Tunanganmu Adalah Kekasihku

Tunanganmu Adalah Kekasihku
Vega Yang Kepo!


__ADS_3

Setelah menjenguk Gladissa Desta memutuskan pergi kekantor.


''Ingat ya Dis,kalau perlu sesuatu segera hubungi aku!" ucap Desta sambil menatap wajah gadis yang ada didepannya saat ini.


''Iya lho kak Desta,''ucap Gladis yang sedikit menggeram,karna Desta menganggapnya seperti seorang anak kecil.


Tak terasa seminggu sudah berlalu,Gladissa kini juga sudah mulai bekerja seperti biasa.


***


''Dis,kamu dipanggil pak Alex diruangannya.''ucap Vega


''Aku? mau ngapain?''jawab Gladis.


''Ya mana gue tau Dis,mending loe sekarang kesana aja deh,biar gk penasaran!" ucap Vega lagi.


''Yaudah deh,''jawab Gladis sambil berlalu menuju ruangan Alex.


Tok-tok-tok


''Masuk!!


Setelah mendengar jawaban dari dalam Gladis pun segera membuka pintu ruangan tersebut.


''Bapak memanggil saya?''tanya Gladis mencoba bersikap formal.


Alex menatap Gladissa,lalu segera beranjak dari duduknya.


''Sasa, apa sudah kamu pikirkan tawaran aku kemarin?untuk tinggal di sini?? kamu bisa menempati ruangan yang ada disebelah kalau kamu mau, jadi kamu tidak perlu berangkat dan pergi menggunakan ojek lagi! aku gk mau kejadian kemarin terulang kembali Dis,kamu mengertikan maksud aku?''ucap Alex,tanpa basa basi.


''Pak, tapi saya....


''Sasa! bisa gk saat kamu bicara dengan ku saat berdua seperti ini tidak usah pakai bahasa seperti itu? aku gk suka!" ucap Alex yang merasa jengah dengan panggilan Gladis padanya.


Gladis menarik nafas dalam lalu mengeluarkannya perlahan.


''Kak,sebenarnya bukan aku gk mau,hanya saja aku merasa gk enak jika harus tinggal disini,apa nanti kata teman-teman satu kerjaanku.''jelas Gladis yang merasa tidak enak,ia takut nanti teman-temannya menilai buruk tentangnya,karna waktu itu dia pernah mendengar ucapan dari salah satu pegawai yang ingin sekali tinggal diruangan itu ,, dengan alasan rumah yang jauh, namun Bisma tidak mengijinkannya.


''Sasa kamu itu jangan berpikiran terlalu jauh,lagi pula disini bosnya itu aku,jadi aku mohon kamu mau ya?! pinta Alex.

__ADS_1


Sejenak Gladissa berpikir,memang jarak antara kediaman nya dan cafe lumayan jauh,selain itu pulangnya juga malam,jadi terkadang sangat sulit untuk mencari kendaraan dimalam hari.


''Baiklah aku mau,''jawab Gladis yang seketika membuat Alex tersenyum.


Yasudah jadi mulai besok kamu sudah bisa menempati ruangan itu,namun sebelumnya kamu harus sedikit membersihkan debu yang ada didalamnya!" ucap Alex.


''Apa aku sudah bisa keluar?''tanya Gladis yang tak ingin terlalu lama berduaan dengan Alex.


''Kenapa??apa karna kamu sangat tidak ingin melihat wajahku ,makanya ingin segera cepat-cepat pergi dari sini?''tanya Alex melow.


''Ck,drama!!''gumam Gladissa.


''Siapa juga yang lagi ngedrama, aku kan cuma tanya aja sama kamu?kenapa sepertinya kamu sangat tidak ingin berduaan saja dengan ku?''ucap Alex yang kini sudah berada didepan Gladissa.


''Sebaiknya kamu urus saja Misya, dia lebih membutuhkanmu,''ucap Gladis sambil berbalik dan hendak keluar namun dengan cepat tangannya dicegah oleh Alex.


''Kak,lepas!! sebenarnya kamu maunya apa sih?kenapa terus-terusan mengganggu aku? ingat ya! kamu itu sekarang sudah punya istri,tidak baik jika menggoda wanita lain.''sarkas Gladissa.


