Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Ulang Tahun Lina


__ADS_3

Alex tak ingin menyiakan kesempatan untuk berbicara dengan Gladissa,dan akhirnya ia pun segera menyusul nya.


Alex sengaja menunggu Gladissa didepan pintu toilet, Gladissa yang baru keluar dari toilet terkejut dibuatnya.


''Kak Alex!" ucap Gladissa.


Tanpa membuang waktu Alex langsung membawa Gkadissa.


''Ayo ikut aku!" ucap Alex sambil menarik tangan Gladissa menuju ruangannya.


Setelah masuk ruangannya Alex baru melepaskan tangan Gladissa.


''Kak Alex apa-apaan sih? main tarik-tarik segala,gimana coba kalau ada yang lihat,''gerutu Gladissa.


Namun bukannya menjawab,justru Alex malah memeluk tubuh Gladissa.


''Aku rindu sekali sama kamu Sa,''ucap Alex sambil memeluk erat Gladissa.


Sedangkan Gladissa tidak menolak,ataupun membalas pelukan Alex,ia hanya membiarkan Alex untuk melepaskan rindunya.


''Aku juga rindu sama kamu kak,tapi aku gk bisa berbuat apa-apa,karna kamu sendirilah yang memilih jalan ini.''


Batin Gladissa,lalu ia segera melerai pelukannya dengan Alex.


''Kak kumohon jangan seperti ini,kak Alex sekarang sudah bertunangan dengan Misya,jadi kakak harus jaga perasaannya!" ucap Gladissa.


''Terus bagai mana dengan perasaanku,dan juga perasaanmu Sa?''ucap Alex.


''Bukankah ini jalan yang kak Alex pilih sendiri?jangan bilang sekarang kak Alex menyesal karna sudah bertunangan dengan Misya?dengar kak,kamu tau apa yang kurasakan saat aku tau, tunangan Misya adalah kamu?? aku sakit kak,rasanya hatiku hancur,tapi aku juga gk bisa berbuat apa-apa, kakak memilih Misya,karna kak Alex merasa kalau Misyalah yang terbaik untuk kak Alex, iya kan??'' ucap Gladissa, dengan air mata yang sudah mengalir di pipinya.


''Maafkan aku Sa,karna sudah menyakitimu,maaf karna aku sudah ingkar janji padamu,pasti sekarang kamu sangat membenciku,''ucap Alex yang kini sudah terduduk lesu di sofa ruangannya.


''Kak,, aku gk benci sama kamu,,dan mungkin gk akan bisa membenci kamu,,kalaupun iya,mungkin saat itu hanya akan berlangsung sementara,karna rasa cintaku padamu lebih besar dari rasa benciku saat ini.''ucap Gladissa.


Alex merasa terenyuh saat mendengar pernyataan dari Gladissa,ia tidak menyangka Sasa yang dicintainya selama ini memiliki cinta yang sangat besar padanya.


''Sepertinya sudah terlalu lama kita disini, sebaiknya aku keluar,''ucap Gladissa sambil melangkah menuju pintu.


Setelah menutup pintu,Gladissa menyenderkan tubuhnya dibalik pintu tersebut,sebelum ia kembali pada teman-temannya, Gladissa segera mencuci wajahnya terlebih dahulu.


''Dis kamu kok lama banget sih ketoiletnya kebelet banget ya?''tanya Uut asal.


''Antri Ut,''balas Gladisaa dengan candaan.


''Kia kemana?kok dia ngilang juga?''ucap Misya.

__ADS_1


''Tadi aku lihat dia masuk keruangan yang ada disebelah sana Sya,''ucap Gladissa.


''Oh,gitu,''yaudah deh,yuk kita makan diluan aja,sayangkan makanannya sudah didepan mata dianggurin gini,''ucap Misya.


Dan pada akhirnya mereka semua makan tanpa ada Alex disana,Gladissa menatap pintu yang masih tertutup dengan rapat,mungkin ini satu-satunya jalan yang harus mereka tempuh,karna pada dasarnya Alex lah yang mengambil keputusan ini terlebih dahulu.


''Kia kenapa lama sekali sih,, kalau gitu biar ku lihat dulu keruangannya!" ucap Misya sambil berlalu.


Gladissa menatap punggung Misya yang berjalan menuju ruangan Alex, hingga hilang dibalik pintu.


Cukup lama Misya diruangan Alex,hingga membuat hati Gladissa gelisah,ada rasa cemburu dihatinya saat mengetahui kalau sekarang Alex sedang berduaan dengan Misya disatu ruangan.


