Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Tinggal Dikeluarga ALEXANDER


__ADS_3

Pagi ini rencananya Rina akan kerumah kediaman Gladissa untuk menjemput gadis itu, yang rencananya akan tinggal bersama mereka sampai hari pernikahan seminggu lagi,kini mobil nya sudah sampai dikediaman Gladis.Setelah turun dari mobilnya Rina langsung melangkahkan kakinya menuju teras rumah tersebut.


Tok-tok-tok


''Dis,Assalamu'alaikum..''ucap Rina dari luar.


''Wa'alaikum salam,''jawab sesrorang dari dalam rumah.


Ceklek,suara pintu terbuka.


''Mama,''ucap Gladis setelah membuaka pintu.


''Masuk mah!"


Rina pun mengangguk dan melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah tersebut.


''Ada apa mah?tumben sepagi ini mamah datang kerumah?apa ada sesuatu yang penting?kenapa gk telpon saja tadi,kan bisa aku yang datang,jadi mama gk perlu repot-repot kesini.''ucap Gladis panjang lebar.


''Sudah ngomongnya? atau masih ada yang yang ingin kamu katakan sama mama?kalau tidak ada,sekarang gantian biar mama yang bicara ok,dan kamu jangan sekalipun menyelanya!''ucap Rina.


''Gladis,sebenarnya maksud kedatangan mama kesini untuk mengajakmu tinggal bersama dengan kami! sebenarnya mama dan papa khawatir jika kamu tinggal sendirian dirumah ini,makanya kami memutuskan untuk memintamu tinggal bersama kami, dan mama gk mau mendengar kata penolakan ok.''ucap Rina yang tak ingin dibantah.


''Tapi mah,aku gk enak,kami kan belum menikah ja...,,''


''Gk ada tapi-tapi! lagi pula ini adalah papa yang memintanya lho Dis,masa kamu tega nolaknya? tadinya papa juga ingin kesini tapi tiba-tiba dia ada urusan penting yang tidak bisa ditinggalkan.Dan papa juga berpesan kalau mama harus membawamu untuk tinggal bersama kami sampai hari pernikahan nanti.''jelas Rina.


Gladis yang awalnya ingin menolak,tidak jadi saat calon ibu mertuanya itu selalu mengatas namakan papa mertuanya untuk membujuknya agar mau tinggal bersama mereka, dan akhirnya mau tak mau Gladis pun menyetujuinya.


''Baiklah ma,aku akan ikut bersama mama.''ucap Gladis.


''Gitu dong,ya sudah sebaiknya kamu beresin pakaianmu sekarang biar mama tunggu disini.


''Bentar ya mah aku keatas dulu.''ucap Gladis sambil berlalu.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian..


''Yuk mah,aku udah selesai''ucap Gladis sambil memperlihatkan tas ransel yang ia bawa.


''hanya segitu barang-barang kamu?


''Iya,barangku hanya segini mah.''jawabnya.


''Yasudah yuk.''ajak Rina


Dan kini mereka sudah berada didalam mobil,dan langsung menuju kediaman rumah keluarga ALEXANDER.


''Apa kak Alex masih dirumah mah?''


''Iya,bahkan masih tidur,sepertinya dia masih sangat kelelahan,dan mungkin juga tidak akan berangkat ke cafe.''jawab Rina dan Gladis hanya ber oh ria.


Setelah menempuh perjalanan selama dua puluh menit kini mereka sudah sampai dirumah tersebut.


''Kita langsung keruang makan aja Dis,kamu belum sarapan tadi kan?''tanya Rina sambil melangkah menuju ruang makan.


''Saa ini mereka sedang berada di meja makan,Gladis mengoles roti miliknya dengan selai setrobery.Sedangkan Rina hanya meminum teh hangat saja,karna sebelum menjemput Gladis tadi ia dan suaminya sudah lebih dulu sarapan.


''Mba Kinara mana mah?


''Oh,Kinara dan Bisma sudah tidak tinggal disini lagi,karna rumah yang mereka beli sudah selesai direnovasi jadi mereka pindah kesana.''jelas Rina,dan Gladis hanya mengangguk tanda mengerti.


''Tapi ,,nanti kalian kalau sudah menikah mama maunya kalian tetap tinggal disini,karna nantinya rumah ini kan hak miliknya Kia kalau kami sudah tidak ada.''ucap Rina lirih.


