
''Tante yanti mengancam saya?''tanya Alex.
''Saya bukan mengancam kamu Kia,tapi hanya sekedar mengingatkan saja, oy coba kamu lihat siapa yang sedang bersama Kinara sekarang?''tanya Yanti sambil pandangannya tertuju pada meja yang ada di tengah-tengah cafe.
Dan Alex pun mengikuti arah pandang Yanti,Alex sempat terkejut saat melihat ada Gladis disana bersama Kinara.
''Dengarkan tante Kia, tante tau kamu menyukai gadis itu kan? tapi kalau menurut tante,,sebaiknya kamu terima saja anak tante apa sih kurangnya Misya dari gadis itu,Misya lebih segala-galanya dari wanita itu.''ucap Yanti sambil pandangannya terus tertuju pada Gladissa.
''Tapi saya hanya menganggap Misya teman tan,tidak ada perasaan lain selain itu.''ucap Alex lagi.
Kalau yang namanya cinta, itu bisa tumbuh dengan seiringnya waktu,banyak kok yang ngalaminya.''ucap Yanti.
''Sudahlah jangan kebanyakan mikir,sebaiknya kamu terima saja putri tante! atau kamu mau,wanita itu tertimpa banyak masalah ?''ancam Yanti.
''Kenapa tante harus melibatkan orang lain dalam masalah ini,saya yakin Misya tidak tau kalah mamanya bisa melakukan cara kotor seperti ini!" ucap Alex,sambil menatap tajam Yanti.
''Kia,kamu itu masih terlalu dini untuk mengerti tentang hal seperti ini, tapi yang pasti tante akan melakukan apa saja untuk kebahagian anak tante Misya.''ucap Yanti.
''Sepertinya omongan tante yanti tidak main-main,tapi bagai mana mungkin aku bisa melakukan hal ini, Sasa pasti akan sakit hati jika tau aku bertunangan dengan orang lain.''
Batin Alex,yang mengkhawatir kan Gladissa.
''Beri saya waktu tiga hari lagi tante,setelah itu saya akan memutuskannya.''ucap Alex.
''Baiklah,tante pegang omongan kamu!" ucap Yanti.
KEMBALI PADA KINARA DAN GLADISSA..
''Mana sih mereka? kok pada ngilang? tadi disuruh kesini,'' gerutu Kinara.
''Sabar aja dulu Mba,mungkin mereka masih keperluan lain.''ucap Gladissa mrnenangkan.
Tak lama Bisma datang.
''Maaf ya Nara ,tadi aku lagi ngurusin sesuatu dibelakang! ucap Bisma.
''Iya gpp kok,kami tau kalian sibuk,oya dimana Kia?kok gk kelihatan?''tanya Kinara yang tidak melihat keberadaan Alex.
''Dia sedang kedatangan tamu,sebaiknya kita makan dulu saja,sepertinya menunya sudah siap tunggu ya biar kuambil dulu!" ucap Bisma sambil melangkah menuju pantry.
Sesaat kemudian..
__ADS_1
'' Ini makanannya sudah jadi,''ucap Bisma sambil meletakkan makanannya diatas meja.
Dan kini Kinara, Bisma dan Gladis sedang menikmati makanannya sambil sesekali bercanda.
Dari jauh Alex memperhatikan apa yang mereka lakukan,rasanya dia ingin sekali bergabung bersama mereka,hanya saja rasanya Alex belum siap untuk men jelaskannya semuanya pada Gladissa.
Kinara melihat jam yang melingkar ditangannya,yang sudah menunjukan pukul sembilan malam.
''Sudah malam ,Sepertinya kami harus pulang deh, si Kia juga gk kelar-kelar urusannya,sampe sekarang orangnya gk muncul-muncul.''ucap Kinara.
''Baiklah kalian hati-hati ya!" ucap Bisma,yang mendapat anggukan dari keduanya.
Dan akhirnya Kinara dan Gladis pulang tanpa menunggu kedatangan Alex.
Saat ini Kinara dan Gladis sudah berada didalam mobil, dan akan menuju tempat tinggal Gladis.
''Mba Kinara tau gk sebenarnya aku penasaran banget lho sama adik laki-laki Mba itu!" ucap Gladissa.
''Benarkah? apa kamu mau aku pertemukan langsung dengannya?''tanya Kinara.
