
Bisma sama sekali tidak menyangka kalau adik sepupunya itu bisa melakukan hal serendah itu. Ya,,saat ini Kinara sedang membicarakan tentang Misya pada kekasihnya Bisma,karna ia pikir Bisma juga harus tau tentang kelakuan Misya yang sangat memalukan itu.
''Jadi apa rencana Alex setelah ini?''tanya Bisma.
''Kemarin om Bagas mengatakan setelah Misya melahirkan anaknya maka mereka akan mengurus surat perceraian Misya dan juga Kiano.Dan kuharap om Bagas mebepati janjinya
Dan jujur saja,aku sudah tidak sabar,kenapa harus menunggu perceraian mereka hingga Misya melahirkan dulu sih,kenapa gk sekarang aja.''keluh Kinara.
''Kamu kok sepertinya sekarang benci banget sama Misya?''tanya Bisma.
''Entahlah, mungkin karna aku merasa di bohongi aja sama dia,kamu tau kan aku paling gk suka dikhianati.Dan itu juga berlaku untuk kamu.''ucap Kinara sambil menatap Bisma tajam.
Bisma menelan salivanya kasar,sungguh Kinara sangat mengerikan bila sedang marah.
''Habis ini kamu mau ke cafe kan?aku ikut sama kamu ya?mau ketemu Gladis aku kangen sama dia.''ucap Kinara sambil tersenyum penuh arti,dan tentu saja Bisma sudah bisa menebak arti senyum misteriusnya itu.
''Heem,''ucap Bisma tanpa ingin menjawab.
Saat ini Bisma dan Kinara sudah berada di parkiran cafe milik Alex,Bisma turun dari dalam mobil diikuti oleh Kinara.
Saat masuk,pandangan Kinara langsung tertuju pada gadis yang saat ini sedang mengobrol dengan teman kerjanya.
''Maaf ya Dis,sepertinya mbok Surti gk bisa datang deh,soalnya dia bilang tadi pasiennya banyak,ada sekitaran lima orang dan takutnya nanti dia bilang waktunya gk keburu.''ucap Vega tak enak hati.
''Iya gpp kok,lagi pula badan saya juga sudah agak enakan kok.''ucap Gladis.
''Beneran?kok bisa?bukannya tadi kamu bilang badan kamu pegel-pegel semua ya?''cerca Vega penasaran.
''Sudah,intinya badan saya sudah tidak terasa pegel lagi kok.''jelas Gladis lagi,ia sengaja tak ingin mengatakan yang sebenarnya pada Vega, kalau sampai dia tau,,bisa-bisa tidak akan ada habisnya pertanyaan dari mulurnya nanti.
Sebenarnya Gladis masih kepikiran soal ucapan Alex tadi,yang mengatakan bahwa mereka sudah pisah rumah,sebenarnya apa yang terjadi, dan apa alasannya?Disaat Gladissa hanyut dalam lamunan, tiba-tiba terdengar suara lembut,yang kembali menyadarkan lamunannya.
''Haii Dis,apa kabar?''sapa suara lembut dari arah belakang mereka.Dan replek kedua wanita itu pun menoleh keasal sumber suara.
__ADS_1
''Mba Kinara?''ucap Gladis sambil melebarkan senyumnya setelah tau siapa yang menyapanya.
''Saya baik mba,kalau mba sendiri gimana kabarnya?''tanya balik Gladis.
''Seperti yang kamu lihat Dis.''ucap Kinara.
''Oya,tadi Bisma bilang hari ini kamu free,gimana kalau kita jalan-jalan?kamu mau kan?''tanya Kinara antusias.''
''Baik mba,saya mau,kebetulan saya juga merasa bosan.''ucap Gladis.
''Yasudah sebaiknya kamu siap-siap aku tunggu di ruangan Kiano ya?!" ucap Kinara sambil berlalu setelah mendapat anggukan dari Gladis.
''Dis,kok kamu bisa sedekat itu sih sama kaka nya bos Alex?aku jadi ngiri,''ucap Maya,yang tiba-tiba datang dari arah belakang.
''Itu dulu sebelum saya kerja disini,saya kerja dibutik milik mba Kinara,makanya kita bisa sedekat itu.''ucap Gladissa.Dan semua temannya mengangguk faham
Saat ini,Kinara dan Gladissa sudah berada didalam mobil,rencana nya hari ini mereka akan nonton flim dibioskop,namun saat diperjalanan Rina menelpon Kinara agar segera pulang,sebab ada hal penting yang akan dibicarakan oleh sang mama.
