
Saat ini Desta dan Sumi sudah berada diruang tamu.
''Mama mau bicara apa?''tanya Desta karna sejak tadi Sumi hanya diam.
''Sebenarnya mama hanya mau tanya,apa kamu gpp kalau besok kamu hadir diacara pernikahannya Alex ?kalau kamu tidak bisa sebaiknya tidak usah,mama juga tidak akan datang kok kesana.''ucap Sumi.
''Aku gpp kok mah,jangan khawatir.''jawab Desta.
Baiklah kalau begitu.
Tak terasa malam pun tiba,rumah kediaman ALEXANDER juga sudah mulai ramai oleh kerabat,dan salah satunya adalah kakek Arya,sejak tadi sore kakek Arya memang sudah datang bersama asistennya.Saat ini keluarga mereka sedang berbincang diruang tengah.
Sedangkan dikamar tamu yang beberapa hari ini ditempati oleh Gladis,sedang dilakukan hias henna ditangan sang calon pengantin,setelah hampir satu jam akhirnya pemakaia henna pun selesai
''Waahh,cantik sekali sayang hennanya,sepertinya mama juga pengen ah,mba tolong ya buatin saya juga.''pinta Rina pada pegawai salon tersebut.
Setelah beberapa saat selesai lah pegawai salon tersebut membuat henna ditangan Rina kelihatan simple namun indah dilihat.
''Cantik mah,''ucap Gladis sambil memperhatikan henna sang ibu mertua.
Sedangkan Alex memilih tak memakai henna ia beralasan henna hanya digunakan untuk wanita saja.
Ditempat lain,tepatnya dirumah kediaman orang tua Misya, terlihat Yanti sedang berbincang dengan seseorang ditaman belakang,bahkan suaranya terdengar hingga kedalam rumah.Misya yang baru sampai merasa penasaran dengan suara tersebut,dan tanpa menunggu lama Misya langsung mencari asal suara tersebut.
Dahinya berkerut saat melihat Yanti sedang mengobrol bersama orang yang Misya tau adalah orang yang suka bergosip.
''Mama,''panggi Misya yang membuat obrolan keduanya terhenti.
''Hai sayang kamu sudah pulang,''ucap Yanti.
__ADS_1
''Tante Cindy tumben tante kesini?''tanya Misya langsung,rasanya perasaannya tidak enak kala melihat Cindy bertamu dirumahnya.
''Sayang kamu kok nanyanya gitu?gk sopan tau!" potong Yanti.
''Maaf ya jeng atas ucapan Misya,maklum bawaan ibu hamil agak sensitif.''ucap Yanti sedikit tidak enak.
''Iya,tidak apa-apa saya maklum kok,biasanya kan kita ketemu diluar,jadi wajar saja jika Misya merasa heran kalau saya tiba-tiba datang kesini.Okelah Yan, saya pulang dulu,nanti saya kabarain lagi.''ucap Cindy.
''Oh,baiklah.''jawab Yanti.
''Sya ,tante pulang dulu ya,''ucap Cindy sambil melirik sekilas perut Misya yang mulai membesar.
''Mama ada urusan apa dengan tante Cindy,kok aku merasa mama merencanakan sesuatu ya dibelakang aku.''ucap Misya penuh selidik.
''Udah kamu gk usah mikir macam-macam,mama dan tante Cindy ada bisnis kecil-kecilan,makanya mama dekat sama dia.''elak Yanti.
Sebenarnya Misya masih belum percaya dengan ucapan mamanya,Misya yakin mamanya itu masti menyembunyikan sesuatu tapi apa?pikirnya.
Jam sudah menunjukan pukul satu diri hari,namun mata Gladissa masih belum dapat terpejam,ia terlalu gelisah,rasanya sudah tidak sabar menjadi seorang istri dari seorang KIANO ALEXANDER.