''Apa aku terlihat seperti laki-laki penggoda dimatamu?dan sekarang apa kamu sudah mulai tergoda padaku?''ucap Alex, sambil tersenyum pada Gladis.


''Gila!'' gumam Gladis pelan.


Mendengar ucapan Alex tentu saja membuat Gladis menatapnya horor.


Merasa malas menanggapi ucapan konyol Alex,Gladia pun segera beranjak begitu saja dari ruangan Alex.


***


''Kenapa dia jadi aneh seperti itu? enak aja mau jadiin aku istri keduanya,dia pikir aku wanita apaan.''gerutu Gladis.


''Siapa yang mau jadiin kamu istri kedua??''tanya seseorang yang tiba-tiba muncul dibelakang Gladis,yang membuat gadis itu seketika terjengkit kaget.


''Kak Bisma,''ucap Gladis pelan.


''Kenapa kok kayak orang kaget gitu?


''Ya emang saya kaget,karna kaka tiba-tiba datang,''jelas Gladis.


''Apa barusan Alex melamarmu?''tanya Bisma santai.

__ADS_1


''HAH??melamar?? ya gk lah kak,dia itu tadi cuma bilang sama saya untuk menikah sama dia,''ucap Gladis yang seketika langsung menutup mulutnya karna sudah salah bicara.


''Eemm maksud saya tadi...''Gladis menggantung ucapannya karna bingung harus bicara apa.


''Dis, kamu tidak perlu susah payah menjelaskan apapun padaku, aku tau,dan aku mengerti tanpa harus kamu menjelaskan apapun padaku,jadi aku tidak akan salah faham,dan tentu saja aku juga tidak akan mengatakan apapun pada Misya tentang ini.''jelas Bisma.


''Makasih ya kak, karna sudah baik sama saya dan kak Bisma juga tidak membenciku seperti Misya,''ucap Gladis sendu.


''Sudahlah, jangan bersedih lagi,mungkin saat ini Misya lagi syok aja,nanti lama-lama dia pasti ngerti kok.''jelas Bisma sambil mengusap lembut bahu Gladis.


''Yaudah aku keruangan Alex dulu ya, dia didalam kan?''tanya Bisma yang diangguki oleh Gladis.


***


''Kak Bisma baik banget ya.''gumam Gladis.


''Baru tau??''tanya Vega yang tiba-tiba menyambung ucapan Gladis.


''Kamu Ve,bikin kaget aja.


''Habisnya kamu, ngapain aja sih didalam kok lama banget?emang pak Alex bicara apa sama kamu?''tanya Vega penasaran.


''Eemm,itu tadi pak Alex hanya nyuruh saya buat beresin ruangan yang ada disebelah ruangannya.''ucap Gladis.


''Kenapa diberesin? emang mau ditempati ya?''tanya Vega.


Gladis hanya menggangkat bahunya sebagai jawaban,sebenarnya Gladis hanya tak ingin semua pegawai sampai tau tentang rencana kepindahannya nanti.


''Iih kamu Dis,ditanya jawabnya gitu,, oya terus pak Bisma bicara apa tadi sama kamu?kok sepertinya kalian deket banget sih? asal kamu tau ya,, waktu kemarin aku bilang sama dia saat kamu kecelakaan dia kelihatan cemas loh,apa lagi pak Alex panik banget saat itu.''jelas Vega.


''Benarkah??


''Ngapain coba gue bohong sama kamu,atau jangan-jangan mereka berdua ada perasaan lagi sama kamu Dis,''tebak Vega.


''Duuhh,,beruntung banget kamu kalau sampai itu terajadi,disukai dua cowo super cakep,, kaya lagi.''ucap Vega sambil senyum-senyum gk jelas.


''Iya tapi mereka itu sudah punya pasangan Vega..''jelas Gladis.


''Memangnya kenapa? toh masih tunangan juga, apa lagi pak Alex,walaupun dia sudah menikah,tapi sangat terlihat jelas kalau dia itu sama sekali tidak bahagia dengan pernikahannya, apa mungkin karna pak Alex tidak cinta kali ya ,dia sama istrinya ,makanya dia bersikap dingin seperti itu.''ucap Vega sambil mengingat kejadian yang pernah dilihatnya.

__ADS_1


NEXT


__ADS_2