
''Aku akan menuruti semua yang kamu ingin kan,asalkan kamu jawab satu pertanyaanku?''ucap Alex sambil melangkah mendekati Gladissa.
''Katakanlah!''ucap Gladissa,sambil menjaga jarak dari Alex.
Alex menatap netra hitam milik Gladissa,yang selalu dapat membuatnya terhanyut dalam kubangan asmara.
''Sasa apa sampai sekarang kamu masih mencintaiku?? karna asal kamu tau dari dulu sampai detik ini aku masih sangat mencintaimu,dan ku harap perasaanmu pada ku juga masih sama.''ucap Alex,yang masih setia menatap netra hitam itu.
Gladissa memejamkan matanya sejenak,lalu kembali menatap wajah Alex.
''Tapi sayangnya aku tidak,, asal kamu tau? rasa cinta yang ku miliki untuk mu sudah hilang bersama pengkhianatanmu kak.
Ruangan hening untuk beberapa saat..
''Aku sudah mengatakan apa yang ingin kamu dengar,jadi ku harap kamu bisa menepati janji yang kamu ucapkan tadi padaku .''ucap Gladissa sambil berlalu pergi meninggalkan Alex yang berdiri terpaku diruangannya.
''Kamu pasti bohong Sa, aku sangat yakin itu,dan semua itu akan aku buktikan.''
Batin Alex yang masih tidak terima dengan ungkapan Gladissa.
''Maafin aku kak,tapi ini lah jalan yang terbaik untuk kita,kamu harus bisa melupakanku dan mulai belajar mencintai istrimu,sedangkan aku, mungkin juga akan belajar untuk bisa melupakanmu walau pun itu berat bagiku.''
Batin Gladissa.
***
Saat ini Alex diminta kedua orang tuanya agar pulang lebih awal,karna ada suatu hal penting yang akan mereka bicarakan.
Tepat jam 6 sore Alex pulang dari cafe miliknya,setelah memarkirkan mobilnya Alex langsung masuk menuju rumahnya.
''Itu Kia sudah pulang,''ucap Rina pada suaminya Jonathan.
''Ada apa mama nenyuruh saya pulang lebih awal? memangnya ingin bicara apa?''tanya Alex langsung.
''Kamu ini selalu kerja mulu dipikirannya,pasti kamu gk ingat kan kalau hari ini kakakmu Kinara mau lamaran.''ucap Rina mengingatkan.
''Alex hanya tersrnyum tipis sebagai jawaban,dan tentunya Rina tau makna dari senyumannya itu.
''Huuh ,,apa mama bilang pasti anakmu ini lupa juga,sama kayak papanya,''sindir Rina.
''Ya gimana lagi ma,namanya lupa,yang pentingkan mama sudah menyiapkan semua yang dibutuhkan iya kan?''tanya Jo.
__ADS_1
''Iya dong,mama tidak mau sampai mengecewakan calon besan kamu.'' ucap Rina.
''Saya keatas dulu mah, pah.''ucap Alex sambil berlalu menuju kamarnya.
Setelah masuk kedalam kamar,Alex melihat Misya yang baru selesai mandi dan masih mengenakan handuk yang hanya dapat menutupi bagian sensitifnya saja.
''Kamu sudah pulang,''ucap Misya sambil melangkah mendekati suaminya.
''Sebaiknya kamu pakai bajumu itu!" ucap Alex,setelah itu ia langsung menuju kamar mandi.
Misya mendengus saat Alex lagi-lagi bersikap cuek padanya.
Jam sudah menunjukan pukul sembilan malam, setelah makan malam,dan sudah melakukan lamaran, kini kedua keluarga sudah berkumpul di ruang tamu,kakek Arya juga menyempatkan diri untuk datang bersama dengan salah satu orang kepercayaannya.
''Kinara senang kakek bisa datang di acara Kinara,''ucap wanita yang baru saja dilamar oleh kekasihnya itu.
''Kakek juga senang,karna sebentar lagi kamu akan menikah, lalu kapan rencananya akan melakukan pertunagannya? atau sebaiknya langsung menikah saja,tidak usah pakai acara tunangan segala.''ucap Kakek Arya,memberi usul.
''Kalau Kinara bersedia,sekarang pun saya mau menikah dengannya kek,''canda Bisma yang seketika membuat orang yang ada disana tertawa.