''Mah,mama kok ngomongnya begitu,aku dan kak Alex setelah menikah nanti ,pasti tetap akan tinggal disini kok, menemani kalian jadi mama jangan berpikiran yang macam-macam ya, dan mudah-mudahan kita selalu diberikan kesehatan dan umur panjang sama yang Maha Kuasa.''Amiinn....jawab mereka bersamaan.


Jam sudah menunjukan pukul sepuluh pagi-tapi tak ada tanda-tanda Alex akan turun dari kamarnya.Sedangkan dikamar tamu Gladissa mondar-mandir didepan pintu kamar tamu yang saat ini ia tempati.


''Duuh,,kalau gk ada kegiatan gini bingung mau ngapain,mau bantuin bibi didapur gk diijinin sama mama.''gumamnya yang kini duduk di sisi ranjang.

__ADS_1


Tak lama terdengar suara pintu diketuk.Gladis pun segera melangkah menuju pintu tersebut untuk membukan pintunya.Setelah pintu terbuka muncullah Rina dari balik pintu tersebut.


''Mama,ada apa mah?


''Dis kamu bangunin Kia gih! sepertinya dia belum bangun,bilang padanya kalau mama mau ngomong sama dia.''ucap Rina.


''Baiklah,aku keatas dulu ya ma.''ucap Gladis yang diangguki Rina.


''Jangan lama-lama ya Dis!" ucap Rina sedikit berteriak karna Gladis sudah menaiki anak tangga.


Tok-tok-tok..


''Kak! kak Alex sudah bangun belum?itu dipanggil mama lho! kok gk ada jawaban ya,apa masih tidur?''gumam Gladis.


Karna sudah berulang kali dipanggil tak ada jawaban akhirnya Gladis membuka pintu tersebut,yang memang selalu tidak pernah dikunci oleh pemiliknya.


''Kak! kak Alex! kemana dia?ditempat tidur juga tidak ada,apa dikamar mandi,''gumam Gladis yang kini pandangannya mengarah pada pintu kamar mandi yang tertutup.


''Ah,ternyata dia memang lagi dikamar mandi,sebaiknya aku keluar sajalah.''gumam Gladis lagi,,namun baru dua langkah dirinya beranjak,tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka,replek Gladis memutar badannya melihat kearah pintu yang terbuka.


''Kak Alex,''gumamnya sambil menatap tubuh Alex yang hanya mengunakan sebuah handuk putih yang melilit dipinggangnya,yang memperlihatkan tubuh kotak-kotak miliknya.


''Air liurnya dilap dong yang,udah netes itu,''ucap Alex yang sengaja menggoda sang kekasih. Gladis yang belum sadar sepenuhnya dari khayalan,replek mengelapnya dengan lengan bajunya.Hingga membuat tawa Alex pecah melihat tingkah konyol wanitanya itu.


Gladis yang baru tersadar telah dikerjain seketika wajahnya memerah menahan malu.


''Iih,,nyebelin banget sih kak,''ucapnya sambil menundukan wajahnya rasanya Gladis benar-benar malu.Dalam hati ia merutuki kebodohannya sendiri, kenapa bisa-bisanya dia terpana saat melihat tubuh itu.Apa lagi sesuatu yang tersimpan dibalik handuk putih itu,ingin rasanya ia menarik kain penutup itu.


Tiba-tiba Gladis menggeleng cepat,untuk menghilangkan pikiran joroknya.


''Kamu kenapa menggelengkan kepala hem?''tanya Alex dengan tawanya yang masih belum reda.


''Gk gk ada apa-apa kok,aku kesini hanya untuk manggil kak Alex, katanya ada yang mau diomongin sama kaka,yasudah kak Alex pakai baju gih! aku tunggu dibawah.''ucap Gladis sambil kembali melangkahkan kakinya yang sempat terhenti tadi.Namun dengan cepat Alex menarik tangannya hingga membuat Gladis menabrak dada bidang Alex.

__ADS_1


''Kamu mau kemana sayang?''goda Alex yang saat ini wajah nya begitu dekat dengan wajah Gladis,hingga ia bisa merasakan hembusan nafas Alex yang menerpa kulit wajahnya.


NEXT7


__ADS_2