
HAPPY READING..
Setelah memutuskan sambungan telponnya Kinara langsung memasuki ruang inap milik Misya,namun sebelum ia memutar knop pintu,ada seseorang yang memanggilnya.
''Kinara,''panggil orang tersebut yang tak lain adalah Bisma.
''Bisma,kamu sama siapa? Kia mana dia gk ikut?''tanya Kinara.
''Mungkin besok baru dia akan kesini,soalnya ada kerjaan yang gk bisa ditinggal.''ucap Bisma.
''Kalau kerjaan gk akan ada habisnya,gimana sih anak itu,''ucap Kinara jutek.
''Nara sayang,, jangan marah dong, lagi PMS ya?''tanya Bisma.
''Bisma iih,, udah aah,,yuk masuk!'' ucap Kinara,yang tak mau menanggapi godaan Bisma.
''Misya,''sapa Kinara yang sudah memasuki ruangan.
''Kinara kamu sama siapa?Kia mana dia ikut kan?''tanya Misya sambil melihat kearah pintu masuk.
''Haii, Sya,''sapa Bisma,yang tiba-tiba muncul dibalik pintu.
''Kak Bisma,mana Kia dia ikutkan?''tanya Misya lagi, yang terus menatap keluar.
''Dia hari ini gk bisa datang Sya,karna memang ada suatu urusan yang gk bisa dia tinggalkan.''ucap Bisma.
''Mungkin besok dia baru akan datang,''ucap Bisma sambil berjalan kearah Gladissa.
Misya yang mendengar ucapan Bisma tiba-tiba saja wajahnya menjadi murung,dan itu tak luput dari perhatian Gladissa.
''Haii cantik, kok mangkin imut aja sih?''ucap Bisma pada Gladissa.
''Haii juga Kak Bisma,''ucap Gladissa.
Reni tersenyum sinis pada Gladissa,saat melihat Bisma memuji dirinya.
''Sebenarnya apa sih istimewanya nih cewe,kenapa semua orang suka sama dia? bahkan kak Bisma juga sepertinya menyukai dia.''
Batin Reni,yang tak terima karna Gladissa mendapat perhatian dari Bisma,lelaki tampan yang ia sukai selain Alex.
Dari awal melihat Bisma dan Alex, Reni memang sudah menyukai kedua Pria itu, walau pun rasanya ia tidak mungkin mendapatkannya,setidaknya dia bisa mendapatkan perhatian dari salah satu Pria itu.
''Lina Kak Bisma ganteng ya?''bisik Uut sambil cengengesan.
''Centil banget sih loe,''ucap Lina.
Kinara,nanti mereka biar aku aja yang antar, lagi pula sudah malam ,aku khawatir sama kamu kalau pulang terlalu malam.''ucap Bisma.
__ADS_1
Kinara yang mendapat perhatian dari Bisma tersenyum senang.
''Kalian nanti pulangnya biar aku aja yang antar ya,biar Kinara habis dari sini langsung pulang kerumah,kalian gk keberatankan?''tanya Bisma.
''Gak kok Kak, kami gk keberatan ya kan guys?''ucap Reni semangat.
''Dasar loe Ren,kalau cowo cakep aja semangatnya beehh,,''ucap Uut dengan nada mengejek.
''Sirik aja loe,''ucap Reni.
Skip
Setelah sampai di Mes,Gladissa langsung membersihkan diri,setelahnya ia langsung merebahkan dirinya diatas kasur miliknya.
''Aku penasaran dengan adiknya Mba Kinara yang bernama Kiano,kira-kira seperti apa ya tampangnya? terus apa dia laki-laki yang dimaksud Misya waktu itu, laki-laki yang selalu menolak cintanya.''ucap Gladissa pada dirinya sendiri.
Dan akhirnya karna lelah tak lama Gladissa pun tertidur.
KEESOKAN HARINYA..
Pagi ini Alex bangun lebih awal, karna rencananya ia akan mampir ke Rumah Sakit untuk menemui Misya, karna dari tadi malam Misya selalu mengganggu tidurnya hanya untuk menyuruh nya datang untuk melihat keadaannya
Flashback..
Malam ini rasanya Alex lelah sekali,rasanya ingin cepat-cepat tidur.
Saat ia hendak merebahkan tubuhnya dikasur tiba-tiba handpone nya berbunyi, Alex segera meraih ponsel tersebut yang berada diatas nakas tempat tidur.
Alex:''Ya Misya ada apa?''tanya Alex malas.