''Buat apa Mba? lagian akukan gk kenal sama dia,dan dia pun juga tidak mengenalku,jadi gimana cara kami berkomunikasi jika belum saling kenal,''ucap Gladissa sambil menatap Kinara.
''Ya maka dari itu sebaiknya kamu kenalan dulu sama Kia,sapa tau kalian jodoh!" ucap Kinara,sambil tersenyum.
Kinara melirik Gladis sekilas.
''Benarkah? apa kamu yakin pacar kamu itu setia,siapa tau dia juga punya dua hati,''ucap Kinara lagi yang seketika membuat Gladis terdiam.
''Entalah Mba, kalaupun nanti dia berpaling dariku,mungkin baginya aku bukan pilihan yang baik.''ucap Gladis sendu.
Kinara melihat perubahan dari raut wajah Gladissa,yang kini menjadi sedikit murung.
''Dis,itukn hanya sebuah perumpaan yang ku ucapkan, jangan jadi murung gitu dong,saya minta maaf ya kalau kata-kata saya membuatmu sedih?''ucap Kinara sambil menyentuh lengan Gladissa.
''Tiak masalah Mba,lagi pula yang Mba Kinara katakan ada benarnya,''ucap Gladis tersenyum paksa.
DITEMPAT LAIN..
Setelah kepergian Kinara dan Gladis,Alex baru keluar dari persembunyiannya,Bisma yang melihat langsung memghampirinya.
''Sudah selesai bro? meeting sama tante Yanti?''tanya Bisma sambil tersenyum mengejek.
__ADS_1
''Hheemm,,''ucap Alex sebagai jawaban.
''Kamu handle cafe ya Bis, saya balik dulu!''ucap Alex sambil berlalu.
''Heey, Lex? dasar anak itu,mentang-mentang bos,enak sekali main pulang gitu aja!" gerutu Bisma sambil menggelengkan kepala.
Alex melajukan kendaraannya menuju kediaman Gladissa,rasanya saat ini dirinya sangat merindukan kekasihnya itu.
Sedangkan didalam mobil yang lain,tak lama Gladissa dan Kinara sampai ditempat tinggal Gladis.
''Mba,makasih ya atas makan malamnya?''ucap Gladis.
''Sama-sama Dis, yaudah kalau gitu saya balik dulu ya? bye..''ucap Kinara.
''Hati-hati Mba!" ucap Gladis,yang mendapat anggukan dari Kinara.
Saat Kinara keluar dari Gang rumah yang ditempati oleh Gladis,ia melihat mobil Alex melewatinya kearah yang sama.
''Itukan mobil Kia? untuk apa dia datang selarut ini!" gumam Kinara sambil menggelengkan kepalanya.
Saat ini Gladis sudah berada dalam rumahnya,namun saat ingin menutup pintu, ia dikagetkan dengan suara klakson mobil.
''Siapa sih ngagetin aja! gerutu Gladis sambil melihat siapa yang datang.
''HaH,,kak Alex?''ucap Gladis,setelah melihat Alex keluar dari mobilnya.
''Sasa aku kangen sekali sama kamu,''ucap Alex sambil memeluk kekasihnya.
''Kak,aku belum mandi loh!" ucap Gladis yang merasa kurang nyaman saat dipeluk kekasihnya.
''Gpp,aku kan suka yang bau-bau seperti ini,''ucap Alex sambil terkekeh dan semangkin erat memeluk Gladis.
''Iihh,,apaan sih kak Alex, oya terus kak Alex, kok datangnya malam-malam sih?''tanya Gladis,sambil melepaskan pelukan mereka.
''Ya namanya pas kangen hari ini,jadi yasudah aku datang deh,,'' ucap Alex.
''Sa,mau sampai kapan kamu biarin aku berdiri terus diluar seperti ini?''tanya Alex sambil memperlihatkan wajah masam nya.
''Hehe,,lupa, yaudah yuk masuk kak!" ucap Gladis.
''Kak Alex kalau mau minum ambil sendiri aja ya! aku mau mandi dulu sebentar,''ucap Gladis yang merasa tak nyaman karna badannya sudah terasa lengket.
__ADS_1
Setelah lima belas menit,Gladis keluar dari kamarnya,ia melihat Alex dudik sambil memainkan ponselnya.
''Lagi apa sih? kayaknya seru banget,''ucap Gladis yang kini duduk disamping Alex.