Karna tidak dapat tidur,akhirnya Alex pun memutuskan untuk keluar dari kamarnya,ia ingin berjalan-jalan keluar untuk kembali melihat ruang untuk acara akadnya besok yang sudah dihias sedemikian rupa.
Kening Alex berkerut saat matanya menangkap sosok seorang wanita yang sedang duduk di sofa sambil memainkan ponsel miliknya.Kening Alex semangkin berkerut saat mengetahui wanita tersebut adalah calon istrinya sendiri yaitu Gladis.
''Ngpain dia malam-malam disitu,''gumam Alex sambil melangkah mendekati Gladis.
''Sayang,''panggil Alex, membuat Gladis sedikit tersentak.
''Mas Alex,belum tidur mas?''tanya Gladis sambil meletakan ponselnya diatas meja.
''Mas gk bisa tidur, mas gelisah rasanya tidak sabar nunggu besok pagi.''ucap Alex jujur.
''Sama mas,aku juga udah gk sabar nunggu besok,semoga gk ada halangan ya mas,semoga semuanya berjalan dengan lancar.''ucap Gladis
__ADS_1
''Aaminn.''ucap keduanya mengaminkan.
Cukup lama mereka ngobrol hingga tak terasa jam sudah menunjukan pukul dua pagi.
''Mas sebaiknya kita istirahat yuk,aku juga udah ngantuk ini.Mas juga harus tidur kan gk lucu besok kalau pengantinnya bolak-balik menguap.''jelas Gladis.
''Yasudah yuk!" ajak Alex sambil menarik tangan Gladis menuju lantai atas.
''Mas iih,kamar ku kan dibawah.''ucap Gladissa,ia paham betul apa maksud kekasihnya tersebut.
Alex tersenyum kemudian berbisik pada Gladissa membuat sang calon pengantin wanita menatap horor pada Alex.
Alex terkekeh pelan saat melihat reaksi berlebihan dari Gladissa,padahal niatnya hanya untuk menggodanya saja.
Gladis berbalik lalu melangkahkan kakinya menuju kamar miliknya sambil menghentakkan kakinya bahkan sesekali ia menggerutu,entah apa yang ia katakan.
Waktu terus berlalu,terlihat jam sudah menunjukan pukul empat pagi,dikamar milik Gladis terlihat calon pengantin wanita itu sudah tertidur lelap dari dua jam yang lalu,namun tidak dengan calon pengantin pria,saat ini Alex masih membolak-balikan badannya untuk mencari posisi yang nyaman,namun tetap saja matanya tak bisa terpejam,hingga menjelang pagi barulah Alex bisa tertidur.
Jam sudah menunjukan pukul delapan pagi,semua orang tengah disibukan untuk acara akad sebentar lagi, karna memang akad nikahnya akan diadakan pukul sepuluh pagi itu artinya dua jam dari sekarang.Namun disebuah kamar terlihat sang calon pengantin pria masih asik bergumul dengan selimut tebalnya.Hingga suara teriakan seseorang membuat nya terpaksa membuka matanya.
''Kia kamu ngapain sejak tadi gk turun?cepat sarapan! kamu tidak lupa kan kalau hari ini pernikahan kamu?''teriak seseorang dari depan pintu kamar.
Mendengar kata pernikahan seketika membuat Alex tersentak.Laki-laki itu langsung bangkit dan melihat jam yang ada didinding kamarnya.
''Hah udah jam delapan pagi ternyata.''gumam Alex.
Tak lama kembali terdengar suara ketukan dari luar.
''Kiano,kamu belum bangun ya!'' panggil nya lagi yang ternyata adalah sang mama.
''Iya mah,sebentar lagi saya turun.''jawab Alex tanpa membuka pintu kamar,karna Alex langsung bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
''Mana Alex nya mah?''tanya Jonathan yang saat ini sedang duduk diruang keluarga bersama kakek Arya dan yang lainnya.
__ADS_1
NEXT