Misya:''Kok gitu sih ngomongnya Ki, aku cuma mau tanya kok sampai sekarang kamu belum datang buat liat keadaanku?
''Kata Kak Bisma kamu sibuk makanya belum sempat datang,emangnya sibuk apaan sih Ki?''tanya Misya kepo.
Alex:''Kemarin memang ada kerjaan yang gak bisa saya tinggalin,tapi besok sebelum berangkat menuju Cafe,saya akan mampir ke Rumah Sakit.''ucap Alex.
Misya:''Beneran ya Ki? soalnya aku tuh kangen banget sama kamu, karna sudah beberapa hari ini aku gk ketemu sama kamu.
Alex:''Iya baiklah,besok pagi saya akan datang kerumah sakit,ucap Alex sambil menguap,karna dirinya memang sangat mengantuk.
Misya:''Kamu udah ngantuk ya Ki,padahalkan masih jam sembilan,''ucap Misya yang sebenarnya masih ingin lebih lama ngobrol ditelpon.
Alex:''Iya saya capek banget rasanya hari ini Misya,bagai mana kalau bicaranya dilanjutin besok saja.''ucap Alex ysng memang sudah tak tahan dengan rasa kantuknya.
Misya:''Beneran ya besok,''ucap Misya lagi memastikan.
Alex:''Heemm,''ucap Alex tanpa menjawab.
__ADS_1
Misya:''Yaudah, bye Alex sampai ketemu besok pagi,''ucap Misya sambil mematikan sambungan telponnya.
Flashback and
Jam sepuluh pagi,Alex sudah berada dirumah sakit,saat ia akan memasuki ruangan Misya dirinya melihat ada kedua orang tua Misya yang berada didalam.
''Kia,,panggil Misya,yang melihat kedatangan Alex karna memang pintu ruang rawat Misya tidak tetutup rapat.
Mendengar namanya di panggil, Alex langsung masuk keruangan tersebut.
''Om,tante, sapa Alex setelah memasuki ruangan tersebut.
''Haii, Kia,,apa kabarmu nak?''tanya Bagas Papanya Misya.
''Baik Om,''ucap Alex singkat.
Tanpa basa-basi ,Yanti langsung berkata sesuatu hal yang sedikit tidak enak didengar,bagi orang lain yang mendengarkannya.
''Alex dengerin Tante baik-baik ya,Misya itukan sudah mengorbankan nyawanya untuk menyelamatkan kamu,jadi kamu itu harus tau diri dong,apa lagi Dokter bilang kalau kondisi Misya akan membaik setelah dua bulan,tante harap kamu bisa bertanggung jawab dengan menjaganya selama dia berada disini.''ucap Yanti,yang masih merasa kesal pada Alex.
''Mah, mama kok gitu sih ngomong sama Kia, aku gpp kok,''ucap Misya.
''Apanya yang gpp,emang kamu mau kalau Kia gk datang? sedangkan waktu sadar aja yang pertama dicari si Kiano ini,''ucap Yanti sambil melirik sinis pada Alex.
''Mama, kok mama masih jutek aja sih pada Nak Kia?''ucap Bagas pada istrinya
''Maaf kan istri Om ya nak Kia,mungkin dia masih belum bisa menerima keadaan.''ucap Bagas.
Iya gpp Om,saya mengerti.
''Sayang,Papa sama Mama pergi dulu ya,nanti siang kalau sempat Papa datang lagi, kalau tidak Mama aja yang nanti datang sendirian,''jelas Bagas.
''Iya Pa,hati-hati.
''Mama pergi dulu ya sayang,jaga dirimu baik-baik,kalau perlu sesuatu panggil susternya untuk bantuin kamu!" ucap Yanti sambil mencium kening Misya.
''Kia,Om titip Misya ya,''ucap Bagas.
''Iya Om,jangan khawatir.''ucap Alex.
Setelah kepergian kedua orang tua Misya,Alex duduk disisi tempat tidur.
''Gimana keadaanmu sekarang?''tanya Alex,masih dengan ekspresi datarnya.
''Kamu bisa gk sih kalau nanya itu pake perasaan? emang apa susahnya berbagi senyuman dipagi hari sama aku?''ucap Misya cemberut.
''Kamu kan tau dari dulu saya orangnya memang seperti ini,''ucap Alex dengan ekpresi yang masih sama.
__ADS_1
''Iya,tapi entah kenapa juga aku bisa menyukai orang berwajah datar kayak kamu.''
BERSAMBUNG...