Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Rencana Perjodohan 2


__ADS_3

''Lalu bagai mana cara kita untuk memberitahu tentang masalah perjodohan ini pada Kia Pah?''tanya Rina bingung


''Biar Papa yang akan memberitahukan tentang hal ini pada nya nanti malam,sekarang tugasmu adalah menyuruh anak-anak agar pulang lebih awal.''ucap Jonathan.


MALAM HARINYA..


Saat ini keluarga Alex sedang menikmati makan malamnya.


''Senang banget rasanya bisa makan malam bersama,biasanya hanya aku dan Mama yang sering makan malam bersama,''ucap Kinara sambil kembali menyuap makanannya.


Setelah makan malam mereka semua berkumpul diruang keluarga.


''Sebenarnya ada apa Papa dan Mama menyuruh kami pulang lebih awal?''tanya Kinara sambil mengambil posisi duduk disamping Alex.


Rina menatap suaminya dengan wajah yang sedikit cemas,dan itu tidak luput dari perhatian Alex.


''Sebenarnya apa yang terjadi? apa ada hal yang penting yang ingin kalian sampaikan pada kami?''tanya Alex langsung.


''Kia,yang sopan dong,,kalau bicara sama orangtua,''ucap Kinara yang melihat ada emosi dalam nada bicaranya.


''Papa dan Mama menyuruh kalian agar cepat pulang karna ada suatu hal yang ingin Papa sampaikan,terutama pada kamu Kiano.''ucap Jonathan sambil menatap Alex.


Jonathan menarik nafasnya dalam sebelum bicara,lalu membuangnya secara perlahan.


''Kiano, Papa ingin kamu segera bertunangan dengan Misya.''ucap Jonathan,sambil menatap Putranya itu.


''Apa Kinara gk salah dengar Pah? Papa ingin Kia menikah dengan Misya apa ini suatu perjodohan Ma? Pa?''tanya Kinara kepada kedua orangtuanya.


''Iya Papa dan Mama ingin Kiano segera bertunangan dengan Misya.''ulang Jonathan lagi.


Alex yang mendengar ucapan Papanya itu hanya diam,ia sama sekali tidak bicara sepatah kata pun.


Rina yang melihat Putra nya hanya diam merasa bersalah,ia tau kalau Alex tidak pernah mencintai Misya,


Karna pernah suatu hari ,Rina secara tidak sengaja mendengar Misya mengungkapkan perasaannya pada Alex ditaman belakang yang ada dirumahnya.


Namun Alex menolaknya secara terang-terangan, Alex berkata pada Misya kalau dirinya tidak punya perasaan pada Misya,dan hanya menganggapnya sebagai sahabat.


Namun bukannya menyerah, justru Misya semangkin gencar memperjuangkan perasasnnya pada Alex,bahkan pernah sampai meminta bantuan pada dirinya untuk membujuk Alex supaya menerima cintanya.


Dan karna merasa kasihan, akhirnya Rina membantu Misya untuk berbicara pada Alex.

__ADS_1


Mungkin pikir Misya,dengan melalui Rina ia bisa meluluhkan hati Alex, tapi semua itu hanya angan-angannya saja, meskipun ia meminta bantuan pada Rina, itu semua tidak bisa merubah apapun.


***


''Berikan satu alasan, kenapa saya harus bertunangan dengan Misya.''ucap Alex datar.


''Karna balas budi,''ucap Jonathan, to the point.


Alex tersenyum sinis,saat mendengar alasan yang di ucapkan Papanya.


''Apa karna Misya sudah menyelamatkan nyawa saya, kalian dengan mudahnya menyuruh saya untuk menikahinya? apa cuma itu cara satu-satunya untuk membalas budi pada nya?''tanya Alex dingin.


''Itu salah satunya,Papa ingin kamu segera bertunangan dengan Misya, bukan hanya karna dia sudah menyelamatkan nyawamu,namun juga karna Papanya juga sudah menyelamatkan nyawa kami ,,kedua orangtuamu.'' ucap Jonathan,sambil menatap Alex.


''Maksud Papa?''tanya Kinara,yang merasa penasaran.


''Dulu waktu Mama mu mengandung Alex,Papa dan Mama sempat mengalami kecelakaan,,mobil kami terguling dan hampir jatuh kedalam jurang.