''Ternyata calon cucu mantuku ini sudah tidak sabaran lagi ya,''goda kakek Arya yang seketika membuat wajah Kinara merona.
''Maksud kakek apa?''tanya Alex.
''Maksud kakek kapan kamu dan istrimu akan memberi kakek cicit?''ucap sang kakek yang membuat Misya seketika tersedak minumannya.
Uhuk-uhuk..
''Misya kamu tidak apa-apa?pelan-pelan dong sayang kalau minum!" ucap Rina.
''Iya mah,''jawab Misya sambil tersenyum canggung.
Sedangkan Alex hanya menatapnya datar.
KEESOKAN HARINYA..
Hari ini adalah hari senin,hari dimana semua orang disibukan denga urusan dan pekerjaan masing-masing,seperti saat ini dikediaman keluarga ALEXANDER Jonathan dan Rina sedang siap-siap hendak berangkat keluar kota ,karna kakek Arya tiba-tiba memberi kabar ,dikota tersebut sedang ada sedikit masalah,jadi mau tak mau Jo bersama istrinya harus berangkat pagi ini.
''Papa selalu saja menyuruh secara mendadak,dan setiap ada masalah disana selalu aku yang dapat bagian .''gerutu Jo.
''Sudahlah pah, jangan ngomel terus,sebaiknya simpan tenagamu untuk mengomelin orang-orang yang sudah membuat masalah disana.''ucap Rina.
__ADS_1
''Pagi Pah, mah, sapa Kinara yang baru keluar dari kamarnya.
''Pagi sayang,sini duduk dekat mama!''ucap Rina sambil menepuk kursi kosong disebelahnya.
''Papa dan mama jadi mau keluar kota?''tanya Kinara sambil menyeruput teh hangat miknya.
''Jadi,sepertinya kalau masalahnya belum selesai papa dan mama tidak akan pulang dulu.'' jelas Jo.
''Apa harus seperti itu pah?''tanya Rina memastikan.
''Iya mah,papa gk mau bolak-balik lagi dan papa gk akan pulang sebelum benar-benar membereskan masalah ini.''jelas Jo lagi.
''Yasudah yuk mah,nanti kita ketinggal pesawat lagi.''
''Tapi Kia dan Misya belum turun lho pah, apa gk sebaiknya nunggu sebentar lagi.''tawar Rina.
''Mama lupa hari ini senin ?jalanan pasti macet,udah yuk ah,papa gk mau sampai ketinggaln pesawat,nanti kan mama bisa hubungi Alex setelah sampai!" ucap Jo lagi.
Dan akhirnya mau tak mau Rina pun menuruti ucapan suaminya.
''Sayang mama dan papa pergi dulu ya,jaga diri baik-baik.''ucap Rina,sambil mengecup kening putrinya begitupun dengan sang papa.
''Papa dan mama hati-hati ya,kalau sudah sampai jangan lupa kabari kami!" ucap Kinara,yang diangguki oleh keduanya.
Lima belas menit kemudian Alex keluar dari kamarnya,disusul oleh Misya dibelakang.
''Papa, mama sudah berangkat Kin?''tanya Misya yang tak melihat kedua mertuanya itu.
''Iya kalian sih lama turunnya,ngapain aja sih?''
''Biasa namanya juga pengantin baru kayak gk tau aja loe,''jawab Misya yang seketika membuat Kinara menatap Alex,namun Alex sama sekali tak perduli.
''Setelah sampai,, nanti mama akan menghubungi kita.''jelas Kinara lagi.
Setelah menyelesaikan sarapannya,akhirnya mereka memutuskan untuk pergi ketempat usaha mereka, Kinara dan Misya kebutik dan Alex berangkat ke cafe miliknya.
Jam dipergelangan tangan Alex masih menunjukan pukul sembilan pagi,namun ia sudah berada didalam cafe,setelah membuka pintu utama cafe tersebut ,Alex langsung menuju ruangannya.
Setengah jam kemudian terdengar suara para pegawai cafe yang sepertinya baru datang,ruangan yang awalnya riuh,seketika menjadi hening ,saat semua pegawai cafe melihat bos tampan itu sudah berada dihadapan mereka.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN PAVORIT AND HADIAH 🤗😘
__ADS_1