''Apaan sih mama,orang mau nonton juga disuruh pulang.''gerutu Kinara.
Dan beberapa saat kemudian,, kini mobil yang mereka tumpangi sudah berada dihalaman rumah keluarga ALEXANDER.
Pada kemana sih orangnya?kenapa sepi sekali ya Dis?''tanya Kinara.Dan Gladis hanya mengangkat bahunya sebagai jawaban.
''Mah,aku sudah pulang!" terika Kinara,karna mamanya tidak terlihat sejak tadi.
''Mama ada ditaman belakang sayang!" sahut Rina,sedikit berteriak.
Kini Kinarapun segera bergegas menuju dimana sekarang mamanya berada.Rina tersenyum tipis saat melihat Kinara datang,namun senyumnya semangkin mengembang saat tau siapa yang ada dibelakang Kinara.
''Mama ngapain?''tanya Kinara yang sudah duduk dikursi taman.
''Lagi pindahin bunga-bunganya ke pot yang lebih besar.jawab Rina,kebetulan cuaca siang ini mataharinya tidak begitu terik, jadi membuat Rina tidak terlalu kegerahan disela-sela aktivitasnya.
__ADS_1
''Siang tante,''sapa Gladissa.
''Gladis,kamu apa kabar?sudah lama gk kesini?''tanya Rina yang kini sudah menghentikan kegiatannya karna memang sudah selesai.
Lagi sibuk tan,banyak kerjaan.''jawab Gladis seadanya.
''Yasudah masuk yuk! sekalian mama mau ganti baju dulu ini,udah keringatan.''ucapnya
Kini Kinara dan Gladis sedang duduk diruang tamu, mata Gladis menyapu seluruh ruangan yang terlihat sepi, sebenarnya ia ingin sekali bertanya tentang Misya,namun dirinya masih sedikit ragu.
''Oya Dis,ku dengar kamu menjalin hubungan ya sama Desta?''tanya Kinara.
''Ah,i itu sebenarnya, iya mba kami memang sedang menjalin hubungan.''jelas Gladis,terlihat ada sedikit keraguan dari ucapannya.
''Apa kamu sudah bisa melupakan Kiano dan mulai menyukainya?''tanya Kinara lagi.
Gladissa terlihat ragu untuk menjawab,namun saat dirinya kembali ingin membuka mulut,Kinara lebih dulu memotong ucapannya.
''Asal kamu tau,Misya dan Kiano sebentar lagi akan bercerai, ini saja mereka sudah tidak tinggal satu rumah.''jelas Kinara,yang membuat Gladissa kembali terkejut dengan penyataan yang sama,yang tadi pagi dia dengar dari mulut Alex.
Melihat Gladis terdiam, Kinara kembali meneruskan kata-katanya.
''Kamu pasti bertanya-tanyakan kenapa semua ini bisa terjadi,sedangkan keadaan Misya sekarang tengah hamil.Terlihat Kinara menarik nafas panjang sebelum meneruskan ucapannya,lalu menghembuskannya perlahan.
''Dis,asal kamu tau, sebenarnya selama ini Misya sudah mengkhianati pernikahannya bersama Kiano, dengan cara berselingkuh dengan pria lain,bahkan anak yang ada dalam kandungan Misya ternyata bukan lah anak Kia,melainkan anak dari hasih perselingkuhannya.''jelas Kinara.
Pernyataan yang dilontarkan Kinara benar-benar membuat Gladissa tak percaya,tanpa sadar ia membuka mulutnya sendiri sangkin terkejutnya lalu dengan cepat ia menutupnya dengan kedua telapak tangannya.
''Apakah semua ini benar?kenapa Misya bisa melakukan perbuatan seperti itu?bukankah dia sangat mencintai kak Alex,pantas saja tadi kak Alex tidak mau mengatakan alasan mereka pisah rumah,jadi karna Misya selingkuh.''
Ucap batin Gladis.
''Dis,kamu kok diam aja?kamu gpp kan?''tanya Kinara,yang melihat Gladis hanya diam sejak tadi.
__ADS_1
''Apa kamu tidak ingin mengatakan sesuatu Dis?''sambung Kinara lagi.
Sebenarna Gladis bingung harus bicara apa.Jujur sebenarnya ia masih begitu shock mendengan ucapan Kinara barusan, ia masih belum bisa percaya,dengan apa yang ia dengar saat ini,karna setau nya Misya sangat-sangat mencintai Alex,lalu kenapa dia bisa sampai berselingkuh?