''Papa dan Mamah sudah pasrah pada saat itu,kami pikir kami berdua akan mati karna jatuh kejurang itu, namun ternyata Allah masih menyayangi kami,dan mengirimkan Om Bagas untuk menyelamatkan kami.


''Waktu itu Om Bagas sedang melewati jalan yang sama dengan kami,dan melihat mobil kami yang hampir terjatuh kejurang,tanpa ragu Om Bagas langsung berlari kearah kami,dan mengeluarkan kami dari dalam mobil itu,dan setelah beberapa saat kami keluar,mobil itu pun langsung terguling kebawah.''ucap Jonathan yang kembali mengingat kejadian dua puluh tahun silam.


''Maka dari itu Kia, Papa harap kamu bisa menerima pertunangan ini,ucap Jonathan.


Kinara menatap wajah Kia,namun Kia tetap bergeming,entah apa yang ia pikirkan saat ini.


''Pah,apa gk ada cara lain?buat balas kebaikan mereka selain meminta Kia untuk menikah dengan Misya? ya,, memang Misya itu sahabat aku,tapi Kia juga adik aku Pah,dan aku tau dia tidak mencintai Misya, dan itu nantinya pasti akan membuat mereka sama-sama menderita kalau menjalani sebuah hubungan tanpa ada perasaan dari keduanya.''ucap Kinara.


Tiba-tiba Alex berdiri,dan melangkah pergi begitu saja menuju kamarnya.


''Kia,,Kiano,,'' Panggil Jonathan,yang sama sekali tidak diperdulikan Alex.


''Kamu lihatkan anak kamu?? apa sih mau anak itu sebenarnya? disuruh kerja dikantor tidak mau,dan sekarang bertindak seenaknya.''ucap Jo geram.


''Sudahlah Pah,mungkin dia masih syok dengan keputusan yang kita ambil,walau bagai manapun ini adalah hidupnya dia yang akan menjalaninya nanti.''ucap Rina.


''Dan yang dikatakan Kinara ada benarnya Pah, apa tidak ada cara lain untuk membalas budi mereka? selain menikahkan Kiano dan Misya?''ucap Rina lagi.


''Papa rasa cuma ini jalan satu-satunya Ma,''ucap Jonathan, sambil menyandar kan kepalanya di sofa.


***

__ADS_1


Dikamar Alex merebahkan tubuhnya diatas kasur miliknya, pandangannya lurus menatap langit-langit yang ada dikamarnya.


''Sasa, apa yang harus aku lakukan?''gumamnya, dan akhirnya karna lelah ia pun tertidur tanpa membersihkan tubuhnya.


SEMINGGU KEMUDIAN..


Setelah pulang kerja, rencananya Gladissa akan mengunjungi Misya dirumah sakit.


Namun sebelumnya ia mampir dulu kesebuah toko kue untuk membeli kue kesukaan Misya


Red velvet



Setelah sampai dirumah sakit, Gladissa langsung menuju ruangan Misya.


Namun saat Gladissa ingin memasuki ruangan tersebut ia mendengar suara orang bicara.


''Beneran Ma? Mama gak lagi bohongi aku kan??''tanya Misya tak percaya.


''Iya lagian buat apa Mama bohongi kamu,kemarin Mama dan Papa datang kerumah mereka,untuk membicarakan masalah itu.''ucap Yanti.


''Yasudah Mama keluar dulu ya,mau panggil Papa kamu,dari tadi kok gak balik-balik sih,cuma makan doang.''gerutu Yanti.


Saat Yanti akan keluar,Gladissa sudah berada didepan pintu.


''Kamu,temannya Misya kan? yang waktu itu datang bersama Kinara?''tanya Yanti.


''Iya tante,saya Gladissa,'' ucapnya sambil tersenyum.


''Masuk lah,tante titip Misya sebentar,''ucap Yanti yang diangguki oleh Gladissa.


''Misya,gimana keadaanmu sekarang?''tanya Gladissa setelah memasuki ruangan Misya.


''Haii Dis,sama siapa kamu kesini?''tanya Misya sambil tersenyum.


''Sendiri,oya ini aku bawain kue kesukaanmu,''ucap Gladissa sambil membuka bungkusan kue yang ia beli.


'''Waah, pasti lezat nih, makasih ya Dis,''ucap Misya sambil melahap kue yang dibawa Gladissa.


TBC..

__ADS_1


__ADS_2