
Alex yang tiba-tiba menghentikan kegiatannya membuat Gladis penasaran,dengan rasa sedikit kecewa ia pun bangkit dari tidurnya,
''Mas,''panggil Gladis lirih dengan penuh harap.
''Maafkan mas sayang, tadi niatnya mas hanya ingin menggoda kamu,tapi malah mas sendiri yang tidak tahan, padahal kan mas sudah berjanji padamu hanya akan melakukan nya dimalam pertama kita.''jelas Alex sambil menahan sesuatu yang sudah membuatnya terasa sakit.
Gladis yang mendengar ucapan Alex merasa terharu,ia tidak menyangka disaat begini Alex masih bisa berpikir secara normal,mungkin kalau orang lain sudah masa bodoh.
Saat Gladis ingin memeluknya tiba-tiba Alex menahannya,membuat dahi wanita itu berkerut.Tak ingin terjadi salah paham Alex pun akhirnya menjelaskan pada wanitanya itu kalau ada sesuatu yang harus ia tuntaskan dulu dikamar mandi.
*
*
*
Tak terasa sore pun tiba,saat ini semua sedang berkumpul diruang keluarga termasuk Kinara dan Bisma yang saat itu ingin mengantarkan pakaian pernikahan milik Gladis.
''Apa kabar bu Diah?maaf saya kemarin tidak bisa datang kerumah ibu,karna ada urusan yang memang tidak bisa untuk ditinggalkan,''jelas Jonathan.
''Iya pak,saya juga mengerti, yang terpenting kan sudah diwakilkan oleh bu Rina dan juga kakak nya nak Kiano.''jawab bu Diah.
''Maaf sebelumnya, sebenarnya ada yang ingin saya tanyakan pada bu Rina nak Kia dan pak Jonathan, ini mengenai istri pertamanya nak Kia,tadinya saya tidak ingin bertanya soal ini,tapi karna semuanya berhubungan dengan anak saya Gladis jadi terpaksa saya ingin tau gimana kehidupan anak saya nantinya setelah ini?apakan nak Kia jadi bercerai atau tidak.''ucap bu Diah,sangat terlihat jelah diwajahnya yang penuh rasa kebimbangan.
Terlihat Rina dan suaminya saling pandang,kemudian Jo mengangguk pada sang istri.
''Apa yang ingin bu Diah tanyakan?ucap Rina
''Begini bu Rina, semua yang pernah saya dan Kiano ceritakan dirumah bu Diah tempo hari itu benar adanya,kalau Kiano dan istri pertamanya akan bercerai sebentar lagi,bahkan istri pertama nya itu sudah memberi ijin jika memang Kiano ingin menikah lagi,karna memang dari awal mereka telah sepakat untuk berpisah,namun karna ada sesuatu yang sangat pribadi dan maaf saya juga tidak bisa menceritakannya sama bu Diah jadinya perceraian itu ditunda untuk beberapa saat yang sudah ditentukan.''jelas Rina.
Jawaban yang diberikan Rina seketika membuay bu Diah bisa bernafas lega,walaupun sebenarnya ia sedikit tidak puas dengan jawaban yang diberikan oleh Rina karna menurutnya masih ada yang mereka coba tutupi dari nya,namun bu Diah tidak mau ambil pusing,yang terpenting baginya adalah kebahagiaan anaknya Gladissa.
Ditempat lain..
__ADS_1
Saat ini terlihat Desta sedang berada disebuah cafe bersama dengan seorang wanita yang tak lain adalah Naomi.Semenjak kejadian itu,Naomi sedikit merasa penasaran pada sosok Desta,dan akhirnya ia mencoba mencari tau tentang Desta dari sang papa, dan kebetulan waktu Naomi kembali berkunjung kekantor,tak sengaja ia bertemu kembali dengan Desta,dan dari situlah mereka sekarang akhirnya dekat.
Dimata Naomi selain wajah Desta yang tampan,ia juga berkarisma,dan jujur Naomi merasa sedikit tertarik padanya.Begitu pula dengan Desta mungkin dengan kembali membuka hati untuk yang lain, ia tak akan terus-terusan merasa sedih,dan itu terbukti dengan seringnya mereka bertemu sedikit demi sedikit Desta mulai melupakan kesedihannya karna ditinggal oleh Gladissa wanita yang saat ini masih ia cintai.
