia melangkahkan kakinya menuju dapur untuk mengisi tenggorokannya yang terasa kering.
''Kak Alex belum tidur?''tanya seseorang yang tiba-tiba membuat Alex berlonjak kaget.
''Sasa,''pekik Alex sambil mengelus da da nya karna kaget.
''Kaka pikir aku hantu? gitu?''rajuk Gladis.
''Iya! habisnya kamu datang tiba-tiba,buat jantungan aja,untuk jantungku masih sehat.''jawab Alex,yang membuat Gladis semangkin mencebikan bibirnya.
''Kamu sendiri ngapain?''tanya balik Alex.
__ADS_1
''Aku belum bisa tidur, jadi aku keluar.''jawab Gladis.
Gimana kalau kita ngobrol ditaman?''tanya Alex yang diangguki oleh Gladis.
Saat ini mereka sedang duduk ditaman samping rumah,kebetulan malam itu cuaca malam sangat bersahabat,bintang-bintang bertaburan menerangi langit, terlihat semangkin indah dengan adanya bulan berbentuk sabit.
''Indah banget ya kak langit nya banyak bintangnya.''ucap Gladis smbil terus menatap keatas langit.
''Lebih indah lagi bintang yang ada dihadapanku.''ucap Alex,membuat Gladis menatap kearahnya.
Mata mereka saling bertemu,menatap dalam,seolah saling mengatakan ''aku rindu kamu''.
Alex mendekatkan wajahnya pada Gladissa,kemudian menempel kan bibirnya ke bibir tipis milik Gladissa.
Alex terus menyesap bibir pink alami itu,Gladis yang mulai terbawa suasana akhirnya membalas setiap pagutan yang Alex berikan,hingga tiba-tiba...
''APA YANG SEDANG KALIAN BERDUA LAKUKAN...?? !!!''
Pekik seseorang,hingga membuat keduanya menoleh kearah sumber suara.
Sedangkan dikamar pengantin,saat ini Bisma terbangun dari tidurnya karna ingin kekamar mandi,Bisma menatap jam yang ada di atas nakas yang meninjukan pukul satu dini hari.
Sejenak ia menatap sang istri yang masih tertidur pulas,sangkin pulasnya Kinara tak sadar kalau gaun tidur tipis yang ia gunakan terangkat keatas hingga memperlihatkan paha mulusnya.Bisma menelan salivanya dengan susah payah,ia ingin sekali menyentuh paha mulus itu,namun rasanya ia tidak bisa menunda lagi untuk pergi kekamar mandi,akhirnya dengan berat hati Bisma menuntaskan dulu urusannya dikamar mandi.
''Akhirnya lega.''gumam Bisma setelah keluar dari kamar mandi.
Saat ia hendak kembali ketempat tidur Bisma mendapati Kinara yang sedang duduk bersandar ditempat tidur.
''Sayang kamu kenapa bangun?''tanya Bisma sambil duduk disisi sang istri.
''Tadi aku kira kamu keluar,makanya aku bangun,dan ternyata kamu sedang ada dikamar mandi.''ucap Kinara.
NEXT
__ADS_1