''Kenapa makananmu tidak dimakan Dis?''tanya Kinara,yang melihat dari tadi Gladissa hanya mengaduk-aduk makanannya tanpa berniat untuk memakannya sama sekali.


''Aku hanya tidak lapar Mba,''ucap Gladissa sambil meletakkan sendoknya.


''Apa kamu kepikiran mereka yang sedang berada didalam sana?''bisik Kinara.


''Gk Mba,untuk apa aku memikirkan itu,''ucap Gladissa pelan.


''Maaf ya Dis,saya gk bisa bantu kamu,''sesal Kinara.


''Gpp kok Mba,lagian ini keputusan yang kak Alex pilih sendiri, dan mungkin Misya adalah pilihan yang tepat untuknya,''ucap Gladissa sendu.


Kinara meggenggam tangan Gladissa untuk memberikannya semangat.


''Iya,Mba Kinara benar,tapi aku juga tidak mau terlalu berharap Mba,''ucap Gladissa.


''Yasudah kamu jangan terlalu memikirkan ini ya! kalau gitu saya kemeja Bisma dulu ya,''ucap Kinara yang diangguki oleh Gladissa.


Sedangkan diruangan Alex,Misya terus membujuk Alex agar mau keluar bersama dengannya.


''Atau mau aku cium dulu?''ucap Misya sambil melangkah mendekati Alex.


''Ck,baiklah kita keluar!" ucap Alex sambil melangkahkan kakinya keluar ruangan.


''Apa sebegitu tidak sukanya kamu sama aku Kia,hingga kamu memilih keluar dari pada menerima sebuah ci*man dariku.''


Batin Misya,yang kini mengikuti langkah Alex untuk keluar dari ruangan tersebut.


Gladissa melihat Alex melangkahkan kakinya menuju meja Bisma dan Kinara.


''Huuff,,ucap Gladissa sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar.


''Kamu kenapa menghela nafas gitu?bosen??''tanya Reni.

__ADS_1


''Gpp kok,''ucap Gladissa sambil menyeruput jus jeruk miliknya.


Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul sembilan malam,kini saat nya Gladissa dan yang lainnya untuk pulang.


Skip.


***


Dikediaman keluarga Alexander..


Saat ini Kinara dan kedua orangtuanya sedang sarapan pagi,


''Nara sayang gimana besok malam kamu jadikan merayakan ulang tahun mu?''tanya Rina.


''Jadi ma,tapi aku gk mau terlalu banyak tamu,aku maunya yang sederhana aja,dan mengundang teman terdekat saja!" ucap Kinara.


''Kok gitu Kin, padahal papa maunya ulang tahun kamu besok dirayakan secara mewah biar papa bisa mengundang kolega bisnis papan.''ucap Jonathan.


''Ya itu sama aja pah,ujung-ujungnya jadi acara bisnis papa,,bukan lagi acaranya aku,''protes Kinara.


''Sudahlah pa,biarin aja,lagian yang dikatakan Kinara ada benarnya,''ucap Rina.


''Ck, yasudahlah terserah kalian saja,''ucap Jo sambil kembali memasukan nasi kedalam mulutnya.


***


Dan kini saat yang ditunggu-tunggu pun tiba,yaitu acara ulang tahunnya Kinara.


Gladissa dan yang lainnya saat ini juga sudah siap,dan akan segera menuju kediaman Kinara.


''Kita naik apa ni guys,''ucap Uut.


''Naik taksi online,aku sudah pesan tadi, tunggu aja, sebentar lagi juga sampai,''ucap Lina.


Dan benar saja,kini taksi yang mereka pesan sudah sampai di tempat tinggal mereka, setelah mereka berempat masuk ke dalam taksi tersebut,, tanpa menunggu lama akhirnya mereka segera menyuruh supir untuk melajukan mobilnya ketempat tujuan mereka.


Setelah kurang lebih tiga puluh menit akhirnya merekan sampai dikediaman Kinara.


''Waahh,,besar sekali rumah bu Kinara,''ucap Uut setelah turun dari taksi.


''Iya kamu benar Ut,''ucap Lina yang juga merasa kagum.


Lastri dan Gladissa hanya tersenyum mendengar ucapan teman-temannya itu,


''Yuk masuk!" ucap Gladissa yang mendapat anggukan dari yang lain.

__ADS_1


NEXT..


__ADS_2