''Aku masih gk percaya kalau kamu tidak mempunyai kekasih.''ucap Naomi untuk kesekian kalinya,saat ia mendengar jawaban Desta yang mengatakan kalau ia tak mempunyai pasangan.
''Ya kalau kamu tidak percaya yasudah,lagi pula saya juga tidak minta kamu untuk percaya sama saya kan.''ucap Desta sambil menyeruput capucino miliknya.
''Ih nyebelin.''ucap Naomi mencebik, yang membuat Desta seketika menjadi gemas melihatnya.
''Kamu sendiri gimana?''tanya Desta
''Aku juga sama gk ada.''jawabnya enteng
''Diih,,ikut-ikutan.''cibir Desta.
''beneran kok,gk percaya tanya aja sama papaku.''ucap wanita berusia dua puluh tahun tersebut.
''Gk deh,pikir papa kamu nanti saya ada sesuatu lagi sama kamu.''ucap Desta sambil matanya melirik wanita yang ada dihadapannya saat ini.
''Kamu itu wanita yang menarik,semua lelaki juga pasti akan tertarik denganmu termasuk saya.''ucap Desta sambil menatap wajah Naomi
Naomi yang ditatap seperti itu jadi salah tingkah,apa lagi Desta terus menatapnya tanpa berkedip,semangkin membuat Naomi grogi.
Tiba-tiba tawa Desta pecah,membuat dahi Naomi berkerut.
''Kenapa kamu terbahak seperti itu?''tanya Naomi yang merasa kesal,karna menurutnya tidak ada suatu hal yang lucu.
''Maaf-maaf,habisnya kamu lucu,bikin saya gemas.''jawab Desta yang tawanya masih belum reda.
Sedangkan Naomi hanya menatap malas pada Desta.
''Ternyata gadis ini lucu juga.''
__ADS_1
Gumam hati Desta,sambil terus menatap Naomi.
''Udah gk usah diliatin terus nanti bisa-bisa kamu jatuh cinta sama aku.''ucap asal Naomi yang masih merasa kesal pada Desta karna sudah menertawakan nya.
''Kamu gk asik,aku pulang sajalah.''ucap Naomi berpura ngambek.
''Kan saya sudah minta maaf,, yasudah kamu tidak bawa mobil kan tadi kesini? gimana sebagai tanda perminta maaf pan dari saya, biar saya yang antar kamu pulang?''tawar Desta.
''Baiklah,''jawab Naomi tanpa pikir panjang.
Saat ini mereka sedang dalam perjalanan pulang menuju apartemen milik Naomi.
''Kenapa tidak pulang kerumahmu yang besar itu saja?''tanya Desta sambil pandangannya masi fokus kedepan.
''Males,papa kan sedang keluar kota,dan besok pagi baru pulang jadi males aja kalau sendirian dirumah.''jawab Naomi.
''Bukannya sama saja ya?diapartemen kan kamu juga sendirian.''
''Iya sih,tapi setidaknya apartemenku tidak sebesar rumahku.''jawabnya asal.
Tak terasa mobil yang ditumpangi mereka akhirnya sampai ditempat tujuan.
''Mau masuk?''tawar Naomi setelah sampai didepan pintu apartemennya.
''Emang boleh,kamu gk takut gitu kalau saya bertamu diapartemenmu?''tanya Desta.
''Takut?sama kamu? buat apa coba?''tanya nya sambil melangkahkan kakinya masuk diikuti oleh Desta dibelakangnya.
''Kalau mau minum ambil saja di kulkas! aku mau ganti baju dulu.''ucapnya sambil berlalu menuju kamarnya.
Desta duduk disofa sambil memperhatikan ruangan tersebut yang hanya ada foto gadis tersebut bersama sang papa,dan juga beberapa foto nya yang lain.
Tak lama Naomi keluar dengan penampilan yang membuat Desta menelan salivanya dengan susah payah.
__ADS_1
NEXT